cover
Contact Name
-
Contact Email
untagtekniksipil@gmail.com
Phone
+62541743390
Journal Mail Official
untagtekniksipil@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda No. 80 P 75124 Samarinda, East Kalimantan 75124
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil
ISSN : 23392665     EISSN : 25028448     DOI : 10.31293/teknikd
Core Subject : Engineering,
Kurva S: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil (p-ISSN 2339-2665) and (e-ISSN 2502-8448) published three time in a year, in April, August and December. The article can be product of researches, scientific thoughts or case study, in civil engineering and isn’t formed by politics, commercialism, and subjectivity unsure. This scientific journal contains articles of thought and research results in Civil Engineering that have never been published in scientific journals or other media. Any matters relating to the use of the software, citation and copyright permissions made by the author of the article, and the legal consequences it causes, are the sole responsibility of the author of the article. The format of writing scientific articles for publication in scientific journals should follow the guidelines of scientific article writing, which is located on the back of this scientific journal.
Articles 186 Documents
Kajian Studi Perilaku Rigid Pavement Dengan Parameter Tanah Dasar Berbeda Dan Divalidasi Menggunakan Software Plaxis Afifah, Nadiya Asilla; Panjaitan, Maraden Panjaitan; Wuaten, Hence Michael
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/teknikd.v12i2.8346

Abstract

Menurut Diklat Perkerasan Kaku (2017) Perkerasan kaku merupakan konstruksi perkerasan dengan bahan baku agregat dan menggunakan semen sebagai bahan pengikatnya, sehingga dikenal dan disebut sebagai perkerasan kaku atau Rigid Pavement.Tanah merupakan komponen utama lapis pondasi bawah dari struktur  perkerasan jalan raya yang memiliki karakteristik dan perilaku  yang berbeda -beda. Untuk mengetahui perilaku lapisan rigid pavement dan tanah dasar dengan parameter yang berbeda-beda sudah tersedia beberapa program bantu dan salah satu nya adalah  plaxis. Metode analisis yang digunakan untuk penelitian ini menggunakan software plaxis. PLAXIS menyajikan beberapa permodelan untuk mensimulasikan beberapa tingkah laku dari tanah. Dalam penelitian ini menggunakan permodelan Mohr-Coulomb. Dari hasil perhitungan analisa dapat dilihat nilai output deformasi dan safety factor pada plaxis dan perhitungan manual yang dimana menjadi perbandingan seberapa besar perbedaan dari dua metode penelitian tersebut.
Analisis Ongkos Angkut Terhadap Nilai Jual Beras di Provinsi Kalimantan Timur Prabowo, Muhammad Setiawan; Adi, Ari Sasmoko; Adani, Sakila Herfiana Silmy; Liana, Ulwiyah Wahdah Mufassirin
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2025)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/teknikd.v13i1.8648

Abstract

Distribution systems or infrastructure, including access to farm roads, have a strategic role in supporting the efficiency of harvest transportation. Adequate infrastructure will reduce distribution costs, shorten travel time and maintain the quality of the harvest. Farm transportation costs in East Kalimantan are still very high due to inadequate farm roads, this affects the competitiveness of local harvests against other areas which tend to be better than East Kalimantan Province. This study is expected to identify factors that contribute to the high cost of transporting rice harvests in East Kalimantan. In addition, this study aims to provide strategic recommendations in efforts to improve distribution efficiency and the competitiveness of local products.Sistem atau infrastruktur distribusi, termasuk akses jalan usaha tani memiliki peran strategis dalam menunjang efisiensi transportasi hasil panen. Infrastruktur yang memadai akan mengurangi biaya distribusi, mempersingkat waktu tempuh dan menjaga kualitas hasil panen. Ongkos angkut usaha tani di Kalimantan Timur masih sangat tinggi dikarenakan jalan usaha tani yang tidak memadai, hal ini mempengaruhi daya saing hasil panen lokal terhadap daerah lain yang cenderung lebih baik dibanding Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini diharapkan dapat mengidentifikasi faktor yang berkontribusi terhadap tingginya biaya angkut hasil panen padi sawah di Kalimantan Timur. Selain itu penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi strategis dalam upaya meningkatkan efisiensi distribusi dan daya saing produk lokal.
Peningkatan Kinerja Pengelolaan Air Minum dan Limbah dengan Penyusunan DED IPLT di Kecamatan Tenggarong Nur, Alpian; Irawan, Ilja Budi
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2025)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/teknikd.v13i1.8623

Abstract

Adequate sanitation development is one of the key priorities in achieving the goal of universal access to sanitation. This study examines the planning of the Faecal Sludge Treatment Plant (IPLT) in Tenggarong District, Kutai Kartanegara Regency, which is part of the government's efforts to improve public health and environmental quality. The data collected includes soil characteristics, groundwater depth and quality, as well as relevant climatological data. The analysis results indicate that selecting the appropriate treatment method is crucial to minimize health risks caused by pathogens in faecal sludge. Various methods, including physical, chemical, and biological processes, were analyzed to determine the most suitable technology for local conditions. This study is expected to contribute to improving the quality of sanitation in Tenggarong District and support the achievement of targets set by the government.Pembangunan sanitasi yang memadai merupakan salah satu prioritas utama dalam mencapai tujuan akses universal terhadap sanitasi. Penelitian ini mengkaji perencanaan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, yang merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik tanah, kedalaman dan kualitas air tanah, serta data klimatologis yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemilihan metode pengolahan yang tepat sangat penting untuk meminimalkan risiko kesehatan yang disebabkan oleh patogen dalam lumpur tinja. Berbagai metode, termasuk proses fisika, kimia, dan biologi, dianalisis untuk menentukan teknologi yang paling sesuai dengan kondisi lokal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas sanitasi di Kecamatan Tenggarong, serta mendukung pencapaian target yang ditetapkan oleh pemerintah. 
Perbaikan Tanah Pada Pekerjaan Perluasan Apron, Bandar Udara APT Pranoto, Samarinda Eswan, Eswan; Efendi, A. Mahrus
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2025)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/teknikd.v13i1.8624

Abstract

Bandar udara merupakan prasarana penyelenggaraan sektor transportasi udara (penerbangan) dalam menunjang aktivitas suatu wilayah perlu ditata secara terpadu guna mewujudkan penyediaan jasa kebandarudaraan sesuai dengan tingkat kebutuhannya, Di dalam penataan fasilitas bandar udara, proses perencanaan fasilitas bandar udara sangat membutuhkan keahlian yang khusus, yang mampu menghasilkan suatu produk perencanaan sesuai dengan kriteria-kriteria teknis di bidang kebandarudaraan yang berlaku secara internasional yang merujuk kepada International Civil Aviation Organization (ICAO) dan standar peraturan perundangan yang berlaku. Dengan memperhatikan tingkat kepentingan pengembangan bandar udara di wilayah Kalimantan Timur, maka sudah seharusnya proses perencanaan yang diperlukan tersebut dapat dilaksanakan secara terpadu dalam satu paket pekerjaan agar dapat diperoleh hasil yang optimal, efisien dan efektif. Penelitian ini menyajikan kajian geoteknik optimasi perbaikan tanah di lokasi perluasan apron bandar udara APT Pranoto, Samarinda. Dari hasil analisis pemilihan metode perbaikan tanah, diketahui bahwa teknik perbaikan tanah yang ideal dan mampu memperbaiki tanah lunak sedalam >30m adalah dengan menggunakan Teknik Rigid Inclusion, Metode Pancang, atau PVD Preloading.Airports are infrastructure facilities for the operation of the air transport sector (aviation) to support the activities of a region, and they need to be organized in an integrated manner to provide airport services according to the level of demand. In the arrangement of airport facilities, the planning process for airport facilities requires specialized expertise, capable of producing a planning product that meets the technical criteria in the field of aviation that are internationally applicable, referring to the International Civil Aviation Organization (ICAO) and the relevant laws and regulations. Considering the importance of airport development in East Kalimantan, the planning process should be implemented in an integrated manner in one package of work to achieve optimal, efficient, and effective results. This study presents a geotechnical review of soil improvement optimization at the expansion site of the apron at APT Pranoto Airport, Samarinda. Based on the analysis of soil improvement method selection, it is found that the ideal technique for improving soft soil to a depth of >30m is by using the Rigid Inclusion Technique, Pile Method, or PVD Preloading.
Verticality and Horizontality Monitoring of Mahakam Bridge Piers Post-Barge Collision Using Geodetic and Structural Instrumentation Efendi, Aco Wahyudi; Safitri, Novia; Yusuf, Muh; Luzan, Irwan Faisal; Zubran, Azan
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2025)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/teknikd.v13i1.8625

Abstract

This study evaluates the vertical and horizontal stability of Piers 2 and 3 of the Mahakam Bridge in Samarinda, East Kalimantan, a vital infrastructure subjected to heavy daily traffic loads. Monitoring was conducted using high-precision geodetic instruments, including Total Station, Geodetic GPS, Digital Level, and Tiltmeter, to accurately detect structural displacements. Data were collected over a 96-hour period and analyzed spatially using AutoCAD and ArcGIS. Results show that Pier 2 experienced lateral deflection ranging from 0.024% to 0.048%, while Pier 3 exhibited a maximum vertical deviation of 0.010% and horizontal shift up to 0.055%—within acceptable safety limits. The displacement patterns were linear and showed no abrupt angular changes. These findings confirm that the structure remains stable and safe for continued use, though periodic monitoring is recommended, especially during peak loads or after extreme weather events. This research provides a robust foundation for long-term bridge maintenance and technical decision-making.Penelitian ini mengevaluasi kestabilan vertikal dan horizontal Pilar 2 dan Pilar 3 Jembatan Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, yang merupakan infrastruktur vital dengan beban lalu lintas tinggi. Pemantauan dilakukan menggunakan perangkat geodetik presisi tinggi, termasuk Total Station, GPS Geodetik, Digital Level, dan Tiltmeter, untuk mendeteksi pergeseran struktural secara akurat. Data dikumpulkan selama periode 96 jam dan dianalisis menggunakan AutoCAD dan ArcGIS untuk mendapatkan representasi spasial pergerakan. Hasil menunjukkan bahwa Pilar 2 mengalami defleksi lateral antara 0,024%–0,048%, sedangkan Pilar 3 menunjukkan deviasi maksimum sebesar 0,010% secara vertikal dan hingga 0,055% secara horizontal—masih dalam batas toleransi aman. Pola pergeseran menunjukkan kecenderungan linier dan tidak ada perubahan sudut ekstrem. Temuan ini menegaskan bahwa struktur masih stabil dan aman digunakan, namun tetap diperlukan pemantauan berkala, terutama setelah beban puncak atau kondisi cuaca ekstrem. Penelitian ini memberikan dasar kuat bagi pengambilan keputusan teknis dalam pemeliharaan jembatan jangka panjang.
Analisis Tarif Angkutan Penumpang Kota Antar Provinsi Rute Mamuju-Makassar Waris, Milawaty; Masruq, Masruq; Marwadi, Aji
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2025)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/teknikd.v13i1.8626

Abstract

The purpose of this study is to analyze interprovincial urban passenger transport fares on the Mamuju-Makassar route. The research method used is a quantitative approach with primary data collection through field interviews with transport operators and service users and direct observation of the vehicle operating cost component. In addition, secondary data were collected from relevant agencies. The analysis was conducted using the BOK approach and tariff calculation. The results showed that the tariffs were based on the results of the BOK calculations and compared with the prevailing tariffs in the area. The average tariff set by the government is Rp. 200,000,- Km/org and the theoretical average tariff from the BOK calculation is Rp. 114.908,- Km/org. From this research, it can be seen that the theoretical rate of vehicle operating costs is lower than the rate applicable in the field. Therefore, it is necessary to increase the role of local government in evaluating transportation tariffs again and develop other policy alternatives by the government in dealing with this problem.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tarif angkutan penumpang kota antar provinsi pada rute Mamuju–Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui survei lapangan terhadap operator angkutan, pengguna jasa, serta observasi langsung terhadap komponen biaya operasional kendaraan (BOK). Selain itu, data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan BOK dan perhitungan tarif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tarif berdasarkan hasil perhitungan BOK dan membandingkannya dengan tarif yang berlaku di lapangan. Tarif rata-rata yang ditetapkan oleh pemerintah adalah Rp. 200.000,- Km/org, tarif rata-rata teoritis dari perhitungan BOK adalah Rp. 114.908,- Km/org. Penelitian ini merekomendasikan dapat dilihat tarif teoritis biaya operasi kendaraan kurang dari yang berlaku dilapangan. Maka dari hal ini, perlu adanya peningkatan peran pemerintah setempat dalam mengevaluasi tarif angkutan kembali serta mengembangkan alternatif- alternatif kebijakan lain oleh pemerintah dalam menangani permasalahan ini.