cover
Contact Name
Zulkifli Ahmad
Contact Email
ahmadzulkifli477@gmail.com
Phone
+6282195892562
Journal Mail Official
jurnal.bioedukasi@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl. Bandara Sultan Baabullah Kelurahan Akehuda Kota Ternate Utara
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Bioedukasi
Published by Universitas Khairun
ISSN : 2301427X     EISSN : 28290844     DOI : 10.33387/bioedu.v6i2
Jurnal Bioedukasi diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Khairun. Jurnal ini memuat hasil penelitian ataupun kajian yang berkaitan dengan masalah dalam Pendidikan Biologi dan Biologi Sains yang diterbitkan dua kali dalam setahun (April dan Oktober).
Articles 174 Documents
ANTIMICROBIAL ACTIVITY OF NUTMEG (Myristica fragrans Houtt) FRUIT METHANOL EXTRACT AGAINST GROWTH Staphylococus aureus AND Escherichia coli Nurhasanah Nurhasanah
JURNAL BIOEDUKASI Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Bioedukasi Edisi Oktober
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.475 KB) | DOI: 10.33387/bioedu.v2i1.61

Abstract

Nutmeg (Mirystica fragrans Houtt) were one of famous spices comes from North of Mollucas. Nutmeg have many important part of itself for economic value especially it mace and seed but it fruit mostly unusefull. Chemical compounds whithin nutmeg fruit such atsiri oil have a promising component as an antimicrobial compound. The aim of this research were to determine antimicrobial activity and minimum inhibition concentration of nutmeg fruit againts growth of Staphylococus aureus and Escherichia coli by using metanol as a solvent. The study were conducted at PMIPA FKIP laboratory of Khairun Univercity. This was an experimental research by using completed randomized design which consist of fifteen concentration with three replication. Statistical analizing showed that Fhit Ftab (61,91) for S.aureus whereas 3, 81 for E.coli after  applying  methanol  extract  of nutmeg  fruit  for those  bacterial  growth,  respectively. Neither for minimum inhibition concetration, S.aureus have a low MIC value (8%) than E.coli (10%), respectively). In conclusion extract of nutmeg fruit by using methanol had ability to inhibit the growth of S.aureus dan E.coli with MIC of S.aureus lower than MIC of E.coli.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Suparman Suparman; Dwi Nastuti Husen
JURNAL BIOEDUKASI Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Bioedukasi Edisi Maret
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.867 KB) | DOI: 10.33387/bioedu.v3i2.109

Abstract

Problem Based Learning (PBL) merupakan pembelajaran yang dilakukan dengan menghadapkan siswa pada permasalahan nyata pada kehidupan sehari-hari, sehingga siswa dapat menyusun pengetahuannya sendiri dalam memecahakan masalah dan mengupayakan berbagai macam solusinya, mendorong siswa untuk berpikir kreatif. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan berpikir kreatif siswa pada siswa kelas VII-3 SMP Negeri 12 Kota Tidore Kepulauanmelalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada konsep pencemaran lingkungan. Metode yang dilakukan berupa Penelitian ini termasuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatkan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa di siklus I dan siklus II. Hasil berpikir kreatif siswa pada siklus I adalah 12,9 dengan kategori kreatif sedangkan pada siklus II meningkat  menjadi 15,1 dengan kategori sangat kreatif. Kata kunci : 
PENGARUH SIKAP PEMIKIRAN KRITIS TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP UNIVERSITAS MULAWARMAN Masitah Masitah
JURNAL BIOEDUKASI Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Bioedukasi Edisi Oktober
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.542 KB) | DOI: 10.33387/bioedu.v2i1.68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sikap pemikiran kritis terhadap hasil belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Mulawarman Mata Kuliah Anatomi Manusia. Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Uiversitas Mulawarman Samarinda dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang, yang terdiri atas dua kelas reguler A dan reguler B. Instrumen sikap pemikiran kritis diuji validitasnya dengan korelasi Pearson.Analisis data dari hasil penelitian ini dengan menggunakan teknik analisis varians (ANAVA). Dari hasil penelitian ditemukan bahwa uji hipotesis terhadap pengaruh sikap pemikiran kritis terhadap hasil belajar mahasiswa  mata  kuliah  Anatomi  Manusia  dengan  F  hitung  sebesar  117,330  angka  ini  lebih  besar dibandingkan Ftabel sebesar 4,01.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh sikap pemikiran kritis terhadap hasil belajarmahasiswa program studi pendidikan biologi FKIP Universitas Mulawarman Samarinda.  Kata kunci: hasil belajar, sikap, pemikiran kritis, Mulawarman
JUMLAH DAN DISTRIBUSI STOMATA PADA TANAMAN PENGHIJAUAN DI KOTA TERNATE Nurmaya Papuangan; Nurhasanah .; Mudmainah Djurumudi
JURNAL BIOEDUKASI Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Bioedukasi Edisi Oktober
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.455 KB) | DOI: 10.33387/bioedu.v2i1.62

Abstract

Plant can absorb  pollutan.  Part of  plant  which  absorb  the  pollutan  were leaf. Plant can use as  pollotan  indicator  such  plant  which  growth  aside  street.The  purpose  of  this  study  were  to determine the number and distribution of stomatal of plants which grouth aside street at Ternate City. This research was a descriptive study. The data were collecting by couting the number of stomatal and its distribution by using replica and whole mount method. Such plants were used in this study were Ficus benjamina L,  Callophylum  inophyllum  L.,  Acacia crassicarpa, Samanea saman and Arecaceae. The result of this study showed a varies of stomatal number and  its distribution within five species plants Stomatal number on A. crassicarpa categorited into uncoonting both of  upper  adaxial and lower abaxial,    F. benjamina L. had  stomatal number very high at abaxial side than adaxial side, C. inophyllum L. had stomatal number on adaxial side higher than adaxial side in S. Saman, its stomatal number on adaxial side categorized uncoonting whereas adaxial side were low. The stomata number of Arecaceae were categorized moderate on abaxial side where as adaxial side were low. Stomatal distribution on F. benjamina L., C. inophyllum L., A. crassicarpa, S. saman were random wereas Arecaceae were aline. 
Sistem Pengelolaan dan Upaya Penanggulangan Sampah Di Kelurahan Dufa- Dufa Kota Ternate Jailan Sahil; Mimien Henie Irawati Al Muhdar; Fachtur Rohman; Istamar Syamsuri
JURNAL BIOEDUKASI Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Bioedukasi Edisi Maret
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.714 KB) | DOI: 10.33387/bioedu.v4i2.160

Abstract

Persoalan sampah tidak henti hentinya untuk dibahas, karena berkaitan dengan pola hidup serta budaya masyarakat itu sendiri. Kota Ternate adalah salah satu kota yang mengalami pertumbuhan penduduk dan ekonomi yang cukup memicu meningkaknya kegiatan jasa, industri, bisnis dan sebagainya di wilayah Ternate sehingga akan memicu meningkatnya produksi limbah buangan atau sampah. Kota Ternate mengalami permasalahan pengelolaan persampahan yakni masalah pengangkutan sampah, berdasarkan data bahwa jumlah ketersediaan prasarana pengangkutan hanya mampu mengngkut timbulan sampah sebesar 214 m³/hari, dinas kebersihan kota Ternate, (2012) sedangkan berdasarkan hitungan bahwa timbulan sampah tahun 2012 adalah 413 m³/hari didasari pada jumlah penduduk kota Ternate saat ini yakni 172.559 jiwa BPS Ternate dalam angka, (2011) bararti menyisakan 52% sampah tidak terangkut ke TPA. Meningkatnya produksi sampah tanpa sistem pengolahan yang tepat menjadi alasan tidak terciptanya lingkungan yang bersih. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan metode analisis data distribusi frekuensi dengan dilakukan analisis terhadap sistem pengelolaan sampahan di Kelurahan Dufa-Dufa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pengelolaan persampahan di Kota ternate belum cukup baik, beberapa faktor yang mempengaruhui sistem pengelolaan sampah di Kelurahan Dufa-Dufa masih mengalami permasalahan yakni budaya sikap dan perilaku masyarakat, timbunan dan karakteristik sampah, serta sarana pengumpulan, pengangkutan, pengelolaan dan pembuangan akhir sampah.
ZONASI KESESUAIAN TAMBAK UNTUK PENGEMBANGAN BUDIDAYA UDANG VANAME (Penaeus vannamei) PADA ASPEK KUALITAS AIR DI DESA TODOWONGI KECAMATAN JAILOLO KABUPATEN HALMAHERA BARAT Hernita Pasongli; Gufran D. Dirawan; Suprapta .
JURNAL BIOEDUKASI Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Bioedukasi Edisi Maret
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.457 KB) | DOI: 10.33387/bioedu.v3i2.70

Abstract

Kecamatan Jailolo merupakan salah satu wilayah yang  memiliki prospek terpenting dalam sektor  perikanan tambak di Maluku Utara, karena di Jailolo memiliki potensi sumber daya pantai dan lautnya sangat potensial untuk menghasilkan produk-produk perikanan.Penelitian ini bertujuan(i) Merancang zona yang tepat untuk pengembangan udang Vaname pada aspek kualitas air di Desa Todowongi Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat.Penelitian ini menggunakan metode survey Hasil penelitian menunjukan bahwa; (i) Karakteristik kesesuaian tambak di Desa Todowongi dikatagorikan sangat sesuai (S1) pada aspek kualitas air  (suhu, pH air, kecerahan, Nitrat, Hidrogen sulfide) sedangkan katagori cukup sesuai (S2) pada salinitas dan oksigen terlarut. Untuk katagori kurang sesuai (S3) pada nitrit dan katogori tidak (N) sesuai pada kandungan amoniak; (ii) Sedangkan tingkat kesesuaian tambak berdasarkan karakteristik kualitas air adalah katagori sangat sesuai; (iii) Zona untuk pengembangan udang Vaname di Desa Todowongi adalah sangat sesuai pada semua tambak sehingga dapat dijadikan sentra produksi udang terbesar di Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat. Kata Kunci: Zonasi,kesesuaian tambak, kualitas air
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA PADA KONSEP PENCEMARAN LINGKUNGAN Suparman Suparman; Rosita Wondal; Susilawati Djamrud
JURNAL BIOEDUKASI Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Bioedukasi Edisi Oktober
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.36 KB) | DOI: 10.33387/bioedu.v2i1.63

Abstract

Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw merupakan model pembelajaran kooperatif, dengan siswa belajar dalam kelompok kecil yang terdiri dari 4–6 orang secara heterogen dan bekerjasama saling ketergantungan yang positif dan bertanggung jawab atas ketuntasan bagian materi pelajaran yang harus dipelajari dan menyampaikan materi tersebut kepada anggota kelompok yang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri I Sahu, melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, pada materi pencemaran lingkungan. Hasil dan analisis data menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada materi pencemaran lingkungan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VII SMPN I Sahu tahun pelajaran 2013/2014 pada materi pencemaran lingkungan. Presentase aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 51,82% meningkat menjadi 83,32% pada siklus II. Sedangkan presentase ketuntasan belajar pada siklus I di peroleh  nilai rata-rata  16,85  %  kemudian  meningkat  dengan  nilai rata-rata tes  siklus  II yaitu  81,45%. Sedangkan nilai presentase aktivitas guru dalam melaksanakan pembelajaran dengan model jigsaw pada siklus I mencapai 90,47% dan siklus II mencapai 100%. Kata kunci: jigsaw, SMPN 1 Sahu, pencemaran lingkungan
Identifikasi Cendawan Patogen pada Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L) Ata, Halni; Papuangan, Nurmaya; ., Bahtiar
JURNAL BIOEDUKASI Vol 4, No 2 (2016): Maret
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.619 KB)

Abstract

Tanaman  Tomat  (Solanum  lycopersicum  L)  merupakan  salah  satu  tanaman hortikultura  yang  penting  di  Indonesia.  Namun,  budidaya  tanaman  tomat  banyak mengalami masalah yang dapat menyebabkan produksi tanaman tomat menjadi rendah baik secara kuantitas maupun kualitas. Salah satu masalah tersebut adalah penyakit yang disebabkan oleh mikrob patogen yaitu cendawan patogen. Penyakit yang disebabkan oleh cendawan patogen yang menyerang tanaman tomat yaitu busuk daun, Penyakit busuk buah, batang dan layu Fusarium.Tujuan dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis-jenis cendawan patogen yang terisolasi pada tanaman tomat (Solanum lycopersicum L)  melalui  identifikasi  makroskopik dan mikroskopik.  Penelitian  bersifat  deskripsi, metode yang digunakan adalah metode tanam langsung ke media. Analisis data dilakukan dengan  mengidentifikasi jenis cendawan  patogen  berdasarkan  karakteristik  morfologi makroskopik dan mikroskopik yang mengacu pada buku Introduction to Food-Borne Fungi.  Hasil isolasi diperoleh sembilan jenis cendawan yaitu Peronospora paracitica (IBt1), Cercospora sp (IBt2), F. verticillioides  (IBt3), F.  cerealis  (ID1), Alternaria  sp (ID2), Cladosporium sp (ID3), F. oxysporum (IBh1), Phytopthora cactorum (IBh2), dan Fusarium sp (IBh3). Kesembilan cendawan tersebut merupakan patogen pada batang (Peronospora paracitica, Cescospora sp, F. verticillioides), daun (F. cerealis, Alternaria sp, Cladosporium sp), dan buah (F. oxysporum, Phytopthora cactorum, dan Fusarium sp).
Penerapan Pembelajaran Model Student Teams Achivement Division (STAD) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Aktivitas Siswa Kelas VII Pada Konsep Ekosistem di SMP Negeri 6 Bibinoi Hasan, Said; Kasuba, Fahria T.; Sirajudin, Nuraini
JURNAL BIOEDUKASI Vol 4, No 2 (2016): Maret
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.62 KB)

Abstract

Pembelajaran IPA di SMP  pada umumnya masih didominasi oleh aktifitas guru.   Kelas  berfokus   pada   guru   sebagai   sumber  utama  pengetahuan   dan berpegang pada buku paket saja. Kegiatan pembelajaran kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berinteraksi dengan benda-benda konkrit dalam situasi  yang nyata.  Untuk  mengatasi permasalahan  tersebut di  atas diperlukan suatu pendekatan yaitu menggunakan pendekatan pembelajaran kooperatif dengan model Student Teams Achivement Division. Penelitian  ini  adalah  penelitian  tindakan  kelas,  Tujuan  dari  penelitian tindakan kelas ini Untuk mengetahui hasil belajar Biologi siswa kelas VII SMP Negeri 6 Bibinoi Kabupaten Halmahera Selatan, dengan penerapan pembelajaran kooperatif dengan model Student Teams Achivement Division (STAD). Hasil belajar siswa SMP Negeri 6 Bibinoi Kabupaten Halmahera Selatan, pada materi Menentukan ekosistem     dan saling hubungan antara komponen ekosistem. Pada siklus I siswa yang mengikuti tes terdapat sebanyak 5 siswa yang tuntas,siswa tersebut dikatakan tuntas karena hasil tes yang diperoleh telah mencapai nilai KKM. Siswa yang dikategorikan tidak tuntas sebanyak 15 siswa, karena hasil tes yang diperoleh belum mencapai nilai KKM. Dengan ketuntasan secara klasikal pada tes silus I adalah 25%,   Sedangkan pada   siklus II dengan materi   Mengindentifi-kasikan   pentingnya   keanekaragaman   makhluk   hidup dalam pelestarian ekosistem, telah mengalami peningkatan yaitu siswa yang dikategorikan tuntas sebanyak 20 siswa atau 100% , siswa yang dikategorikan tuntas. Dengan demikian model pembelajaran Student Teams Achivement Division dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa Kelas VII SMP Negeri 6 Bibinoi Kabupaten Halmahera Selatan, materi Ekosistem.
KONSERVASI KAWASAN HUTAN DI LAMANDAU DENGAN KONSEP BIOREMIADIASI DAN ADAT DAYAK KAHARINGAN (Tajahan, Kaleka, Sapan Pahewan, dan Pukung Himba) Hujjatusnaini, Noor
JURNAL BIOEDUKASI Vol 4, No 2 (2016): Maret
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.86 KB)

Abstract

Kawasan hutan di Lamandau mengalami beberapa kerusakan, meliputi flora dan fauna, maupun sistem perairannya. Kerusakan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya perambahan kawasan hutan sebagai lahan industri kelapa sawit dan sistem limbah cair industri kelapa sawit yang bermuara di sungai yang  mengakibatkan  penurunan  kualitas  air,  sedimentasi  di  perairan  sebagai akibat dari tambang pasir dan tambang emas di sepanjang sungai yang mengakibatkan pendangkalan muara sungai dan pencemaran sungai berupa kadar merkuri yang diambang batas. Untuk dapat mengatasi permasalahan agar kerusakan tidak berlanjut, upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan konservasi. Beberapa penelitian untuk mengatasi kerusakan sistem perairan dilakukan   dengan   konservasi   menggunakan   konsep   bioremidiasi.   Untuk kerusakan kawasan hutan meliputi pelestarian flora dan fauna di Lamandau, masyarakat khas suku Dayak mempunyai  upaya konservasi dengan cara Tajahan, Kaleka, Sapan Pahewan dan Pukung Himba.

Page 5 of 18 | Total Record : 174