cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus)
ISSN : 25411462     EISSN : 25491717     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) publishes the research relate to the development of social studies and Overseas Education as a form of intellectual property. This journal is published 2 times a year in February and August.
Arjuna Subject : -
Articles 179 Documents
PENGARUH DIMENSI SELF DIRECTED LEARNING (SDL) TERHADAP KETAHANAN FISIK KELUARGA WANITA KARIER DI KOTA TASIKMALAYA Lesi Oktiwanti, Siti Mariam, Lulu Yuliani, Lilis Karwati Dede Nurul Qomariah
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v5i1.8090

Abstract

PENGARUH DIMENSI SELF DIRECTED LEARNING (SDL) TERHADAP KETAHANAN FISIK KELUARGA WANITA KARIER DI KOTA TASIKMALAYA 1)Lesi Oktiwanti,2)Siti Mariam, 3)Lulu Yuliani, 4)Lilis Karwati, 5)Dede Nurul Qomariah 1,2,3,4,5Jurusan Pendidikan Masyarakat, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi 1)lesioktiwanti@unsil.ac.id, 2)mariammarzha@gmail.com, 3)luluyuliani@unsil.ac.id, 4)liliskarwati@unsil.ac.id, 5)dnurul@unsil.ac.id ABSTRAK The self-directed learning process undertaken by career women includes planning, setting goals and implementing self-directed learning to maintain the physical resilience of the family. The purpose of this study was to determine the effect of the dimensions of Self Directed Learning (SDL), namely the dimensions of the person, process and context on the physical resilience of career women families. The variables in this study consisted of independent variables namely the person dimension (X1), the process dimension (X2) and the context dimension (X3), and the dependent variable was the physical resilience of the family (Y). The research method used was descriptive analysis with data collection techniques using a questionnaire to 100 career women as samples with 4,024 populations (ɛ 10%) spread over ten subdistricts in Tasikmalaya City. The analysis technique used in this study is multiple regression analysis techniques with three predictors. Hypothesis testing uses simultaneous or joint F tests and partial t tests or individually between variables and looks for the value of the coefficient of determination using R square. The results of this study indicate that the dimension of Self Directed Learning (SDL) simultaneously influences and significantly affects the physical resilience of the families of career women in the City of Tasikmalaya by 36.5%. Partially the most influential dimension on the physical resilience of a career woman's family is the context dimension. Keywords: Family Physical Resilience, Self Directed Learning, Career Women.
PENYULUHAN BINA KELUARGA BALITA TENTANG PENDIDIKAN KELUARGA DI UPTD PPKB JUNTINYUAT, INDRAMAYU Tika Istigfarin; Dayat Hidayat; Dadang Danugiri
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v6i2.12892

Abstract

PENYULUHAN BINA KELUARGA BALITA TENTANG PENDIDIKAN KELUARGA DI UPTD PPKB JUNTINYUAT, INDRAMAYU1Tika Istigfarin, 2Dayat Hidayat, 3Dadang Danugiri1,2,3 Program Studi Pendidkan Luar Sekolah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Singaperbangsa Karawang1tikaistigfarin@gmail.com, 2dayathidayat194@yahoo.com, 3danugiridadang@gmail.comABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Proses penyuluhan Bina Keluarga Balita tentang Pendidikan Keluarga di UPTD PPKB Juntinyuat. (2) Partisipasi masyarakat dalam mengikuti penyuluhan Bina Keluarga Balita (BKB). Narasumber dari penelitian ini diantanya adalah Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), kader dan ibu balita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik dan alat pengumpulan data yang peneliti gunakan yaitu dengan meggunakan teknik observasi partisipan, observasi tidak terstruktur dan observasi kelompok, peneliti juga melakukan wawancara mendalam, dan untuk melengkapi data penelitian, peneliti melakukan studi dokumentasi. Tahap penelitian yang dilakukan yaitu tahap pra lapangan, tahap lapangan, dan tahap analisis data. Teknik analisis data yang peneliti gunakan yaitu dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan verifikasi data. Sehingga hasil penelitian menjelaskan bahwa: (1) proses penyuluhan Bina Keluarga Balita (BKB) tentang pendidikan keluarga mencakup: latar belakang pentingnya program penyuluhan BKB tentang Pendidkkan Keluarga, tujuan dari program penyuluhan, langkah langkah atau proses pelaksanaan penyuluhan, materi atau bahan ajar saat penyuluhan, media ajar yang digunakan saat penyuluhan, dan teknis evaluasi program penyuluahn. (2) Partisipasi masyarakat dalam mengikuti kegiatan penyuluhan mencakup: Partisipasi ibu balita dalam mengikuti kegiatan penyuluhan, motivasi ibu balita dalam mengikuti kegiatan penyuluhan, respon dari ibu balita terhadap kegiatan penyuluhan, dan perkembangan ibu balita setelah mengikuti kegiatan penyuluhan.Kata Kunci: Penyuluhan, Bina Keluarga Balita, Pendidikan Keluarga
IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBINAAN KEPRIBADIAN DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN SOSIAL PADA ANAK BINAAN DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA) KELAS 1 KOTA TANGERANG Azizah Nurgita Ramadhan; Sholih Sholih; Herlina Siregar
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v4i2.7306

Abstract

IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBINAAN KEPRIBADIAN DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN SOSIAL PADA ANAK BINAAN DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA) KELAS 1 KOTA TANGERANG Azizah Nurgita Ramadhan, Sholih, Herlina SiregarPendidikan Non Formal Fakultas Keguguran Dan Ilmu PendidikanUniversitas Sultan Ageng Tirtayasa azizahnurgita@gmail.com, sholih@untirta.ac.id, herlina.siregar@untirta.ac.id  ABSTRAKPenelitian ini mengenai proses program pembinaan kepribadian dalam meningkatkan kemandirian social pada anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas 1 Kota Tangerang. Kondisi anak binaan di lembaga pembinaan khusus anak yang kurang disiplin terhadap petugas, serta tenaga pengajar di lembaga pembinaan khusus anak kelas 1 kota tangerang ini mengalami kesulitan. Tujuan penelitian yaitu 1) implementasi program pembinaan kepribadian dalam meningkatkan kemandirian sosial pada anak binaan di lembaga pembinaan khusus anak kelas 1 Kota Tangerang, 2) Hasil program pembinaan kepribadian dalam meningkatkan kemandirian sosial pada anak binaan di lembaga pembinaan khusus anak kelas 1 Kota Tangerang, 3) faktor pendukung dan  faktor penghambat program pembinaan kepribadian dalam meningkatkan kemandirian sosial pada anak binaan di lembaga pembinaan khusus anak kelas 1 Kota Tangerang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif,  dengan cara data yang diperoleh menggukan tehnik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini  berjumlah 5 orang yang terdiri dari 2 petugas Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan 3 orang anak binaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program pembinaan kepribadian dalam meningkatkan kemandirian sosial pada anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas 1 Kota Tangerang telah berjalan dengan baik, namun masih perlu ada yang diperbaiki. 1) implementasi program pembinaan kepribadian dalam meningkatkan kemandirian sosial telah menunjukkan kriteria  tujuan, sasaran, kegiatan dan identifikasi. 2) Hasil program pembinaan kepribadian dalam meningkatkan kemandirian sosail menunjukkan bahwa 3 indikator yaitu pengetahuan, sikap dan keterampilan sesuai dengan baik yang dilaksanakan di LPKA 3) faktor pendukung dan penghambat program pembinaan kepribadian dalam meningkatkan kemadirian sosial menunjukkan bahwa faktor pendukung motivasi, sarana dan prasana yang sudah memadai dalam implemntasi program pembinaan, faktor penghambat dari indikator yaitu sumber daya manusia belum sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.Kata Kunci: Pembinaan. Kepribadian, Meningkatkan Kemandirian Sosial, Anak Binaan
PROSES PELATIHAN BAHASA KOREA PADA LEMBAGA PELATIHAN KERJA SWASTA KOREANINDO PULOKULON Diana Wahyu Kartikawati, Joko Sutarto & Bagus Kisworo
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v4i1.6274

Abstract

PROSES PELATIHAN BAHASA KOREA PADA LEMBAGA PELATIHAN KERJA SWASTA KOREANINDO PULOKULONDiana Wahyu Kartikawati, Joko Sutarto, Bagus KisworoJurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu PendidikanUniversitas Negeri Semarangdianawahyu95@gmail.comjokotarto@mail.unnes.ac.idbagus.kisworo@mail.unnes.ac.id ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) proses pelatihan bahasa Korea di LPKS Koreanindo Pulokulon, dan 2) faktor-faktor yang mempengaruhi pelatihan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawacara, observasi dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Teknik analisis data dalam penelitian adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah 1) proses pelatihan bahasa Korea di LPKS Koreanindo Pulokulon: bertujuan membantu masyarakat yang ingin bekerja di Korea dengan pembekalan bahasa dan budaya Korea sehingga dapat lulus ujian EPS-Topik dan bekerja di Korea. Pelatihan berlangsung selama ± 4 bulan. Materi pelatihan yaitu materi dari modul dan teks book. Metode yang digunakan disesuaikan dengan materi yang disampaikan. Media yang digunakan mendukung proses pelatihan. Evaluasi dilakukan menggunakan evaluasi sumatif dan evaluasi formatif. 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi proses pelatihan yaitu hambatan pelatihan, motivasi warga belajar, kualitas tutor/instruktur, lingkungan belajar, dan suasana kelas. Kata Kunci: Proses, Pelatihan, Bahasa
DESKRIPSI KARAKTERISTIK MASYARAKAT NELAYAN DESA TANGGUL KEC. KARANGANTU KABUPATEN SERANG Ino Sutisno Rawita; Dadan Darmawan; Herlina Siregar
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v6i2.12898

Abstract

DESKRIPSI KARAKTERISTIK MASYARAKAT NELAYANDESA TANGGUL KEC. KARANGANTU KABUPATEN SERANG1Ino S Rawita, 2Dadan Darmawan, 3Herlina Siregar1,2,3 Pendidikan Non FormalUniversitas Sultan Ageng Tirtyasa1ino_rawita@yahoo.co.id, 2dadan.darmawawan@untirta.ac.id, 3herlina.siregar@untirta.ac.id  ABSTRAKKondisi masyarakat nelayan atau masyarakat pesisir merupakan kelompok masyarakat yang relatif tertinggal secara ekonomi, sosial (khususnya dalam hal akses pendidikan dan layanan kesehatan), dan kultural dibandingkan dengan kelompok masyarakat lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tentang karakteristik masyarakat nelayan di Desa Tanggul Kec. Karangantu Kabupaten Serang. Pendekatan dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dan informasi dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan responden adalah nelayan sebanyak 8 orang. Hasil penelitian menggambarkan bahwa masyarakat nelayan di desa tanggul memiliki karakteristik dari aspek pekerjaan mayoritas sebagai nelayan yang mengandalkan kehidupannya dari hasil nelayan. Masyarakat nelayan di desa tangguk dikategorikan sebagai masyarakat keluarga miskin yang mana pendapatannya yang digunakan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.Kata kunci : Karakteristik, Masyarakat Nelayan
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM KEBERHASILAN PROGRAM PAUD YANG TERINTREGRASI DENGAN POSYANDU Aulia Abid Mahardika, Fakhruddin, Tri Suminar
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v3i2.4894

Abstract

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM KEBERHASILAN PROGRAM PAUD YANG TERINTREGRASI DENGAN POSYANDU Aulia Abid Mahardika, Fakhruddin, Tri SuminarJurusan Pendidikan Luar Sekolah FIP Universitas Negeri SemarangSemarang 50229, IndonesiaEmail: abidmahardika11@gmail.comfakhruddin@mail.unnes.ac.idtri.suminar@mail.unnes.ac.id AbstrakPenelitian ini bertujuan; Mendeskripsikan bentuk-bentuk partisipasi masyarakat dalam keberhasilan progam PAUD yang terintegrasi dengan posyandu, Mendeskripsikan faktor-faktor apakah yang mendukung dan yang menghambat partisipasi masyarakat dalam keberhasilan progam PAUD yang terintegrasi dengan posyandu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dpcumentasi sebagai pengumpulan data, dengan subyek penelitian terdiri dari  orang tua wali murid, pendidik PAUD,  pengelola PAUD,  petugas posyandu dan kader posyandu, Tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukan bahwa keberhasilan program PAUD yang terintegrasi dengan Posyandu, karena adanya partisipasi orang tua/wali murid, masyarakat, dan pemerintah baik dalam bentuk partisipasi finansial, material, akademik, kultural, evaluatif. Faktor penghambat partispasi masyarakat yaitu; sikap apatisme, rendahnya kepercayaan masyarakat, pandangan masyarakat. Faktor pendukung pola pikir masyarakat, pendidikan, akreditasi, sosialisasi tentang pentingnya pendidikan, persepsi terhadap pendidikan.  Kata Kunci : Partisipasi Masyarakat, Paud & Posyandu
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI SIBLING RIVALRY PADA ANAK USIA DINI DI KB TK TUNAS MULIA BANGSA SEMARANG Safira Kharisma Putri Emmy Budiartati
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v5i1.8096

Abstract

UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI SIBLING RIVALRY PADA ANAK USIA DINI DI KB TK TUNAS MULIA BANGSA SEMARANG 1Safira Kharisma Putri, 2Emmy Budiartati 12Jurusan Pendidikan Luar Sekolah FIP Universitas Negeri Semarang 1safirakharisma@gmail.com 2 emmy.budiartati@gmail.ac.id ABSTRAKTujuan penelitian ini mendeskripsikan upaya orangtua dalam mengatasi sibling rivalry pada anak usia dini di KB TK Tunas Mulia Bangsa Semarang. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 1 kepala sekolah, 6 orang tua yang memiliki anak usia dini bersekolah di KB TK Tunas Mulia Bangsa. Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi metode dan triangulasi teori. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku sibling rivalry disebabkan oleh 6 faktor yaitu sikap orang tua, urutan kelahiran, jenis kelamin, jumlah saudara, jarak usia, pengaruh dari luar; upaya orang tua dalam mengatasi sibling rivalry pada anak adalah dengan memberikan pemahaman dan pengertian kepada anak agar anak tidak merasa cemburu.Kata Kunci: Orang Tua, Sibling Rivalry, Anak Usia Dini
MANAJEMEN TAMAN BACAAN MASYARAKAT (TBM) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN BUDAYA LITERASI Sari Rahayu; Fakhruddin Fakhruddin
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v4i2.7312

Abstract

MANAJEMEN TAMAN BACAAN MASYARAKAT (TBM) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN BUDAYA LITERASI  Sari Rahayu, FakhruddinJurusan Pendidikan Luar SekolahUniversitas Negeri Semarang sarirahayu2014@gmail.com, fakhruddin@mail.unnes.ac.id ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah Mendeskripsikan: Manajemen TBM Mentari Ceria sebagai upaya meningkatkan budaya literasi. Keterlibatan masyarakat. Kendala yang terjadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Subyek penelitian terdiri dari 1 orang pengelola TBM Mentari Ceria, 1 orang kepala PKBM MENTARI, 4 masyarakat sebagai pengunjung dan 2 orang informan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Manajemen TBM Mentari Ceria berawal dari proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi. Pengelola TBM Mentari Ceria melakukan upaya pelibatan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan motivasi. Kendala yang dialami dalam penyelenggaraan TBM Mentari Ceria terdiri dari kendala teknis dan nonteknis. Kata Kunci: Budaya Literasi; Manajemen; Taman Bacaan Masyarakat,
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SENTRA DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK DI PAUD AZ-ZAHRA ISLAMIC SCHOOL DI KP.SAWAH DESA LENGKONG KULON KECAMATAN PAGEDANGAN KABUPATEN TANGERANG Via Andiyani, Sudadio & Romli Ardie
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v4i1.6279

Abstract

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SENTRA DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK DI PAUD AZ-ZAHRA ISLAMIC SCHOOL DI KP.SAWAH DESA LENGKONG KULON KECAMATAN PAGEDANGAN KABUPATEN TANGERANG UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASAFAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANPENDIDIKAN LUAR SEKOLAH Via Andiyani, Sudadio, Romli Ardieviaandiyanipnf@gmail.com, Dr.dio@untirta.ac.id, ardietea@untirta.ac.id  ABSTRAK Model pembelajaran sentra yaitu merupakan model pendekatan yang mengharapkan guru untuk dapat membaca tahapan-tahapan perkembangan anak yang sesuai dengan kemampuannya. Model pembelajaran sentra ini lebih menekankan pada bermain daripada belajar. Berkaitan dengan hal tersebut, maka menarik bagi peneliti utuk melakukan penelitian yang berkaitan dengan : 1) Bagaimana penerapan model pembelajaran sentra dalam meningkatkan perkembangan motorik anak di PAUD Az-Zahra Islamic School. 2) Bagaimana hasil pembelajaran penerapan model pembelajaran sentra dalam meningkatkan perkembangan motorik anak di PAUD Az-Zahra Islamic School. 3) Apa saja  faktor pendukung dan penghambat model pembelajaran sentra dalam meningkatkan perkembangan motorik anak di PAUD Az-Zahra Islamic School. Bila dilihat dari analisis dan jenis datanya, maka penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, tutor, orang tua wali murid dan peserta didik PAUD Az-Zahra yang terdiri dari 9 orang. Langkah pengumpulan data yaitu orientasi, eksplorasi dan member check. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengolahan data yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa : 1) Penerapan model pembelajaran sentra di PAUD Az-Zahra dapat berjalan dengan cukup baik dimulai dari persiapan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi dan tindak lanjut. 2) Hasil pembelajaran penerapan model pembelajaran sentra dalam meningkatkan perkembangan motorik anak ini sudah cukup meningkat dan berkembang seperti motorik kasar dan halus anak sudah meningkat, kemauan belajar mandiri anak sudah berkembang dengan baik dan sosialisasi anak pun ada perkembangan. 3) Faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan model pembelajaran sentra. Faktor pendukung yaitu kompetensi tutor, motivasi peserta didik, sarana prasarana, dukungan orang tua wali murid, sedangkan faktor penghambat yaitu penyesuaian peserta didik dan ruang yang tidak memadai. Kata kunci : model pembelajaran sentra, hasil pembelajaran
KECAKAPAN HIDUP SANTRI SETELAH MENGIKUTI PEMBELAJARAN BERBASIS WIRAUSAHA DI PONDOK PESANTREN KABUPATEN PANDEGLANG Ika Rizqi Meilya
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v3i2.4993

Abstract

KECAKAPAN HIDUP SANTRI SETELAH MENGIKUTI PEMBELAJARAN BERBASIS WIRAUSAHA DI PONDOK PESANTREN KABUPATEN PANDEGLANG  Ika Rizqi Meilya, ika.rizqi@untirta.ac.idJurusan Pendidikan Luar Sekolah FKIP Untirta ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecakapan hidup santri setelah mengikuti pembelajaran berbasis wirausaha di Pondok Pesantren Kabupaten Pandeglang. Adapun teknik dan pedoman pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi, serta mengumpulkan data-data serta fakta-fakta yang terjadi dengan tambahan referensi dari beberapa buku yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas. Pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive dan snowbaal kepada pengelola, kyai, tenaga pengajar dan santri di pondok pesantren  Kabupaten Pandeglang. Adapun hasil penelitian ini adalah kecakapan hidup yang dimiliki santri setelah mengikuti pembelajaran berbasis wirausaha di pondok pesantren Kabupaten Pandeglang antara lain: a) kecakapan akademikk; b) kecakapan sosial; c) kecakapan personal; dan d) kecakapan vokasional. Kecakapan akademik yang diperoleh santri di pondok pesantren yaitu kemampuan santri dalam memahami kitab kuning,  kemampuan santri dalam berbahasa Arab & Inggris sebagai alat berkomunikasi. Sedangkan kecakapan social yang dimiliki sanri di Kabupaten Pandeglang antara lain kemampuan berkomunikasi lisan, berkomunikasi tertulis, dan bekerja sama. Untuk komunikasi personal santri di Kabupaten Pandeglang memiliki kemampuan untuk melihat potret dirinya sendiri dalam lingkungan keluarga, kebiasannya, kegemarannya, kemampuan menggali informasi, mengolah informasi, dan mengambil keputusan secara cerdas, serta mampu memecahkan masalah secara tepat dan baik. Terakhir kemampuan vokasional, santri di Kabupaten Pandeglang memiliki kemampuan berupa keterampilan pelatihan menjahit dan tata boga, tujuannya agar para santri bisa memanfaatkan dan mengembangkan keterampilan tersebut untuk membuka usaha dalam memenuhi kehidupannya. Saran dalam penelitian ini kemampuan kecakapan hidup santri di pondok pesantren kabupataten Pandeglang perlu adanya syahadah atau sertifikat sebagai bukti bahwa santri yang bersangkutan telah mengenyam pendidikan life skill. Selanjutnya kepada seluruh jajaran pengurus pendidikan life skill untuk menambahkan program pelatihan-pelatihan yang menitikberatkan pada pemanfaatan lingkungan seperti pelatihan bercocok tanam dan berkebunKata Kunci: Kecakapan Hidup, Pembelajaran Wirausaha, Pondok Pesantren

Page 10 of 18 | Total Record : 179