cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL AGRILAND
ISSN : 20895844     EISSN : 25991361     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agriland adalah wadah informasi bidang Ilmu Pertanian berupa hasil penelitian atau review maupun tulisan ilmiah terkait.
Arjuna Subject : -
Articles 228 Documents
Pengaruh Pemberian Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (LCPKS) dan Waktu Pemangkasan Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogea) Rahmi Dwi Handayani Rambe
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 2 (2022): AGRILAND: JURNAL ILMU PERTANIAN
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v10i2.5793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) dan waktu pemangkasan terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah (Arachis hypogea). Penelitian ini dilaksanakan di di UPT. Benih Induk Palawija, Tj. Anom, Kecamatan Pancur Batu, Kabutapen Deli Serdang, Sumatera Utara yang terletak pada ketinggian lebih kurang ±25 mdpl. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor yang diteliti yaitu : faktor pemberian limbah cair pabrik kelapa sawit dan faktor waktu pemangkasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan limbah cair pabrik kelapa sawit berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah cabang primer dan bobot 100 biji, berpengaruh nyata terhadap jumlah polong per tanaman sampel dan jumlah polong berisi per tanaman sampel dan tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman. Perlakuan waktu pemangkasan berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah cabang primer, berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah polong per tanaman sampel dan jumlah polong berisi pertanaman sampel dan tidak berpengaruh nyata terhadap bobot 100 biji. Interaksi antara limbah cair pabrik kelapa sawit dan waktu pemangkasan berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah cabang primer dan tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah polong per tanaman sampel, jumlah polong berisi per tanaman sampel dan bobot 100 biji
Persepsi Petani Terhadap Keberadaan Irigasi Dalam Upaya Meningkatkan Produksi Padi Sawah Muhammad Syahreza; Leni Handayani
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 2 (2022): AGRILAND: JURNAL ILMU PERTANIAN
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v10i2.5789

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis persepsi petani padi sawah terhadap keberadaan irigasi. Untuk mengetahui permasalahan  padi sawah irigasi. Untuk mengetahui upaya peningkatan produktivitas padi sawah di daerah penelitian.Penelitian yang dilakukan ini berjenis penelitian kuantitatif dengan bentuk analisis dan subjek yang dijadikan sumber dalam penelitian ini adalah persepsi petani padi sawah.Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder.Metode analisis data menggunakan adalah metode Likert merupakan metode penskalaan pernyataan persepsi yang menggunakan distribusi responden sebagai penentuan nilai skalanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi petani terhadap irigasi adalah sebanyak 16 jiwa (32%) bersifat positif dan 34 jiwa (68%) bersifat negatif.. Permasalahan padi sawah irigasi adalah kurangnya asupan air atau pengairan pada lahan padi sawah di daerah penelitian dan bagaimana upaya penyelesaian masalah dengan menambah debit air dari aliran sungai, agar dapat memenuhi pengairan lahan padi sawah petani secara kontinue. Untuk meningkatkan produktivitas padi sawah bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi bididaya seperti penggunaan varietas padi unggul, pemupukan sesuai kebutuhan dan pemeliharaan tanaman.Kseimpulan dalam penelitian ini yaitu Persepsi petani di daerah penelitian adalah negatif yang menyatakan bahwa para petani tidak puas dengan keadaan irigasi di daerah penelitian
Kadar Klorofil Daun Berbagai Genotip Jagung Pulut (Zea mays ceratina) Lokal Pada Beberapa Perlakuan Dosis Pupuk Kandang Sapi Yohanis Ndamu Yilu; Yonce Melyanus Killa; Lusia Danga Lewu
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 2 (2022): AGRILAND: JURNAL ILMU PERTANIAN
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v10i2.5790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapat informasi tentang kadar klorofil daun beberapa genotip jagung pulut (Zea mays ceratina)lokal pada beberapa perlakuan dosis pupuk kandang sapi. Penelitian dilakukan dua tahap, pertama yaitu kegiatan budidaya di Kelurahan Wangga Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur kemudian dilanjutkan dengan pengukuran kadar klorofil daun di Laboratorium Terpadu Universitas Kristen Wira Wacana Sumba. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu : Faktor I Varietas jagung pulut lokal terdiri dari 3 level yaitu: G1= Nggaha Ori Angu, G2= Haharu, G3= Pahunga Lodu dan Faktor II dosis pupuk kandang terdiri dari 3 level yaitu: D0= tanpa pupuk kandang (kontrol), D1= 5 ton/Ha, D2= 10 ton/Ha. Kombinasi perlakuan diulang sebanyak 2 kali sehingga diperoleh 18 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk kandang berpengaruh nyata (p0,05) terhadap kandungan klorofil a, klorofil b dan klorofil total tanaman jagung. Genotip jagung dan interaksi genotipe jagung dengan dosis pupuk kandang tidak berpengaruh nyata terhadap kandungan klorofil a, klorofil b dan klorofil total tanaman jagung pulut.
Aplikasi Bokashi Jerami dan Pupuk SP36 Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kacang Hijau (Vigna radiata L) pada Tanah Andisol Mindalisma Mindalisma; Chairani Siregar; Yenni Asbur; Yayuk Purwaningrum
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 3 (2022): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v10i3.6327

Abstract

Kacang hijau merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki prospek sangat baik dikembangkan di Indonesia. Namun produktivitas yang masih rendah dan lahan budidaya yang terbatas. menyebabkan perlu dilakukan tekhnik budidaya yang tepat diantaranya dengan pemberian pupuk bokashi dan SP36. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi kacang hijau dengan pemberian bokashi jerami padi dan pupuk SP36 pada tanah Andisol Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian UISU, Jl. Karya Wisata, Gedung Johor, Medan, Sumatera Utara dengan ketinggian Tempat ±25 m dpl,  dengan topografi datar dari Desember 2021 sampai Maret 2022. Penelitian menggunakan model Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang diulang sebanyak tiga kali dengan dosis bokashi jerami padi dan pupuk SP36 sebagai faktor perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokashi dan pupuk SP36 mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi kacang hijau terbaik dibandingkan perlakuan lainnya. Interaksi perlakuan terbaik yang menghasilkan pertumbuhan dan produksi kacang hijau tertinggi adalah Interaksi perlakuan J3P3, yaitu pemberian 75 g bokashi/polybag dan 1.5 g SP36/polybag.
KEPUASAN DAN PERAN MODAL SOSIAL DALAM PENGELOLAAN WISATA BUDAYA “DESA MENARI” DI DUSUN TANON KECAMATAN GETASAN KABUPATEN SEMARANG DENGAN METODE IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) Hestiyati Devi; Tinjung Mary Prihtanti
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 3 (2022): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v10i3.6332

Abstract

Salah satu desa pariwisata di Kabupaten Semarang yang dijuluki Desa Wisata Menari mengembangkan potensi dengan mengelola beberapa program wisata. Pengelolaan program di Desa Wisata Menari diperlukan adanya modal sosial. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel purposive sampling sebanyak 30 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis Customer Satisfaction Index (CSI) dan metode Importance Performance Analysis (IPA). Penelitian ini menggunakan 8 atribut yakni kepercayaan terhadap pengurus program, kepercayaan terhadap pengurus, kepercayaan terhadap keyakinan dan elemen masyarakat umum maupun perangkat desa, kepercayaan terhadap sistem pengelolaan dalam program, norma berupa aturan tertulis ditunjukkan kepada masyarkat, norma pengelolaan dan pemanfaatan hasil program desa, norma budaya terhadap sikap perilaku serta nilai-nilai tradisi yang terkait dalam pengelolaan program Desa Menari, jejaring relasi pihak pengurus Desa Menari, jejaring relasi pihak masyarakat dan pemerintah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan tingkat kepuasan responden terhadap program Desa Menari sebesar 88,57%, yang menunjukkan secara keseluruhan responden merasa puas dengan program Desa Menari
Aplikasi Bakteri Pelarut Fosfat dan Fungi Mikoriza Arbuskula dalam Meningkatkan Hasil dan Mutu Benih Kacang Tanah Pitri Ratna Asih; Agus Wartapa
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 3 (2022): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v10i3.6328

Abstract

pemberian bakteri pelarut fosfat (Pseudomonas fluorescens) dan Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) terhadap hasil dan mutu benih kacang tanah di tanah lathosol, serta mendapatkan kombinasi bakteri pelarut fosfat (P. fluorescens) dan FMA yang terbaik dalam meningkatkan hasil dan mutu benih kacang tanah di lahan lathosol. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK). Perlakuan meliputi BP1 (Kontrol tanpa pemupukan), BP2 (Pupuk P (100 kg SP36/ha)), BP3 (P. fluorescens (105cfu mL-1) + FMA (10gr/tanaman)), BP4 (P. fluorescens (105cfu mL-1) + FMA (20 gr/tanaman)), BP5 (P. fluorescens (105cfu mL-1) + FMA (30 gr/tanaman)), BP6 (P. fluorescens (107 cfu mL-1) + FMA (10 gr/tanaman)), BP7 (P. fluorescens (107 cfu mL-1) + FMA (20 gr/tanaman)), BP8 (P. fluorescens (107 cfu mL-1) + FMA (30 gr/tanaman)), BP9 (P. fluorescens (109cfu mL-1) + FMA (10 gr/tanaman)), BP10 (P. fluorescens (109cfu mL-1) + FMA (20 gr/tanaman)), dan BP11 (P. fluorescens (109 cfu mL-1) + FMA (30 gr/tanaman)). Hasil menunjukkan perlakuan bakteri pelarut fosfat dan FMA tidak berpengaruh terhadap hasil dan mutu benih kacang tanah pada tanah dengan pH rendah yaitu 5.11. Perlakuan BP9 memiliki kecenderungan  mampu meningkatkan jumlah polong isi, menekan jumlah polong cipo dan meningkatkan indeks vigor lebih baik dibandingkan kontrol. Perlakuan BP2 mampu memberikan kecenderungan menaikkan daya berkecambah dan potensi tumbuh maksimum
Pengaruh Pemberian Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan Bibit Pepaya (Carica papaya L) Jeki Jeans Ndula Awang; Yonce M Killa; Lusia Danga Lewu
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 3 (2022): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v10i3.6333

Abstract

Pepaya adalah salah satu komoditas yang dapat disantap dalam buah segar dan dapat dibuat dalam bentuk olahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air kelapa terhadap pertumbuhan bibit pepaya. Akan tetapi dalam penyediaan bibit sangat dipengaruhi benihnya. Hal ini menyebabkan perlunya bahan yang dapat meningkatkan pertumbuhan dari bibit. Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh pemberian air kelapa terhadap pertumbuhan bibit pepaya (Carica papaya L). Penelitian dilaksanakan di Kebun Lapangan Pertanian Universitas Kristen Wira Wacana Sumba pada bulan September-November 2022. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan sehingga jumlah unit percobaab 20 percobaan yaitu kontrol (A0), 10% air kelapa (A1), 20% air kelapa (A2), 30% air kelapa (A3), 30% air kelapa (A3), 40% air kelapa (A4). Hasil penelitian menunjukkan pemberian air kelapa pada perlakuan 30% memberikan presentase rata-rata tertinggi pada pengamatan variabel jumlah daun, tinggi tanaman dan diameter batang
PENGARUH PENAMBAHAN BIOURIN SAPI DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKTIVITAS TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) Rut Risana Nasution; Suprihati Suprihati
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 3 (2022): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v10i3.6329

Abstract

Selada (Lactuca sativa L) merupakan tanaman sayuran dengan prospek yang cukup tinggi. Untuk mendapatkan pertumbuhan dan produktivitas yang optimal dari selada dibutuhkan konsentrasi pupuk yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi biourin sapi yang tepat sehingga memberikan pertumbuhan dan produktivitas selada yang tinggi. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2019 sampai September 2019 di Kebun Percobaan Salaran Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu pemberian biourin sapi dalam berbagai konsentrasi dan perlakuan petani umumnya sebagai kontrol. Perlakuan terdiri dari lima taraf, yaitu P0 (urea dan ZA), P1 (urea dan ZA + biourin sapi 50 ml/l), P2 (urea dan ZA + biourin sapi 100 ml/l), P3 (urea dan ZA + biourin sapi 150 ml/l) dan P4 (urea dan ZA + biourin sapi 200 ml/l) dan diulang 5 kali. Dilanjutkan dengan uji BNJ pada selang kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan perlakuan P3 (urea dan ZA + biourin sapi 150 ml/l) memberikan hasil yang paling tinggi pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, diameter kanopi, luas daun, klorofil, N-total jaringan, berat segar dan berat kering tajuk dibandingkan perlakuan lainnya
Karakterisasi Cendawan Entomopatogen Sebagai Penginduksi Ketahanan Tanaman Indri Yanil Vajri; Trizelia Trizelia; Haliatur Rahma; Yusniwati Yusniwati
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 3 (2022): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v10i3.6330

Abstract

Perhatian terhadap potensi cendawan sebagai penginduksi ketahanan tanaman telah mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Cendawan entomopatogen berperan sebagai pengontrol populasi serangga hama dengan menghasilkan metabolit sekunder berupa enzim dan toksin, serta mampu hidup secara endofit didalam jaringan tanaman dan mempengaruhi morfologis dan fisiologis tanaman. Keberadaan cendawan entomopatogen secara endofit mampu menginduksi ketahanan tanaman dengan merangsang terjadinya peningkatan fitohormon tanaman. Artikel ini bertujuan untuk mengulas peranan cendawan sebagai entomopatogen, karakterisasi cendawan sebagai entomopatogen serta peranan cendawan entomopatogen sebagai penginduksi ketahanan tanaman. Dari hasil review diketahui bahwa peranan cendawan entomopatogen sebagai penginduksi ketahanan tanaman merupakan alternative pengendalian yang sangat menjanjikan dalam perkembangan management perlindungan tanaman terhadap serangga hama
Pertumbuhan dan Produksi Padi Sawah (Oriza sativa L.) Dengan Pupuk Kompos Biogas Kotoran Sapi dan Berbagai Jarak Tanam Ajang Maruapey; Akhmad Ali; Sutarno Sutarno
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 3 (2022): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v10i3.6331

Abstract

Pemberian pupuk organik tidak hanya untuk menyubur tanah untuk pertumbuhan dan hasil padi melainkan menghasilkan beras bermutu dan bebas dari sisa-sisa residu bahan kimia sintesis untuk keamanan dan ketahanan pangan masyarakat. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pupuk organik kompos biogas kotoran sapi dan berbagai jarak tanam untuk pertumbuhan dan hasil padi sawah. Penelitian dilaksanakan Kelurahan Malawele Distrik Aimas Kabupaten Sorong pada bulan Januari sampai bulan Maret 2021. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk percobaan faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan dan tiga kali ulangan yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor utama sebagai pupuk terdiri dari tiga taraf perlakuan yaitu, B0 = 0 kg/plot, B1= 3 kg/plot, B2 = 5 kg/plot. Faktor kedua; jarak tanam terdiri dari tiga taraf perlakuan yaitu; J1 = 25 cm x 30 cm, J2 = 30 cm x 40 cm dan J3 = 40 cm x 40 cm. Kedua faktor tersebut diperoleh 9 kombinasi perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan produksi gabah kering panen (GKP) tertinggi yaitu sebesar 6,73 t/ha terdapat pada perlakuan B2 = dosis 5 kg/plot (8 t/ha), diikuti perlakuan B1 yaitu 5,66 t/ha dan B0 yaitu 3,82 t/ha