cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL AGRILAND
ISSN : 20895844     EISSN : 25991361     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agriland adalah wadah informasi bidang Ilmu Pertanian berupa hasil penelitian atau review maupun tulisan ilmiah terkait.
Arjuna Subject : -
Articles 228 Documents
Analisis Kelayakan Usaha Agroindustri Gula Merah Nira Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Desa Pegajahan Kecamatan Pegajahan Kabupaten Serdang Bedagai Nasution, Khairunnisyah; Kusbiantoro, Dedi; Hendrawan, Dian
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 2 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i2.7717

Abstract

Tujuan dari penelitian analisis kelayakan usaha agroindustri gula merah nira kelapa sawit yang dilaksanakan di Desa Pegajahan Kecamatan Pegajahan Kabupaten Serdang Bedagai ini adalah (1) untuk mengetahui besarnya total biaya usaha produksi gula merah nira kelapa sawit, penerimaan serta pendapatannya (2) untuk menganalisis tingkat kelayakan usaha agroindustri gula merah nira kelapa sawit untuk dikembangkan berdasarkan R/C dan B/C Ratio. Berdasarkan hasil penelitian analisis kelayakan usaha agroindustri gula merah nira kelapa sawit yang telah dilaksanakan , maka didapatkan hasil sebagai berikut (1) penerimaan usaha gula merah nira kelapa sawit per bulan sebesar Rp. 340.103.500 dan total biaya usaha sebesar Rp. 314.749.677. Maka pendapatan usaha gula merah nira kelapa sawit per bulan yaitu sebesar Rp. 25.353.823. (2) analisis kelayakan usaha agroindustri gula merah nira kelapa sawit menunjukkan bahwa nilai R/C sebesar 1,08 1 dan B/C sebesar 0,081, yang     dapat     diartikan  bahwa pengolahan gula merah nira kelapa sawit ini efisien untuk diusahakan berdasarkan R/C Ratio.
Karakteristik Fisik dan Kimia Serta Uji Organoleptik Serbuk Instan Kecombrang (Etlingera elatior) Astri Febrianni; Vika Yudistina; Diah Mustika Lukitasari
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i1.7567

Abstract

Kecombrang (Etlingera elatior) merupakan tumbuhan yang tersebar cukup luas di Indonesia. Tumbuhan ini digunakan sebagai bahan pangan dan juga digunakan untuk pengobatan. Saat ini, pemanfaatan sumber daya hayati tumbuhan sebagai obat-obatan alami banyak dikembangkan. Kecombrang bagi sebagian orang mungkin kurang dikenal. Tanaman ini mirip bunga hias dan beraroma harum segar. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu: bagaimana sifat fisik dan kimia  tanaman kecombrang dalam pembuatan serbuk instan, dan bagaimana hasil uji organoleptik serbuk instan kecombrang. Produk pangan instan adalah salah satu produk pangan yang mudah untuk disajikan atau dikonsumsi dalam waktu yang relatif singkat, contohnya seperti minuman serbuk instan. Minuman serbuk instan memiliki beberapa kriteria untuk menghasilkan mutu yang baik., antara lain memiliki rasa, aroma, warna, dan kenampakan yang sebanding dengan produk segar, memiliki karakteristik nutrisiserta stabilitas penyimpanan yang baik. penelitian ini bertujuan: Melakukan pembuatan minuman serbuk dari berbagai bagian tanaman kecombrang, Ingin mengetahui karakteristrik fisik serbuk instan kecombrang dan Ingin mengetahui hasil uji organoleptik serbuk instan kecombrang. Penelitian ini dilaksanakan di workshop dan laboratorium  teknologi pengolahan hasil perkebunan PDD POLNEP Kapuas Hulu. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan september- Desember 2018. Pengujian yang dilakukan terhadap serbuk instan kecombrang meliputi analisis pH, analisis kadar air, analisis rendemen, analisis kadar abu, analisis warna (Kecerahan), analisis kecepatan larut, dan analisis organoleptik (warna, rasa, aroma, tekstur).
Pengaruh Konsentrasi Natrium Metabisulfit dan Lama Perendaman Terhadap Mutu Tepung Biji Alpukat (Persea americana Mill) Miranti, Miranti; Danil, Mahyu; Suhardianto, Dedi; Barus, Wan Bahroni Jiwar; Sitompul, Aprilawati
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 2 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i2.7718

Abstract

Biji buah alpukat sampai saat ini hanya dibuang sebagai limbah. Padahal didalam biji alpukat mengandung zat pati yang cukup tinggi, yakni sekitar 23%. Hal ini memungkinkan biji alpukat sebagai alternatif sumber pati. Biji alpukat mengandung polifenol, flavonoid, triterpenoid, kuinon, saponin, tannin, monoterpenoid dan seskuiterpenoid. Rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan dua (2) ulangan. Faktor I adalah konsentrasi natrium metabisulfit dengan sandi “K” terdiri atas 4 taraf : K1 = 0 ppm, K2 = 500 ppm, K3 = 1000 ppm, K4 = 1500 ppm. Faktor II adalah lama perendaman dengan sandi “L” terdiri atas  4 taraf : L1 = 2 jam , L2 = 4 jam,    L3 = 6 jam, L4 = 8 jam. Parameter yang diamati adalah  kadar air, rendemen, kadar protein, kadar abu, kadar serat dan nilai organoleptik warna. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh konsentrasi natrium metabisulfit dan lama perendaman  dapat diambil kesimpulan bahwa konsentrasi natrium metabisulfit  berpengaruh  berbeda sangat nyata (P0.01) terhadap nilai organoleptik warna, lama perendaman  berpengaruh berbeda sangat nyata (P0.01) terhadap  kadar air, rendemen, kadar protein  dan  nilai organoleptik warna, dan interaksi perlakuan konsentrasi natrium metabisulfit dan lama perendaman berpengaruh berbeda sangat nyata (P0.01) terhadap nilai organoleptik warna. Untuk memperoleh tepung biji alpokat yang bermutu baik disarankan menggunakan konsentrasi natrium metabisulfit 1500 ppm  dan lama perendaman 8  jam karena menghasilkan rendemen yang tinggi dan warna yang disukai
Analisis Vegetasi dan Indeks Keragaman Gulma pada Tanaman Padi (Oryza sativa L.) di Kelurahan Kawangu Kecamatan Pandawai Kabupaten Sumba Timur Viktor U. Tara Andung; Yonce M Killa; Lusia Danga Lewu
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i1.7568

Abstract

Gulma merupakan tumbuhan liar yang tumbuh di antara tanaman budidaya padi sawah yang tidak dikehendaki keberadaannya karena dapat merugikan tanaman budidaya dalam persaingan kebutuhan unsur hara yang dapat menimbulkan penurunan hasil panen petani. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi jenis dan nilai penting gulma pada lahan tanaman padi sawah di Kelurahan Kawangu, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2022. Pengambilan sampel di lakukan di 15 titik pada 3 lokasi yang berbeda yang di tentukan dengan metode purposive sampling dengan ukuran 1x1 meter. Hasil identifikasi jenis gulma secara umum terdapat 6 jenis gulma yaitu Isolepis satacea, Juncus effusus,Imperata cylindrica, Echinochloa crus-galli, Cyprus rotundus, Eichornia crassipes. Berdasarkan perhitungan nilai penting yang di peroleh 3 Jenis gulma dengan nilai tertinggi yaitu Echinochloa crus-galli (27.93%) dan gulma Cyperus rotundus (18.62%) sedangkan gulma dengan presentase kerapatan relatif terendah adalah Isolepis setacea (1.40%).
Inventarisasi Hama dan Penyakit Pada Beberapa Varietas Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Terhadap Pemberian Cocopeat Sebagai Media Tanam Simbolon, Fenty Maimunah
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 2 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i2.7808

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui serangan hama dan penyakit pada beberapa varietas kelapa sawit terhadap pemberian cocopeat. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatera Utara Medan yang terletak di jalan. Karya Wisata, Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Madya, Propinsi Sumatera Utara dengan ketinggian tempat ± 25 m dpl, kelembaban udara (RH) 68% serta topografi datar. Penelitian dilaksanakan mulai Januari-Maret 2016. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua faktor yaitu : Cocopeat sebagai campuran media tanam yang terdiri 4 taraf : C0 = Tanah Topsoil (Kontrol), C1 = Tanah Topsoil: cocopeat tidak direndam (2 : 1), C2 = Tanah Topsoil : cocopeat direndam di ember (2 : 1), C3 = Tanah Topsoil : cocopeat direndam dengan air mengalir (2 : 1). Penggunaan beberapa Varietas kelapa sawit yang terdiri 3 taraf : V1 = Simalungun SP540 DXP, V2 = Yangambi DXP PPKS718, V3 = Langkat DXP Langkat. Hasil pengamatan memperlihatkan jenis hama yang ditemukan pada tanaman adalah Aderatus Compresus, kumbang malam (Apogonia expeditionis), ulat tentara (Spodoptera litura), tungau merah (Tetranychus piercie),dan Ulat Api (Limacodidae, spp). Sedangakan penyakit yaitu karat daun (penyakit curvularia).
Kajian Pemanfatan Lahan Areal Replanting Kelapa Sawit dengan Perlakuan Kotoran Ayam dan Kapur Dolomit Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai (Glycine max) Siregar, Diapari; Lubis, Ratna Mauli
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 3 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i3.8940

Abstract

Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatera Utara, Medan. ketinggian 35 m dpl, tofopografi datar, mulai April sampai Agustus 2023. Penelitian bertujuan untuk mengkaji pemberian kapur dolomit dan kotoran ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai pada lahan areal replanting kelapa sawit. Pelaksanaan penelitian dengan mengambil tanah yang berasal dari areal replanting kelapa sawit di daerah Kabupaten Labuhan Batu Selatan Provinsi Sumatera Utara. Model rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok) faktorial dengan 2 faktor perlakuan, faktor pertama yaitu dolomit dan faktor kedua yaitu kotoran ayam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kapur dolomit berpengaruh nyata meningkatkan tinggi tanaman dan diameter batang, jumlah polong per tanaman dan bobot polong per tanaman namun berpengaruh tidak nyata terhadap bobot biji 100 butir. Pemberian kotoran ayam berpengaruh nyata meningkatkan tinggi tanaman, diameter batang, jumlah polong per tanaman dan bobot polong per tanaman namun berpengaruh tidak nyata terhadap bobot biji 100 butir. Interaksi pemberian kapur dolomit dan kotoran ayam berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai
Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terong Ungu (Solanum melongena L.) dengan Pemberian Pupuk Daun Cair Matrixs dan Pupuk Organik Azolla Sihaloho, Martha A
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 2 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i2.8722

Abstract

Terong ungu merupakan salah satu komoditas sayuran yang berpotensial untuk dikembangkan. Guna memenuhi gizi masyarakat, maka diperlukan peningkatan produksi tanaman terong. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk daun cair Matriks dan pupuk organik  Azolla terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman terong ungu. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Amir Hamzah Desa Medan Estate pada bulan Juli 2022 s/d Desember 2022. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial, yang terdiri dari dua faktor yaitu Faktor pemberian Pupuk daun cair Matriks (M) 4 taraf perlakuan: M0 = 0 /liter air,  M1 = 3cc/liter air,  M2 = 4 cc/liter air, M3 = 5 cc/liter air. Faktor pemberian pupuk Organik  Azolla (A) 4 taraf perlakuan yaitu : A0 =   Kontrol, A1 = 100 ml /tanaman, A2 =  200 ml /tanaman, A3=  300 ml /tanaman. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk daun cair Matrix berpengaruh nyata terhadap berat buah perplot. Pemberian pupuk organik Azolla menunjukkan pengaruh tidak nyata terhadap semua amatan. Interaksi pemberian pupuk daun cair Matrix dan pupuk organik Azolla menunjukkan pengaruh tidak nyata terhadap semua amatan
Analisis alih fungsi lahan pertanian pangan berkelanjutan di kabupaten Barito Kuala Setiawan, Kiky Permana; Widianto, Dimas Aditya
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2024): AGRILAND: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v12i1.9653

Abstract

Tanah merupakan salah satu sumber daya alam yang mempunyai fungsi penting dalam pembangunan suatu negara. Dalam sektor pertanian, tanah merupakan sumber daya yang sangat penting, baik bagi petani maupun bagi pembangunan pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pengendalian lahan pertanian pangan berkelanjutan di Kabupaten Barito Kuala. Desain penelitian ini menggunakan metode analisis data overlay dan analisis SWOT. Berdasarkan hasil analisis komponen deviasi dengan perubahan tertinggi berupa permukiman, pertanian lahan kering, perkebunan dan kawasan budidaya hutan, maka kecamatan dengan deviasi tertinggi yaitu Kecamatan Marabahan, Alalak, Anjir Muara dan Wanaraya Kesimpulan : secara umum strategi yang diperoleh antara lain pemberian bantuan yang merata di seluruh Kecamatan dan pemberian insentif bagi petani atau pelaku sektor pertanian, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian, peningkatan kualitas saluran irigasi untuk meningkatkan hasil produksi dan pengendalian bencana banjir serta penguatan kebijakan terkait sektor pertanian dan pengetatan perizinan berupa nonpertanian pada lahan sawah sesuai ketentuan yang berlaku
Analisis Preferensi Konsumen dalam Membeli Buah Semangka (Citrullus Lanatus) Terhadap Pasar di Desa Tanah Merah Kecamatan Air Putih Nasution, Khairunnisyah; Kusbiantoro, Dedi; Febrianti, Aulia
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 3 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i3.8912

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2023 – Juni 2023 di, Desa Tanah Merah, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara dengan metode analisis data. Tujuan dari penelitian kajian preferensi konsumen dalam membeli buah semangka (Citrullus Lanatus) terhadap pasar tanah merah kecamatan air putih ini adalah (1) untuk menganalisis karakteristik konsumen dalam membeli buah semangka, (2) untuk mengkaji preferensi konsumen dalam membeli buah semangka, (3) untuk mengetahui atrubut apa saja yang mempengaruhi preferensi konsumen terhadap pasar tanah merah. Data yang digunakan adalah data primer dengan bantuan daftar pertanyaan kuesioner dan data sekunder yang diperoleh dari instansi atau lembaga terkait. Hasil penelitian kajian preferensi konsumen dalam membeli buah semangka menunjukkan bahwa hasil preferensi sebagai berikut (1) atribut – atribut konsumen buah semangka (X1) berpengaruh signifikan terhadap preferensi konsumen buah semangka (Y). Sedangkan karakteristik konsumen buah semangka (X2) tidal berpengaruh signifikan terhadap preferensi konsumen buah semangka di desa tanah merah.
Analisis Kelayakan Usaha Agroindustri Gula Merah Nira Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Desa Pegajahan Kecamatan Pegajahan Kabupaten Serdang Bedagai Nasution, Khairunnisyah; Kusbiantoro, Dedi; Hendrawan, Dian
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 2 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i2.7717

Abstract

Tujuan dari penelitian analisis kelayakan usaha agroindustri gula merah nira kelapa sawit yang dilaksanakan di Desa Pegajahan Kecamatan Pegajahan Kabupaten Serdang Bedagai ini adalah (1) untuk mengetahui besarnya total biaya usaha produksi gula merah nira kelapa sawit, penerimaan serta pendapatannya (2) untuk menganalisis tingkat kelayakan usaha agroindustri gula merah nira kelapa sawit untuk dikembangkan berdasarkan R/C dan B/C Ratio. Berdasarkan hasil penelitian analisis kelayakan usaha agroindustri gula merah nira kelapa sawit yang telah dilaksanakan , maka didapatkan hasil sebagai berikut (1) penerimaan usaha gula merah nira kelapa sawit per bulan sebesar Rp. 340.103.500 dan total biaya usaha sebesar Rp. 314.749.677. Maka pendapatan usaha gula merah nira kelapa sawit per bulan yaitu sebesar Rp. 25.353.823. (2) analisis kelayakan usaha agroindustri gula merah nira kelapa sawit menunjukkan bahwa nilai R/C sebesar 1,08 1 dan B/C sebesar 0,081, yang     dapat     diartikan  bahwa pengolahan gula merah nira kelapa sawit ini efisien untuk diusahakan berdasarkan R/C Ratio.