cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
E-Jurnal Medika Udayana
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23031395     EISSN : 25978012     DOI : -
Core Subject : Health,
Majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana menerima naskah dari mahasiswa PSPD FK UNUD, baik berupa karangan asli atau laporan penelitian, ikhtisar pustaka, laporan kasus, maupun surat-surat untuk redaksi. Naskah yang dikirimkan untuk majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana adalah naskah belum pernah atau tidak akan dikirim ke majalah lain. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia
Arjuna Subject : -
Articles 1,956 Documents
NEBIVOLOL: A THIRD GENERATION BETA BLOCKER AS ANTIHYPERTENSION AGENT Ni Putu Wirantari; I Made Jawi; Bagus Komang Satriyasa
E-Jurnal Medika Udayana vol 2 no 7 (2013):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.006 KB)

Abstract

Hypertension is a silent killer because it causes complications in vital organs unwitting patients. Beta blockers are generally a choice of safe and effective drugs for initial treatment of hypertension. However, the current hypertension treatment guidelines said beta blockers were not suitable use as first-line therapy because of complications caused. On the use of atenolol found an increased incidence of cardiovascular death of 24%, 14% and cardiac complications 23% cerebrovascular complications. Nebivolol is a third-generation beta-blocker that is highly selective for ?1-adrenergic receptors and has the ability as a direct vasodilator was able to stimulate the activity of endothelial L-arginin/nitric oxide synthase, is expected nebivolol can reduce blood pressure so can achieve blood pressure that expected.
PERANAN KEDOKTERAN WISATA DALAM UPAYA PENCEGAHAN DAN PENALATALAKSANAAN MALARIA PADA KEHAMILAN Komang Siska Lestari Sugitha; I Nyoman Wande
E-Jurnal Medika Udayana vol 3 no 9 (2014):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.789 KB)

Abstract

Malaria adalah  penyakit infeksi yang disebabkan oleh Plasmodium, ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina. Peningkatan jumlah wisatawan yang bepergian ke daerah tropis, termasuk ibu hamil, meningkatkan insiden malaria pada kehamilan.Malaria pada kehamilan dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas ibu dan janin. Berbagai macam komplikasi yang dapat ditimbulkan antara lain malaria serebral, hipoglikemia, gagal ginjal akut, anemia, edema paru, syok, infeksi bakteria sekunder, dan insufisiensi plasenta yang dapat mengakibatkan retardasi pertumbuhan dan perkembangan janin, abortus, bayi lahir berat badan rendah, malaria kongenital, atau bayi lahir mati. Terdapat kesulitan dalam pemberian obat anti malaria (OAM) pada ibu hamil karena terbatasnya data penggunaan beberapa obat pada ibu hamil, resistensi obat, dan efek teratogenik obat terhadap janin.Klorokuin aman untuk semua trimester namun angka resistensi terhadap obat ini tinggi.Kuinin dan Artemisinin-Combination Therapy (ACT) adalah obat yang direkomendasikan untuk ibu hamil.Mengingat komplikasi yang dapat ditimbulkan, maka sangat penting dilakukan pencegahan agar wanita hamil terhindar dari infeksi malaria. Edukasi untuk menghindar dari gigitan nyamuk dan penggunaan kemoprofilaksis harus diberikan  saat ibu hamil melakukan konsultasi pre-travel.      
GAMBARAN PROFIL DISLIPIDEMIA PADA PENDERITA ACUTE MYOCARDIAL INFARCTION DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT SANGLAH DENPASAR Bagus Anom Sudiada; AA Wiradewi Lestari
E-Jurnal Medika Udayana vol 4 no 6(2015):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.003 KB)

Abstract

Penyakit jantung salah satu penyebab kematian tersering di Indonesia. Penyakit Acute Myocardial Infarction (AMI) merupakan salah satu penyakit jantung koroner yang terdapat akumulasi plak ateroma di dinding arteri yang menghambat sirkulasi darah dari arteri koroner ke seluruh tubuh sehingga aliran darah dapat berhenti atau menurun secara signifikan. Salah satu faktor risiko AMI adalah dislipidemia yaitu kadar kolesterol dalam darah yang tidak dalam jumlah normal. Kadar kolesterol adalah  salah satu penyebab utama dari terhambatnya aliran darah. Kolesterol LDL dapat menyatu dengan dinding arteri dan akan menghasilkan plak. Trigliserida juga berkontribusi dalam pembentukan plak dengan meningkatkan kolesterol LDL dan menurunkan kolesterol HDL. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dislipidemia yang terjadi pada pasien AMI. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Subjek penelitian terdiri atas 26 pasien AMI di ruang rawat inap jantung RSUP Sanglah dari bulan Januari sampai Mei 2014. Hasil penelitian mengenai gambaran dislipidemia adalah tingginya kadar kolesterol total  (? 200 mg/dl) sebanyak 14 kasus (53,8%), kadar kolesterol LDL (? 130 mg/dl) sebanyak 16 kasus (61,5%), kadar trigliserida (? 150 mg/dl) sebanyak 11 kasus (42,3%) serta rendahnya kadar kolesterol HDL (< 40 mg/dl) sebanyak 10 kasus (38,5%). Kesimpulan penelitian ini adalah gambaran dislipidemia yang banyak terjadi yaitu pada fraksi lipid kolesterol total dan kolesterol LDL.    
PENGURANGAN BEBAN TAS PUNGGUNG MENURUNKAN AKTIVITAS LISTRIK OTOT PUNGGUNG PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA A. A. Parama Swari Khrisna; I Putu Adiartha Griadhi
E-Jurnal Medika Udayana vol 4 no 10(2015):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BACKPACK LOAD REDUCTION DECREASED THE ELECTRICAL ACTIVITY OF THE STUDENTS BACK MUSCLES IN MEDICAL FACULTY UDAYANA UNIVERSITYBack muscle fatigue often occur at the student as a result of the heavy backpack used. Electromyography test has been conducted to provide a description of back muscle electrical activity that occurs in students. This study aims to investigates the influence of backpack used to electrical activity of the students back muscles in medical faculty udayana university. Has carried out a research with treatment by subject design in Medical Faculty Udayana University students. This study used 17 subjects (mean body mass : 52.59 ± 2.74 kg). This study was conducted first with measure the upper trapezius and erector spine muscles electrical activity with electromyography when the subjects wear the backpack with load 15% of body mass (measure A), then remeasurement when the subjects wear the backpack with load 10% of body mass (measure B). The results showed that backpack used with light load have a significant value statistically to decreased electrical activity of upper trapezius and erector spine muscles (p = 0,000).
ABDOMINAL BLUNT INJURY AMONG PREGNANCY I Gede Egy Saputra Jaya; Ketut Putera Kemara; I Wayan Megadhana
E-Jurnal Medika Udayana vol 2 no5(2013):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.322 KB)

Abstract

Pregnancy is an important event that blissful for pregnant women, but it can be changed when bad things happen on the pregnancy. Trauma to the pregnant women is one of the most cause of the non-obstetic tresulting in morbidity and mortality in pregnancy by 6-7% on the whole pregnancy. The death of the fetus even more happened many compared with mortality pregnant at gets reinjured because trauma, which reached 65 %. Unique changes in anatomy and Physiology during pregnancy change the pathophysiology and the location of trauma to pregnant women. For doctors, this poses challenges because care must be devoted to two patients, the mother and fetus that it contains. This can be resolved more easily if the doctors understand the changes in anatomy, Physiology, mechanisms of injury and trauma assessment in pregnant women.  
HERPES ZOSTER KRURIS DEXTRA: LAPORAN KASUS I Gede Agus Bhakti Suputra; IGK Darmada; Luh Made Mas Rusyati
E-Jurnal Medika Udayana vol 3 no 7 (2014):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.417 KB)

Abstract

Herpes zoster adalah manifestasi klinis karena reaktivasi virus varisela zoster (VZV). Karakteristik penyakit ini ditandai dengan adanya ruam vesikular unilateral yang berkelompok dengan nyeri yang radikular sekitar dermatom. Dilaporkan kasus seorang laki-laki 45 tahun, diagnosis herpes zoster kruris dextra, gambaran klinis berupa vesikel bergerombol multipel, berbentuk bulat, dengan ukuran 0,3-0,5 cm diatas kulit eritematosus, unilateral, tidak menyilang garis tengah, umur vesikel dalam satu gerombolan sama, tetapi dengan gerombolan yang lain tidak sama, kulit diantara gerombolan normal. Pemeriksaan penunjang tes Tzank, hasilnya negatif dengan tidak ditemukannya sel giant multinukleat. Pengobatan diberikan asiklovir 5x800 mg per hari diminum secara oral selama 7 hari, bedak salisil 1% dan mentol 0,5 % dioleskan dua kali sehari pada lesi kering. Prognosis pasien baik.  
DIAGNOSIS AND MANAGEMENT OF INFANTILE HEMANGIOMA I Made Sakta Suryaguna
E-Jurnal Medika Udayana vol 2 no 12 (2013):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.797 KB)

Abstract

Hemangiomas are benign neoplasms composed of proliverative and hyperplastic vascular endothelium with characteristic rapid growth of initial phase followed by involution phase or regression. Hemangiomas are the most common benign vascular tumor in the naonatus. The pathogenesis of hemangiomas still can not be explained with certainty although there is some suspicion about the cause. Clinical symptoms and diagnosis of hemangioma can be seen by the growth phase of hemangioma. Most hemangiomas will regress spontaneously, but treatment as early as possible with the appropriate modality can provide better results, especially with the new therapeutic modalities such promising class of beta blockers.
PROPORSI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 6 SAMPAI 12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GIANYAR II TAHUN 2013 I Komang Heri Sukrastawan; Luh Seri Ani
E-Jurnal Medika Udayana vol 4 no 3 (2015):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.997 KB)

Abstract

Pemberian air susu ibu (ASI) merupakan salah satu hal yang dapat mencegah bayi dari penyakit infeksi diantaranya adalah diare. Pemberian ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja dari usia bayi 0 bulan sampai dengan 6 bulan.Cakupan pemberian ASI eksklusif di Bali sebanyak 36,54 persen. Di wilayah kerja UPT Kesmas Gianyar II, pada September 2013 pemberian ASI eksklusif mencapai angka 71,43 persen yangdiperoleh dengan metoderecall 24 jam. Metode ini hasilnya akan lebih  tinggi daripada angka aktual di populasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase pemberian ASI eksklusif 6 bulan, usia kegagalan ASI ekslusif dan jenis makanan atau minuman selain ASI yang pertama kali diberikan. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional deskriptivedengan responden adalah ibu yang mempunyai bayi berumur 6 bulan sampai dengan 12 bulan sejumlah 81 responden. Hasil penelitian didapatkan proporsi pemberian ASI eksklusif lebih rendah dari proporsi yang didapat menggunakan metode recall24 jam sebesar 35,8%.Kesimpulan penelitian ini adalah proporsi ASI ekslusif di UPT Kesmas Gianyar II masih rendah.  
PREVALENSI HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DI DESA TEMBUKU KABUPATEN BANGLI BULAN SEPTEMBER 2014 Sri Mahadhana; Roby Paguh Tarigan; I Gede Riswandinata Karyadi
E-Jurnal Medika Udayana Vol 5 No 4 (2016): E-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.135 KB)

Abstract

HYPERTENSION PREVALENCE OF PEOPLE IN TEMBUKU VILAGE, BANGLI REGENCY SEPTEMBER 2014 ABSTRACT Hypertension define as persistent elevation of blood pressure above normal range. Hypertension is chronic disease of cardiovascular system that can occur several severe complication including heart disease and stroke. About 40% of world population is suffering from hypertension. People who live in the rural area is very vulnerable to suffering more from hypertension due to lack of understanding and statistical information of hypertension. The shift from infectious disease to metabolic disease is happening in rural area and that should be considered as a problem and information of the real situation in rural area of hypertension should be done and to determine the risk factors of hypertension to decrease incidence of hypertension. This research is using descriptive quantitative method. Research is conducted with measurement of blood pressure from the randomly chosen 96 samples and investigation of hypertension risk factors. Risk factors such as gender, family history of hypertension, smoking habit, BMI (body mass index), physical activity, coffee consumption, and average of daily salt intake are questioned to the samples. This research found that 43% of people in Tembuku village is suffering from hypertension. Smoking and coffee consumption is considered as major risk factors in developing hypertension of people in Tembuku village
KANKER PAYUDARA PADA WANITA USIA TUA DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT Putu Ayu Kartika Putri Saraswati; I Wayan Sudarsa
E-Jurnal Medika Udayana vol 3 no 6 (2014):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.442 KB)

Abstract

Pendahuluan: Sebagian besar insiden dan kematian akibat kanker payudara terdapatpada wanita berusia diatas 65 tahun. Laju insiden kanker payudara adalah 82,2 kasusbaru dari 100.000 wanita berusia dibawah 65 tahun dibandingkan dengan 403,8 dari100.000 wanita berusia 65 tahun keatas. Permasalahan-permasalahan yang dihadapioleh pasien kanker wanita usia tua adalah terlambatnya diagnosis, penanganan yangkurang agresif, kondisi kesehatan umum pasien yang lemah, dimana akan membatasipilihan terapi. Tujuan dari studi deskriptif ini adalah untuk mengetahui frekuensi kankerpayudara pada wanita usia tua, serta mengetahui distribusinya berdasarkan stadium dandiagnosis histopatologi.Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif cross-sectional.Penelitian dilakukan dengan mengambil data sekunder dari pasien wanita berumur >65tahun dengan kanker payudara di RSUP Sanglah tahun 2002-2012.Hasil: Dari penelitian yang telah dilakukan, ditemukan bahwa jumlah pasien wanitadengan kanker payudara >65 tahun adalah sebanyak 51 orang

Page 59 of 196 | Total Record : 1956


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 07 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 9 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 8 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 6 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 5 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 4 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 3 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 2 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 1 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 12 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 11 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 10 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 9 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 8 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 7 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 6 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 5 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 4 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 3 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 2 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 1 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 6 (2022): Vol 11 No 06(2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 12 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 11 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 10 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 9 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 8 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 7 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 6 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 5 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 4 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 3 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 2 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 1 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 12 (2021): Vol 10 No 12(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 11 (2021): Vol 10 No 11(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 10 (2021): Vol 10 No 10(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 9 (2021): Vol 10 No 09(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 8 (2021): Vol 10 No 08(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 7 (2021): Vol 10 No 07(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 6 (2021): Vol 10 No 06(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 5 (2021): Vol 10 No 05(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 4 (2021): Vol 10 No 04(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 3 (2021): Vol 10 No 03(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 2 (2021): Vol 10 No 02(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 1 (2021): Vol 10 No 01(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 12 (2020): Vol 9 No 12(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 11 (2020): Vol 9 No 11(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 10 (2020): Vol 9 No 10(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 9 (2020): Vol 9 No 09(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 8 (2020): Vol 9 No 08(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 7 (2020): Vol 9 No 07(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 6 (2020): Vol 9 No 06(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 5 (2020): Vol 9 No 05(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 4 (2020): Vol 9 No 04(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 3 (2020): Vol 9 No 03(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 2 (2020): Vol 9 No 02(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 1 (2020): Vol 9 No 01(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 5 (2019): Vol 8 No 5 (2019): Vol 8 No 5 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 4 (2019): Vol 8 No 4 (2019): Vol 8 No 4 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 12 (2019): Vol 8 No 12 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 11 (2019): Vol 8 No 11 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 10 (2019): Vol 8 No 10 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 9 (2019): Vol 8 No 9 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 8 (2019): Vol 8 No 8 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 7 (2019): Vol 8 No 7 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 6 (2019): Vol 8 No 6 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 3 (2019): Vol 8 No 3 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 2 (2019): Vol 8 No 2 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 1 (2019): Vol 8 No 1 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 12 (2018): Vol 7 No 12 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 11 (2018): vol 7 no11 2018 E-jurnal medika udayana Vol 7 No 10 (2018): Vol 7 No 10 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 9 (2018): Vol 7 No 9 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 8 (2018): Vol 7 No 8 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 7 (2018): Vol 7 No 7 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 6 (2018): Vol 7 No 6 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 5 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 4 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 3 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 2 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 1 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 12 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 11 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 10 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 9 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 8 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 7 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 6 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 5 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 4 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 3 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 2 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 1 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 5, No 12 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5, No 11 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 10 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 9 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 8 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 7 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 6 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 5 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 4 (2016): E-jurnal medika udayana vol 5 no 3(2016):e-jurnal medika udayana vol 5 no 2(2016):e-jurnal medika udayana vol 5 no 1(2016):e-jurnal medika udayana vol 4 no 12(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 11(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 10(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 9(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 8(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 7(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 6(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 5(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 4(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 3 (2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 2 (2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 1 (2015):e-jurnal medika udayana vol 3 no 12(2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 11(2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 10(2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 9 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 8 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 7 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 6 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 5 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 4 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 3 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 2 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 1 (2014):e-jurnal medika udayana vol 2 no 12 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 11 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 10 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 9 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 8 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 7 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no6(2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no5(2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no4 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no3 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no2 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no1 (2013):e-jurnal medika udayana Vol 1 No 1 (2012): e-jurnal Medika Udayana More Issue