cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
AWLADY Jurnal Pendidikan Anak
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 198 Documents
ANALISIS TAHAPAN MENULIS DAN STIMULASI ANAK KELOMPOK B-1 TK ISLAM ASSAADAH LIMO DEPOK Ana Widyastuti
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.402 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v3i2.1533

Abstract

AbstrakAnak usia dini mulai mengenal diri lingkungannya merupakan masa keemasan atau yang biasa disebut dengan “golden age”. Masa usia dini merupakan masa proses berlangsungnya pendidikan, yakni sejak usia anak dalam kandungan , masa bayi hingga anak berusia delapan tahun. Masa inilah masa dimana lingkungan memberikan rangsangan positif. Lingkungan keluarga maupun lingkungan sekolah sangat berperan penting. Stimulasi-stimulasi yang positif sangat diperlukan agar anak usia dini memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Aspek-aspek yang perlu distimulasi sangat banyak. Salah satu diantaranya adalah kemampuan berbahasa.. Banyaknya keluhan dari guru yang siswanya berada pada tahap perkembangan  menulis tidak seperti yang diharapkan.  Artinya,  tahapan perkembangan menulis anak belum dapat berkembang dengan optimal..Tujuan dari penelitian ini ialah mengobservasi sejauhmana proses tahapan menulis pada anak TK khususnya kelompok B-1 yang berusia 5- 6 tahun, menganalisis sesuai tahapan perkembangan menulis pada anak serta stimulasi tepat yang dilakukan guru guna mengoptimalkan kemampuan menulis anak. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif berupaya untuk mengungkapkan gejala permasalahan sesuai dengan konteksnya dengan memanfaatkan diri peneliti sebagai instrumen kunci. Berdasarkan pengetahuan, kepekaan, kecermatan, dan kekritisannya, peneliti mencari, menggali, menelaah, dan menyimpulkan hal-hal yang berkaitan dengan permasalahan penelitian. Subjek dalam penelitian ini adalah hasil karya anak berupa tahapan perkembangan menulis anak kelompok B berjumlah 15. Hasil peneltian yaitu pada tahap perkembangan menulis dari 15 anak, kurang=2 anak, cukup=8 anak, baik=4 anak, sangat baik=1 anak, Stimulasi diberikan sesuai dengan hasil tersebut. Kata Kunci: tahapan menulis, stimulasi, kelompok B   
PENGARUH MEDIA DADU HURUF TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL HURUF HIJAIYAH PADA KELOMPOK B DI TK KECAMATAN GLAGAH – LAMONGAN Abdul Manan; Musa'adatul Fithriyah; Tawadudin Nawafilaty
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1053.764 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v3i1.1278

Abstract

Pengenalan dan penguasaan huruf Hijaiyah merupakan dasar yang penting untuk membaca dan mempelajari kitab Al-Quran sejak dini, karena jika pada saat membaca huruf Hijaiyah terbiasa dengan pengucapan yang salah maka akan dapat menimbulkan arti yang berbeda. Pada umumnya media yang digunakan dalam pembelajaran huruf Hijaiyah masih menggunakan media tradisional (konvensional) yaitu dengan media buku Iqra’. Penggunaan media buku Iqra’ anak cenderung pasif dalam menerima pelajaran huruf Hijaiyah, karena guru mengajarkan kepada anak membaca huruf Hijaiyah secar lisan dan tulisan. Melalui media dadu huruf dalam penganalan huruf Hijaiyah untuk Anak Taman Kanak-Kanak diharapkan meningkatkan kemampuan mengenal huruf Hijaiyah secara baik dan benar. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh media dadu huruf terhadap kemampuan pengenalan huruf Hijaiyah Pada Kelompok B di TK Falaqiyah Kecamatan Glagah - Lamongan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian Eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Design penelitian ini design Quasi Eksperimental jenis Nonequivalent Control Group Design. Design penelitian Quasi Eksperimental dengan jenis Nonequivalent Control Group Design terdapat kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang tidak dipilih secara radom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pengolahan data menggunakan aplikasi SPSS 20 menunjukkan bahwa Sig= 0,000 lebih kecil dari tingkat kesalahan 0,05.  Kesimpulanya maka H0 diolak dan Ha  diterima, sehingga terdapat pengaruh hasil media dadu huruf terhadap kemampuan mengenal huruf hijaiyah pada kelompok B di TK Falaqiyah sebagai kelompok eksperimen daripada hasil kemampuan  mengenal huruf hijaiyah pada kelompok kontrol.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MELALUI PERMAINAN MEMASANGKAN GAMBAR DENGAN KATA DI TAMAN KANAK-KANAK CIREBON Maulidya Ulfah; Evana Evana
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.176 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v4i1.2656

Abstract

AbstractCommunication can be seen as the process of publicizing information to others who will convey a message message from a child, the day off. Then the 5-6 year old child was able to convey information to the parents what information obtained from the teacher class. When children communicate with peers, both seen from the child playing and talking about his favorite object accidentally the child can communicate well. Problems found in the school children have not been able to mention letters, because of these factors children do not have a lot of vocabulary, so that in communicating the child is difficult in communication with his friends and teachers, and parentsThis study aims to: 1) Know the ability of communicating children in groups in kindergarten Nurul Wathoni Cirebon, 2) Knowing Improved communication skills in group B in kindergarten Nurul Wathoni Cirebon, 3) Knowing the game Pair image with keywords in group B in kindergarten Nurul Wathoni Cirebon.This research method uses Class / PTK action research. Subjects of B-class students TK Nurul Wathoni Cirebon, which consists of 21 children, in Kedawung District Cirebon District. Data analysis techniques that researchers use are interviews, observation, and documentation.The results of this study indicate that there is an increase in communication skills of children on the game pair with the word in group B in TK Nurul Wathoni Cirebon before given the action or percentage of Pre Cycle 19.04%, the cycle I of the presentation is 47.61%, while in cycle II 85.71%, it can be concluded its existence between Cycle I Cycle I of 28.57%, so the difference between the percentage of Cycle I to Cycle II is 38.1%. Keywords: Communication, Pairing Image With Words, Early Childhood Abstrak Komunikasi dapat dilihat sebagai proses menyampaikan suatu informasi kepada orang lain yang akan disampaikannya berupa pesan contohnya anak mendapatkan suatu informasi dari guru, bahwa besok itu libur. Kemudian anak yang berusia 5-6 tahun itu sudah mampu menyampaikan informasi kepada orang tua apa yang didapat suatu informasi tersebut, dari guru kelasnya. Ketika anak berkomunikasi dengan teman sebayanya, baik dilihat dari anak itu bermain maupun berbicara mengenai benda kesukaannya dengan tidak tidak sengaja anak dapat berkomunikasi dengan baik. Masalah yang ditemukan disekolah itu anak belum mampu menyebutkan huruf, karena dari faktor tersebut anak belum mempunyai kosa kata yang banyak, sehingga dalam berkomunikasi anak sulit dalam komunikasi dengan temannya maupun guru, dan orang tua.Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui Kemampuan komunikasi anak pada kelompok di TK Nurul Wathoni Cirebon, 2) Mengetahui Peningkatan Kemampuan komunikasi pada kelompok B di TK Nurul Wathoni Cirebon, 3) Mengetahui Permainan Memasangkan gambar dengan kata diterapkan pada kelompok B di TK Nurul Wathoni Cirebon.Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas/PTK. Subjek penelitian anak didik Kelompok B TK Nurul Wathoni Cirebon, yang terdiri dari 21 anak, di Kecematan Kedawung  Kabupaten Cirebon. Teknik analisis data yang peneliti gunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi anak melalui permainan memasangkan gambar dengan kata pada kelompok B di TK Nurul Wathoni Cirebon pada  sebelum diberi tindakan atau Pra Siklus presentasenya adalah 19,04 %,  pada Siklus I presentasenya adalah 47,61 %, sedangkan pada siklus II presentasenya adalah 85,71%, Jadi dapat disimpulkan bahwa presentase antara Pra Siklus ke Siklus I  yaitu 28,57 %, sehingga selisih antara  presentase Siklus I ke Siklus II yaitu 38,1 %. Kata Kunci: Komunikasi, Permainan Memasangkan Gambar Dengan Kata, Anak UsiaDini 
PERKEMBANGAN AGAMA DAN MORAL YANG TIDAK TERCAPAI PADA ANAK USIA DINI Nur Tanfidiyah
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.737 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v4i1.1842

Abstract

This research discuss religion and moral development of students of kindergarten in TK A nDasari Budi Krapyak Yogyakarta. This research is descriptive qualitative. The data is acquired from interview, observation, and another data collecting which is support this research. The result of this research is (1) Religion and moral development development which are not achieved by student of kindergarten in class A1 TK Masyitoh nDasari Budi Yogykarta, they are: only knowing religion and God trough song, they do not accustom to have worshipping activities, they have not understood what is good attitude, they have not been able to defferentiate between good attitude and bad attitude, and they have not know much about religious ritual but they have not known Islamic day celebrations; and they not known about the other religions. (2) They need to be given knowledge about children education and increasing affection and togetherness. Penelitian ini membahas tentang perkembangan agama dan moral pada anak usia dini di TK A nDasari Krapyak Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari wawancara, observasi, dan pengumpulan data-data yang mendukung penelitian. Hasil penelitian adalah (1) Perkembangan agama dan moral yang tidak tercapai pada AUD di kelas TK A1 Masyitoh nDasari Budi Yogyakarta diantaranya; hanya mengetahui agama dan Tuhanya lewat menyanyi, tidak membiasakan diri beribadah, belum memahami perilaku mulia, belum dapat membedakan perilaku yang baik dan buruk, dan sedikit sekali mengenal ritual kegamaan tetapi belum mengenal hari besar Islam; serta belum mengetahui agama orang lain. (2) perlu pengetahuan pemberikan tentang pendidikan anak dan meningkatkan kasih sayang serta kebersamaan dengan anak-anak. 
HUBUNGAN ANTARA BERAT BAYI LAHIR RENDAH DENGAN TUMBUH KEMBANG ANAK USIA DINI Annaas Budi Setyawan
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.198 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v3i2.1499

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan mengalami peningkatan yang pesat pada usia dini, yaitu dari 0 sampai 5 tahun. Masa ini sering juga disebut sebagai fase ”Golden Age” atau masa yang sangat penting untuk memperhatikan tumbuh kembang anak secara cermat agar sedini mungkin dapat terdeteksi apabila terjadi kelainan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara berat bayi rendah dengan tumbuh kembang anak usia pra sekolah (4-5 tahun) di TK Kusuma Dewi Handil Baru Darat Tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korealsi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 54 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner penelitian dan DDST. Pengolahan dan analisa data menggunakan analisa univariat dengan distribusi frekuensi dan analisa bivariat dengan uji statistik Chi Square dengan taraf signifikan α 0,05 dan CI 95 %. Sebagian besar responden tidak memiliki riwayat bayi rendah sebanyak 45 anak (83,3%) dan memiliki riwayat bayi rendah sebanyak 9 anak (16,7%). sebagian besar responden tumbuh sesuai dengan tumbuh kembang sebanyak 48 anak (88,9%) dan tidak sesuai sebanyak 6 anak (11,1%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,561, maka dapat disimpulkan tidak ada hubungan antara bayi lahir rendah dengan tumbuh kembang siswa di TK Kusuma Dewi  Handil Baru Darat.
PEMIKIRAN AL-GHAZALI TENTANG GANJARAN DAN HUKUMAN DALAM PENDIDIKAN ISLAM Jajang Aisyul Muzakki
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.624 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v3i1.1253

Abstract

Abstrak Masih banyak kalangan pendidik ataupun lembaga pendidikan yang bersikap kejam terhadap anak didik yang melakukan kesalahan kecil. Seorang guru atau pendidik  dituntut untuk melakukan yang terbaik bagi peserta didiknya, termasuk dalam pemberian ganjaran dan hukuman. Imam al-Ghazali di dalam banyak kitabnya, terutama dalam kiotab Ihya ‘Ulumuddin sering membahas nilai-nilai pendidikan termasuk pemberian ganjaran dan hukuman kepada peserta didik. Pemikiran  al-Ghazali tentang bentuk ganjaran  meliputi tiga hal, yaitu : Penghargaan, pujian dan hadiah. Sedangkan terkait hukuman al-Ghazali tidak sependapat dengan pemberian hukuman langsung pada anak didik, melainkan dengan proses secara bertahap dan berhati-hati. Keduanya (ganjaran dan hukuman) dalam pendidikan dapat dijadikan alat motivasi ekstrinsik terhadap belajaranak.
METODE PENGEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI Sumiyati Sumiyati
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.377 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v4i1.2509

Abstract

usia dini merupakan usia emas bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Anak mengalami periode perkembangan yang luar biasa di usia ini. Seluruh aspek perkembangan tersebut perlu mendapatkan stimulasi dan dukungan yang baik dari orangtua, keluarga dan lingkungan, supaya dapat berjalan dengan optimal sesuai dengan tugas perkembangan anak, di setiap tahapan usianya. Aspek perkembangan anak tersebut meliputi aspek perkembangan nilai agama moral, kognitif, sosial emosional kemandirian, berbahasa, fisik motorik dan seni. Aspek perkembangan anak yang mudah terlihat adalah aspek perkembangan fisik motorik, terutama perkembangan motorik kasar. Aspek perkembangan motorik kasar anak mudah terlihat karena berhubungan dengan aktifitas fisik. Pertumbuahan dan perkembangan pada setiap anak tidaklah sama, hal ini dipengaruhi oleh faktor genetik dan faktor lingkungan. Penelitian ini dilakukan di TK Bina Bhakti Sari Pati, dengan metode yang dilakukan yaitu observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian berupa petunjuk dan rekomendasi bagi orangtua maupun guru agar dapat memberikan stimulasi untuk mengembangkan motorik kasar anak usia dini ini yaitu dengan; pertama kegiatan main  kreatif (crative learning), di mana anak terlibat secara penuh di dalam kegiatan main. Kedua, mendesain kegiatan main berbasis tema (tematik) dan yang ketiga dengan memanfaatkan media sebagai alat bantu untuk memudahkan anak memahami kegiatan dan aktifitas fisik yang akan dilakukannya.Kata kunci: Motorik Kasar, Anak Usia Dini
PENGARUH BERMAIN PERAN TERHADAP KECERDASAN INTERPERSONAL PADA ANAK KELAS A DI TAMAN KANAK-KANAK BUAH HATI KOTA MAKASSAR Muhammad Yusri Bachtiar
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.692 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v3i2.1618

Abstract

Permasalahan dalam penelitian adalah kurang berkembangnya kecerdasan interpersonal pada anak kelas B di Taman Kanak-Kanak Buah Hati Kota Makassar, sehingga peneliti memberikan perlakuan bermain peran untuk melihat apakah bermain peran dapat memberikan pengaruh terhadap kecerdasan interpersonal pada anak atau sebaliknya.Rumusah masalah penelitian ini adalah 1. Bagaimana gambaran kecerdasan interpersonal anak pada Taman Kanak-Kanak Buah Hati Makassar sebelum dan setelah diberikan perlakuan bermain peran ? 2. Apakah terdapat pengaruh bermain peran terhadap kecerdasan interpersonal pada anak ?.Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini bertujuan untuk 1.Menggambarkan kecerdasan interpersonal anak pada Taman Kanak-Kanak Buah Hati Makassar sebelum dan sesudah diberikan perlakuan bermain peran. 2. Mengetahui pengaruh bermain peran terhadap kecerdasan interpersonal pada anak. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif.Jenis penelitian yang digunakan adalah Pra-Eksperimen.Desain penelitian adalah one group pretest-posttest.Sampel penelitian adalah seluruh anak kelompok B di Taman Kanak-Kanak Buah Hati Kota Makassar.Teknik pengumpulan data melalui teknik observasi dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriftif dan statistik nonparametrik. Nilai kecerdasan interpersonal anak sebelum diberikan perlakuan memiliki rata-rata sebesar 22,6 dan setelah diberikan perlakuan mendapatkan rata-rata sebesar 38,06. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai kecerdasan interpersonal anak sebelum dan setelah diberikan perlakuan bermain peran. Hal ini merujuk pada nilai T hitung yang diperoleh yaitu sebesar 120 dan T tabel sebesar 25 maka diperoleh hasil T hitung (120) > nilai T tabel sebesar (25) maka H1 diterima dan H0 ditolak artinya ada pengaruh bermain peran terhadap kecerdasan interpersonal pada anak, sedangkan nilai Z hitung yang diperoleh yaitu 16,7 dan Z tabel 1,645 maka diperoleh hasil nilai Z hitung (16,7) > nilai Z tabel (1,645) maka H1 diterima dan H0 ditolak yang artinya ada pengaruh bermain peran terhadap kecerdasan interpersonal pada anak.Kata Kunci: Bermain Peran, Kecerdasan Interpersonal dan Anak Usia Dini
PENERAPAN METODE DISCOVERY INKUIRI PADA PEMBELAJARAN SAINS ANAK USIA DINI Diani Magasida
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.163 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v3i1.1395

Abstract

Belajar pada hakikatnya merupakan proses interaksi terhadap semua situasi yang ada di sekitar individu. Belajar dapat dipandang sebagai proses yang diarahkan kepada tujuan dan proses berbuat melalui berbagai pengalaman, belajar juga merupakan proses melihat, mengamati, dan memahami sesuatu. Anak usia dini tentunya mampu belajar dengan kondisi apapun dan dimanapun dia berada. Untuk mengoptimalkan perkembangannya, diperluka stimulasi melalui berbagai sistem pembelajaran yang dirancang sesuai dengan perkembangan anak. Tindakan yang dirancang untuk mendukung proses belajar anak, harus memperhitungkan hal-hal yang berperan terhadap tumbuh kembang anak. Metode pembelajaran dan media pembelajaran tentunya harus tepat dan memenuhi standar pembelajaran untuk anak usia dini. Saat ini masih banyak guru PAUD yang belum mampu menyampaikan pembelajaran sains dengan menerapkan metode pembelajaran yang dikemas secara inovatif dan berbeda, sehingga indikator capaian perkembangan anak belum tercapai secara maksimal. Untuk mengoptimalkan perkembangan anak usia dini, maka salah satu strategi yang dilakukan adalah melalui penerapan metode Discovery Inkuiri. Melalui penerapan metode discovery inquiri pada pembelajaran anak usia dini, diharpkan dapat memberikan rangsangan perkembangan kepada peserta didik sehingga aspek-aspek perkembangan dapat tercapai dengan maksimal. Kata Kunci: Metode discovery inquiri, Pembelajaran sains, Anak usia dini 
PENGEMBANGAN KOMPETENSI KEPROFESIAN BERKELANJUTAN PENDIDIK ANAK USIA DINI DI KECAMATAN JATEN KABUPATEN KARANGANYAR Nanik Dwi Nurhayati; Budi Hastuti
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.972 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v3i1.1066

Abstract

The aim research to determine the level of professions competence and efforts development professions competence to early childhood theacher in Jaten Karanganyar. The Research is descriptive quantitative research with competence theacher variable. Respondents are early childhood theacher who are in group Himpaudi Jaten. The technique of collecting data through interviews, observations, questionnaires closed and open. The validity of the data using content validity. Data were analyzed using a formula to determine the percentage of achievement of each component. The results showed competence level of profession of early childhood theacher in Jaten aspects of profession competency subject matter and methods of 84,6% category very well, the aspect of profession competency curriculum and syllabus of 88,3% category very well, the aspect competence development profession ethics of 74,7% category excellent and efforts most effectively professional competence development through the training. The theacher have conducted of subject matter and methods appropriate 13th curriculum and syllabus, develop ethical scientific excellent professionalism. Nevertheles need to improve of the classroom action research and making scientific that do rarely to theacher to improve professionalism competence.

Page 4 of 20 | Total Record : 198