cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi
ISSN : 2087085X     EISSN : 25495623     DOI : -
Core Subject : Social,
Komuniti : Jurnal Komuniti is a scientific journal that publishes scientific research papers/articles or reviews in the field of Communication and Media. The scope of this journal includes communication as social science, mass communication, technology communication, communication and networking, media and communication.
Arjuna Subject : -
Articles 234 Documents
Pengurangan Ketidakpastian pada Pekerja Salon Tunarungu dalam Melayani Pelanggan Baru Malestha, Andheka; Kusumaningtyas, Ratri
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 12, No. 1, Maret 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v12i1.10651

Abstract

This research aims to know how the forms of uncertainty experienced by deaf salon workers, as well as how they reduce uncertainty in communicating with new customers. This research is a qualitative descriptive research, such as for the collections of data using in-depth interviews and observations of 4 people at the deaf salon workers. The research of this studi show the form of uncertainty experienced by the workers among others: 1) Cognitive uncertainty, worries about the limitations they have made them difficult to get clear information, not able to understand customer’s wishes, fear will get bad prejudice from customers. 2) Behavior uncertainty is an inability to estimate new customer behavior, worry there will be complaints if you are not satisfied with the treatment provided, worries about a customer bidding a lower price than the one set. The process of reducing uncertainty experienced by deaf salon workers: 1) Proactive process, where the deaf salon workers thinks about the communication options it will do, they great them directly, think of verbal communication and not. 2) Retroactive process, where the deaf workers explained how to interact with new customers, how the attitude and behaviors of the opponent talk about interacting with them. In addition to the uncertainty reduction strategy undertaken by deaf salon workers. 1) Passive strategy, by doing observations as an effort to find out about new customers and what do they have to do. 2) Active strategy, deaf salon workers looking for information using third person help or in other words ask about someone through others. 3) Interactive strategy, deaf salon workers perform interactions directly to reduce the sense of uncertainty they experience.
PESAN PROMOSI PROGRAM TELEVISI DALAM AKUN TWITTER @NETMEDIATAMA Susanti, Santi; Erwina, Wina
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 12, No. 1, Maret 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v12i1.9634

Abstract

This study is entitled Promotion Messages on  the Twitter Account @netmediatama. The purpose of this research is to find out whether there is a relationship between the promotion of @netmediatama twitter accounts to the decision to watch NET. good people, namely the intensity of promotion, message content and message appeal. The method used in this study is a quantitative method with a correlational approach through primary questionnaire data. Data collection techniques are random sampling techniques from NET. Good People as many as 200 respondents. The results of this study indicate that there is a relationship with a moderate level between the intensity of program promotion through @ netmediatama account with the decision to watch, there is a low level between the contents of the program promotion message via twitter @netmediatama with the decision to watch and there is a moderate level between the attractiveness of program promotion through account @ netmediatama with the decision to watch in the form of feedback actions carried out by followers by the way of reply, retweet love promotion. NET program, clear information in tweets and the use of interesting and persuasive words between the promotion of @netmediatama's Twitter account (promotion intensity, message content appeal) to the NET Good People watching decision.
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN BANJIR JAKARTA JANUARI 2020 DI HARIAN KOMPAS.COM DAN JAWAPOS.COM Pinontoan, Nexen Alexandre; Wahid, Umaimah
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 12, No. 1, Maret 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v12i1.9928

Abstract

Pada tanggal 2 Januari 2020, sehari setelah bencana banjir meluas di wilayah Jakarta ini terjadi, media massa memberikan porsi khusus pada pemberitaan banjir Jakarta. Hal ini dapat diidentifikasi dari penggunaan peristiwa banjir Jakarta sebagai headline. Media massa selalu melakukan framing (membingkai) peristiwa yang diberitakan berdasarkan perspektif dan ketertarikan dari media yang bersangkutan. Jurnal ini akan membahas mengenai pembingkaian berita mengenai peristiwa banjir Jakarta Januari 2020 di Harian Kompas.com dan Jawapos.com. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konstruksi pemberitaan banjir Jakarta Januari 2020 di harian Kompas.com dan Jawapos.com. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis framing model Robert N. Entman, basis frame Urs Dahinden, dan pengelompokan framing dari Shanto Iyengar. Dari penelitian yang dilakukan, jurnal ini mendapatkan temuan dan diskusi mengenai perbedaan framing yang digunakan tiap media dalam mengkonstruksi pemberitaan mengenai banjir Jakarta Januari 2020. Kompas.com yaitu menuntut, mempertanyakan, dan menggugat ketidakberdayaan pemerintah  daerah  dalam  menangani  banjir  Jakarta  Januari  2020  yang  dibangun dengan menggunakan basis frame moral dan etika yang dominan dalam pemberitaan. Jawapos.com  mengkonstruksi pemberitaan mengenai banjir Jakarta Januari 2020 dengan  frame  untuk  membangun  citra  baik  pada  kinerja  pemerintah  daerah.  Hal tersebut dilakukan dengan penggunaan basis frame personalisasi dalam menonjolkan upaya pemerintah daerah dalam menangani bencana dan penggunaan perspektif narasumber tunggal yaitu Anies Baswedan dalam memberitakan dampak banjir yang menganggu kegiatan Ibu Kota.
PRAKTIK LOBI DAN NEGOSIASI OLEH LEGISLATOR SEBAGAI BENTUK KOMUNIKASI POLITIK Ardianto, Ardianto; Prisanto, Guntur F; Irwansyah, Irwansyah; Ernungtyas, Niken Febrina; Hidayanto, Syahrul
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 12, No. 1, Maret 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v12i1.10009

Abstract

Lobi dan negosiasi sebagai kegiatan komunikasi sampai saat ini masih dianggap memiliki asosiasi yang negatif. Padahal, dua kegiatan tersebut dapat berdampak positif misalnya membantu legislator meyakinkan pemangku kepentingan untuk mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami praktik dan lobi yang dilakukan anggota legislatif kepada pemangku kepentingan dalam proses pembahasan RUU Konsultan Pajak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, strategi penelitian studi kasus, dan pengumpulan data berupa wawancara terstruktur dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis tematik dan triangulasi penelitian berupa triangulasi teori dan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam melakukan praktik lobi dan negosiasi, legislator sebagai komunikator politik menempatkan posisi sebagai politisi partisan. Lima area dasar kegiatan lobi yang dilakukan yaitu menjalin koalisi dengan organisasi berpengaruh di luar DPR, melakukan riset dan laporan, menjalin komunikasi dengan individu di dalam parlemen, memilih pembicara dan saksi ahli, serta melakukan persiapan debat. Sementara, bentuk kegiatan komunikasi dalam proses negosiasi yaitu mengonstruksi narasi, menetapkan strategi negosiasi, dan mengelola hubungan dengan konstituen. Meskipun proses lobi dan negosiasi menemui gangguan, legislator ternyata berhasil meyakinkan para pemangku kepentingan untuk menyetujui RUU Konsultan Pajak masuk dalam daftar Prolegnas Prioritas tahun 2018
Pendampingan Ibu Bekerja (Working Mom) Terhadap Penggunaan Youtube pada Anak Noor, Fasiyah; Mumpuni, Restu Ayu; Amaliyah, Anita; Laksmiwati, Indah
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 12, No. 1, Maret 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v12i1.10070

Abstract

Media sosial, terutama YouTube menjadi bagian utama dari kehidupan kita sehari-hari dan sebagian besar anak-anak di bawah umur (0-13 tahun). Di Indonesia, pengguna dibawah umur berada di peringkat kedua dan mereka menggunakannya secara teratur dengan perangkat orang tua, terutama para ibu. Bahaya untuk pengguna dibawah umur tanpa nasihat orang tua termasuk risiko terhadap: keselamatan pribadi, akses pada hal yang mengganggu, merugikan, konten tidak pantas, isolasi sosial, dan kurang tidur. Ini adalah risiko sebagai akibat dari pengawasan terbatas dari orang tua dan keluarga dewasa yang tidak cukup berpengalaman dalam prosedur keselamatan online.Penelitian ini menjelaskan tentang peran ibu saat bekerja pada apakah mereka mengontrol penggunaan media sosial oleh anak-anak mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan bagaimana ibu bekerja mengelola akses YouTube dan pola pendampingan anak-anak mereka yang masih dibawah umur di rumah terkait konten yang ditonton dan kebiasaan media mereka.Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan jumlah 57 responden di Kota Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu bekerja memiliki peran yang besar dan positif. Para ibu pekerja memberikan akses YouTube pada anak mereka dengan tujuan hiburan, belajar dan agar anak tidak rewel. Akses YouTube diberikan para ibu pada hanya pada saat didampingi ibu, hanya saat hari libur dan sebagian memberikan akses setiap hari namun disertai pengawasan. Para ibu bekerja melakukan pendampingan berupa : 1) menentukan atau memilihkan channel yang akan ditonton; 2) mengawasi anak ketika mengakses YouTube; 3) memberikan instruksi atau batasan konten YouTube yang akan ditonton; dan 4) melakukan diskusi mengenai konten yang telah ditonton.
Elemen Berita dalam Wacana Jurnalisme Warga Purnomo, Eko; Wahyudi, Agus Budi
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 12, No. 2, September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v12i2.10800

Abstract

Wacana jurnalisme warga sebagai salah satu rubrik pengisi media massa cetak, dalam penelitian ini harian Solopos. Rumusan masalah (a) elemen berita apa sajakah yang mengisi wacana berita jurnalisme warga, (b) bagaimanakah setiap elemen berita disajikan dalam wacana berita jurnalisme warga, dan (c) bagaimanakah kelengkapan elemen berita dalam wacana jurnalisme warga. Penelitian ini bertujuan pertama, mengidentifikasi elemen-elemen berita dalam wacana jurnalisme warga. Kedua, mendeskripsikan elemen-elemen berita yang mengisi wacana jurnalisme warga. Ketiga, menetapkan wacana jurnalisme warga dari perspektif kelengkapan elemen-elemen berita. Objek penelitian elemen-elemen pengisi wacana berita jurnalisme warga. Sumber data penelitian berupa sumber bahasa tulis yaitu wacana berita jurnalisme warga pada harian Solopos terbit tahun 2018-2019. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik catat sebagai teknik lanjutannya. Analisis data menggunakan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung dan metode padan referensial. Hasil penelitian (a) wacana jurnalisme warga sebanyak 50 wacana mengandung elemen 5W+1H sebanyak 20 wacana. Elemen apa dikandung sebanyak 50 wacana. Elemen siapa dikandung sebanyak 50 wancana. Elemen kapan dikandung sebanyak 50 wacana. Elemen di mana sebanyak 42 wacana Elemen mengapa sebanyak 31 wacana. Sedangkan elemen bagaimana sebanyak 38 wacana. (b) Elemen apa mengenai aktivitas di bidang persekolahan atau pendidikan. Elemen Siapa mengenai institusi pendidikan (sekolah). Elemen kapan mengenai setelah peristiwa itu terjadi, tidak sehari setelah peritiwa. Elemen di mana mengenai tempat terjadinya peristiwa di sekolahan/kampus, masjid, panti, pondok, tempat wisata, (c) wacana jurnalisme warga yang memiliki elemen lengkap sebanyak 20 wacana. Elemen berita dalam wacana jurnalisme warga memang menjadai unsur dalam berita.Kata Kunci: Berita; Solopos;jurnalisme; warga 
Analisis Resepsi Audiens Terhadap Berita Kasus Meiliana di Media Online Santoso, Sofiana
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 12, No. 2, September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v12i2.13285

Abstract

Indonesia sebagai negara multikultural yang terdiri dari bermacam-macam suku, etnis, ras, budaya, dan agama sering menghadapi konflik yang mengarah pada disintegrasi. Perbedaan kondisi sosial dan budaya tersebut menyebabkan masyarakat Indonesia terbagi ke dalam kelompok mayoritas dan minoritas yang menimbulkan perilaku diskriminasi. Salah satu contoh konflik multikultural dialami oleh Meiliana warga Tanjung Balai yang berasal dari etnis Tionghoa divonis hukuman 18 bulan penjara karena mengeluhkan volume suara adzan. Melalui analisis resepsi audiens, peneliti ingin mengetahui bagaimana pemahaman dan penerimaan audiens terhadap berita kasus Meiliana yang mengeluhkan volume suara adzan di media massa online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman dan penerimaan audiens terhadap berita tentang kasus Meiliana di media massa online. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan melakukan wawancara terhadap enam orang informan dari kalangan mahasiswa yang memiliki latar belakang sosial budaya berbeda-beda. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode analisis resepsi Stuart Hall. Penelitian menunjukkan hasil bahwa terdapat bermacam-macam interpretasi khalayak dalam memaknai berita kasus Meiliana yang mengeluhkan volume suara adzan di media online berdasarkan latar belakang sosial dan budaya mereka.  Penelitian ini sekaligus menunjukkan bahwa faktor-faktor kontekstual mempengaruhi penerimaan khalayak terhadap teks media.Kata kunci : analisis resepsi, Meiliana, konflik multikultural, pembaca berita, berita online.
Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Kinerja Perusahaan pada PT. PLN UP3 Baubau Abdullah, Rudi; Hasni, Hasni
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 12, No. 2, September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v12i2.10815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Kinerja Perusahaan pada PT. PLN UP3 Baubau. Tujuan utama dari kegiatan bisnis tidak hanya untuk memperoleh laba yang optimal tetapi kegiatan bisnis juga  memiliki kewajiban sosial.Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan salaah satu bentuk kewajiban sosial yang dilakukan perusahaan atau bisnis. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner. Data diperoleh dari 30 Orang. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil analisis menunjukan bahwa Y = 5.833 + 0.686 X Hal ini menunjukkan bahwa apabila terjadi perubahan dimensi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan sebesar I satuan, maka akan menyebabkan perubahan terhadap Kinerja sebesar 68,6 %. Tanggung Jawab Sosial Perusahaan berpengaruh terhadap Kinerja dapat dilihat dari nilai signifikansi t pada analisis regresi sederhana yaitu sig t = 0,00 a = 0,05. Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,809 dapat diartikan bahwa korelasi hubungan antara variabel bebas Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (X) terhadap Kinerja (Y) adalah positif.Kata Kunci : Corporate Social Responsibility, Kinerja, ,Bisnis, Sosial, Optimal
Strategi Komunikasi dalam Melakukan Business Recovery Antara Agensi Public Relations dengan Startup Digital Sefanya, Ruth Uli; Bathesta, Yovi
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 12, No. 2, September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v12i2.10910

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meneliti strategi komunikasi yang dilakukan oleh agensi public relations, Golin, dalam dinamika hubungan dengan klien startup digital, Gilkor. Penelitian menggunakan teori strategi komunikasi dan konsep hubungan klien-konsultan, dengan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pertanyaan terstruktur kepada Associate Consultant Golin, Marketing Business Development Gilkor, serta ilmuwan pakar di bidang hubungan masyarakat dan jurnalisme. Kesimpulan penelitian, strategi komunikasi yang dilakukan Golin terhadap klien menjawab tiga tujuan komunikasi yaitu, menyamakan persepsi terhadap press conference yang perlu dilakukan Gilkor untuk meningkatkan kesadaran publik, menciptakan penerimaan, serta memotivasi Gilkor bertindak sesuai arahan Golin. Rekomendasi penelitian, untuk melakukan analisis industri dan pelatihan media sebelum konferensi pers untuk memaksimalkan hasilnya.Kata kunci: Strategi komunikasi, hubungan klien-konsultan, penanganan mediaABSTRACTThis study aims to examine the communication strategy used by the public relations agency, Golin, in the dynamics of relationships with digital startup clients, Gilkor. The research uses communication strategy theory and client-consultant relationship concepts, with qualitative methods and case study approaches. Data was collected through in-depth interviews with structured questions to Golin's Associate Consultant, Gilkor’s Marketing Business Development, as well as expert scientists in the field of public relations and journalism. The conclusion of the research, the communication strategy carried out by Golin towards the client answers three communication objectives namely, equating the perception of the press conference that Gilkor needs to do to increase public awareness, create Gilkor acceptance of Golin's suggestions, and motivate Gilkor to act according to Golin's direction. The recommendations are to do the industry analysis and media training prior to the press conferences in order to maximize the result.Keyword: Strategic communication, client-consultant relationship, media handling
Kampanye KeSEMaT dalam Pelestarian Hutan Mangrove Dwihantoro, Prihatin; Rosyidi, Moch Imron
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 12, No. 2, September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v12i2.12717

Abstract

Isu lingkungan di pesisir yang menjadi sorotan karena keberadaannya yang penting, namun kondisinya semakin kritis adalah hutan mangrove. Berawal dari kondisi hutan mangrove yang rusak dan memprihatinkan, tercetuslah gerakan kampanye pelestarian hutan mangrove yang diinisiasi oleh KeSEMaT. Keberhasilan suatu kegiatan komunikasi adalah ditentukan oleh bagaimana strategi komunikasi itu dijalankan. Berdasarkan kerangka pikir tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi strategi komunikasi kampanye yang dilakukan oleh KeSEMaT dalam pelestarian hutan mangrove. Teori yang digunakan adalah teori perencanaan kampanye milik Anne Gregory. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif studi evaluatif. Strategi komunikasi KeSEMaT dalam pelestarian hutan mangrove telah melewati beberapa tahap yang sesuai dengan teori strategi komunikasi mulai dari analisis masalah, penetapan tujuan, sasaran, pesan, strategi dan taktik, skala waktu dan sumber daya, serta evaluasi dan tinjauan. KeSEMaT melakukan kegiatan komunikasi secara terencana dan membagi program-program komunikasi yang dievaluasi setiap program kampanye tersebut selesai dilaksanakan. Dari kegiatan kampanye yang dilakukan oleh KeSEMaT mampu memberikan informasi, menumbuhkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat, pemerintah maupun korporasi terhadap isu yang terkait dengan pelestarian ekosistem hutan mangrove yang memiliki peranan yang sangat besar dalam keberlangsungan kehidupan.

Page 10 of 24 | Total Record : 234