cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika
ISSN : 20862407     EISSN : 2549886X     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika (JP2F), with a registered number ISSN 2086-2407 (Print), ISSN 2549-886X (online) is a scientific journal published by the Physics Education Study Program Universitas PGRI Semarang. The purpose of the publication of this journal is to disseminate conceptual thoughts or ideas and learning Physics research results that have been achieved, both at school and in college.
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
IMPLEMENTASI MACROMEDIA FLASH DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA Lasmiyatun Lasmiyatun; Ernawati Saptaningrum
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 3, No 1 (2012): APRIL 2012
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v3i1/april.380

Abstract

Permasalahan dari penelitian tindakan kelas ini adalah Bagaimanapeningkatan hasil belajar siswa menggunakan Macromedia Flashdengan model pembelajaran Think-Pair-Share di kelas VIII B SMP N2 Ampel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuipeningkatan hasil belajar siswa menggunakan Macromedia Flashdengan model pembelajaran Think-Pair-Share kelas VIII B SMP N 2Ampel. Melalui penelitian tindakan kelas (PTK) masalah ini dicobauntuk diselesaikan dengan memanfaatkan multimedia MacromediaFlash ke dalam pembelajaran dengan model Kooperatif tipe ThinkPair Share. Data diperoleh melalui observasi dengan melakukanpengamatan langsung selama proses kegiatan belajar mengajarberlangsung dan pemberian tes uji kompetensi. Kemudian dianalisissecara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwaaktifitas siswa dalam berkelompok, mengerjakan tugas-tugas, berfikirbersama dan berani mengeluarkan pendapat. Hasil belajar siswameningkat dan respon terhadap pembelajaran yang dilaksanakanmenyenangkan. Dengan demikian dari pelaksanaan penelitiantindakan kelas menerapkan Macromedia Flash dengan modelpembelajaran Kooperatif tipe Think Pair Share siklus I dan siklus II,disimpulkan bahwa dapat meningkatkan hasil belajar fisika di SMPNegeri 2 Ampel dalam kegiatan pembelajaran khususnya matapelajaran fisika pada pokok bahasan cahaya.Kata kunci: Hasil belajar, Macromedia Flash, Think Pair Share
Pembelajaran melalui Teknik Mind Mapping untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Kemagnetan Peserta Didik Kelas IX Semester Dua Tahun Ajaran 2012/2013 Umrotun Umrotun
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 7, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v7i1.1153

Abstract

Abstrak-Tujuan penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan pemahaman konsep kemagnetan, serta memaparkan perubahan perilaku belajar peserta didik kelas IX semester dua tahun ajaran 2012/2013 SMP N 3 Mranggen melalui pembelajaran dengan menggunakan metode mind mapping. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, jumlah siswa 33 orang terdiri 18 siswa perempuan dan 15 siwa laki-laki. Setiap siklus dilakukan tahapan: perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Pada siklus I hasil penelitian indikator meningkatnya pemahaman tentang kemagnetan menunjukkan persentase sebesar 63,64 % (21 orang) yang belum tuntas sebesar 36,36 % (12 orang) dan nilai rata-rata klasikal 73. Pada siklus II pemahaman tentang induksi elektromagnet yang mencapai tuntas belajar dengan persentase sebesar 93,94 % (31 orang), sedang yang belum tuntas 2 siswa sebesar 6,06 % (2 siswa) dan nilai rata-rata klasikal 82. Dari hasil pengamatan aktivitas siswa pada siklus I sebesar 71,40 % dan pada siklus II sebesar 87,88 %.Kata kunci: Peningkatan kemampuan pemahaman, peta konsep (concept maps), konsep kemagnetan
Pengembangan Pembelajaran Berbasis Saintifik pada Materi Dinamika Rotasi dan Kesetimbangan Benda Tegar untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Komunikasi Verbal Siswa SMA Dhimas Nur Setyawan; Sarwanto Sarwanto; Nonoh Siti Aminah
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 8, No 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v8i1.1332

Abstract

Hasil daya serap UN 2015 pada materi dinamika rotasi dan kesetimbangan benda tegar di Kota Magelang 65,08 masih rendah dibandingkan dengan daya serap tingkat Provinsi Jawa Tengah 67,13 maupun tingkat nasional 65,24, sehingga perlu dilakukan pembelajaran berbasis saitifik. Penelitian ini yang bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan karakteristik pembelajaran berbasis saintifik; (2) mendeskripsikan kelayakan pembelajaran berbasis saintifik; (3) menganalisis efektivitas penggunaan pembelajaran berbasis saintifik dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi verbal siswa. Pengembangan modul fisika berbasis saintifik dilakukan dengan penelitian Research and Development (R&D) menggunakan model Borg and Gall yang disederhanakan Tim Puslitjaknov [1] terdiri dari 5 tahap utama yaitu analisis pembelajaran, mengembangkan draft awal, validasi pembelajaran dan revisi, uji coba skala kecil dan revisi, uji coba skala besar dan revisi, dan diseminasi. Produk pembelajaran dikemas dalam bentuk modul. Modul fisika berbasis saintifik dinilai oleh: ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa; dua praktisi guru fisika SMA; dan dua teman sejawat serta respon siswa. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, kualitatif, dan N-Gain. Hasil penelitian dan pengembangan disimpulkan bahwa: 1) pembelajaran berbasis saintifik yang dikembangkan pada materi dinamika rotasi dan kesetimbangan benda tegar, menggunakan langkah menyajikan paparan masalah, menanya, berhipotesis, mengukur, menganalisis, menyimpulkan, mengomunikasikan. Selain itu, terdapat tugas bercerita mencari fenomena sesuai materi, soal latihan, dan soal evaluasi; 2) pembelajaran berbasis saintifik yang dikembangkan telah layak digunakan dengan kategori kelayakan sangat baik/sangat layak ditinjau dari kelayakan materi, media, dan bahasa; 3) pembelajaran berbasis saintifik pada materi dinamika rotasi dan kesetimbangan benda tegar efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi verbal siswa salah satu SMA di Kota Magelang. Peningkatan kemampuan berpikir kritis dengan N-gain score rata-rata 0,50 berkategori sedang pada kelas eksperimen dan 0,46 berkategori sedang pada kelas kontrol. Kemampuan komunikasi verbal pada kelas eksperimen mengalami peningkatan pada setiap pertemuan dengan N-Gain score rata-rata 0,37 pada kategori sedang.
Pembelajaran Fisika Berbantuan Bahan Ajar Berbasis Kontekstual dengan Mengintegrasi Kearifan Lokal Untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Fisika Muhammad Satriawan; Muhammad Subhan; Fatimah Fatimah
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 8, No 2 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v8i2.1835

Abstract

This research is a quasi experimental research that aims to determine the differences and the improvement of mastery of physics concepts in the classroom using contextual teaching materials that integrated local wisdom with classes using conventional teaching materials. The research design used was pretest posttest control group design. Both the experimental and control classes are given equal treatment, but the experimental class uses contextual teaching materials that integrate local wisdom while the control class uses conventional teaching materials. The number of students in the experimental class is 25 students while the control class is 30 Students. The data analysis used parametric statistics with a two tailed t test to determine the difference and the N-gain test to find out the improvement of student conceptualization. The two tailed t test used SPSS 20 software assistance in the data analysis process. Based on result of data analysis that obtained Sig value. (2-tailed) by 0.000 <0.01 (α = 1%). This shows that there is a very significant difference between physics learning through problem solving method using contextual teaching materials with physics learning through problem solving using conventional teaching materials. In addition, based on the N-gain calculation the average value of  N-gain for the experimental class is 0.87 with the high category whereas the average value of N-gain for the control class is 0.65. This shows that the experimental class where the physics learning using materials Contextual teaching has increased the mastery of the concept higher than the control class that uses conventional teaching materials.
ANALISIS PENGEMBANGAN KEMAMPUAN GURU IPA DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN INKLUSIF RAMAH PEMBELAJARAN MELALUI PENELITIAN TINDAKAN KELAS1) Ngurah Ayu Nyoman Murniati
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 1, No 1 (2010): APRIL 2010
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v1i1.108

Abstract

Sekolah yang ramah terhadap anak merupakan sekolah di manasemua anak memiliki hak untuk belajar mengembangkan semuapotensi yang dimilikinya seoptimal mungkin di dalam lingkunganyang nyaman dan terbuka. Menjadi ?óÔé¼?ôramah?óÔé¼?Ø apabila keterlibatandan partisipasi semua pihak dalam pembelajaran tercipta secaraalami dengan baik. Sekolah bukan hanya tempat untuk anakbelajar, tapi guru pun juga ikut belajar dari keberagaman anakdidiknya. Lingkungan pembelajaran yang ramah berarti ramahkepada anak dan guru, artinya: Anak dan guru belajar bersamasebagai suatu komunitas belajar; Menempatkan anak sebagaipusat pembelajaran; Mendorong partisipasi aktif anak dalambelajar; dan Guru memiliki minat untuk memberikan layananpendidikan yang terbaik. Realita yang ada pembelajaran menjadikurang bermakna terlebih kebijakan pemerintah akhir ?óÔé¼ÔÇ£ akhir inimenyatakan bahwa pelajaran IPA termasuk pelajaran yang diujinasionalkan. Sehingga perlu dibutuhkan pembelajaran yang baikyang dapat memudahkan pemahaman siswa. Tingkat pemahamanrendah, pembelajaran kurang bermakna dan hasil belajar rendahbiasa menghiasi pembelajaran IPA. Guru perlu mengelola danmengembangkan kemampuannya dalam meningkatkanpemahaman dan ketrampilan berpikir siswa. Sebagai bentukrefleksi dan perbaikan pembelajaran dalam rangka meningkatkankebermaknaan belajar siswa, guru dapat melakukan penelitiantindakan kelas.
MODEL PEMBELAJARAN AKTIF KREATIF EFEKTIF MENYENANGKAN MELALUI PENDEKATAN TEMATIK UNTUK PEMBELAJARAN SAINS Ernawati Saptaningrum; Wiwik Kusdaryani3; Fine Refiane
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 2, No 1 (2011): APRIL 2011
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v2i1/April.125

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah sebagai berikut; 1)pengembangan materi sains SD dengan pendekatan tematik; 2)pengembangan strategi pembelajaran pakem dengan pendekatantematik sains SD; 3) pengembangan instrumen evaluasi pembelajarantematik sains SD.Penelitian ini adalah Research and Development yang bertujuanuntuk mengembangkan perangkat pembelajaran sains SD denganmodel PAKEM melalui pendekatan tematik. Subjek penelitian iniadalah siswa sekolah dasar I dan II dari kelompok SD negeri,kelompok SD swasta Favorite dan kelompok SD swasta, dan 2 gurukelas I dan kelas II. Penelitian ini di lakukan di kota Semarang.Berdasarkan kegiatan penelitian tahiun pertama, secarakeseluruhan penelitian ini telah terlaksana 70%. Berikutnya yangakan dilaksanakan uji ahli dan revisi sehingga mendapatkan draftmateri sains SD, perangkat pembelajaran yang meliputi SKH, SKM,dan RPP, serta alat evaluasi pada pembejaran PAKEM sains SDdengan pendekatan tematik.Kata Kunci : PAKEM, Tematik, Sains
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A-MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Nurlia Astika; Ngurah Ayu Nyoman M
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 3, No 2 (2012): SEPTEMBER 2012
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v3i2/SEPTEMBE.346

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas model pembelajaran kooperatif tipe make a-match terhadap hasil belajar siswa,?é?á khususnya materi gas ideal. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 2 Semarang dengan teknik cluster random sampling. Penelitian ini merupakan penelitian tru eksperimental dengan desain Randomized control group pretes-posttest design. Analisis data awal menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Sedangkan analisis data akhir menggunakan uji satu pihak, yaitu uji-t pihak kanan dan diperoleh hasil bahwa thitung = 3,5 dan?é?á ttabel = 2. Berdasarkan analisis dalam aspek kognitif diperoleh bahwa?é?á (C1) secara umum prosentase keefektifan lebih didominasi oleh kelas kontrol yaitu 74% dan kelas eksperimen 72%, Sedangkan untuk aspek pemahaman (C2) dan aplikasi (C3) prosentase keefektifan lebih didominasi ole kelas eksperimen yaitu 87% dan 93%. Hal penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe make a-match lebih efektif meningkatkan hasil belajar siswa bila dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Kata kunci: Efektivitas, Kooperatif, Make A-Match, Hasil Belajar.
Profil Pembelajaran Fisika dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Madrasah Aliyah se-DIY Joko Purwanto Purwanto; winarti winarti
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 7, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v7i1.1148

Abstract

Abstrak. Berpikir merupakan aktivitas mental untuk membantu memformulasikan atau memecahkan suatu masalah, membuat suatu keputusan, atau memenuhi hasrat keingintahuan. Penanaman kemampuan berpikir kritis menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran di sekolah. Tujuan penelitan ini adalah 1)untuk mengetahui profil pembelajaran fisika di Madrasah Aliyah se DIY, 2)untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa Madrasah Aliyah se DIY. Adapun sampel pada penelitian ini adalah 12 MA yang ada di DIY baik itu yang bertatus Negeri maupun Swasta. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) semua MA masih menerapkan pembelajaran yang berpusat pada guru (Teacher Center) meskipun sebagian besar Madrasah Aliyah Negeri sudah menerapkan kurikulum 2013 dan belum memfasilitasi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritisnya, 2)kemampuan berpikir kritis siswa MA masih pada kategori rendah.Kata kunci: berpikir kritis, profil pembelajaran, teacher center
Efektivitas Strategi REACT (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transfering) Terhadap Hasil Belajar dan Keterampilan Proses Sains di SMP N 22 Bandar Lampung Sri Latifah; Mery Kusyeni
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 8, No 2 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v8i2.1627

Abstract

The aims of this research are to knoweffectiveness examine result and sains proces skill students using a strategy REACT (Relating,Eksperiencing,Applying,Cooperating, The research methode using is Quasi Experiment. Instrument research using test is essay  examinine for examine result learning and non test is observasion sheet for sains proces skill. According research result using independent sampel t testanlysis of the data postest shows that thitung > ttabel (4,900>2,001) and percentage average of observasion sheet control and experimen class shows that thitung >ttabel (2,979 >2,001). Then effectiveness of strategy REACT a given with effect size test obtain d=0,3 is included in the medium. The conclusion that H1is acceptance there is influence result learinng and sains proces skill students using strategy REACT and effectiveness against result learning.The aims of this research are to knoweffectiveness examine result and sains proces skill students using a strategy REACT (Relating,Eksperiencing,Applying,Cooperating, The research methode using is Quasi Experiment. Instrument research using test is essay  examinine for examine result learning and non test is observasion sheet for sains proces skill. According research result using independent sampel t testanlysis of the data postest shows that thitung > ttabel (4,900>2,001) and percentage average of observasion sheet control and experimen class shows that thitung >ttabel (2,979 >2,001). Then effectiveness of strategy REACT a given with effect size test obtain d=0,3 is included in the medium. The conclusion that H1is acceptance there is influence result learinng and sains proces skill students using strategy REACT and effectiveness against result learning.
Penggunaan Komik pada Pembelajaran Fluida Statis di Kelas XI Ipa SMA Negeri 2 Kota Jambi Tahun 2017 Ina Nurvianti; Astalini Astalini; Ahmad Syarkowi
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 9, No 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v9i1.2124

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mengetahui apakah penguasaan konsep siswa yang belajar menggunakan media komik buatan mahasiswa UNJA lebih tinggi dari siswa yang belajar tidak menggunakan komik. Jenis penelitian ini adalah Quasi experimental design, adapun desain penelitiannya menggunakan Nonequivalent control Group desaign. Populasi penelitian meliputi kelas XI IPA SMAN 1 Kota Jambi dengan jumlah 230 siswa. Sampel uji coba dipilih berdasarkan uji homogen dengan uji Levene, dimana kelas XI IPA 2  sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 4 sebagai kelas kontrol, pada kelas eksperimen diberikan perlakuan dengan menggunakan komik buatan mahasiswa UNJA sebagai media pembelajaran. Teknik pengumpulan data menggunakan tes soal Pretest dan posttst. Untuk pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t. Pada hasil uji t menyatakan bahwa terdapat perbedaan antara kelas eksperimen dan kontrol dengan hasl uji t diperoleh t hitung -2.973  < t tabel -1.987.  Ini berarti Ho ditolak yang artinya Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan penguasaan konsep siswa yang menggunakan media komik lebih tinggi dari pada kelas yang tidak menggunakan komik pada konsep fluida statis.Kata Kunci : Penguasaan Konsep, Komik, Fluida Statis.