cover
Contact Name
I Wayan Suarna
Contact Email
suarnawyn@yahoo.com
Phone
+628179718825
Journal Mail Official
jpasturahitpi@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Peternakan Universitas Udayana Jl. PB. Sudirman Denpasar
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Pastura; Journal Of Tropical Forage Science
Published by Universitas Udayana
ISSN : 2088818X     EISSN : 25498444     DOI : https://doi.org/10.24843/Pastura
Pastura; Journal of Tropical Forage Science adalah jurnal ilmu tumbuhan pakan tropik yang diterbitkan dua kali setahun (Februari dan Agustus). Memuat berbagai artikel dari aspek tumbuhan pakan tropik berupa: hasil penelitian, naskah konseptual/opini, resensi buku, dan informasi tumbuhan pakan tropik lainnya.
Articles 292 Documents
SKARIFIKASI FISIK BENIH DAN BERBAGAI MEDIA TANAM TERHADAP VIGOR MORINGA OLEIFERA - Ubaidillah; A. V. Zulaiha; R. Dianita
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 9 No 2 (2020): Pastura Vol. 9 No. 2 Tahun 2020
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.392 KB) | DOI: 10.24843/Pastura.2020.v09.i02.p08

Abstract

This experiment was aimed to reveal the effect of seed physical scarification and various growing mediaon vigor of Moringa oleifera. This study was conducted in greenhouse and consisted of two phases ofexperiment; first was studied the effect of physical scarification on seed germination of M. oleifera and thesecond was studied the effect of seed physical scarification and various sub optimum growing media onvigor of M. oleifera. The germination test was arranged in randomized completely design with 4 treatmentsthat were P0 = non scarification, P1 = one side scarification, P2 = two sides scarification, and P3 = full sidescarification. The variables measured were germination percentage (%) and seedling dry weight (g/plant).The second study was arranged in a factorial randomized completely design with the four treatments ofscarification (P0, P1, P2 and P3) over six growing media (sands, bricks, bricks and sands mixture, bricksand soils mixture, soils and sands mixture, and soils). The variables observed were petioles number, plantheight (cm/plant), and plant dry weight (g/plant). The scarification was significantly affect (P<0.05) thegermination percentage and seedling dry weight. Scarification and growing media also affected the vigorof M. oleifera significantly (P<0.05). Two side seed scarification improve the germination and seedling dryweight instead of control. Combination of scarification in two sides and growing media of soils and sandsmixture given the highest vigor of M. oleifera reflected on petioles number, plant height, and plant dry weight. Keywords: germination, M. oleifera, scarification, sub optimum media, vigor
SUPLEMENTATION OF KEMBANG TELANG (Clitoria ternatea) FOR IMPROVING THE QUALITY OF BANANA STEMS SILAGE I W. Suarna; I M. Mudita; I W. Wirawan; N. N. Suryani
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 9 No 2 (2020): Pastura Vol. 9 No. 2 Tahun 2020
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.74 KB) | DOI: 10.24843/Pastura.2020.v09.i02.p03

Abstract

Penyediaan pakan berkesinambungan dan berkualitas sangat penting untuk meningkatkan produktivitasternak. Batang pisang yang tersedia melimpah dan murah dapat ditingkatkan daya gunanya sebagai sumberpakan berkualitas melalui teknologi silase dengan penambahan hijauan Clitoria ternatea. Penelitian inimengkombinasikan batang pisang dengan hijauan C. ternatea dibuat dalam bentuk selase complete feedmelalui penambahan pollar, molasis dan EM4 ke dalam empat perlakuan. Kontrol (perlakuan A): 65%batang pisang + 30% pollar + 5% (molasis + EM4); perlakuan B: 55% batang pisang + 10% C. ternatea+ 30% pollar + 5% (molasis + EM4); perlakuan C: 45% batang pisang + 20% C. ternatea + 30% pollar +5% (molasis + EM4); dan perlakuan D: 35% batang pisang + 30% C. ternatea + 30% pollar + 5% (molasis+ EM4). Masing-masing perlakuan terdiri atas tiga ulangan. Penelitian dilaksanakan untuk mendapatkankombinasi silase batang pisang dan hijauan C. ternatea yang terbaik melalui pengamatan kualitas fisik,sifat pisik, kandungan nutrien dan kecernaan secara in vitro. Data yang diperoleh dianalisis menggunakanAnova. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan kandungan nutrisi, kecernaan bahan kering danbahan organik serta penurunan komponen penghambat kecernaan secara in vitro. Kesimpulan penelitian iniadalah, penambahan C. ternatea dalam silase batang pisang sampai 30% menghasilkan kandungan bahanorganik, protein kasar, energi, kecernaan bahan kering dan bahan organik tertinggi dan kandungan seratkasar terendah. Kata kunci: silase, batang pisang, Clitoria ternatea, in-vitro
Cover Depan, Daftar Isi, dan Dewan Redaksi Admin Pastura
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 9 No 2 (2020): Pastura Vol. 9 No. 2 Tahun 2020
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.69 KB)

Abstract

Cover Depan, Daftar Isi, dan Dewan Redaksi
GROWTH AND PRODUCTION OF WARU (HIBISCUS TILLIACEUS L.) POST-CLONING PLANTED ON DIFFERENT SOIL TEXTURES I W. Wirawan; N. N. Candraasih Kusumawati; N. M. Witariadi; N. L. G. Sumardani
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 9 No 2 (2020): Pastura Vol. 9 No. 2 Tahun 2020
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.571 KB) | DOI: 10.24843/Pastura.2020.v09.i02.p07

Abstract

Sebuah percobaan telah dilaksanakan di Stasiun Penelitian Sesetan Denpasar selama 12 minggu yangbertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi waru (Hibiscus tilliaceus L.) pasca kloning yangditanam pada tekstur tanah berbeda. Percobaan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri ataslima perlakuan dan enam ulangan sehingga didapatkan 30 unit percobaan. Kelima perlakuan adalah A (lempungberdebudengankadarpasir 43,82%), B(lempung berpasirdengan kadarpasir 63,43%), C(lempungberpasirdengankadarpasir80,36%),D(pasirdengankadarpasir88,22%),danE(pasirdengankadar pasir90,98%).Peubahyang diamati yaitu diameterbatang, jumlah daun, jumlah cabang, luas daun per pot,tinggitanaman,beratkeringdaun, batang, total hijauan,akar, nisbahberat keringdaun denganbatang dan top root ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05)terhadap diameter batang, tinggi tanaman, berat kering daun, batang, total hijauan, dan berat kering akar.Tetapi berbeda tidak nyata terhadap jumlah daun, jumlah batang, nisbah berat kering daun dengan batang,dan top root ratio. Diameter batang, jumlah cabang, jumlah daun, berat kering daun, total hijauan, akardan top root ratio tertinggi diperoleh pada perlakuan B (tekstur tanah lempung berpasir dengan kadarpasir 63,43%). Hasil tertinggi terhadap luas daun, berat kering batang dan jumlah cabang diperoleh padaperlakuan A (tekstur lempung berdebu dengan kadar pasir 43,82%), namun tidak berbeda nyata (P>0,05)dengan perlakuan B. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tekstur tanah lempung berpasir dengankadar pasir 63,43% (perlakuan B) dapat menghasilkan pertumbuhan dan produksi waru (Hibiscus tilliaceusL.) pasca kloning yang lebih baik daripada perlakuan lainnya.Kata kunci: Hibiscus tilliaceus L., kloning, tekstur tanah
ANALYSIS OF THE CARRYING CAPACITY OF FEED FOR LIVESTOCK IN PULOKULON SUB-DISTRICT OF GROBOGAN DISTRICT FOR DEVELOPMENT OF CATTLE BUSINESS Ria Tanjaya; Dewi Hastuti; Hendri Wibowo; Aniya Widiyani
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 10 No 1 (2020): Pastura Vol 10 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2020.v10.i01.p12

Abstract

Indonesia merupakan negara berkembang yang berbasis pertanian termasuk di dalamnya peternakan.Di Kecamatan Pulokulon Kabupaten Grobogan populasi sapi potong mencapai 18.858 ekor dan luas panentanaman pangan mencapai 6.186 hektar. Saat ini, produksi daging sapi Indonesia masih rendah. Berdasarkanpermasalahan ini maka dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui indeks daya dukung (IDD)hijauan pakan dan kapasitas penambahan ternak sapi potong di Kecamatan Pulokulon. Metode penelitianyang digunakan adalah deskriptif analitis. Pemilihan lokasi menggunakan purposive sampling denganpertimbangan lokasi penelitian memiliki populasi sapi potong 5 besar dari kecamatan yang ada di KabupatenGrobogan. Data yang digunakan dalam penelitian adalah sekunder yang bersumber dari BPS KabupatenGrobogan dan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Grobogan. Data kemudian diolah dan dianalisismenggunakan IDD (indeks daya dukung) pakan. Dari data BPS 2018, Jumlah penduduk tahun 2018 sebanyak108.422 jiwa atau 36.003 KK dengan luas wilayah 13.365 hektar. Hasil penelitian menunjukan bahwaKecamatan Pulokulon memiliki nilai IDD 3,43 (>2) yang menunjukkan ketersediaan pakan masih aman dandapat menambah populasi ternak sebanyak 8.782,23 satuan ternak dari populasi yang ada yaitu 12.281,28satuan ternak.Kata kunci: sapi potong, IDD (indeks daya dukung), hijauan pakan, pengembangan usaha, KecamatanPulokulon
MINERAL LEVELS IN THE BLOOD AND THE NUMBER OF BACTERIAL COLONY IN GOAT RUMEN GIVEN WITH CORN STRAW AND UREA PALM SUGAR BLOCK Charles L. Kaunang; Endang Pudjihastuti
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 10 No 1 (2020): Pastura Vol 10 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2020.v10.i01.p02

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penanggulangan kekurangan mineral melalui pemberianurea gula aren blok (UGB) pada kambing dengan melihat perubahan kandungan beberapa mineral dalamdarah, juga menghitung jumlah bakteri dalam rumen. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan. Ternakyang digunakan terdiri dari 24 ekor kambing betina lokal, berumur ± 1 tahun dengan berat badan ± 18kg. Kandang yang digunakan adalah kandang individu dengan ukuran 2×2×1 m, yang dilengkapi dengantempat makan khusus untuk penempatan UGB. Hijauan yang digunakan adalah jerami jagung, Pakantambahan UGB diberikan secara konstan sebanyak 300 g/ekor/hari dan air minum diberikan secara adlibitum. Ransum perlakuan yang diberikan diatur sebagai berikut R0 = Jerami jagung ad libitum + 0 gramUGB dan R1= Jerami jagung ad libitum + 300 g UGB. Variabel yang diamati adalah kadar mineral (Ca, Mg,P, Na, K, dan Cl) dalam darah dan jumlah bakteri dalam rumen kambing. Data yang diperoleh dianalisisdengan menggunakan t-test. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah bahwa pemberian jeramijagung dan mineral blok (UGB) dapat meningkatkan kadar mineral dalam darah dan meningkatkan jumlahbakteri dalam rumen kambingKata kunci: kambing, jerami jagung, UGB, mineral, bakteri
GROWTH AND YIELD OF ELEUSINE INDICA (L) GAERTN. GRASS FERTILIZED WITH DIFFERENT TYPES AND DOSAGE OF BIOURINE I Kadek Suradnyana; Ni Made Witariadi; I Wayan Wirawan
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 10 No 2 (2021): Pastura Vol. 10 No. 2 Tahun 2021
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2021.v10.i02.p12

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui pertumbuhan dan hasil hijauan rumput Eleusine indica (L) gaertn.)yang diberi pupuk biourin dengan jenis dan dosis berbeda, serta mengetahui interaksi antara jenis dan dosis biourin terhadap pertumbuhan dan hasil rumput E. Indica (L) gaertn.). Penelitian dilakukan di Farm Sesetan, Fakultas Peternakan, Universitas Udayana dan berlangsung selama 8 minggu. Percobaan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial dengan dua faktor yaitu faktor pertama, jenis biourin: biourin sapi (S) dan kambing (K) dan faktor kedua dosis biourin: 0 l ha-1(D0), 2.500 l ha-1 (D2), 7.500 l ha-1 (D3) 10.000 l ha-1 (D4). Variabel yang diamati yaitu variabel pertumbuhan, hasil dan karakteristik tumbuh tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi pada semua variabel pengamatan. Perbedaan jenis dan dosis pupuk biourin tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil rumput E. indica (L) gaertn.) kecuali pada variabel berat kering akar diperoleh tertinggi pada dosis 5.000 l ha-1. Dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk biourin dengan jenis dan dosis berbeda tidak dapat memberikan pertumbuhan dan hasil hijauan E. indica (L) gaertn.) yang berbeda. Kata kunci: biourin, dosis, hasil, Eleusin indica, pertumbuhan
KERAGAMAN SERANGGA PADA BUDIDAYA Brachiaria mutica DAN POTENSI REVITALISASI LAHAN DI BAWAH KANOPI KELAPA Laurentius J. M. Rumokoy; Constatyn Sumolang; Ivonne Maria Untu; Wisje Lusia Toar
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 10 No 2 (2021): Pastura Vol. 10 No. 2 Tahun 2021
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2021.v10.i02.p03

Abstract

Penelitian observasi ini bertujuan untuk mencari tahu kondisi lahan kelapa yang berpotensi direvitalisasi.Secara simultan penelitian ini memiliki tujuan lain untuk mencari tahu keragaman serangga di lokasi budidayaBrachiaria mutica di bawah kanopi pohon kelapa. Metode yang digunakan dalam studi ini terbagi dalam duatahap, pertama observasi keragaman serangga dilakukan pada lokasi budidaya B. mutica di bawah kanopikelapa dilakukan di Sentrum Agraris Lotta (SAL), tahap kedua adalah survei lapangan menyangkut levelkualitas lahan di bawah areal tanaman kelapa di daerah perbatasan Manado dan Minahasa Utara. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa ada enam ordo dan 10 famili serangga dengan indeks keragaman sebesar0,323 SWI dengan pola interaksi positif antara serangga-serangga dengan B. mutica yang ditanam di bawah tanaman kelapa. Tedapat 37,5% lahan kelapa yang tergolong Q3. Kondisi kualitas lahan terbanyak pada level Q3 dan Q2 menunjukkan bahwa upaya revitalisasi dibutuhkan untuk dapat memaksimumkan lahandi bawah kanopi kelapa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa upaya revitalisasi pemanfaatan lahandi bawah kanopi tanaman kelapa perlu dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai kondisi lahan danperanan serangga yang berinteraksi dengan tanaman budidaya tersebut.Kata kunci interaksi serangga, Brachiaria mutica, revitalisasi, lahan kelapa
THE EFFECT OF COMPLETE FEED FORM ON THE CONSUMPTION AND DIGESTIBILITY OF DRY MATTER AND ORGANIC MATTER IN BALI CATTLE Jamila Mustabi; Amir Mirzad; - Rinduwati
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 10 No 1 (2020): Pastura Vol 10 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2020.v10.i01.p07

Abstract

Ransum dapat dinyatakan berkualitas apabila mampu memberikan seluruh kebutuhan nutrien secaratepat, baik jenis, jumlah, serta imbangan nutrien bagi ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh bentuk pakan komplit terhadap konsumsi dan kecernaan bahan kering dan bahan organik padasapi bali. Penelitian ini menggunakan 9 ekor sapi bali yang dibagi menjadi 3 kelompok berdasarkan beratbadan. Penelitian ini menggunakan tiga bentuk ransum komplit, yaitu P1= Pellet, P2=Block, P3=Silase. Hasilanalisis ragam menunjukkan bahwa bentuk ransum berpengaruh nyata terhadap konsumsi bahan keringdan bahan organik, serta kecernaan bahan kering akan tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kecernaanbahan organik. Hasil penelitian diperoleh komsumsi bahan kering P1=1,209; P2 = 1,236 dan P3 = 4,017 kg/ekor/hari, konsumsi bahan organik P1=1,018; P2 = 1,056 dan P3 = 3,347 kg/ekor/hari, kecernaan bahankering P1 = 52,52; P2 = 49,06 dan P3 = 66,44%, kecernaan bahan organik P1 = 62,52; P2 = 52,74; danP3 = 68,12%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bentuk silase pada ransum komplitlebih disukai, karena memiliki konsumsi bahan kering dan bahan organik lebih tinggi dari bentuk ransumlainnya. Bentuk ransum komplit (pellet, block, dan silase) tidak berpengaruh nyata terhadap kecernaanbahan organik pada sapi bali. Kata kunci: ransum komplit, konsumsi, kecernaan
MAPPING THE POTENTIAL OF FOOD CROP BY-PRODUCTS AS FEED TO SUPPORT THE INCREASING OF BEEF CATTLE POPULATION IN MALANG DISTRICT Fitria Nur Aini; Sad Likah; - Nurlaili
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 10 No 2 (2021): Pastura Vol. 10 No. 2 Tahun 2021
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2021.v10.i02.p08

Abstract

Kabupaten Malang sebagai salah satu daerah di Jawa Timur memiliki potensi cukup besar untukpengembangan populasi ternak sapi potong. Salah satu permasalahan yang dihadapi peternak di KabupatenMalang adalah fluktuasi hijauan pakan. Pemaanfaatan limbah tanaman pangan sebagai pakan hijauan menjadialternatif pemenuhan kebutuhan nutrisi ternak. Penelitian ini memetakan potensi jerami padi, jerami jagung,jerami kedelai, jerami kacang tanah, jerami ubi kayu dan jerami ubi jalar sebagai sumber hijauan pakanuntuk mendukung peningkatan populasi sapi potong. Potensi ditentukan berdasarkan kapasitas tampungwilayah per kecamatan berdasarkan produksi bahan kering (BK), protein kasar (PK) dan total digestiblenutrient (TDN). Hasil menunjukkan bahwa kecamatan Donomulyo, Singosari dan Kepanjen memiliki potensipaling besar dalam meningkatkan populasi sapi potong rata-rata sebanyak 35.814 ekor/tahun.Kata kunci: jerami, Kabupaten Malang, populasi, sapi potong