cover
Contact Name
Nopriyanti
Contact Email
nopriyanti@fkip.unsri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jptm@fkip.unsri.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 23557389     EISSN : 26565153     DOI : -
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN: Kajian Teori dan Praktik Pembelajaran Teknik Mesin, merupakan Berkala yang terbit dua kali setahun pada bulan Mei dan November. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan kajian analisis-kritis di bidang pembelajaran teknik mesin.
Arjuna Subject : -
Articles 177 Documents
ANALISIS PERANGKAT PENILAIAN BERBASIS SELF-ASSESSMENT PADA MATA KULIAH PRAKTIKUM BODY PENGECATAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Debora Debora; Indria Sintha
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 8, No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v8i1.13845

Abstract

Praktikum adalah salah satu pembelajaran khususnya pada mata kuliah praktikum body pengecatan, yaitu bukan sekedar penguasaan konten materi yang diajarkan, namun mahasiswa harus mampu menggunakan pengetahuan dan keterampilan. Penelitian ini di lakukan untuk mengetahui analisis presentase respon dari responden dalam perlunya penerapan penilaian diri (Self-Assessment) pada mata kuliah praktikum body pengecatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survei, teknik sample purposive sampling. Uji Validitas menggunakan analisis korelasi rumus Product Moment dari Pearson dengan hasil 29 butir instrumen yang valid. Sedangkan untuk mengetahui reliabilitasnya, data dianalisis menggunakan rumus koefisien alpha, kemudian hasilnya di bandingkan dengan tingkat keandalan koefisien korelasi. Berdasarkan analisis tersebut, instrument penelitian ini dinyatakan reliabel untuk digunakan dalam pengumpulan data. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa skor rata-rata yang diperoleh oleh responden sebesar 95.254. Secara keseluruhan, nilai yang diperoleh siswa 82.12%. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa perlunya pelaksanaan self-assessment pada mata kuliah praktikum body pengecatan.
MEDIA PEMBELAJARAN CUTTING ENGINE SISTEM TRANSMISI SEPEDA MOTOR MANUAL TIPE CUB Sunarto Hidayat; Haris Abizar; Sulaeman Deni Ramdani
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 8, No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v8i2.15567

Abstract

This paper reports a study that examines the manufacture and feasibility of cutting engine learning media. learning in related subjects. The research was conducted using the Research and Development (R&D) method of the Borg and Gall development model. The subjects of this study consisted of 3 material experts, 3 media experts, and 21 college students. This research produces Learning Media products that have a choice of operating modes (automatic or mechanical) as well as visualization transfer features that make this product a flexible character learning medium. The feasibility of learning media based on the validation results from material experts and media experts shows that this learning media is suitable for use in learning. The average result of the questionnaire that has been obtained from media experts shows a percentage of 78% in the "Good" category. The average results of media experts show a percentage of 86.60% in the "Very Good" category and the average for the questionnaire that has been obtained from users shows a percentage of 87.20% in the "Very Good" category.
ANALISA KARAKTERISTIK TRAKSI DAN EFISIENSI TRANSMISI PADA MOBIL TAWON 664 CC. Ichsandityo Wicaksono; Agung Sudrajat; Yusvardi Yusuf
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 8, No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v8i1.14061

Abstract

Traksi merupakan gaya gesek maksimum yang bisa dihasilkan antara dua permukaan tanpa mengalami slip atau gaya tangensial yang ditransmisikan secara melintang terhadap dua permukaan melalui gesekan atau lapisan fluida yang menghasilkan gerakan, memberhentikan laju, atau mentransmisikan daya. Skripsi ini mempelajari tentang karakteristik traksi berdasarkan pertimbangan efisiensi transmisi yang dihasilkan oleh mobil tawon. dalam penelitian ini penulis melakukan tiga tahapan pengujian. Tahapan pertama adalah melakukan pengujian menggunakan dynotest untuk mengetahui daya aktual serta efisiensi transmisi, tahap kedua melakukan perhitungan sehingga didapat grafik karakteristik traksi kendaraan. Selanjutnya tahap ketiga dilakukan analisa dari hasil grafik karakteristik yang telah didapat sehingga didapatkan kesimpulan. Dari hasil pengujian serta perhitungan diperoleh grafik karakteristik traksi dan efisiensi transmisi, pengujian dynotest menunjukan nilai efisiensi transmisi pada tingkat gigi 1, 2, 3, dan 4 berturut-turut sebesar 97,5 %, 75,8 %, 77,2 % dan 77,9 %. Nilai gaya dorong maksimal pada gigi 1, ,2 ,3 dan 4 berturut-turut sebesar 2,049 kN, 1,047 kN, 0,592 kN, dan 0,385 kN. Setelah dilakukan analisa terdapat loses traksi yang cukup besar pada tingkat gigi 1 menuju gigi 2 sebesar 1,313 kN, pada tingkat gigi 2 menuju gigi 3 sebesar 0,661 kN, dan pada tingkat gigi 3 menuju gigi 4 sebesar 0,209 kN.Kata kunci: Karakteristik Traksi, Dynotest, Transmisi, Mobil Tawon 664 cc.
EFFECT OF CLEARANCE ON THE HEIGHT OF (BURR) ON ARM REAR BRAKE TYPE 45P AT PT. XYZ KARAWANG Sumardi Sumardi; Kardiman Kardiman; Farradina Choria Suci
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 8, No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v8i2.15318

Abstract

Arm rear break is one component of vehicle spare parts found on motorcycles. This component is made using a forming process, where one of the parameters that affects the failure is the clearance value. Therefore, the purpose of this study was to determine the effect of clearance on the burr height of the 45P Arm Rear Break. The arm rear break is made of sheet metal plate material with a thickness of 2.6 mm through the forming process and variations in clearance numbers of 4%, 5% and 6%. For the punching process, a 12 mm diameter punch knife was used. The result of this research is that the highest bar value is produced by 6% clearance of 0.29 mm, then 5% clearance of 0.23 mm and 4% clearance of 0.17 mm. Keywords : Sheet metal, forming, arm rear brake, clearance, burr
PENGEMBANGAN JOBSHEET ELEKTRONIK PRAKTIK PENGELASAN GMAW (GAS METAL ARC WELDING) Sudiyono Sudiyono; Ari Dwi Nur Indriawan Musyono; Febrian Arif Budiman; Angga Septiyanto
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 8, No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v8i1.14030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan jobsheet elektronik pada materi Praktik pengelasan GMAW (Gas metal Arc Welding) yang layak dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran. Metode penelPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan jobsheet elektronik pada materi Praktik pengelasan GMAW (Gas metal Arc Welding) yang layak dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian dan pengembangan dengan desain penelitian four-D model. Subjek penelitian adalah mahasiswa, ahli materi, dan ahli media. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif menggunakan analisis persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jobsheet elektronik hasil pengembangan sangat layak dan sangat praktis untuk digunakan dalam pembelajaran praktik pengelasan GMAW. Hal ini terlihat dari hasil validasi ahli materi dengan skor persentase sebesar 84,64 % atau pada kategori sangat layak, sedangkan skor validasi ahli media sebesar 85,73 % juga pada kategori sangat layak. Selain itu hasil penilaian kepraktisan oleh mahasiswa memperoleh skor sebesar 81,33 % atau sangat praktis digunakan.itian yang digunakan yaitu metode penelitian dan pengembangan dengan desain penelitian four-D model. Subjek penelitian adalah mahasiswa, ahli materi, dan ahli media. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif menggunakan analisis persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jobsheet elektronik hasil pengembangan sangat layak dan sangat praktis untuk digunakan dalam pembelajaran praktik pengelasan GMAW. Hal ini terlihat dari hasil validasi ahli materi dengan skor persentase sebesar 84,64 % atau pada kategori sangat layak, sedangkan skor validasi ahli media sebesar 85,73 % juga pada kategori sangat layak. Selain itu hasil penilaian kepraktisan oleh mahasiswa memperoleh skor sebesar 81,33 % atau sangat praktis digunakan.
PENGARUH PERLAKUAN PANAS QUENCHING TERHADAP LAJU KOROSI PADA MATERIAL BAJA ST 37 Muhammad Zaki; Harlin Harlin; Imam Syofii
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 8, No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v8i2.8980

Abstract

This study aims to determine the effect of quenching heat treatment on corrosion rates on st 37 steel material. The study was conducted at the Workshop of PT Cakra Indo Pratama Banyuasin, South Sumatra. The object of this research is the development of corrosion rates on st 37 steel with dimensions of ? 20 mm and t 8mm  which are quenched at a temperature of 800-900 °C. The cooling medium used is salt water, ordinary water, air and used oil. This study uses a descriptive method where the researcher observation, retrieval of data and see what type of quenching medium is resistant to corrosion rates. The results showed that the use of used oil coolant medium was more suitable for community use because the development of the corrosion rate was relatively slower.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ANDROID PADA MATA KULIAH TEKNIK PENGELASAN 1 DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS SRIWIJAYA Juandi Alyah; Imam Syofii; Harlin Harlin
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 8, No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v8i1.6988

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran android pada mata kuliah teknik pengelasan 1 di Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Sriwijaya yang valid dan praktis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dan menggunakan model pengembangan Rowntree evaluasi tessmer. Objek penelitian adalah media pembelajaran android dan subjek penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin angkatan 2017. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah validasi ahli, lembar wawancara dan angket/kuisioner. Validasi ahli untuk mengetahui kevalidan produk, wawancara untuk melakukan perbaikan setelah divalidasi oleh validator. Angket untuk mengetahui kepraktisan produk yang dikembangkan. Hasil dari tahap validasi didapat persentase kevalidan 79% untuk validasi media dan 88% untuk validasi materi. Produk telah divalidasi diuji cobakan ke tahap perorangan dan kemudian produk dilakukan validasi sesuai dengan saran dan komentar validator dan mahasiswa. Selanjutnya untuk mengetahui kepraktisan media dilakukan uji coba kelompok kecil dan uji lapangan. Pada tahap uji coba kelompok kecil nilai persentase angket kepraktisan sebesar 83% dan pada uji lapangan nilai persentase angket kepraktisan sebesar 95%. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran android pada mata kuliah teknik pengelasan 1 dinyatakan valid an praktis Kata-kata kunci: Model Pengembangan Rowntree, Media Pembelajaran Android, Teknik Pengelasan, Valid dan Praktis
PENGARUH POLARITAS DCEN DAN DCEP PADA PROSES PENGELASAN SMAW TERHADAP PERBANDINGAN KEDALAMAN PENETRASI DENGAN MENGGUNAKAN ELEKTRODA E7016 PADA PELAT BAJA ASTM A36 siti irna solehah; muhamad nursaleh; deddy supriyatna
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v9i1.15777

Abstract

Pengelasan adalah suatu pekerjaan penyambungan logam dengan menggunakan proses pemanasan setempat, sehingga terjadi ikatan metalurgis antara logam satu dengan yang disambung. Penentuan tegangan mesin las yaitu  AC dan DC, dan polaritas mesin DC+ dan DC- serta jenis elektroda mempengaruhi hasil dari perbandingan kedalaman penetrasi las. Pada penelitian pengelasan pelat baja ASTM A36 menggunakan proses pengelasan SMAW pada polaritas DCEN dan DCEP dengan metode penelitian eksperimen yang bertujuan untuk menunjukan hasil bahwa pengaruh polaritas DCEN dan DCEP pada proses pengelasan SMAW terhadap perbandingan kedalaman penetrasi dengan menggunakan elektroda E7016 pada pelat ASTM A36  dapat diambil kesimpulan bahwa kedalaman penetrasi pada polaritas DCEP lebih dalam dibandingkan dengan polaritas DCEN. Penetrasi yang diukur dari batas sejajar logam induk pada polaritas DCEN menghasilkan kedalaman 0,64 mm-0,86 mm, sedangkan penetrasi lebih dalam dihasilkan daripada polaritas DCEP yaitu dengan kedalaman penetrasi 0,76 mm-1,14 mm. Dengan perbandingan selisih kedalaman penetrasi keduanya yaitu pada arus 60 A memiliki selisih 0,09 mm, pada arus 70 A memiliki selisih 0,16 mm, pada arus 80 A memilki selisih 0,28 mm dan pada arus 90 A memiliki selisih 0,28 mm.
ANALISA PERHITUNGAN RODA GIGI MIRING TRANSMISI PADA MOBIL TOYOTA KIJANG KAPSUL SX 4 SPEED ARIEF ARIEF WICAKSANA
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v9i1.16774

Abstract

Roda gigi adalah bagian dari mesin yang berputar untuk mentransimisikan daya. Roda gigi memiliki gigi-gigi yang saling bersinggungan dengan gigi dari roda gigi yang lain. Dua atau lebih roda gigi yang bersinggungan dan bekerja bersama- sama disebut sebagai transmisi roda gigi, dan bisa menghasilkan keuntungan mekanis melalui rasio jumlah gigi. Roda gigi mampu mengubah kecepatan putar, torsi, dan arah daya terhadap sumber daya. Tidak semua roda gigi berhubungan dengan roda gigi yang lain; salah satu kasusnya adalah pasangan roda gigi dan pinion yang bersumber dari atau menghasilkan gaya translasi, bukan gaya rotasi.Dengan adanya kemiringan alur gigi, maka perbandingan kontak yang terjadi jauh lebih besar disbanding roda gigi lurus yang seukuran, sehingga pemindahan putaran maupun beban pada gigi-giginya berlangsung lebih halus. Sifat ini sangat baik untuk penggunaan pada putaran tinggi dan beban besar. Dibuat dua alur profil gigi dengan posisi sudut kemiringan saling berlawanan.Dari analisa dan perhitungan sebelumnya yang telah dilakukan pada roda gigi miring transmisi mobil Toyota Kijang Kapsul didapatkan hasil :Modul (m) = 3mm, Radial Pressure Angle (?t) = 22,73°, Standard Pitch Diameter (dp) = 114,31mm, Base Diameter (dbp) = 105,39 mm, Puncak Diametral Tangensial (Pt) = 0,259 gigi/inch, Jarak Lengkung Puncak (Pt) = 12,123 in, Jarak Normal Lengkung (Pn) = 10,498 in, Jarak Aksial Lengkung Puncak (Px) = 0,448 in, Width Surface Gear (F) = 0,896, Kecepatan Garis Puncak (V) = 3,297, Beban yang dipindahkan (Wt) = 840,764 lb, Gaya Tekan pada Sumbu Radial (Wr) = 775,184 lb, Gaya Tekan pada Sumbu Aksial (Wa) = 485,120 lb, Gaya Total (W) = 1242,23 lb Kata Kunci : Roda Gigi, Roda Gigi Lurus, Roda Gigi Miring, Rasio, Torsi, Transmisi. 
PENGARUH VARIASI SUDUT PENGELASAN GMAW TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO PADA BAJA ASTM A36 Linda Farida; Ma'mun Hidayat; Muhammad Fawaid
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v9i1.15940

Abstract

Baja ASTM A36 banyak digunakan di dunia industri pada bidang manufaktur seperti pengelasan GMAW. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh variasi sudut saat proses pengelasan GMAW terhadap nilai kekerasan dan struktur mikro hasil pengelasan. Spesimen yang digunakan yaitu Baja ASTM A36 tebal 10mm. Proses pengelasan GMAW dilakukan dengan variasi sudut las yaitu 70o dan 110o serta menggunakan arus 95A, 125A, 155A dan 185A. Metode yang digunakan eksperimen. Pengambilan data dengan observasi langsung dan menggunakan teknik analisis data statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variasi sudut saat proses pengelasan memiliki nilai kekerasan paling tinggi yaitu pada sudut 70 o arus 185A dengan nilai kekerasan yaitu weldmetal 217,1 HV, daerah HAZ 178,7 HV dan pada base metal ada pada sudut 110 o arus 185A sebesar 142, 5 HV. Sedangkan nilai kekerasan terendah ada pada sudut 110 o arus 95A dengan nilai kekerasan weld metal 180,9 HV, daerah HAZ 145,7 HV dan pada base metal ada pada sudut 70 o arus 95A sebesar 121,4 HVKata Kunci: Pengelasan GMAW, Baja ASTM A36, Uji Kekerasan, Struktur Mikro