cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2016)" : 10 Documents clear
MENCIPTAKAN IKLIM PENDIDIKAN YANG MURNI BERBASIS IDEALISME Istinganatul Ngulwiyah
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah faktor terpenting yang menjadi indikator perkembangan individu. Akantetapi, bagaimana jadinya jika pendidikan dimonopoli, dipolitisasi dan dikapitalisasi, dijadikankeuntungan demi kepentingan segelintir kelompok. Pendidikan pada akhirnya tidak lagi sejalandengan spirit mengentaskan kebodohan, sebab pendidikan memiliki tendensi yang mengarahpada pemilik kepentingan. Tulisan ini berupaya menggelar wacana pendidikan yang murni denganspirit idealisme bagi para agensi pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka denganmenggunakan pendekatan deduktif melalui metode deskriptif-interpretatif atas sebuah aliran dalamfilsafat pendidikan, idealisme. Tujuan penelitian ini adalah untuk membangun sikap idealismedemi terciptanya iklim pendidikan yang murni dan bebas kepentingan. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa sikap idealisme bagi para agensi pendidikan sangat diperlukan dalammenciptakan lingkungan pendidikan yang ideal. Langkah-langkah yang diperlukan yaitu dengancara memisahkan antara kepentingan pribadi dan kelompok agar pendidikan dapat sampai padatujuan akhirnya yaitu melahirkan insan kamil, pribadi yang unggul yang berkarakter denganmenjunjung tinggi nilai integritas.Kata Kunci: Pendidikan, idealisme, filsafat.
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM ISLAM Hanafi Hanafi
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kesantunan berbahasa dalam Al-Quran,(2) mendeskripsikan kesantunan berbahasa dalam kalangan remaja, dan (3) mendeskripsikankesantunan berbahasa dalam kalangan siswa. Fokus penelitian ini adalah kesantunan berbahasadalam Islam yang dirinci menjadi tiga subfokus, yaitu (1) kesantunan berbahasa dalam Al-Quran,(2) kesantunan berbahasa dalam kalangan remaja, dan (3) kesantunan berbahasa dalam kalangansiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif kajian pustaka. Data penelitian ini adalah teoridan konsep tentang sopan santun, kesantunan berbahasa, dan pragmatik. Sumber data penelitianini adalah buku, makalah, jurnal, dan artikel, serta laporan hasil penelitian yang relevan. Kesimpulanpenelitian ini adalah bahwa cara pengungkapan bahasa yang baik dalam Islam sejalan denganpengertian berbahasa santun, bahkan memperluas dan mengembangkannya secara operasionalsehingga bahasa santun yang bersifat normatif dapat dipelajari dan dilaksanakan karena karakteristiknyasangat jelas. Oleh karena itu, agar kesantunan berbahasa dalam Islam ini membudayadalam kalangan masyarakat, maka harus dibiasakan sejak mereka masih remaja dan masih menjadisiswa di sekolah.Kata Kunci: Sopan Santun, Kesantunan Berbahasa, dan Pragmatik.
KONTRIBUSI PENDIDIKAN KARAKTER TERHADAP PEMBANGUNAN KARAKTER BANGSA Jakaria Jakaria
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter dewasa ini, telah menjadi perhatian banyak pihak, mengingat banyaknyafenomena social dalam kurun waktu sekarang ini sangat memperihatinkan. hal ini ini kita bisa lihatdari sumber media, tontonan tindakan kekerasan, kerusuhan dan dekadensi moral telah menjadisuguhan setiap hari bahkan dari hari ke hari kuantitas jumlah kasus semakin tak terbendung. olehkarena itu pendidikan karakter dapat dianggap sebagai salah satu solusi untuk mengurangiproblematika bangsa saat ini, untuk menjadi bangsa yang lebih baik, sehingga nantinya lahirgenerasi bangsa yang tumbuh berkembang dengan karakter yang bernafas nilai-nilai luhur bangsaserta agama.Kata kunci: Pendidikan Karakter, Generasi Bangsa, Pembangunan.
EMOSI, MOTIVASI DALAM PEMBELAJARAN DAN KINERJA Lukman Nulhakim
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses belajar setiap siswa harus mempunyai suatu tujuan yang harus dicapaididalamnya, baik tujuan pendek maupun tujuan jangka penjang yang dapat membuat diri merekamempunyai suatu perubahan yang terjadi setelah mereka mengikuti sebuah proses pendidikanyang diberikan oleh guru. Emosi dan motivasi merupakan dua hal yang selalu beririringan dalampembelajaran. Seorang guru selayaknya memberikan sebuah dorongan yang dapat memberikanmotivasi dan menjaga emosi terhadap diri mereka untuk meningkatkan prestasi belajar. Doronganyang seharusnya diberikan oleh seorang guru tidak akan dapat merubah sikap/perilaku individu,karena semuanya akan mempunyai suatu hubungan yang dapat memberikan satu nilai tambahdalam meningkatkan prestasi belajar. Dalam meningkatkan prestasi belajar siswa, seorang gurumempunyai andil didalamnya yang mana memberikan suatu arahan untuk dapat meningkatkanprestasi belajar siswa. Salah satu bentuk untuk meningkatkan prestasi belajar yaitu denganmemberikan motivasi belajar kepada siswa. Dengan adanya motivasi belajar yang diberikan kepadasiswa dapat untuk meningkatkan prestasi mereka di sekolah. Motvasi belajar ini diberikan berupainformasi yang dapat memberikan suatu nilai positif dalam meningkatkan prestasi belajar danmeningkatkan kinerja bagi siswa. Bagi siswa mempunyai suatu motivasi prestasi dalam belajarakan membangun suatu aktivitas yang positf, disini akan diberikan suatu informasi mengenaibagaimana meningkatkan motivasi dalam belajar yang akan lebih meningkatkan kinerja siswa danstrategi peningkatan kinerja.Kata kunci: Emosi, motivasi, pembelajaran dalam kinerja
PROGRESIVITAS ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN Abdurohim Abdurohim
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, kemajuan IPTEK sudah sedemikian mutakhir, tidak sekedar hadir di hadapanmanusia melainkan manunggal dan menjadi substansi dalam berbagai kehidupan. Di sisi lain,posisi penting tersebut menyebabkan IPTEK menjadi “pedang bermata dua”. Satu mata untukmanfaat dan satu mata untuk mudarat. Kemadaratan IPTEK berkisar pada tema kemerosotanmoral(dekadensi), kerusakan pada ekologi alam semesta(dekonstruksi), dan pengingkaran terhadapkekuasaan dan kebesaran Tuhan (denialisasi). Hal inilah yang harus menjadi perhatian manusia,khususnya para ilmuwan yang senantiasa menggembosi progresivitas lPTEK. Lalu, bagaimana Al-Qur’an sebagai sumber kajian dan ide-ide ilmiah menengarai permasalah-an ini? Selanjutnyaakan dibahas permasalahan tersebut dengan sistematika uraian sebagai berikut: Pertama, Konsepsimanusia sebagai khalifah di muka bumi. Kedua, Al-Qur’an sebagai sumber ide-ide ilmiah. Ketiga,Hakikat ilmu pengetahuan dan teknologi bagi manusia, dan keempat, Pesan nilai Al-Quran terhadapprogresivitas ilmu pengetahuan dan teknologi. Wacana tersebut dipandang penting diangkat kepermukaan, sebagai sebuah pencerahan (renaisans) pemahaman kepada manusia tentang lajuprogresif ilmu pengetahuan dan teknologi. Sehingga akan diperoleh pe-mahaman, bahwaprogresivitas ilmu pengetahuan dan teknologi yang benar adalah yang tidak ber-tentangan dengannilai-nilai Al-Qur’an. Hakikat ilmu pengetahuan dan teknologi pun dipahami sebagai bukti kekuasaandan kebesaran Allah (Q.S. 65: 12); sebagai sarana kesejahteraan manusia (Q.S. 45: 13); sebagaitanda rasa syukur terhadap nikmat yang diberikan Allah (Q.S. 16: 78), dan sebagai jembatan menujukehidupan yang abadi (akhirat) (Q-S. 6: 32). Dengan demikian, progresivitas IPTEK yang dilakukanmanusia, tidak akan menimbulkan kerusakan pada alam, tidak melanggar hukum Allah, dan tidakmelenakan manusia sehingga melupakan kehidupan akhirat.Kata kunci: Progresivitas, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Al-Qur’an.
PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI REVITALISASI KADER POSYANDU DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT Restu Wigati; Abdurohim Abdurohim
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan merupakan hak asasi setiap manusia, sumber daya manusia yang sehat sertaberkualitas merupakan modal utama. Upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatanmasyarakat yang terjangkau melalui pemberdayaan masyarakat dalam bentuk UKBM (Upaya KesehatanBersumber daya Masyarakat) adalah melalui posyandu yang pengelolaannya adalah dari,oleh, untuk dan bersama masyarakat. Upaya peningkatan peran dan fungsi posyandu bukan sematamatatanggung jawab pemerintah saja, namun semua komponen yang ada di masyarakat, termasukkader sebagai penggerak masyarakat. Minimnya fungsi posyandu maka diupayakan suatu bentukRevitalisasi Posyandu dalam mengurangi status gizi serta kesehatan ibu dan balita. Dasar pemikirandalam penelitian bahwa dalam meningkatkan fungsi serta kinerja posyandu sebagai bentuk revitlisasidi antaranya melalui kinerja kader posyandu berdasarkan beberapa variabel, di antaranya berdasarkankeaktifan kader posyandu, pengetahuan kader, latar belakang pendidikan, usia kader sertamotivasi kader. Metodologi yang digunakan adalah metode deskritif kuantitatif dengan instrumenpenelitian terdiri dari beberapa daftar pertanyaan (kuesioner). Pengolahan data menggunakananalisis statistik parametris melalui pengujian t-test terhadap 20 (duapuluh) responden yaitu kaderposyandu di Kelurahan Lebakgede Kecamatan Pulomerak Kota Cilegon. Hasil penelitian menunjukan55% kader posyandu berlatar belakang pendidikan menengah dengan usia produktif 25sampai 29 tahun. Uji statistik menggunakan t-test dengan nilai t hit 1.684 dan 0.560 berturut turutmenyatakan bahwa kader posyandu aktif dan memiliki motivasi yang baik sebagai kader posyandu.Pengetahuan kader terkategori cukup perlu upayakan tindak lanjut dalam bentuk pelatihan, pendampinganteknis oleh tenaga professional sebagai bentuk penyempurnan kader posyandu yanglebih baik.Kata kunci: Kader Posyandu, Kesehatan Masyarakat, Revitalisasi Berbasis Karakter
PENGARUH PROFESIONALISME GURU DAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Studi di SMPN 2 Mancak Kabupaten Serang) Firda Yuliarda; Anis Fauzi
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya Kreativitas siswa dalam proses pembelajaran dapat mengakibatkan prosesmengajar menjadi kurang optimal, sehingga materi yang diajarkan atau disajikan menjadi tidaktuntas dan hasil belajar akan menurun. Faktor penyebab rendahnya hasil belajar siswa adalahprofesionalisme guru dan kreativitas belajar siswa. Guru yang profesional mampu menumbuhkanmental siswa dalam belajar. Sehingga seorang guru yang profesional mampu menunjukan kebutuhandasar (tujuan) dari belajar yang pada akhirnya dapat menumbuhkan atau mendorong siswadalammencapai keinginan Atau tujuan dean cita-cita. Permasalah pokok dalam penelitian ini adalahbagaimana pengaruh profesionalisme guru dan kreativitas Belajar siswa terhadap hasil belajarpada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Kelas IX SMPN 2 Mancak? Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui pengaruh profesionalisme guru dan kreativitas Belajar siswa terhadap hasil belajarpelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 2 Mancak. Metode penelitian yang digunakanadalah metode kuantitatif, dengan profesionalisme guru dan kreativitas belajar siswa sebagaivariabel independen serta hasil belajar sebagai variabel dependen. Teknik pengumplan datanyaberbentuk angket, dokumentasi, wawancara, dan observasi. Dari hasil uji hipotesis menunjukanbahwa ada pengaruh profesinalisme guru dan kreativitas belajar terhadap hasil belajar PAI sebesar0,753 yang termasuk dalam katagori tinggi. Sedangkan kontribusi pengaruh profesionalisme gurudan kreativitas belajar terhadap hasil belajar sebesar 56,7%.Kata Kunci: Profesionalisme Guru, Kreativitas Belajar Sswa, dan Hasil Belajar PAI
MEMBANGUN PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH YAYASAN AL-BANTANI Siti Muhibah Siti Muhibah
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak sertaperadaban bahasa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Sesuaidengan pernyataan tersebut yang termaktub pada UU Sisdiknas No, 20 tahun 2003, semua warganegara wajib untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Pada perkembangannya, membangunpendidikan harus dapat membentuk karakter yang baik untuk mencapai cita-cita bangsa. Padapenelitian ini didapatkan pandangan bahwa keharusan berkesinambungan mengarah pada konsepmengetahui, mencintai dan melakukan (knowing the good, loving the good, and acting the good,)maka Pembentukan karakter dapat diibaratkan sebagai pembentukan seseorang menjadi bodybuilder (binaragawan) yang memerlukan “latihan otot-otot akhlak” secara terus-menerus agarmenjadi kokoh dan kuat. Penerapan pendidikan karakter juga harus berkesinambungan secaraterus menerus yaitu mengetahui, mencintai dan melakukan (knowing the good, loving the good,and acting the good,). Dalam pendidikan karakter harus ada kerjasama antara pihak sekolah danorang tua sehingga akan lebih mempermudah dalam proses penerapan pendidikan karakterkepada peserta didik.Kata kunci: pendidikan nasional, karakter, sisdiknas
MELATIH KETERAMPILAN BERBICARA DALAM PENGEMBANGAN RANAH SIKAP PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS TEKS Diana Tustiantina
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan ilmiah untuk belajar bahasa memerlukan peserta didik atau siswa untuk aktif belajardan memiliki kompetensi bahasa. Kompetensi bahasa melibatkan kemampuan empat berbahasa,yaitu mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Dari empat keterampilan ini, terutamaketerampilan berbicara diperlukan selama proses belajar bahasa Indonesia dengan menggunakanpendekatan ilmiah. Kegiatan atau langkah-langkah pembelajaran ilmiah membutuhkanbanyak peserta didik melakukan beberapa kegiatan, seperti mengamati, bertanya, penalaran,mencoba, dan mengomunikasikan hasil pembelajaran. Kegiatan ini, keterampilan berbicara lebihdibutuhkan dari keterampilan lainnya. Berkaitan dengan pembelajaran bahasa Indonesia,pendekatan ilmiah dapat diartikan sebagai suatu pendekatan empiris yang dilakukan secarasistematis, terkontrol, dan kritis, yang dimulai dari pengamatan, mempertanyakan, mengumpulkandata dan informasi, menganalisis, menghubungkan ke tahap presentasi/pelaporan. Hal ini menggarisbawahibahwa guru harus memotivasi para siswa untuk memiliki keterampilan berbicara.Pembelajaran ini berfokus pada bagaimana guru dapat mengonsep dan mengolah keterampilanberbicara siswa. Salah satu keberhasilan pembelajaran bahasa berdasarkan pendekatan ilmiahadalah bagaimana peserta didik dapat mengomunikasikan hasil dari proses kegiatan belajar. Penelitianini mencoba menggambarkan bagaimana mengembangkan dan merancang keterampilanberbicara dalam pembelajaran bahasa Indonesia berdasarkan pendekatan ilmiah. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa keterampilan ber-bicara merupakan salah satu prioritas dalam pembelajaranpada kurikulum 2013.Kata kunci: Keterampilan Berbicara, Belajar Bahasa Indonesia, dan Pendekatan Ilmiah).
PENGARUH KOMPETENSI PAEDAGOGIK GURU PAI DAN SARANA PRASARANA TERHADAP MUTU PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Studi di SDIT Ibadurrahman) Wardatul Ilmiah
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetensi paedagogik guru PAI adalah sejumlah kemampuan guru dalam menguasai,mengelola dan mengevaluasi peserta didik dalam proses belajar mengajar sehingga menghasilkankualitas pembelajaran yang baik di kelas. Guru yang berkompeten di bidangnya akan menghasilkanmutu pembelajaran yang baik dalam proses belajar mengajar. Sarana prasarana adalah segalasesuatu yang menunjang kegiatan pembelajaran. Sarana pembelajaran PAI yang digunakan diSDIT Ibadurrahman sangat bervariatif mulai dari masjid sebagai laboraturium pendidikan agamaIslam, handbook siswa sebagai buku kontrol hapalan Al-Qur’an, Hadist, ibadah Yaumiyah di rumahserta Al-Ma’surat yang harus dikuasai oleh setiap peserta didik di jenjangnya masing-masing. Bukanhanya itu, flashdisk sebagai media audio juga diberikan sekolah untuk menunjang keberhasilanpembelajaran PAI di SDIT Ibadurrahman. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui bagaimanapengaruh kompetensi pedagogik guru PAI terhadap mutu pembelajaran pai di SDIT IbadurrahmanCiruas Serang (2) untuk mengetahui bagaimana pengaruh sarana prasarana terhadap mutupembelajaran PAI di SDIT Ibadurrahman (3) untuk mengetahui bagaimana pengaruh kompetensipaedagogik guru PAI dan sarana prasarana terhadap mutu pembelajaran PAI di SDIT Ibadurrahman.Hasil dari analisa data tersebut dan setelah dikorelasikan ternyata dapat diketahui bahwa diperolehr, x, y, sebesar 0,897 pada taraf signifikan 5% dengan sampel sebanyak 80 responden. Hal ini menunjukanpengaruh yang tinggi. Sedangkan kontribusi atau sumbangan secara simultan variabelkompetensi paedagogik guru PAI dan sarana prasarana terhadap mutu pembelajaran PAI adalah80,5% sedangkan 19,5% ditentukan oleh variabel yang lain.Kata kunci: PAI, Mutu Pembelajaran, SDIT.

Page 1 of 1 | Total Record : 10