cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JIP: Jurnal Ilmiah PGMI
ISSN : -     EISSN : 25274589     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini fokus dalam kajian hasil penelitian pada Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, kemudian jurnal ini juga menerima artikel kajian/analisis yang berkaitan dengan anak madrasah ibtidaiyah atau sekolah dasar.
Arjuna Subject : -
Articles 159 Documents
Implementasi Model Discovery learning dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas IV Madrasah Ibtidaiah (MI) Al-Ma’arif Gendingan Kec. Kedungwaru Kab. Tulungagung Sigit Dwi Laksana
JIP Jurnal Ilmiah PGMI Vol 4 No 1 (2018): JIP (Jurnal Ilmiah PGMI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jip.v4i1.2267

Abstract

Proses belajar mengajar merupakan suatu proses yang mengandung serangkaian perbuatan guru dan siswa atas dasar hubungan timbal balik yang berlangsung dalam situasi edukatif untuk mencapai tujuan tertentu. Seorang guru sangat berperan sekali dalam dunia pendidikan salah satu tugas yang harus dilaksanakan oleh guru di sekolah ialah memberikan pelayanan kepada para siswa agar mereka menjadi siswa yang selaras dengan tujuan sekolah, salah satu bentuk pelayanannya yaitu dengan memberikan susana pembelajaran yang menyenangkan dalam bentuk model pembelajaran yang mampu membangkitkan gairah belajar siswa, utamanya dalam beberapa mata pelajaran yang dituntut untuk berfikir analisis, seperti PKn, melalui beberapa model pembelajaran yang tepat dapat menghasilkan kualitas pembelajaran yang baik, salah satunya yitu model discovery learning, dalam penelitian ini akan banyak membahas tentang efektifnya model pembelajaran discovery learning pada mata pelajaran PKn.
Pengaruh Penerapan Media Video Terhadap Kreativitas Belajar Siswa Kelas III Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) Di Madrasah Ibtidaiyah Quraniah 8 Palembang Ines Tasya Jadidah
JIP Jurnal Ilmiah PGMI Vol 4 No 1 (2018): JIP (Jurnal Ilmiah PGMI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jip.v4i1.2268

Abstract

Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam merupakan salah satu pelajaran yang dianggap oleh siswa atau guru sebagai materi hafalan saja sehingga proses pembelajaran sangat menjenuhkan. Hal ini mengakibatkan pembelajaran kurang menarik perhatian peserta didik dan terkesan hanya untuk menyelesaikan pokok bahasan saja. Agar hal ini tidak berlarut - larut dan berkepanjangan maka kiranya seorang guru harus meningkatkan keterampilan dalam mengajar. Salah satunya adalah dengan pemilihan dan penggunaan metode dan media yang tepat sehingga siswa dapat tertarik dengan mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Penelitian ini dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Quraniah 8 Palembang. Untuk mengetahui adakah pengaruh yang signifikan penerapan media video terhadap kreativitas belajar siswa kelas III mata pelajaran SKI di Madrasah Ibtidaiyah Quraniah 8 Palembang. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen menggunakan penelitian eksperimen Pre-experimental design (non design) bentuk one-group pretest-posttest design. Populasi adalah seluruh siswa Madrasah Ibtidaiyah Quraniah 8 Palembang yang berjumlah 352 siswa yang terdiri dari laki-laki berjumlah 153 siswa dan perempuan berjumlah 199 siswa. Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III A jumlahnya 29 siswa Madrasah Ibtidaiyah Quraniah 8 Palembang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Analisis data untuk mengambil kesimpulan menggunakan rumus test t. Hasil analisis data dapat diinterpretasikan bahwa kreativitas belajar siswa pada kelas posttest mengalami peningkatan skor mean jika dibandingkan dengan pretest yaitu yaitu 66,48 (pretest) meningkat menjadi 80,48 (posttest). Kemudian setelah dilakukan hipotesis dengan rumus uji t maka, ternyata didapat to= 5,39, dengan df sebesar 28 itu diperoleh besarnya t yang tercantum pada tabel nilai t (tt.ts5% = 2,05 dan tt.ts1% = 2,76) maka dapat diketahui bahwa to lebih besar dari pada tt yaitu: (2,05< 5,39 > 2,76 ). Jadi, karena t0 lebih besar daripada tt maka hipotesa nihil yang diajukan ditolak, ini berarti bahwa ada pengaruh penerapan media video terhadap kreativitas belajar siswa.
Analisis kebutuhan anak usia dasar dan Implikasinya dalam penyelenggaraan pendidikan Dian Andesta
JIP Jurnal Ilmiah PGMI Vol 4 No 1 (2018): JIP (Jurnal Ilmiah PGMI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jip.v4i1.2269

Abstract

Manusia, sebagai makhluk hidup dan makhluk sosial, memiliki kebutuhan dasar yang mesti terpenuhi agar dapat bertahan hidup dan memperoleh kehidupan yang nyaman, senang dan sejahtera, tak terkecuali anak usia dasar. Kebutuhan anak usia dasar (6-12 tahun) berbeda dengan kebutuhan anak remaja dan orang dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan anak usia dasar dan implikasinya terhadap penyelenggaraan pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif jenis library research. Berdasarkan hasil analisis, kebutuhan anak usia dasar meliputi enam aspek yaitu, Pertama kebutuhan fisiologis seperti makanan, minuman, wahana permainan dan sebagainya. Kedua, kebutuhan perlindungan dan rasa aman seperti lingkungan yang asri, aman dan damai. Ketiga, kebutuhan akan rasa kasih sayang dan perhatian. Keempat, kebutuhan akan penghargaan atas segala tindakan atau prestasi. Kelima, kebutuhan aktualisasi diri seperti menunjukan kemampuan (ability) atau bakat (talent) yang dimiliki. Keenam yaitu kebutuhan akan rasa sukses. Setiap individu dan tingkatan usia anak memiliki level kebutuhan yang berbeda-beda, dikarenakan adanya perbedaan faktor usia, fisik, psikologi, keturunan dan lingkungan. Kebutuhan anak usia dasar sangat berkaitan dengan proses pendidikan anak. Pada usia dasar, anak memiliki kemampuan berifkir dan bergerak yang masih terbatas. Anak juga memiliki sifat yang egois, keras kepala, manja dan sensitif yang masih sangat tinggi. Hematnya, sebagai pihak eksternal, orang tua, guru maupun orang dewasa mesti memahami tingkat kebutuhan dan karakter anak, supaya tidak terjadi kesalahan dalam mendidik dan mengajar dalam rangka membentuk pribadi anak yang beriman, cerdas dan berkarakter.
Analisis Keterampilan Dasar Mengajar Guru Dalam Perspektif Guru Pamong Pada Mahasiswa Prodi PGMI Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang Nurlaili Nurlaili
JIP Jurnal Ilmiah PGMI Vol 4 No 1 (2018): JIP (Jurnal Ilmiah PGMI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jip.v4i1.2270

Abstract

Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan II merupakan pengalaman mengajar bagi mahasiswa sebagai gambaran akan tugas-tugas guru secara praktis agar mahasiswa memperoleh bimbingan mengenai kependidikan. Guru yang profesional adalah guru yang memiliki seperangkat kompetensi (pengetahuan, keterampilan, dan perilaku) meliputi kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan kompetensi profesional. Oleh karena itu, PPLK merupakan pengalaman penting dalam menunjang pencapaian keterampilan mahasiswa sebagai seorang guru yang profesional. Permsalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana keterampian dasar mengajar mahasiwa PGMI dalam perspektif pamong, sedangkan tujuannya untuk mengetahui keterampilan dasar mengajar mahasiwa Prodi PGMI pada PPLK II dalam persepsi guru pamong. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif karena penulis memaparkankan secara faktual dan objektif mengenai keterampilan mengajar mahasiswa berdasarkan hasil wawancara dengan guru (pamong), observasi, dan dokumentasi. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan kualitatif untuk mendapatkan data lebih mendalam, kredibel dan bermakna sehingga tujuan penelitian dapat dicapai. Lokasi penelitian adalah Madrasah Ibtidaiyah se-Kota Palembang. Kesimpulan keterampilan terkategori cukup baik, yaitu keterampilan membuka dan menutup pelajaran serta keterampilan menjelaskan, sedangkan tergolong baik, yaitu keterampilan bertanya, memberi penguatan, dan mengadakan variasi.
Implementasi Pendidikan Karakter Di Min Se Kodya Palembang Mardiah Astuti; Miftahul Husni; Tastin Tastin
JIP Jurnal Ilmiah PGMI Vol 4 No 1 (2018): JIP (Jurnal Ilmiah PGMI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jip.v4i1.2271

Abstract

Penelitian ini berjudul Implementasi Pendidikan Karakter di MIN se-Kota palembang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) nilai-nilai karakter apa saja yang ditanamkan di MIN se-Kota Palembang? (2) Bagaimana proses implementasi pendidikan karakter di MIN se-Kota Palembang? Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yakni metode yang bertujuan untuk membuat gambaran atau lukisan secara sisitematis, faktual dan akurat. Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui teknik catat dan teknik wawancara. Data diperoleh berdasarkan dokumentasi, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk uraian tabel/matrik dan bagan dengan disertai contoh-contoh pada setiap uraian temuan. Adapun hasil penelitian berdasarkan menunjukkan bahwa nilai-nilai karakter yang dikembangkan di MIN I dan MIN II Palembang adalah 18 nilai karakter, sebagaimana yang telah dirumuskan oleh pemerintah. Implementasi pendidikan karakter yang terdapat di MIN I dan MIN II palembang meliputi sebagai berikut. 1) Implementasi pendidikan karakter di MIN I Palembang dilakukan atau dilaksanakan dengan 4 proses antara lain: a) implementasi melalui proses pembiasaan dalam kegiatan belajar mengajar, b) implementasi melalui proses pembiasaan pada kegiatan, budaya dan lingkungan sekolah/madrasah, c). implementasi melalui proses pembiasan pada kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler, d). implementasi pendidikan karakter melalui kegiatan sholawat. Kemudian, (2) Proses implementasi pendidikan karakter di MIN II Palembang dilakukan atau dilaksanakan dengan 4 komponen, antara lain: a) implementasi/penanaman nilai melalui pembelajaran, b) implementasi/penanaman nilai melalui kegiatan madrasah, c) implementasi/penanaman nilai melalui pembelajaran ekstrakurikuler, d) implementasi melalui budaya dan lingkungan madrasah.
PENGEMBANGAN PUCI (POP UP CULTURE OF INDONESIA) SEBAGAI MEDIA MENULIS KARANGAN SEDERHANA PADA SISWA SD/MI Eva Alviana Rahmawati
JIP Jurnal Ilmiah PGMI Vol 4 No 2 (2018): JIP (Jurnal Ilmiah PGMI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jip.v4i2.2043

Abstract

This research is a “Research & Devolepment” research with Borg&Gall development model consisting of ten stages, but in this research only until seventh step. The assessment instrument used is the rating scale sheet. This learning media is assessed by material experts, media experts, and 2 Indonesian teachers. Learning media is also responded by 28 students of grade II SD 1 Sanden through check list method. The data of quality values are in the form of quantitative data then converted into qualitative data. Quantitative data were analyzed on each aspect of the assessment. The final score is converted into qualitative feasibility product. The results of this study are: (1) The compilation of learning media PUCI (Pop Up Culture of Indonesia) with simple essay writing material. (2) Based on the assessment of material expert are Good with an average of 3.95. Based on the assessment of by media experts are Very Good with an average of 4.40. Based on the assessment of Indonesian teacher class III are Very Good with an average of 4.21. Based on the assessment of Indonesian teacher grade IV are Very Good with an average of 4.29, so this media is suitable to use in teaching processes. (3) Based on the response of 28 students of grade II SD 1 Sanden are 100% of students respond positively with an average score of 13.71. Keywords: Research & Devolepment, Media Learning, PUCI (Pop Up Culture of Indonesia), Bahasa Indonesia.
TRANSFORMASI KURIKULUM PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DI INDONESIA Andi Prastowo
JIP Jurnal Ilmiah PGMI Vol 4 No 2 (2018): JIP (Jurnal Ilmiah PGMI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jip.v4i2.2567

Abstract

The curriculum is ideally adaptive to the development of science and technology. The aim is that the outcomes of education have capabilities that are relevant to user needs and the challenges of the times. Curriculum transformation is a common thing in various countries, one of which is Indonesia. However, starting in 2015, the curriculum and madrasah curriculum transformation in Indonesia was implemented by implementing two curricula at once, namely the 2013 curriculum and the Education Unit Level Curriculum (EULC). This is rare in previous times. Departing from this issue, this article attempts to uncover the background and strategies and the problems faced in implementing the transformation of the primary and secondary education curriculum in Indonesia towards a dual curriculum. The research method used in this study is literature study. The findings of this study indicate that the transformation or changes in curriculum in Indonesia from EULC to the 2013 curriculum, then the dual curriculum is due to the low quality of national education. The application of dual curriculum has been implemented since 2015 using the 2013 curriculum and EULC at the same time for all primary and secondary education levels. This policy was carried out due to various technical issues in the 2013 curriculum implementation.
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MENERAPKAN KETERAMPILAN PROSES IPA DALAM PEMBELAJARAN PADA MATA KULIAH METODOLOGI IPA MI Muhamad Afandi
JIP Jurnal Ilmiah PGMI Vol 4 No 2 (2018): JIP (Jurnal Ilmiah PGMI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jip.v4i2.2662

Abstract

This research aims to describe: the application, ability, and problems experienced by PGMI students in applying the science process skills approach to learning practices in the MI science learning methodology courses. This research method uses a qualitative approach with the type of descriptive research or also called qualitative descriptive research. Data collection techniques use observation, interviews, and documentation. Checking the validity of the data uses persistence of observation, triangulation, and referential adequacy. Data analysis uses percentages then processed through data reduction, data presentation, drawing conclusions and verification. The results of this research include: (1) The application of the skills approach to the IPA process is carried out through the following steps: dividing students into several groups, determine and develop MI science learning material, prepare learning media or teaching aids for MI science, make plans for MI science learning, develop instruments for evaluating the results of MI science learning, and apply the science process skills approach (observe, predict, classify, measure, conclude, and communicate) with the peer teaching method; (2) The ability of PGMI students to apply the science process skills approach to learning in MI science methodology courses is good; (3) Problems experienced by PGMI students in applying the science process skills approach include: less optimal learning planning, students still have difficulty in designing learning, lack of media or teaching aids, and mastery of material that is less than optimal.
KONTRIBUSI ALUMNI PGMI FITK UIN RADEN FATAH DALAM UPAYA MEMBANGUN PENDIDIKAN DI PERBATASAN SUMATERA SELATAN (STUDI MULTISITUS OKU SELATAN DAN EMPAT LAWANG) Amir Hamzah
JIP Jurnal Ilmiah PGMI Vol 4 No 2 (2018): JIP (Jurnal Ilmiah PGMI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jip.v4i2.2667

Abstract

Abstract South Sumatra is one of the province in Indonesia which is located in the southern of the Sumatra Island . This capital of this Province is Palembang. Geographically, South Sumatra borders with Jambi province at the north, Kepulauan Bangka-Belitung province at the east, and with Lampung province at the south and Bengkulu province at the west. South Sumatra experiences the development in education. It can be seen from year to year in South Sumatra. There are always national and international events as a form of national and international community trust. PGMI Alumni, Faculty of Teacher Training and Education at UIN Raden Fatah is a bachelor program in charge of Madrasah Ibtidaiyah / Elementary Education in ​​South Sumatra. The purpose of this study is to determine the role of PGMI alumni in education development of South Sumatra. The implementation of PGMI alumni in the field of Madrasah Ibtidaiyah and theobstacles that are experienced by PGMI alumni at the South Sumatra border, and the solutions that can be given to the South Sumatra as a multisite study (South OKU and Empat Lawang) The study was conducted with a qualitative approach. Qualitative approaches are strategies and research techniques that are used to understand the community, problems or symptoms in the community by collecting as many in-depth facts as possible. Data are presented in verbal form rather than numerical forms. This research used two places namely South OKU and Empat Lawang (Multisite) The contributions of alumni at the border are working in the district in various sectors ranging from Government, Education, and Society. The role of alumni in the Madrasah Ibtidaiyah is in 2013 Curriculum Development, the development of media of learning, enhancement of extracurricular activities in elementary schools, and the learning of Tahfiz Qur’an juz 30. The obstacles that are faced by alumni are the gap between PGSD and PGMI alumni in several regions, facilities, lack of communication, parents' economics / the role of parents is not too effective and the development of child psychology
MANAJEMEN KELAS MIN 1 TELADAN PALEMBANG Tutut Handayani; Mardiah Astuti
JIP Jurnal Ilmiah PGMI Vol 4 No 2 (2018): JIP (Jurnal Ilmiah PGMI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jip.v4i2.2779

Abstract

Class management is an aspect of education that is often the main concern by prospective educators, new educators, and even experienced educators. Because prospective educators, new educators, and educators who are experienced wish that students can learn optimally. In the sense that educators are able to convey lesson material and can be accepted by students well. How to direct and guide students to learn well, the answer to this question is that educators must be able to create a classroom atmosphere that is able to support learning activities, one of which is by having good classroom management so that learning takes place effectively. This research was conducted at MIN 1 Teladan Palembang with the formulation of the problem of how class management at MIN 1 is the Exemplary Palembang

Page 6 of 16 | Total Record : 159