cover
Contact Name
I Wayan Suarna
Contact Email
suarnawyn@yahoo.com
Phone
+628179718825
Journal Mail Official
jpasturahitpi@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Peternakan Universitas Udayana Jl. PB. Sudirman Denpasar
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Pastura; Journal Of Tropical Forage Science
Published by Universitas Udayana
ISSN : 2088818X     EISSN : 25498444     DOI : https://doi.org/10.24843/Pastura
Pastura; Journal of Tropical Forage Science adalah jurnal ilmu tumbuhan pakan tropik yang diterbitkan dua kali setahun (Februari dan Agustus). Memuat berbagai artikel dari aspek tumbuhan pakan tropik berupa: hasil penelitian, naskah konseptual/opini, resensi buku, dan informasi tumbuhan pakan tropik lainnya.
Articles 292 Documents
CHEMICAL QUALITY OF COMPLETE RATION BISCUIT USING SAGO PITH AND RICE BRAN Christian Willem Patty; Lily Joris; - Rajab
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 10 No 2 (2021): Pastura Vol. 10 No. 2 Tahun 2021
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2021.v10.i02.p10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kimia biskuit ransum komplit dengan penggunaanempulur sagu dan dedak padi sebagai pakan ternak. Bahan yang digunakan adalah empulur sagu, rumputgajah, daun lamtoro, dedak dan air. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5perlakuan yaitu P1 (25% empulur sagu + 5% dedak padi), P2 (20% empulur sagu + 10% dedak padi), P3(15% empulur sagu + 15% dedak padi), P4 (10% empulur sagu + 20% dedak padi), dan P5 (5% empulursagu + 25% dedak padi). Setiap perlakuan terdiri dari 5 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwapenggunaan empulur sagu sampai 25% dan dedak padi 5% (perlakuan P1) mempunyai kadar air tertinggi7,14%, protein kasar terrendah 10,19%, lemak kasar terrendah 1,72%, dan kadar BETN tertinggi 57,53%.Sebaliknya penggunaan dedak padi yang lebih tinggi sampai 25% dan empulur sagu 5% (perlakuan P5) mempunyai kadar air terrendah 6,09%, protein kasar tertinggi 11,99%, dan lemak kasar tertinggi 3,35%. Dapat disimpulkan bahwa kualitas kimia biskuit pada perlakuan P5 lebih baik, karena kadar proteinnyalebih tinggi, tetapi kadar air dan kadar serat kasarnya lebih rendah.Kata kunci: empulur sagu, dedak padi, kualitas kimia, biskuit ransum komplit
PHYTOCHEMICAL CONTENT FROM NANGKA LEAVES (Artocarpus heteropyllus) AND KELOR LEAVES (Moringa oleifera) AS ADDITIONAL FEED FOR GOAT LIVESTOCK Angelia Utari Harahap; Lili Warly; - Hermon; - Suyitman; - Evitayani
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 10 No 2 (2021): Pastura Vol. 10 No. 2 Tahun 2021
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2021.v10.i02.p01

Abstract

Uji fitokimia dilakukan untuk memberikan deskripsi senyawa kelompok yang terkandung dalam ekstrak,salah satunya dari bahan pakan tambahan alternatif yang digunakan berasal dari daun nangka (Artocarpusheterophyllus) dan daun kelor (Moringa oleifera) merupakan sumber tanin yang potensial digunakansebagai proteksi protein pakan yang berkualitas tinggi dalam meningkatkan produktivitas ternak kambing.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui golongan senyawa kimia yang terkandung dalam ekstrak daunnangka dan daun kelor. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah daun nangka dan daun keloryang diperoleh di wilayah Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Daun nangka dan daun kelor terlebih dahuludiekstraksi selanjutnya dilakukan uji fitokimia untuk mendeteksi adanya senyawa aktif alkaloid, flavonoid, saponin, fenolat, triterpenoida/steroida, dan tanin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun nangka dan daun kelor mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, fenolat, triterpenoida/steroida, dan tanin.Kata kunci: daun kelor, daun nangka, fitokimia, tanin
UTILIZATION OF WARETHA AS A SOURCE OF PHOSPHATE SOLUBILIZING BACTERIA AND NPK FERTILIZER TO ROOT PERFORMANCE AND PRODUCTION OF Clitoria ternatea Hanif Nalas Wafi; Simel Sowmen; Qurrata Aini; Elsa Yulita
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 10 No 1 (2020): Pastura Vol 10 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2020.v10.i01.p05

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan waretha sebagai bakteri pelarut posfatdan pupuk NPK mutiara terhadap akar dan produksi Clitoria ternatea pada tanah ultisol. Penelitian inimenggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan.Perlakuan yang diberikan adalah: P0=NPK mutiara 100% (kontrol), P1=NPK mutiara 75% + waretha, P2=NPKmutiara 50% + waretha, dan P3=NPK mutiara 25% + waretha. Peubah yang diamati adalah massa akar (g),panjang akar (cm), rasio akar tajuk, berat biomassa segar (g), berat kering akar (g), dan produksi segar (kg/ha) Clitoria ternatea. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), dan jika terdapat pengaruhnyata terhadap peubah yang diukur maka dilakukan uji lanjut dengan Duncan Multiple Range Test. Hasilanalisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap panjang akar, massadan berat kering akar, serta berat biomassa segar dan produksi segar Clitoria ternatea, tetapi berpengaruhtidak nyata (P>0,05) terhadap rasio tajuk akar Clitoria ternatea. Rataan panjang akar pada penelitian iniberkisar antara 20,90 cm – 26,30 cm, massa akar berkisar antara 0,49 g - 1,25 g, berat kering akar berkisarantara 0,40 – 0,73, biomassa segar dengan kisaran 7,40 g – 14,51 g dan produksi segar Clitoria ternateapada kisaran 3,70 ton/ha – 7,25 ton/ha. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuanP3 yaitu 25% NPK dan Wareta memberikan hasil akar dan produksi Clitoria ternatea terbaik di ultisol.Kata kunci: akar, bakteri pelarut fospat, Citoria ternatea, NPK, waretha
GROWTH AND YIELD OF ELEPHANT GRASS (PENNISETUM PURPUREUM CV. TAIWAN) WHICH GIVEN DIFFERENT DOSAGE OF VERMI COMPOST FERTILZER Juanda Putra Keliat; N. N. Candraasih Kusumawati; A. A. A. S. Trisnadewi
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 10 No 2 (2021): Pastura Vol. 10 No. 2 Tahun 2021
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2021.v10.i02.p06

Abstract

Penelitian dilakukan bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil rumput gajah (Pennisetumpurpureum cv. Taiwan) yang diberi pupuk kascing dengan dosis berbeda. Percobaan dilakukan di RumahKaca, Stasiun Penelitian Sesetan, Fakultas Peternakan, Universitas Udayana. Percobaan berlangsung selama8 minggu, menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan enam ulangan sehinggaterdapat 30 unit percobaan. Perlakuan yang diberikan adalah dosis pupuk kascing yang terdiri atas 0 t ha-1, 5 t ha-1, 10 t ha-1, 15 t ha-1, dan 20 t ha-1. Variabel yang diamati yaitu variabel pertumbuhan, hasil dankarakteristik tumbuh. Variabel pertumbuhan tinggi tanaman tertinggi pada dosis 20 t ha-1. Jumlah daundan anakan menunjukkan berbeda tidak nyata. Variabel hasil pada pemberian pupuk kascing meningkatkan secara nyata berat kering daun, batang, akar dan total hijauan dan tertinggi pada dosis 20 t ha-1tumbuh tidak berbeda nyata pada nisbah berat kering daun dengan berat kering batang dan nisbah berat kering total hijauan dengan berat kering akar. Luas daun per pot tertinggi pada dosis 20 t ha-1. Dapat disimpulkan bahwa rumput gajah (Pennisetum purpureum cv. Taiwan) yang diberi pupuk kascing pada dosis 20 t ha-1 memberikan pertumbuhan dan hasil yang lebih baik.Kata kunci: pertumbuhan, hasil, rumput gajah, pupuk kascing
THE SUCCESS OF LAMTORO VARIETY TARRAMBA CUTTING (Leucaena leucocephala cv. Tarramba) AFFECTED BY PHYSIOLOGICAL AGE AND GROWTH REGULATOR Noorwitri Utami; Siti Himawati; Dwi Pangesti Handayani; Maman Surachman; Armelia Tanjung; Juwartina Ida Royani
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 10 No 1 (2020): Pastura Vol 10 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2020.v10.i01.p10

Abstract

Lamtoro (Leucaena leucocephala cv Tarramba) merupakan salah satu hjauan pakan tenak yang potensialuntuk dikembangkan. Perbanyakan vegetatif dengan stek batang merupakan salah satu alternatif perbanyakanyang memiliki keunggulan dapat dilakukan secara cepat oleh masyarakat dan memliki sifat yang sama denganinduknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui umur fisiologis dan jenis zat pengatur tumbuhyang terbaik untuk keberhasilan stek tanaman lamtoro. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acakkelompok dua faktor perlakuan dan diulang tiga kali. Faktor pertama umur fisilogis batang terdiri atas tigataraf yaitu pangkal, tengah dan bagian atas (ujung) batang. Faktor kedua penggunaan zat pengatur tumbuhyang digunakan yang terdiri dari 4 taraf, yaitu: tanpa zat pengatur tumbuh, indole-3-butyric acid (IBA),?-naphtaleneacetic acid (NAA) dan root up. Hasil penelitian menunjukkan umur fisiologis batang dan zatpengatur tumbuh berpengaruh nyata terhadap keberhasilan stek lamtoro, namun interaksi antara keduafaktor perlakuan tidak terdapat pengaruh nyata terhadap semua peubah yang diamati. Keberhasilan stek daribatang bagian pangkal (88,10%) lebih tinggi dibandingkan batang bagian tengah dan ujung masing-masing82,14% dan 35,71%. Penggunaan zat pengatur tumbuh IBA, NAA dan Root Up memberikan persentase steklamtoro hidup yang lebih tinggi dibandingkan tanpa penggunaan zat pengatur Kata kunci: auksin, leguminosa, Leucaena leucocephala cv Tarramba, perbanyakan vegetatif, umurfisiologis
VALUATION OF EISENIA FOETIDA EARTHWORMS AND MULCH APPLICATION ON THE GROWTH AND THE QUALITY OF SORGHUM BICOLOR PLANT IN DRAMAGA LATOSOL SOIL Asep Tata Permana; Luki Abdullah; Panca Dewi M. H. K.; Suwarnao -
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 10 No 1 (2020): Pastura Vol 10 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2020.v10.i01.p01

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemberian cacing tanah Eisenia foetida dan pemberian mulsapada media tanam terhadap pertumbuhan dan kualitas tanaman Sorghum bicolor. Penelitian dilakukan dirumah kaca Laboratorium Agrostologi, Fakultas Peternakan IPB pada tahun 2017. Rancangan percobaanyang digunakan adalah rancangan acak lengkap pola faktorial dengan dua faktor, yaitu faktor cacing tanahE. foetida (0 dan 60 cacing.pot-1), serta faktor mulsa (tanpa mulsa, mulsa organik, mulsa anorganik).Semua perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali. Tanah yang digunakan adalah tanah latosolDramaga yang telah dikeringkan dan diayak dengan ayakan 5 mm. Jumlah tanah yang digunakan adalah5 kg BKU (berat kering udara) tiap pot. Panen Sorghum bicolor dilakukan 60 HST (hari setelah tanam).Pemberian cacing sangat nyata meningkatkan berat kering akar, daun dan tajuk tanaman. Pemberian mulsatidak memberikan perbedaan yang nyata terhadap semua parameter tanaman. Terdapat interaksi antaracacing dan mulsa terhadap akumulasi N tanaman. Pemberian mulsa organik memberikan peningkatan yangnyata jumlah cacing dibandingkan dengan pemberian mulsa anorganik. Pemberian cacing menunjukkanmanfaat terhadap produktivitas tanaman Sorghum bicolor dimana manfaatnya akan lebih besar apabiladikombinasikan dengan pemberian mulsa organik.Kata kunci: Eisenia foetida, Sorghum bicolor, latosol, mulsa
EFFECTS OF WATERING ON AGRONOMICAL ATTRIBUTES OF Panicum sarmentosum Roxb. AT FOUR-WEEKS AGE OF DEFOLIATION - Tarsono; Andi L. Amar; Eko Poetri; - Mustaring
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 10 No 2 (2021): Pastura Vol. 10 No. 2 Tahun 2021
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2021.v10.i02.p11

Abstract

Beberapa atribut agronomi rumput Panicum sarmentosum Roxb. sebagai respon perlakuan penyiramandievaluasi dalam suatu percobaan di rumah kaca Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, di Palu-SulawesiTengah. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari tingkat pertumbuhan kembali (regrowth) tanamanrumput Panicum sarmentosum Roxb. yang didefoliasi secara berulang dengan umur pemanenan 4 minggupada perlakuan penyiraman berbeda. Rancangan acak lengkap (RAL) digunakan dalam penelitian pot (pottrial) satu faktor ini. Perlakuan penyiraman yang diterapkan adalah penyiraman setiap hari sekali (S1H),penyiraman setiap dua hari sekali (S2H), dan penyiraman pada saat tanaman menjelang layu (S3H). Setiapperlakuan diulang sebanyak 6 kali sehingga diperoleh 18 pot unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkanbahwa tanaman rumput Panicum sarmentosum Roxb. memiliki indikasi produktif yang baik sebagai spesies baru yang tahan terhadap kekeringan sehingga berpotensi untuk dapat dimanfaatkan dan dikembangkan pada lahan kering Lembah Palu. Kata kunci: hijauan, rumput, sarmentosum, penyiraman, pertumbuhan
POTENTIAL PRODUCTIVITY OF LAMTORO ACCESSIONS AS FORAGES Dwi Pangesti Handayani; Wenny Ayunisa; Winda Nawfetrias; - Juwartina; Ida Royani
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 10 No 2 (2021): Pastura Vol. 10 No. 2 Tahun 2021
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2021.v10.i02.p02

Abstract

Lamtoro (Leucaena leucocephala L.) merupakan salah satu pakan berserat yang digunakan untuk memenuhikebutuhan pakan ternak dengan edible portion berupa daun dan batang muda. Setiap daerah memilikikeragaman morfologi serta potensi hasil lamtoro yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipotensi beberapa aksesi lamtoro sebagai hijauan makanan ternak berdasarkan keragaan morfologi sertabobot edible portion. Penelitian disusun dalam rancangan acak kelompok (RAK) dengan tiga taraf perlakuanaksesi lamtoro (NTT, Yogyakarta, Serpong) dan delapan ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwaperlakuan aksesi lamtoro berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, bobot basah dan bobotkering edible portion. Berdasarkan keragaan morfologi tanaman diketahui bahwa aksesi Serpong dapatdigunakan sebagai sumber HMT untuk pemberian pakan dengan bantuan manusia, sedangkan aksesi NTT dan Yogyakarta berpotensi sebagai HMT untuk ternak gembalaan.Kata kunci: aksesi lamtoro, HMT, potensi hasil
GROWTH AND YIELD OF SETARIA SPLENDIDA STAPF GRASS FERTILIZED WITH VAROUS LEVEL OF COW MANURE AND BIOURIN FERTILIZER M. Nuzulus Sifa'; A. A. A. Sri Trisnadewi; I Ketut Mangku Budiasa
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 10 No 1 (2020): Pastura Vol 10 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2020.v10.i01.p06

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan memberikan informasi mengenai pertumbuhan dan produksirumput Setaria splendida Stapf yang dipupuk dengan pupuk kotoran sapi dan biourin dengan dosis berbeda.Penelitian dilakukan di Rumah Kaca, Stasiun Penelitian Sesetan, Fakultas Peternakan, Universitas Udayanadi Jalan Raya Sesetan Gang Markisa Denpasar. Penelitian berlangsung selama 10 minggu, menggunakanrancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial. Faktor pertama adalah pemberian pupuk kotoran sapi dengandosis 0 ton ha-1 (S0), 15 ton ha-1 (S1), 30 ton ha-1 (S2) dan faktor kedua adalah pemberian biourin dengandosis 0 l/ha (U0), 2500 l ha-1 (U1), 5000 l ha-1 (U2), 7500 l ha-1 (U3). Setiap perlakuan diulang sebanyaktiga kali sehingga terdapat 36 unit percobaan. Variabel yang diamati yaitu pertumbuhan, produksi dankarakteristik tumbuh rumput. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk kotoran sapi pada dosis 15ton ha-1 memberikan pengaruh terbaik pada variabel jumlah daun dan anakan serta hasil rumput Setariasplendida Stapf. Pemberian pupuk biourin tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap semua variabelpertumbuhan dan hasil rumput. Tidak ada interaksi antara pemberian pupuk kotoran sapi dan biourin.Kesimpulan hasil penelitian adalah rumput Setaria splendida yang diberi pupuk kotoran sapi dengan dosis15 ton ha-1 memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik, pemberian pupuk biourin sampai dosis 7500 l ha tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil rumput Setaria splendida Stapf. Kata kunci: pertumbuhan, produksi, rumput Setaria splendida Stapf, pupuk kotoran sapi, biourin
CHARACTER OF AGRONOMICS SORGUM VARIETY OF PAHAT THAT PLANTED IN DIFFERENT PLANT SPACING S. S. Malalantang; S. D. Anis; M. M. Telleng; S. Dalie; S. Sane
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 10 No 2 (2021): Pastura Vol. 10 No. 2 Tahun 2021
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2021.v10.i02.p07

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui karakter agronomi (KA) sorgum varietas Pahat (VP) yang ditanam pada jarak tanam (JT) yang berbeda pada lahan marginal. Sorgum VP ditanam pada JT 25 cm × 25 cm (JT1), 20 cm × 20 cm (JT2), 15 cm × 15 cm (JT3) dan 10 cm × 10 cm (JT4), masing-masing perlakuan terdiri atas 4 ulangan dengan menggunakan rancangan acak lengkap dan uji lanjut BNJ. Hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa perlakuan JT memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap tinggi tanaman (TT), panjang daun (PD) dan lebar daun (LD) dengan nilai signifikansi, namun memberikan pengaruh yang tidakberbeda nyata terhadap tinggi malai (TM). Hasil uji BNJ menunjukkan bahwa perlakauan JT1 menghasilkan TT yang nyata lebih tinggi dibandingkan JT2, JT3 dan JT4. Perlakauan JT1 menghasilkan PD nyata lebih panjang dari pada JT2, JT3 dan KT4. Perlakauan JT1 menghasilkan LD nyata lebih lebar dari pada JT2, JT3 dan JT4. Kesimpulan penelitian bahwa JT1 sorgum VP menghasilkan karakter agronomi terbaik pada TT, JD, LD dibandingkan JT2, JT3 dan JT4Kata kunci: karakter agronomi, kerapatan tanam, sorgum Pahat