cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus)
ISSN : 25411462     EISSN : 25491717     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) publishes the research relate to the development of social studies and Overseas Education as a form of intellectual property. This journal is published 2 times a year in February and August.
Arjuna Subject : -
Articles 179 Documents
PENDAMPINGAN KETERAMPILAN PEREMPUAN PADA PELATIHAN PEMBUATAN HANTARAN PENGANTIN DI PKBM LUTHFILLAH KOTA PALANGKA RAYA Muhamad Affandi
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v3i2.4890

Abstract

PENDAMPINGAN KETERAMPILAN PEREMPUAN PADA PELATIHAN PEMBUATAN HANTARAN PENGANTIN DI PKBM LUTHFILLAH KOTA PALANGKA RAYA Muhamad AffandiAffandimuhamad.pls@gmail.com(Universitas Palangka Raya) ABSTRAK Konsepsi tentang pendidikan, sebagaimana tercantum pada UU. No. 20 Tahun 2003 menggolongkan pendidikan kedalam tiga subsistem, yaitu pendidikan formal. Nonformal, dan informal. Pendidikan nonformal atau yang juga disebut dengan pendidikan luar sekolah merupakan suatu lingkup pendidikan yang kepemilikannya terfokus pada masyarakat, menyangkut kemandirian, pendanaan, pengelolaan dan aspek-aspek lainnya, yang kegiatannya dari, oleh dan untuk masyarakat. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian program studi pendidikan luar sekolah dengan PKBM Luthfillah sebagai mitra dalam memfasilitasipara ibu rumah tangga dan remaja putri di daerah Rindang Banua sebagai sasaran di dalam pelatihan.  Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberdayakan khalayak sasaran agar memiliki pengetahuan tentang pentingnya memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang positif yang dapat mendatangkan keuntungan, dalam hal ini yaitu melalui pendampingan pelatihan membuat hantaran pengantin. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah bahwa pengetahuan, sikap dan keterampilan yang ditampilkan peserta pada sebelum dan setelah proses pendampingan. Kondisi ini menunjukan bahwa hasil pendampingan pembuatan hantaran pengantin ini benar-benar mampu memberikan wawasan pengetahuan,sikap yang efektif dan keterampilan yang optimal. Pendampingan ini juga mampu memberikan kesadaran pada para ibu dan remaja putri, bahwa pengetahuan ini dapat menjadi sumber penghasilan jika kita jeli melihatnya. Pembuatan hantaran pengantin ini dipandang sebagai salah satu upaya penguatan sosio-ekonomi peserta pelatihan yang sebelumnya tidak pernah terpikir bernilai ekonomi tinggi, dapat menjadi barang yang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi jika dilakukan dengan baik yang memungkinkan peluang bagi mereka untuk merintis usaha. Kata Kunci: Pendampingan, Keterampilan Perempuan, Pelatihan, Hantaran Pengantin
UPAYA PENGASUH PONDOK PESANTREN DALAM MEMBENTUK KEMANDIRIAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL-MUHAJIRIN KAMPUS PUSAT KABUPATEN PURWAKARTA Putri Regiana Rabawi; Sutarjo Sutarjo; Nia Hoerniasih
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v6i2.12893

Abstract

UPAYA PENGASUH PONDOK PESANTREN DALAM MEMBENTUK KEMANDIRIAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL-MUHAJIRIN KAMPUS PUSAT KABUPATEN PURWAKARTA1Putri Regiana Rabawi, 2Sutarjo, 3Nia HoerniasihProgram Sarjana Pendidikan Luar SekolahFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Univesitas Singaperbangsa Karawang, Karawang, Jawa Barat1regianaputri25@gmail.com, 2sutarjo@staff.unsika.ac.id, 3niahoerniasih@yahoo.com ABSTRAKTujuan penelitian ini mendeskripsikan bagaimana upaya, faktor pendukung dan penghambat bagi pengasuh pondok pesantren dalam membentuk kemandirian santri. Konsep Zainun Mutadin ( 2002) “Kemandirian merupakan suatu sikap yang diperoleh secara kumulatif melalui proses yang dialami seseorang dalam perkembangannya”. Metode pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi, subyek penelitian 1 orang pengelola, 2 orang pengasuh, dan 2 orang santri. Hasil penelitian terhadap upaya yang diberikan pengasuh pondok pesantren dalam membentuk kemandirian santri dengan memberikan kegiatan sesuai jadwal yang telah ditentukan dengan menggunakan metode pembiasaan, sorogan dan murojaah. Pengawasan dilakukan 24 jam di setiap kegiatan dan dibantu oleh pengurus oppal (santri yang lebih dewasa). Kegiatan ekstrakurikuler menunjang santri menjadi mandiri, Minat dan kesadaran santri cukup tinggi, pemberian motivasi oleh kyai dan pengasuh, lingkungan, sarana dan prasarana memadai.  Kesimpulan dengan upaya pengasuh dalam membentuk kemandirian santri dapat membentuk kemandirian santri. Saran agar para santri hendaknya mengikuti semua kegiatan dan tidak melanggar aturan yang telah pengasuh pondok pesantren tetapkan dan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan dengan sebaik-baiknya.Kata Kunci : Pengasuh Pondok Pesantren, Kemandirian
PENGARUH MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI BBPLK SEMARANG Sekar Anggayuh Laras; Achmad Rifai
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v4i2.7307

Abstract

PENGARUH MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI BBPLK SEMARANG Sekar Anggayuh Laras, Achmad RifaiJurusan Pendidikan Nonformal FIP Universitas Negeri Semarangsekaranggayuhlaras@gmail.com, rifaipls@mail.unnes.ac.id ABSTRAK  Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh minat dan motivasi terhadap hasil belajar peserta didik dalam mengikuti pelatihan di BBPLK Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan teknik kuisioner, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis deskriptif pada variable minat diperoleh rata-rata sebesar 77,38% berada dalam kategori tinggi dan variable motivasi sebesar 75,86% berada dalam kategori tinggi. Terdapat pengaruh yang signifikan minat belajar terhadap hasil belajar peserta didik dengan nilai simultan Motivasi belajar terhadap hasil belajar diperoleh rata-rata 75,86% berada dalam kateori tinggi. Analisis deskriptif pada variabel dari minat dan motivasi belajar terhadap hasil belajar diperoleh rata-rata 82,83%, terdapat pengaruh yang signifikan minat belajar terhadap hasil belajar peserta didik.  Kata kunci : Minat, Motivasi Belajar, Hasil Belajar
EVALUASI PROGRAM SOSIALISASI KELUARGA BERENCANA DENGAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (KB MKJP) DI KECAMATAN SIDOREJO KOTA SALATIGA Etika Resti Hapsari, Khomsun Nurhalim & Sungkowo Edy Mulyono
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v4i1.6275

Abstract

EVALUASI PROGRAM SOSIALISASI KELUARGA BERENCANA DENGAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (KB MKJP) DI KECAMATAN SIDOREJO KOTA SALATIGA Etika Resti Hapsari, Khomsun Nurhalim, Sungkowo Edy Mulyono Jurusan Pendidikan Luar Sekolah, Universitas Negeri Semarangpls113003etikaresti@gmail.comkhomsunnurhalim@mail.unnes.ac.idsungkowo.edy@mail.unnes.ac.id ABSTRAKProgram Sosialisasi KB MKJP merupakan salah satu program untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan kontrasepsi jangka panjang dan meningkatkan minat masyaraat untuk memakan MKJP. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan model evaluasi CIPP. Teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini berupa evaluasi konteks berisi tujuan dari program yaitu meningkatkan pengetahuan dan minat masyarakat menggunakan MKJP, evaluasi input berupa sumber-sumber pendukung terlaksananya program, dalam evaluasi proses menunjukan bahwa pelaksanaan program sudah sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan sebelumnya, evaluasi produk menunjukan bahwa adanya peningkatan pengetahuan dan minat masyaralat untuk menggunakan KB MKJP. Saran dalam penyelenggaraan program yaitu peningkatan keaktifan dari kader KB di setiap RW sehingga jumlah peserta dalam emngikuti kegiatan dapat dimaksimalkan. Kata Kunci: Evalusasi, Pelaksanaan, Program, Sosialisasi KB MKJP
IDENTIFIKASI PEMBIASAAN MEMBACA ANAK USIA DINI OLEH ORANG TUA DI KELURAHAN KASEMEN Herlina Siregar; Dadan Darmawan; Ratih Kusumawardani
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v6i2.12899

Abstract

IDENTIFIKASI PEMBIASAAN MEMBACA ANAK USIA DINI OLEH ORANG TUA DI KELURAHAN KASEMEN1Herlina Siregar, 2Dadan Darmawan, 3Ratih Kusumawardani1,2Pendidikan Non FormalUniversitas Sultan Ageng Tirtyasa3Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia DiniUniversitas Sultan Ageng Tirtayasa1herlina.siregar@untirta.ac.id, 2dadan.darmawawan@untirta.ac.id, 3rk.wardani@untirta.ac.idABSTRAKLangkah awal dalam mencari pengetahuan yang bisa diterapkan yaitu melalui kegiatan membaca wacana ilmu pengetahuan. Tapi yang jadi permasalahan saat ini aktivitas membaca masyarakat di Indonesia masih terbilang rendah terutama pada anak usia sekolah yang perlu pendampingan lebih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan pembiasaan membaca anak usia dini oleh orang tua di Desa Kasemen. Pendekatan dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dan informasi dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan responden adalah orang tua sebanyak 10 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembiasanaan membaca anak usia dini oleh orang tua di Desa Kasemen dilakukan diantranya dengan menyediakan bahan bacaan anak-anak seperti buku dongeng, doa-doa dan lainnya. Serta menemani anak pada saat melakukan aktivitas membaca.Kata kunci : Anak Usia Dini, Orang Tua, Pembiasaan Membaca
PROSES KEWIRAUSAHAAN DI MASYARAKAT (STUDI PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA PRODUKSI KRIPIK SINGKONG DI KELURAHAN LEDOK KECAMATAN ARGOMULYO KOTA SALATIGA) Meilina Okky Ratnaningtyas & Utsman
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v3i2.4895

Abstract

PROSES KEWIRAUSAHAAN DI MASYARAKAT(STUDI PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA PRODUKSI KRIPIK SINGKONGDI KELURAHAN LEDOK KECAMATAN ARGOMULYO KOTA SALATIGA)Oleh:Meilina Okky Ratnaningtyas & Utsmanmeilinaokky@gmail.comutsman@mail.unnes.ac.id JURUSAN PENDIDIKAN LUAR SEKOLAHFAKULTAS ILMU PENDIDIKANUNIVERSITAS NEGERI SEMARANG   ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kondisi perekonomian yang terjadi pada masyarakat dan mendiskripsikan Proses Kewirausahaan di Masyarakat.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Subjek penelitian meliputi pemilik usaha, tenaga kerjanya, Staf Kelurahan Ledok Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga dan ketua RT. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Prosedur penelitiannya meliputi: persiapan, pelaksanaan, analisis, dan penulisan laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mengatasi masalah pengangguran diantaranya adalah munculnya usaha-usaha industri rumah tangga, sehingga dapat menampung tenaga kerja. Dengan demikian, maka jiwa, semangat dan unsur-unsur kewirausahaan diharapkan muncul pada diri para pelaku usaha rumah tangga tersebut untuk bisa berwirausaha dengan baik dan dapat berkembang. Kesimpulannya adalah dengan kondisi pendapatan ekonomi warga Ledok Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga yang rendah maka muncullah usaha-usaha industri rumah tangga. Namun pelaku usaha ini belum mempunyai keterampilan untuk berusaha, maka dengan jiwa, semangat kewirausahaan pelaku usaha rumah tangga dapat menjalankan maka terjadi proses kewirausahaan. Kata Kunci:         Kewirausahaan, Masyarakat
MODEL SUPERVISI AKADEMIK CAPEK – LAPER DAPAT MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PADA GURU BINAAN GUGUS 11 KABUPATEN LEBAK Suwiyono .
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v5i1.8097

Abstract

MODEL SUPERVISI AKADEMIK CAPEK – LAPER DAPAT MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PADA GURU BINAAN GUGUS 11 KABUPATEN LEBAK  1Suwiyono 1Pengawas SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Lebak.                                 1 yon.wiyono84@gmail.com ABSTRAK Hasil analisis dan evaluasi dari  telaah dan penilaaian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ( RPP ) maupun hasil observasi proses pelaksanaan pembelajaran,beberapa Kompetensi guru pada komponen dan indikator tujuan pembelajaran dan lankah langkah pembelajaran dalam RPP masih belum memenuhi ketentuaan. Sedangkan dalam hasil Observasi kelas guru melakukan aktivitasnya tidak sesuai dengan tujuaan dan langkah langkah pemebalajaran. Model Supervisi Capek- Laper yaitu  serangkaiaan kegiatan dalam rangka membantu guru untuk mancapai tujuaan pembelajaran sesuai kurikulum dengan melihat apa yang sebenarnya terjadi di dalam kelas, apa yang sebenarnya dilakukan oleh guru dan siswa di dalam kelas, aktivitas-aktivitas mana dari keseluruhan aktivitas di dalam kelas itu yang bermakna bagi guru dan siswa, apa yang telah dilakukan oleh guru dalam mencapai tujuan akademik, apa kelebihan dan kekurangan guru dan bagaimana cara mengembangkannya. Peningkatan Kompetensi Guru pada komponen dan indikator penelitiaan di siklus 1 Peningkatan  pada tujuaan penelitiaan  baik komponen maupun indikator meningkat dengan baik. Peningkatan juga terlihat di siklus ke 2 komponen maupun indikaor penelitiaan meningkat dengan baik peningkatan itu juga terjadi dalam siklus ke 3, Peningkatan  pada tujuaan penelitiaan  baik komponen maupun indikaor dari Kompetensi Penelitiaan meningkat dengan baik  sehingga hasil penelitiaan dari sklus ke 1 maupun siklus ke2 dan dari sklus ke2 ke siklus ke3 Peningkatan Kompetensi guru  meningkat pada setiap indikator komponen, sehingga  kompetensi guru  meningkat dengan baik. Dengan peningkatan ini sehingga penelitiaan ini mampu menjawab semua masalah yang telah dirumuskan.  Penelitiaan tindakan baik dari siklus k 1, ke 2 maupun siklus ke 3 dengan skor setiap siklusnyameningkat dengan sangat baik,serta dengan hasil refleksi maupun hasil observasi catatan proses pembelajaran  semua memberikan tanggapan positif sehingga kata takut ,grogi ,ngebleng mati gaya semua menjandi nyaman tanpa beban sehingga  guru tidak takut atau waswas apabila dengar kata Supervisi Akademik.Model Supervisi Akademik Capek – Laper  yaitu Model Supervisi Akademik yang menggunakan alat bantu  CAtatan PElaKsanaan  yang di sandingkan dan dicocokan dengan LAngkah langkah PERencanaan pembelajaran. CAPEK – LAPER  ( CATATAN PELAKSAAN PEMBELAJARN DI COCOKAN DENGAN LANGKAH LANGKAH  PEMBELAJARAN DALAM  PERENCANAAN)
HUBUNGAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN PT. KRAKATAU STEEL KOTA CILEGON Aini Ridhania; Sudadio Sudadio; Ahmad Fauzi
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v4i2.7313

Abstract

HUBUNGAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN PT. KRAKATAU STEEL KOTA CILEGON Aini Ridhania, Sudadio & Ahmad FauziUniversitas Sultan Ageng Tirtayasaainirdhnn@gmail.com dr.dio@untirta.ac.id fauzipls@untirta.ac.id ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pelatihan kepemimpinan dan motivasi dalam meningkatkan kinerja karyawan PT Krakatau Steel, Kota Cilegon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Jumlah populasi penelitian ini sebanyak 112 orang karyawan yang telah mengikuti pelatihan kepelatihan dengan jumlah sampel sebanyak 53 orang dengan menggunakan bantuan rumus Slovin dengan taraf kesalahan 10%. Pemilihan Sampel menggunakan teknik Probability Sampling jenis Cluster Random Sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode angket dengan skala likert dan dokumentasi. Uji persyaratan analisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji linieritas. Metode analisis yang digunakan adalah analisis korelasi sederhana dan regresi ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Terdapat hubungan positif pelatihan kepemimpinan dalam meningkatkan kinerja karyawan. (2) Terdapat hubungan positif motivasi dalam meningkatkan kinerja karyawan. (3) Terdapat hubungan yang positif antara pelatihan kepemimpinan dan motivasi secara bersama-sama dalam meningkatkan kinerja karyawan. Sumbangan relatif yang diberikan dari masing – masing variable bebas adalah Pelatihan kepemimpinan delapan koma lima persen dan Motivasi tiga koma satu persen. Kata Kunci: hubungan, pelatihan kepemimpinan, motivasi, kinerja karyawan.
PERAN TUTOR DALAM MENUMBUHKAN MOTIVASI BELAJAR BAGI WARGA BELAJAR PAKET C DI PKBM RINI HANDAYANI KECAMATAN TAMBUN SELATAN KABUPATEN BEKASI Dwita Sulistiani Cahya Sulistiani; Dayat Hidayat; Ahmad Syahid
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v6i2.12889

Abstract

PERAN TUTOR DALAM MENUMBUHKAN MOTIVASI BELAJAR BAGI WARGA BELAJAR PAKET C DI PKBM RINI HANDAYANI KECAMATAN TAMBUN SELATAN KABUPATEN BEKASI1Dwita Cahya Sulistiani, 2Dayat Hidayat, 3Ahmad SyahidProgram Sarjana Pendidikan Luar SekolahFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Singaperbangsa, Karawang11710631040027@student.unsika.ac.id2dayathidayat194@yahoo.com3ahmad.syahid@fkip.unsika.ac.id ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan peran tutor dalam menumbuhkan motivasi belajar bagi warga belajar paket C di PKBM Rini Handayani Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi; (2) mendeskripsikan faktor penyebab rendahnya motivasi belajar bagi warga belajar paket C di PKBM Rini Handayani Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian ini dilakukan di PKBM Rini Handayani Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi. Adapun subjek penelitian ini terdiri dari : (1) sumber informan terdiri dari dua orang warga belajar, (2) sumber informasi terdiri dari satu orang pengelola, satu orang kepala tata usaha, dan satu orang tutor. Penentuan subjek menggunakan teknik Purpose Sampling. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Tahap-tahap penelitian menggunakan tahap orientasi, tahap ekplorasi, dan tahap member check. Analisis data yang dilakukan menggunakan teknik koleksi data, reduksi data, display data (penyajian data) dan verifikasi data (pengambilan kesimpulan). Hasil wawancara yang diperoleh menunjukan hasil bahwa di PKBM Rini Handayani (1) Peran tutor dalam menumbuhkan motivasi belajar sudah cukup baik. mulai dari tutor berperan sebagai fasilitator, organisator, motivator, pengarah/director, fasilitator, evaluator, memberi pujian, dan memberi hukuman, namun terdapat peranan yang belum terlaksana secara optimal yaitu peran sebaagi evaluator dan memberi pujian yang cenderung kurang optimal. (2) Fator dari penyebab rendahnya motivasi dominan dari faktor external yang terdiri dari pengaruh lingkungan, keluarga dan teman, membuat motivasi belajar pada diri warga belajar mengalami penurunan saat melaksanakan pembelajaran.Kata Kunci : Peran Tutor, Motivasi, Warga Belajar, PKBM.
STRATEGI PEMBELAJARAN SENI DEBUS DALAM RANGKA PELESTARIAN BUDAYA LOKAL DI PADEPOKAN TERUMBU BANTEN Muhamad Yusuf Sulaeman, Hidayatullah Haila & Ila Rosmilawati
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v4i1.6280

Abstract

STRATEGI PEMBELAJARAN SENI DEBUS DALAM RANGKA PELESTARIAN BUDAYA LOKAL DI PADEPOKAN TERUMBU BANTENMuhamad Yusuf Sulaeman, Hidayatullah Haila & Ila Rosmilawatiyusuf_ismi21@ymail.com, irosmilawati@gmail.com PENDIDIKAN LUAR SEKOLAHFAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANUIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA  ABSTRAK Kesenian debus adalah salah satu kesenian daerah Banten warisan leluhur yang masih dipertahankan dan dilestarikan sebagai bentuk identitas masyarakat Banten. Nilai-nilai budaya debus sebagian besar dipengaruhi oleh unsur-unsur agama islam yang dijadikan acuan oleh masyarakat dalam bertingkah laku. Sehingga identitas sosial budaya masyarakatnya dikenal sebagai masyarakat yang religius. Dalam penelitian ini terdapat tiga fokus penelitian, yaitu : (1) strategi pembelajaran kesenian debus di padepokan Terumbu Banten. (2) hasil pembelajaran kesenian debus di padepokan Terumbu Banten. (3) faktor pendukung dan penghambat pembelajaran seni debus dalam rangka pelestarian budaya lokal di padepokan Terumbu Banten. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan denga teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini adalah pengurus padepokan Terumbu Banten yang di dalamnya sebagainya ketua, pelatih dan para peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) penggunaan strategi mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga penilaian sudah efektif. Baik dalam segi perencanaan sampai tahap penilaian. Dari mulai tahapan perencanaan hingga penilaian pengurus mengajak semua peserta didik untuk ikut ddalam pelaksanaan strategi yang dibuat tersebut. (2) dari hasil yang didapat banyaknya suatu manfaat baru bagi padepokan Terumbu Banten. Karena tidak diduganya suatu manfaat tersebut yang awal hanya dilaksanakan sesuai dengan perencanaan namun dalam pelaksanaannya terdapat hasil dan manfaat baru. Dalam perencanaan hanya berawal melestarikan debus di sekita padepokan. Kini peserta didiknya banyak yang datang dari luar padepokan itu sendiri tanpa disadari ini menjadi suatu manfaat baik untuk menumbuh kembangkan pelestarian debus. (3) dalam semua program dan proses yang berjalan tentu adanya suatu faktor yang menghambat dan mendukung suatu program. Dari faktor pendukungnya niat dari diri sendiri serta rasa cinta terhadap kesenian debus untuk terus dilestarikan serta dukungan dari pemerintah kota maupun daerah yang saat ini semakin terus melestarikan kesenian debus. Dari faktor penghambatnya pada saat ini adalah perkembangan zaman dan teknologi yang mempengaruh masyarakat untuk melestarikan kesenian debus karena adanya teknologi yang membuat pola pikir merasa malas terutama remaja yang saat ini terfokuskan pada gadget. Serta budaya asing yang masuk ke Indonesia saat ini seperti ragae, hip hop dan lain sebagainya menjadikan muda-mudi terlupakan akan kesenian tradisional daerahnya Pelestarian kesenian debus masih terus dilakukan di Desa Sukadana, Kecamatan Kasemen. Kota Serang dengan mengembangkan nilai-nilai budaya kesenian debus yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan terus menanamkan warisan leluhur tersebut kepada generasi muda.  KATA KUNCI : Strategi, Pembelajaran, Seni Debus, Pelestarian.

Page 11 of 18 | Total Record : 179