cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
AKSIOMA
ISSN : 20862725     EISSN : 25797646     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika adalah jurnal dalam bidang matematika dan pendidikan matematika yang memfasilitasi guru, mahasiswa, dosen, dan praktisi pendidikan dalam menerbitkan karya ilmiah atau artikel hasil penelitian maupun studi pustaka. Jurnal Aksioma ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juli dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 495 Documents
Pengembangan Suplemen Bahan Ajar Trigonometri Berilustrasi STEM untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Muhammad Farid Aslam
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 2 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v14i2.15737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kevalidan, kepraktisan, keefektifan suplemen bahan ajar trigonometri berilustrasi STEM yang diarahkan untuk dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Pengembangan dilakukan dengan prosedur ADDIE. Indikator pemecahan masalah mengacu pada empat indikator pemecahan masalah Polya. Validasi serta uji kelayakan melibatkan dosen sebagai validator ahli serta guru sebagai validator praktisi. Penelitian melibatkan 30 siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Temanggung pada mata pelajaran matematika peminatan . 5 siswa dilibatkan dalam uji keterbacaan dan respon. Berdasarkan analisis, suplemen bahan ajar tergolong valid dan layak dengan skor 4,60, terbaca baik dengan nilai keterbacaan sebesar 4,48, respon baik dengan nilai 4,46 sehingga dapat digolongkan kedala kategori praktis. Melalui uji gain, suplemen bahan ajar yang dikembangkan dapat dikatakan efektif. Hasil uji menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah. Melalui analisis terhadap hasil pretest dan posttest pada masing-masing indikator kemampuan pemecahan masalah, indikator memahami masalah meningkat tinggi dengan nilai gain sebesar 0,76, indikator merencanakan meningkat rendah dengan nilai gain sebesar 0,24, indikator melaksanakan pemecahan meningkat rendah dengan gain sebesar 0,17, dan indikator memeriksa penyelesaian meningkat rendah dengan nilai gain sebesar 0,12.
Media Ajar Matematika Berbasis STEM Menggunakan Augmented Reality Untuk Siswa SMK Dani Eka Purwati
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 2 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v14i2.16080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media ajar matematika berbasis STEM menggunakan Augmented Reality pada jurusan Konstruksi Gedung Sanitasi dan Perawatan (KGSP) yang valid serta mengetahui respon siswa. Subjek penelitian ini yaitu siswa SMK Negeri 2 Purwokerto jurusan KGSP kelas XI. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R and D) yang menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dengan desain penelitian dan pengembangan 4-D. Instrumen yang digunakan dalam penelitian meliputi wawancara, dukumentasi, lembar validasi, dan angket respon siswa. Hasil penelitian melalui uji validasi diperoleh media ajar matematika berbasis STEM menggunakan Augmented Reality pada jurusan Konstruksi Gedung, Sanitasi dan Perawatan dinyatakan valid setelah melalui proses perbaikan. Namun, hasil uji coba media ajar berdasarkan angket respon siswa menunjukkan masih terdapat siswa yang memberikan respon negatif terhadap media ajar.
Penalaran Matematis Siswa Ditinjau dari Gaya Berpikir Menurut Gregorc Siti Nur Fitri; Metta Liana; Linda Rosmery Tambunan
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 2 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v14i2.16324

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan bernalar matematika siswa yang dilihat dari karakteristik gaya berpikir yang dikategorikan menurut Anthony Gregorc. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif, dan metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Negeri Tanjungpinang pada bulan Mei tahun 2023. Teknik tes dan wawancara digunakan sebagai metode pengumpulan data. Instrumen yang dibutuhkan dalam penelitian ini yaitu peneliti dan didukung dengan instrumen tes gaya berpikir, instrumen tes penalaran matematis dan pedoman wawancara. Untuk menganalisis data secara bertahap meliputi pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan akan digunakan metode analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya berpikir sekuensial abstrak memiliki kemampuan penalaran matematis yang lebih baik daripada siswa dengan gaya berpikir sekuensial konkrit, gaya berpikir acak konkrit, dan gaya berpikir acak abstrak.Kata kunci: Kemampuan, Penalaran Matematis, Gaya berpikir.
Model Matematika Penyebaran Penyakit Antraknosa pada Tanaman Cabe dengan Tindakan Preventif dan Kuratif Mella Susriyanti; Defri Ahmad
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 2 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v14i2.14798

Abstract

A disease that can affect chili plants is anthracnose. This disease can cause crop loss. The level of spread of this disease depends on control efforts, starting from preventive and moving to curative efforts. The purpose of this study was to form a model, analyse it, and interpret the result of a mathematical model analysis of the spread of anthracnose disease in chilies with preventive and curative measures. This type of research is basic research, and the method used is the descriptive method. The mathematical model formed is the SIRPC model.  The SIRPC model is the resultant mathematical model. Two balance point the illness free balance point and the endemic balance point are discovered as a result of the study that has been done. The asymptotically stable illness free balance point if   and   .Whereas the endemic balance point will be asymptotically stable if , , , , and . The greater the preventive action, the more the protected population increases and the vulnerable population decreases, while when the curative action is greater, the infected and carrier populations decrease.
Analisis Kemampuan Berpikir Matematis Siswa pada Pembelajaran Aritmatika Sosial Ditinjau dari Model Pembelajaran dan Self Efficacy Siswa Nandang Arif Saefuloh; Wahyudin Wahyudin; Sufyani Prabawanto; Usep Kosasih; Samnur Saputra; Deti Ahmatika; Iden Rainal Ihsan
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 2 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v14i2.15950

Abstract

The main problem in this study is students' ability to think mathematically in solving mathematical problems in learning social arithmetic in their class through minimum guidance-based learning (PBL and DL). This research uses a mixed method to look at the description of students' mathematical thinking abilities and the tendency of these abilities based on students' self-efficacy levels. The results showed that the increase in students' mathematical thinking skills at each level of low self-efficacy based on n-gain calculations. In addition, there is no significant difference in the scores for improving students' mathematical thinking skills based on the learning model and the level of self-efficacy. There is no significant interaction between the Learning Model and the Level of Self-efficacy in determining the increase in the average score of students' mathematical thinking abilities. Other findings show that students with low self-efficacy tend to have limitations in the ability to think mathematically in the process of conjecture and convincing. On the other hand, students with moderate and high self-efficacy have more complete mathematical thinking abilities, including specialization, generalization, conjecture, and convincing. However, in the process of conjecture and convincing, two sub-processes are found, namely knowledge modification using factual knowledge, contextual tools, or substantive thinking, as well as the process of selecting relevant information in solving problems. Therefore, the two groups are divided into four groups based on the way students use conjecture and convincing mathematical thinking abilities, namely: (1) students use specialization mathematical thinking skills based on the knowledge learned from the teacher, (2) students use specialization mathematical thinking abilities based on knowledge acquired in everyday life, (3) students use convincing mathematical thinking abilities by examining the formula used or based on knowledge learned from the teacher, and (4) students use convincing mathematical thinking abilities based on the knowledge obtained in everyday life (factual knowledge).
Rekonstruksi integrasi numerik metode PIAS segitiga Limanto, Vincent; Yudhi, Yudhi; Prihandono, Bayu
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 16, No 1 (2025): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v16i1.19970

Abstract

The solution to numerical integration problems generally can be achieved using mesh methods. However, mesh methods, commonly known as trapezoidal, rectangular, and midpoint, only apply to Cartesian coordinates. Therefore, this research develops a mesh method that can be used for numerical integration in polar coordinates, specifically using Triangle shapes. This study also analyzes the errors from the results of the Triangle mesh method and provides examples and visualizations of applying the Triangle mesh method to solve numerical integration problems. The steps of this research are as follows: first, determining the form of the integral in the problem of numerical integration in polar coordinates. Then, the area bounded by the curve is divided into several parts, each approximated by a triangle. Next, a numerical integration formula of the triangle mesh method is created by summing the areas of each triangle. After that, the resulting error of the triangle mesh method is analyzed using the Taylor series. Finally, proving that the results of the triangle mesh method approximate the area bounded by the curve in polar coordinates. From this research, the numerical integration formula for the Triangle mesh method is obtained, the error formula with a second-order approximation degree, and based on the proof of the numerical integration formula for the Triangle mesh method, it is concluded that as the number of triangles approaches infinity, the results of the Triangle mesh method will converge to the exact area bounded by the curve.
Implementation of GeoGebra-based LMS canvas on conceptual understanding of geometry transformation of grade XI students Santosa, Yoga Tegar; Maulida, Dini Wardani; Murtiyasa, Budi
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 16, No 1 (2025): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v16i1.21713

Abstract

One of the most important things that students must learn in mathematics is conceptual understanding skills. However, in reality, students' conceptual understanding skills is often still low. The aims of this study is to test the difference in conceptual understanding between students who use the Geogebra-based Learning Management System (LMS) Canvas and those who do not use the media. This study uses a quasi-experimental quantitative type with a pretest and posttest non-equivalent control group design. The research subjects consisted of students in grade XI MIPA 1 and MIPA 2 at one of the high schools in Boyolali, each of which amounted to 36 students. The validated mathematical conceptual understanding skill test is applied as a research instrument. Descriptive and inferential statistics are used in data analysis. The results showed that there was a significant difference in student's conceptual understanding skills in the experimental and control classes.  In addition, the results showed that compared to the control group, the experimental group had superior conceptual understanding skills. This is shown by the median and mean rank of students' posttest scores in experimental class (median = 80; mean rank = 51.25), higher than in control class (median = 46; mean rank = 21.75).
Respon siswa terhadap kesinambungan materi matematika pada jenjang SMP dan SMA Purwati, Heni; Utami, Risky Esti; Endahwuri, Dhian
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 16, No 1 (2025): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v16i1.22857

Abstract

Matematika adalah suatu pembelajaran yang perlu diberikan kepada semua siswa dimulai dari sekolah dasar hingga jenjang perguruan tinggi guna membekali seseorang memiliki kemampuan berpikir logis, kritis, dan kreatif dan berkelanjutan untuk bisa digunakan mengatasi permasalahan di kehidupan sehari-hari dan mengikuti perkembangan ilmu, pengetahuan dan teknologi. Tujuan dari penelitian adalah untuk mendeskripsikan respon siswa terhadap materi pembelajaran matematika di tingkat SMP dan SMA. Penelitian ini merupakan penelitian survey untuk mendeskripsikan respon siswa terhadap materi pembelajaran matematika di tingkat SMP dan SMA. Berdasarkan survey diperoleh pendapat siswa SMP kelas VII bahwa materi yang dianggap mudah adalah bilangan dan yang dianggap sulit adalah aritmatika sosial dan persamaan dan pertidaksamaan  linier satu variabel, sedangkan menurut siswa kelas VIII materi yang dianggap mudah adalah pola bilangan sedangkan yang dianggap sulit adalah Phytagoras dan peluang, sementara di kelas IX materi yang dianggap mudah adalah perpangkatan dan bentuk akar sementara yang sulit adalah kekongruenan dan kesebangunan. Pada siswa kelas X, materi yang dianggap mudah adalah Persamaan dan pertidaksamaan Nilai Mutlak Linier Satu Variabel, sementara yang dianggap sulit adalah pertidaksamaan rasional dan irasional satu variable.  Menurut siswa kelas XI, materi yang dianggap mudah adalah matriks dan yang dianggap sulit adalah integral. Menurut pendapat siswa kelas XII, materi yang mudah dan menyenangkan adalah materi peluang, sedangkan yang dianggap sulit adalah kekongruenan dan kesebangunan. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan untuk bisa menjadi dasar bagi penelitian selanjutnya untuk mengembangkan pembelajaran dan pendidikan dengan melihat materi, model pembelajaran, media maupun pengembangan yang lain.
Profil berpikir siswa SMP dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan gender Nuriansyah, Iffat Rahmadhani; Maf’ulah, Syarifatul; Masruroh, Faridatul
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 16, No 1 (2025): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v16i1.22047

Abstract

Divergent thinking is characterized by thinking in all directions, always trying various solutions to solve problems, so several ideas or solutions emerge. Divergent thinking in this study is based on four aspects; fluency, flexibility, originality, and elaboration. This study used a descriptive qualitative approach with two subjects of class VIII students of SMP Negeri 1 Ploso Jombang in the academic year 2024/2025, male student are (BAE) and female student are (AN). Data collection technique for this research carried out by giving the DTT written test and interviews. Data were collected through the Divergent Thinking Test (DTT) and semi-structured interviews had been validated by experts. This research is a qualitative descriptive research. The selection of subjects in this study considering by gender. For data collection technique in this study using a DTT written test and interview. Data analysis method carried out with three stages of analysis. The results showed that the female subject (AN) excelled in all indicators of divergent thinking AN produced three different problem-solving strategies, such as calculating the area of the outer square minus the shaded area, dividing the square into two rectangles, and dividing the square into smaller elements. AN provided a detailed explanation in developing the solution. Subject BAE produced two strategies, which tended to be simpler and conventional, without much variation. In the aspect of problem solving based on Polya's steps (understanding the problem, planning the solution, executing the solution, and re-examining), both subjects could follow the steps. However, AN showed more depth in planning and re-examining, by exploring various alternative strategies and BAE was simpler in solving the problem and thought more efficiently.
Pengembangan media pembelajaran matematika berbasis website dengan masalah kontekstual Sari, Melati Puspita; Kustiawati, Dedek; Hafiz, M.
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 16, No 1 (2025): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v16i1.22057

Abstract

Contextual problem solving skills are very important for students to master. However, many students still have difficulty in problem solving. Therefore, media development is needed that can improve these skills, one of which is through website development. The purpose of this study is to develop a website as a mathematics learning media that raises contextual problems for junior high school/Islamic junior high school levels. This development research uses the Research and Development (RD) method. The methods used to collect data are observation, interviews and documentation studies for initial data collection, questionnaires for assessing the feasibility of the developed media, and evaluation tests for effectiveness tests. The subjects of this study consisted of 4 material experts, 3 Indonesian language experts, and 5 media experts. This study obtained very valid results in terms of material with a value of 95.14%. In terms of Indonesian, the results were very good with a value of 88.64%. Meanwhile, in the media test, the results were very good with a value of 93.47%. Student assessments in the initial trial stage obtained very good results of 79.92%. Student assessments in the field trial obtained very good results of 82.76%. Student assessment on dissemination got very good results of 82.82% and the effectiveness test on website-based mathematics learning media with contextual problems got good results of 77.01%. For other researchers who focus on the development of learning media, especially those based on websites, it is necessary to develop the security of the website being developed by validating the registered email.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 3 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 2 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 3 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 2 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 3 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2020): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2020): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2019): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2019): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2018): AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2018): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2018): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2017): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2017): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2016): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2016): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2015): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1/Maret (2015): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1/Maret (2015): AKSIOMA Vol 5, No 2/septembe (2014): aksioma Vol 5, No 2/september (2014): aksioma Vol 5, No 1/MARET (2014): AKSIOMA Vol 5, No 1/MARET (2014): AKSIOMA Vol 4, No 2/Septembe (2013): AKSIOMA Vol 4, No 2/September (2013): AKSIOMA Vol 4, No 1/MARET (2013): AKSIOMA Vol 4, No 1/MARET (2013): AKSIOMA Vol 3, No 2 (2012): AKSIOMA Vol 3, No 1/Maret (2012): Aksioma Vol 3, No 1/Maret (2012): Aksioma Vol 2, No 2/Septembe (2011): AKSIOMA Vol 2, No 2/September (2011): AKSIOMA Vol 2, No 1/Maret (2011): AKSIOMA Vol 2, No 1/Maret (2011): AKSIOMA Vol 1, No 2/September (2010): AKSIOMA Vol 1, No 2/Septembe (2010): AKSIOMA Vol 1, No 1/Maret (2010): AKSIOMA Vol 1, No 1/Maret (2010): AKSIOMA More Issue