cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL AGRILAND
ISSN : 20895844     EISSN : 25991361     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agriland adalah wadah informasi bidang Ilmu Pertanian berupa hasil penelitian atau review maupun tulisan ilmiah terkait.
Arjuna Subject : -
Articles 228 Documents
Pengaruh Perlakuan Skarifikasi dan Perendaman dengan Berbagai ZPT Alami Terhadap Pematahan Dormansi Benih Aren (Arenga pinnata. Merr) Trisia Wulantika; Sentot Wahono
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i1.7005

Abstract

Tanaman aren (Arenga pinnata (Wurmb) Merr.) merupakan tanaman dari suku Palmae yang sangat berpotensi untuk dikembangkan. Penelitian “ Pengaruh Perlakuan Skarifikasi Dan Perendaman Dengan Berbagai ZPT Alami Terhadap Pematahan Dormansi Benih Aren [Arenga pinnata. Merr] “ akan dilakukan di Kebun Percobaan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, selama 4 Bulan (31 Juli- 1 Desember 2022). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui : 1) Pengaruh Perlakuan Skarifikasi Dan Perendaman Dengan Berbagai ZPT Alami Terhadap Pematahan Dormansi Benih Aren [Arenga pinnata. Merr], 2) Perlakuan terbaik untuk pematahan dormansi benih aren. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap ( RAL ) dengan 5 perlakuan dan 6 ulangan sehingga diperoleh 30 satuan percobaan. Perlakuan sebagai berikut : A0 : Kontrol, B : Skarifikasi + Perendaman dengan Ekstrak Bawang Merah , C : Skarifikasi + Perendaman dengan Ekstrak Rebung Bambu, D : Skarifikasi + Perendaman dengan Ekstrak Bonggol Pisang, E : Skarifikasi + Perendaman dengan Air Kelapa Muda . Semua perendaman dilakukan selama 1 Jam dan bahan alami sebagai sumber ZPT Alami diberikan dengan konsentrasi 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan skarifikasi dan perendaman dengan berbagai jenis ZPT Alami belum mampu mematahkan dormansi benih aren
Pengaruh Perlakuan Skarifikasi dan Perendaman dengan Berbagai ZPT Alami Terhadap Pematahan Dormansi Benih Aren (Arenga pinnata. Merr) Trisia Wulantika; Sentot Wahono
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i1.7471

Abstract

Tanaman aren (Arenga pinnata (Wurmb) Merr.) merupakan tanaman dari suku Palmae yang sangat berpotensi untuk dikembangkan. Penelitian “ Pengaruh Perlakuan Skarifikasi Dan Perendaman Dengan Berbagai ZPT Alami Terhadap Pematahan Dormansi Benih Aren [Arenga pinnata. Merr] “ akan dilakukan di Kebun Percobaan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, selama 4 Bulan (31 Juli- 1 Desember 2022). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui : 1) Pengaruh Perlakuan Skarifikasi Dan Perendaman Dengan Berbagai ZPT Alami Terhadap Pematahan Dormansi Benih Aren [Arenga pinnata. Merr], 2) Perlakuan terbaik untuk pematahan dormansi benih aren. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap ( RAL ) dengan 5 perlakuan dan 6 ulangan sehingga diperoleh 30 satuan percobaan. Perlakuan sebagai berikut : A0 : Kontrol, B : Skarifikasi + Perendaman dengan Ekstrak Bawang Merah , C : Skarifikasi + Perendaman dengan Ekstrak Rebung Bambu, D : Skarifikasi + Perendaman dengan Ekstrak Bonggol Pisang, E : Skarifikasi + Perendaman dengan Air Kelapa Muda . Semua perendaman dilakukan selama 1 Jam dan bahan alami sebagai sumber ZPT Alami diberikan dengan konsentrasi 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan skarifikasi dan perendaman dengan berbagai jenis ZPT Alami belum mampu mematahkan dormansi benih aren.
REDESIGN LANDSCAPE TAMAN SITUS PENINGGALAN PURBAKALA DESA PUGUNG RAHARJO, LAMPUNG TIMUR SEBAGAI TAMAN EDUKASI Bagas Yanu Prayoga; Nugraheni Widyawati
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i1.7470

Abstract

Taman situs peninggalan purbakala Pugung Raharjo merupakan salah satu situs destinasi wisata yang ada  di Kabupaten Lampung Timur, Lampung. Sebagian banyak pengunjung taman situs peninggalan purbakala ini merupakan pelajar yang terdiri dari pendidikan Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Mahasiswa dan Orang Tua. Sehingga taman situs peninggalan purbakala ini sangat cocok untuk dilakukan perbaikan atau redesign dan kemudian dijadikan sebagai taman edukasi bagi para pengunjungnya. Edukasi yang dimaksudkan yaitu, pengunjung dapat mengetahui zaman megalitikum serta peradapan pergantian zaman, dimulai dari zaman megalitikum  hingga  zaman modern pada saat ini, sehingga pengunjung dapat mengetahui perbedaan yang nyata yang telah dialami dari zaman kezaman, dimulai dari tradisi yang dipakai, bahasa yang dipakai dan teknologi yang digunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi presepsi dari pengunjung taman situs purbakala dalam fungsi estetika, fungsi sosial dan fungsi edukasi, serta memberikan rekomendasi design landscape edukasi dari analisis presepsi pengunjung terhadap taman situs peninggalan purbakala guna menjadi taman edukasi bersejarah.
Pengaruh Jenis Kemasan Dan Suhu Penyimpanan Terhadap Pendugaan Umur Simpan Beetroot Leather Dengan Metode ASLT (Accelerated Shelf Life Test) Mei Rina Eka Pagiatun; Wijaya Setiawan
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i1.7472

Abstract

Fruit leather merupakan olahan berbahan dasar buah bit yang memiliki bentuk lembaran tipis dengan ketebalan 2-3mm yang dikeringkan dengan suhu 70oC. penelitian mengenai formulasi beetroot leather sudah dilakukan dalam penelitian terdahulu dengan menambahkan CMC sebanyak 0,25 gram memberikan hasil mutu yang baik pada produk Beetroot Leather, namun dalam penelitian terdahulu belum diketahui umur simpan dan jenis pengemasan. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui umur simpan, perubahan pada nilai sensorik dan kadar air selama penyimpanan dengan tiga jenis kemasan PP, PE serta Alumunium Foil dan pada suhu yang berbeda. Untuk menduga umur simpan menggunakan Metode Accelerated shelf life Testing (ASLT) dengan pendekatan Arrhenius yang disimpan pada suhu oven 35OC,45OC,55OC, suhu  Ac, suhu ruang dan suhu kulkas lalu diamati setiap hari ke 0, 5, 10, 15, 20, dan 25. Hasil perhitungan umur simpan produk dan jenis pengemasan yang baik berdasarkan pada parameter pengujian kadar air melalui pendekatan Arrhenius pada produk Beetroot Leather pada kemasan PP dengan suhu 4oC 49,47 hari, suhu 10oC 47,24 hari dan suhu 29oC 41,34hari. Pada kemasan PE dengan suhu 4oC 85,25hari, suhu 10oC 77,55hari dan suhu 29oC 58,9 haris sedangkan pada kemasan Alumunium foil dengan suhu 4oC 48.43hari, suhu 10oC 45,23hari dan suhu 29oC 37,07hari.
Pengaruh Pemberian Pupuk Hayati Bio-Laksa dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jagung Ketan (Zea mays ceratina L) Ishaq Amir Nasution; Mindalisma Mindalisma; Chairani Siregar
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i1.7473

Abstract

Jagung pulut (Zea mays ceratina) termasuk jenis jagung khusus yang makin populer dan banyak dibutuhkan konsumen dan industri. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Balai Benih Induk Palawija Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Nopember 2019 sampai Januari 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pemberian pupuk hayati bio-laksa dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung ketan. Penelitian ini mengunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor perlakuan yaitu pupuk hayati bio-laksa dan jarak tanam. Faktor pertama yaitu: pemberian pupuk hayati bio-laksa terdiri dari 4 taraf yaitu : B0 (kontrol), B1 (2 ml/200 ml air/plot), B2 (4 ml/200 ml air/plot), dan B3 (6 ml/200 ml air/plot). Faktor kedua yaitu:jarak tanam terdiri dari 3 taraf yaitu : J1 (50 cm x 25 cm), J2 (40 cm x 40 cm), dan J3 (50 cm x 40 cm). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman,diameter batang, diameter tongkol, bobot tongkol berklobot, dan bobot tongkol tanpa klobot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk hayati Bio-laksa berpengaruh nyata dan mampu meningkatkan seluruh parameter baik itu pertumbuhan maupun produksi tanaman jagung kecuali diameter tongkol.
Penerapan Bioteknologi Dalam Pengembangan Tanaman Jahe (Zingiber officinale Rosc.) Emilda Emilda
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i1.7569

Abstract

Budidaya tanaman jahe masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama pengadaan rimpang yang berkualitas sebagai sumber benih yang sehat dan tahan terhadap berbagai penyakit, sistem budidaya yang belum memenuhi standar good agricultural practices dsb. Tantangan ini harus dijawab untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi jahe seiring makin bertambahnya permintaan. Bioteknologi merupakan salah satu teknologi yang terus berkembang di berbagai aspek dan dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan yang ada. Berdasarkan kajian terhadap berbagai penelitian, diketahui bahwa kultur jaringan/mikropropagasi paling banyak dilakukan pada tanaman jahe. Sedangkan teknik manipulasi genetik, kultur sel suspensi dan embriogenesis Somatik masih jarang dilakukan. Hal ini dikarenakan kemudahan pengerjaan dan biaya yang lebih murah, serta hasil yang cukup baik dibandingkan Teknik lain. Akan tetapi pengembangan teknik mikropropagasi serta kualitas bahan dan media yang digunakan masih perlu dilakukan supaya tingkat keberhasilan dan survival rate planlet semakin tinggi.
Pengaruh Substitusi Kacang Kedelai dengan Kacang Tunggak dan Lama Fermentasi Terhadap Mutu Tempe Novrini, Susan; Danil, Mahyu; Barus, Wan Bahroni Jiwar; Dharma, Surya
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 2 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i2.7824

Abstract

Tempe merupakan produk fermentasi yang tidak dapat bertahan lama. Setelah dua hari, tempe akan mengalami pembusukan sehingga tidak dapat dikonsumsi oleh manusia. Selama proses fermentasi kedelai menjadi tempe, akan dihasilkan antibiotika yang akan mencegah penyakit perut seperti diare. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Fakultas Pertanian UISU. Model  rancangan  yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL)  faktorial yang  terdiri  atas  dua faktor  utama yaitu : Faktor  I: Substitusi Kacang Kedelai dengan Kacang Tunggak (K) terdiri atas 4 taraf perlakuan yaitu : K1  =  100% kacang kedelai : 0% kacang tunggak, K2  =  80% kacang kedelai : 20% kacang tunggak, K3  =  60% kacang kedelai : 40 % kacang tunggak, K4  =  40% kacang kedelai : 60% kacang tunggak. Faktor  II: Lama Fermentasi  (F) yang  terdiri atas 4 taraf yaitu : F1  =  2 hari, F2  =  3 hari, F3  =  4 hari, F4  =  5 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi kacang kedelai dan kacang tunggak berpengaruh berbeda sangat nyata (P0.01) terhadap kadar protein dan organoleptik rasa, namun berpengaruh tidak nyata (P0.05) terhadap kadar air, kadar abu dan tekstur/kekompakan. Lama fermentasi berpengaruh berbeda sangat nyata (P0.01) terhadap kadar protein dan organoleptik rasa, namun berpengaruh tidak nyata (P0.05) terhadap kadar air, kadar abu dan tekstur/kekompakan. Interaksi perlakuan berpengaruh tidak nyata (P0.05) terhadap seluruh parameter yang diamati.
Pengaruh Bokashi Jerami Padi dan MVA (Mikoriza vesikular Arbuskular) Terhadap Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L) serta Perbaikan Ketersediaan P Tanah Andisol di Polibag Rahmat Yusril Mahendra; Chairani Siregar; Rahmi Dwi Handayani Rambe; Mindalisma Mindalisma
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i1.7495

Abstract

Tanah Andisol salah satu tanah dataran tinggi. Namun pada tanah ini sangat rendah tingkat ketersediaan P tanah nya. Upaya untuk memperbaiki defisiensi P pada tanah Andisol, dapat dilakukan dengan pemupukan secara organik yaitu dengan pemanfaatan bokashi jerami padi dan cendawan Mikoriza Vesikula Arbuskula (MVA). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah dengan pemberian bokashi jerami padi dan Mikoriza Vesikula Arbuskula pada tanah Andisol serta ketersediaan P tanah. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian UISU, Jl. Karya Wisata, Gedung Johor, Medan, Sumatera Utara dengan ketinggian Tempat ±25 m dpl, dengan topografi datar dari Desember 2021 sampai April 2022. Penelitian menggunakan model Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang diulang tiga kali dengan dosis bokashi jerami padi dan Mikoriza Vesikula Arbuskula sebagai faktor perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokashi jerami padi dan Mikoriza Vesikula Arbuskula mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah terbaik dibandingkan perlakuan lainnya. Interaksi perlakuan terbaik yang menghasilkan pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah tertinggi adalah Interaksi perlakuan J2M3 (100 g bokashi/polibag dan 60 g mikoriza/polibag).
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Usaha Gula Merah Nira Sawit Dedi Kusbiantoro; Khairunnisyah Nasution; Dian Hendrawan
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i1.7719

Abstract

Penelitian analisis faktor – faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha gula merah nira kelapa sawit ini adalahuntuk mengetahui berapa besar faktor-faktor yang mempengaruhi pedapatan usaha gula merah kelapa sawit di kecamatan pegajahan. Hasil penelitian analisisfaktor – faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha gula merah nira kelapa sawitmenunjukan bahwa hasil sebagai berikut pengaruh Biaya bahan baku (X1) berpengaruh signifikan terhadap pendapatan (Y). Sedangkan Biaya tenaga kerja (X2) dan Harga Jual (X3) tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha gula merah di Kecamatan Pegajahan.
Keragaan Kuantitatif dan Kualitatif Beberapa Varietas Jagung Manis (Zea mays saccharata) dengan Sistem Tanam Konvensional dan Jajar Legowo Noverina Chaniago; M. Zuljuhdi Bakri
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i1.7496

Abstract

Berbagai jenis jagung yang dibudidayakan di Indonesia, salah satu diantaranya adalah jagung manis (Zea mays saccharata), atau sering disebut sweet corn. Banyak faktor yang mempengaruhi produktifitas tanaman jagung manis, selain faktor  genetik, iklim dan kesuburan tanah juga di pengaruhi oleh teknik budidaya tanaman, salah satunya adalah sistem tanam. Sistem tanam yang sering digunakan petani adalah sistem konvensional sementara sistem tanam jajar legowo jarang di gunakan oleh para petani pada tanaman jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Kelompok Tani Madani, Jalan Kelapa 3, Komplek Rispa IV, Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara dengan ketinggian Tempat ±25 meter dpl, dengan topografi datar. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi keragaan kuantitatif dan kualitatif beberapa varietas jagung manis yang di tanam dengan sistem tanam konvensional dan jajar legowo. Rancangan yang digunakan adalah rancangan petak terbagi faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu petak utama yang terdiri dari 3 taraf yaitu P1 (sistem tanam konvensional), P2 (sistem tanam jajar legowo 2:1) dan P3 (sistem tanam jajar legowo 3:1) kemudian anak petak yang terdiri dari V1 (Zm 866), V2 (Baruna), V3 (Bonanza) dan V4 (Exsotic). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan sistem tanam dan varietas serta kombinasi kedua perlakuan berpengaruh terhadap beberapa keragaan kuantitatif dan keragaan kualitatif.