E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Jurnal E-Dimas (Educations-Pengabdian kepada Masyarakat), dengan nomor ISSN 2087-3565 (cetak) dan ISSN 2528-5041 (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas PGRI Semarang. Jurnal E-Dimas merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di bidang pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, pemasaran, keamanan pangan lokal, Teknologi Tepat Guna (TTG), desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat. Jurnal E-Dimas menerbitkan jurnal dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret dan September. Kontributor dalam jurnal ini merupakan staf pengajar Universitas PGRI Semarang dan perguruan tinggi-perguruan tinggi lainnya.
Articles
21 Documents
Search results for
, issue
"Vol 11, No 1 (2020): E-DIMAS"
:
21 Documents
clear
Upaya Peningkatan Keterampilan Kader dalam Pemantauan Perkembangan Anak
Majestika Septikasari;
Tri Budiarti
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 1 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v11i1.2424
Desa Selarang memiliki 11 posyandu dengan kader sebanyak 55 kader. Berdasarkan hasil pengamatan terhadap pelaksanaan posyandu di desa Selarang kegiatan yang dilakukan kader hanya sebatas penimbangan dan pengukuran berat badan. Berdasarkan wawancara, kader mengetahui bahwa pemantauan seharusnya tidak hanya pada aspek pertumbuhan tetapi juga pada aspek perkembangan tetapi kader tidak tahu cara melakukan deteksi perkembangan anak yang benar. Kader juga belum pernah mendapat pelatihan cara melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak. Untuk mengatasi permasalahan tersebut telah dilaksanakan kegaitan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan dalam beberapa tahap. Pertama analisis situasi, kedua penyusunan instrumen pengabdian selanjutnya melakukan perijinan dan koordinasi dengan mitra terkait pelaksanaan pengabdian, melakukan kegiatan pelatihan kader serta melakukan proses monitoring pelaksanaan pemantaunan perkembangan anak oleh kader dengan melakukan kunjungan ke beberapa posyandu. Hasil dari kegiatan ini antar lain pengetahuan dan keterampilan kader tentang pemantauan perkembangan anak meningkat dan kegiatan pemantauan perkembangan anak telah rutin dilakukan di posyandu
Upaya Cegah Premarital Seks dengan Pemberdayaan Teman Sebaya
Nilatul Izah;
Seventina Nurul Hidayah;
Rakmita Rakmita;
Himdya Aldina
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 1 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v11i1.4540
Hasil zero survey yang dilakukan diseluruh wilayah Kabupaten Tegal sejak 1996-2006 menunjukkan 27 orang mengdap HIV positif dan klinik VCT mencatat lima orang terinfeksi. Kalisapu merupakan salahsatu Desa di yang terletak di Kabupaten Tegal Kecamatan Slawi. Pendidikan di Desa Kalisapu terbilang masih kurang meskipun di daerah sekitar terdapat perguruan tinggi, hal tersebut terjadi karena banyaknya perempuan yang bekerja dan memaksa anaknya untuk bekerja setelah lulus SMP atau SMA. Terdapat pabrik teh yang dekat dengan Desa Kalisapu menyebabkan para remaja memilih bekerja daripada meneruskan pendidikan. Kesibukan bekerja membuat para remaja mendapatkan informasi kesehatan yang sangat minim terutama tentang kesehatan reproduksi. Berdasarkan studi pendahuluan terdapat beberapa remaja yang terpaksa menikah dalam usia muda (<20 tahun) dikarenakan telah hamil. Melihat fenomea yang ada penting sekali dilakukan pendidikan kesehatan kesehatan reproduksi khusunya bagi para remaja di Desa Kalisapu. Metode yang digunakan adalah pemberian penyuluhan dengan diskusi dan membentuk kader teman sebaya untuk kesehatan reproduksi pada remaja. Kegiatan Pengabdian dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 31 Juli dan 1 Agustus 2019 dengan jumlah peserta sebanyak 10 remaja yang terdiri dari remaja putra dan remaja putri yang bergabung dalam remaja Majlis Taklim Nurus Saadah. Kegiatan ini diawali dengan menilai sejauh mana pengetahuan remaja tentang esehatan reproduksi khusunya pada remaja, bagaimana upaya –upaya yang seharusnya dilakukan oleh remaja guna mencegah terjadinya pre marital seks pada remaja. Penilaian pengetahuan yang dilakukan yaitu melalui pertanyaan – pertanyaan yang diajukan tim sebelum melakukan sosialisasi, setelah mengetahui sejauhmana pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi pada remaja selanjutnya dilakukan kegiatan pemberian materi tentang kesehatan reproduksi serta upaya yang dapat mereka lakukan sebagai teman sebaya yang harus memberikan informasi tentang kespro remaja pada teman – teman mereka agar terjadinya pre marital seks dapat terhindari dengan diskusi. Setelah para remaja mengatakan mengerti dan sudah tidak ada diskusi selanjutnya tim melakukan evaluasi tentang kesehatan reproduksi remaja pada peserta. Hasil pengabdian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan remaja yang menjadi peserta pengabdian masyarakat mengalami peningkatan pengetahuan khususnya pegetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja dalam upaya mencegah pre marital seks.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Melalui Transfer Teknologi Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman Ramah Lingkungan
Eko Apriliyanto
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 1 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v11i1.2817
Kegiatan usahatani yang dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Dwi Lestari Banjarnegara yaitu budidaya tanaman secara organik. Salah satu kendala yang ada yaitu kerusakan yang ditimbulkan oleh organisme pengganggu tumbuhan (OPT) tersebut tidak hanya mengurangi kualitas hasil tanaman, tetapi ada juga yang sampai membuat tanaman tidak berproduksi. Permasalahan yang dihadapi KWT Dwi Lestari adalah: (1) KWT Dwi Lestari belum memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang teknologi pengendalian OPT ramah lingkungan, (2) KWT Dwi Lestari belum memiliki pengetahuan tentang pemanfaatan bahan-bahan alami di sekitarnya sebagai bahan atau sumber pengendali OPT. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu transfer teknologi melalui pemberdayaan anggota KWT dengan pemberian materi dan kuisioner tentang pengendalian OPT ramah lingkungan. Sebelum kegiatan dilaksanakan, peserta melaksanakan pre-test tentang pengendalian OPT. Selanjutnya peserta menyimak paparan dari pemateri yang dilanjutkan dengan diskusi dan kunjungan di lahan. Akhir kegiatan dilaksanakan post-test untuk mengetahui kemampuan peserta setelah pemberian meteri. Rerata hasil pre-test yaitu 56,32 sedangkan hasil post-test yaitu 80,00. Tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah dilaksanakan transfer teknologi menunjukkan pengaruh pengingkatan pengetahuan bagi seluruh peserta. Semangat tinggi dari seluruh peserta sudah menjadi modal untuk kemajuan kelompok ini. Kegiatan pemberdayaan KWT masih perlu yang lebih terintegrasi seperti pembuatan media tanam organik, pembuatan pupuk organik, pembuatan pestisida nabati, dan pembuatan pestisida hayati.
PKM Pemberdayaan Anak-Anak Panti Asuhan Melalui Pelatihan Pemanfaatan Tempurung Kelapa
Lili Winarti;
Rokman Permadi
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 1 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v11i1.3892
Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah kurangnya pengetahuan yang dimiliki untuk memanfaatkan potensi yang ada disekitar, rendahnya motivasi yang di miliki oleh anak-anak panti dan kurangnya pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan di panti asuhan Al Mustaqfirin dalam mengolah potensi yang ada menjadi suatu prodak yang bernilai ekonomi, adapun tujuan kegiatan pengabdian memberikan pelatihan keterampilan membuat kerajinan yang berasal dari tempurung kelapa. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah melalui penyuluhan dan praktek pengolahan produk kerajinan, dan penghitungan nilai tambah dari tempurung kelapa yang sudah di olah menjadi produk kerajinan. Dari pelaksanaan kegiatan di hasilkan produk kerajinan dan anak-anak panti asuhanan memiliki keinginan kuat untuk bisa memiliki keterampilan, hal ini bisa di lihat dari antusian dan partisifasi aktif mereka dalam mengikuti kegiatan yang dilaksanakan.
Pendampingan Pembuatan Kreasi Eceng Gondok pada Anggota Forum Komunikasi Disabilitas Kudus (FKDK)
Richma Hidayati;
Nailatul Izzah;
Nazulla Niftyra Nindya;
Dewi Syafitri;
Muhammad Ikhwan Hidayat
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 1 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v11i1.2466
Forum Komunikasi Disabilitas Kudus (FKDK) merupakan suatu komunitas resmi penyandang disabilitas di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah yang sudah diakui pemerintah dan berdiri sejak Bulan November 2014. Selama ini masyarakat penyandang disabilitas di Kabupaten Kudus masih terdeskriminasi. Mereka kesulitan untuk mencari kerja karena banyak perusahaan di Kabupaten Kudus yang menolak mereka dan tidak menyediakan kuota bagi penyandang disabilitas. Untuk itu sangat diperlukan keterampilan-keterampilan untuk membuka usaha sehingga mereka dapat menambah pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Disamping itu keberadaan eceng gondok di Kabupaten Kudus, terutama di Kecamatan Undaan, sangat melimpah. Eceng gondok dianggap tanaman liar yang sangat mengganggu yaitu menimbulkan masalah pada lingkungan dan memperkeruh kualitas air sungai. Dibalik kelemahannya itu, eceng gondok dapat diberdayakan dan diolah menjadi suatu produk kreasi khususnya anyaman yang berdaya guna dan bernilai seni tinggi. Tujuan program pengabdian ini yaitu mengetahui cara mendampingi anggota FKDK untuk meningkatkan produktivitas disabilitas mandiri, mengetahui cara memanfaatkan dan menambah nilai guna eceng gondok dan mengetahui cara mendampingi anggota FKDK dalam memasarkan produk kreasi eceng gondok. Program GENDIS IRENG meliputi survei lokasi dan sosialisasi, pengambilan eceng gondok, pengeringan dan pemipihan eceng gondok, pembuatan sampel, pembuatan buku panduan, pendampingan, keberlanjutan program, monitoring serta evaluasi. Jadi kerajinan eceng gondok membuka peluang usaha bagi masyarakat, mulai dari penyediaan bahan baku, mengolah bahan mentah menjadi setengah jadi, serta memproduksi produk kerajinan eceng gondok.
Pemanfaatan Microsoft Mathematics 4.0 dalam Pengembangan Pembelajaran Matematika di SMA/SMK
Risma Nurul Auliya;
Ek Ajeng Rahmi Pinahayu;
Luh Putu Widya Adnyani
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 1 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v11i1.4629
Salah satu program/software yang dapat digunakan agar siswa dapat memahami konsep matematika dengan baik serta membantu mereka dalam menyelesaikan permasalahan matematika yang kompleks adalah Microsoft Mathematics 4.0. Mitra dalam kegiatan ini ialah di SMA Adi Luhur 2 Jakarta dan SMK Adi Luhur 2 Jakarta. Tujuan dari kegiatan ini antara lain: (1) Membantu guru agar dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran di kelas. (2) Membantu guru agar memiliki kemampuan dalam memanfaatkan media pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. (3) Memberikan kemudahan bagi guru untuk menjelaskan pada siswa mengenai masalah matematika yang kompleks. Simpulan yang didapat antara lain: (1) Dapat membantu guru dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran di kelas. (2) Guru memiliki kemampuan dalam menggunakan media pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. (3) Guru lebih mudah dalam menjelaskan materi pada siswa, terutama mengenai turunan, integral, dan menggambarkan grafik fungsi.
KKN-PPM Pengembangan Ternak Entog dan Tanaman Azolla sebagai Pakan Alternatif di Desa Sunyalangu Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas
Ning Iriyanti;
Supartoto Supartoto;
Sri Hartini
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 1 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v11i1.3074
Desa Sunyalangu merupakan desa yang sudah dikenal dengan desa sentra entok di Kabupaten Banyumas. Desa ini memiliki banyak potensi dari bidang pertanian sampai bidang peternakan. Desa Sunyalangu sudah terkenal sebagai desa sentra Entok di Kabupaten Banyumas. KKN dilaksanakan di Desa Sunyalagu Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas Jawa Tengah dari tanggal 19 Juli 2018 sampai dengan tanggal 21 Agustus 2018, dengan jumlah anggota tim KKN 20 orang. Pengembangan entok di Desa Sunyalangu dilakukan dengan memberikan bantuan bibit entok kepada masyarakat yang kurang mampu dan juga berinisiatif untuk mengembangkan entok di desa. Untuk meningkatkan produktifitas ternak entok perlu adanya perbaikan dalam manajemen pemeliharaan, salah satunya dengan pemberian azolla sebagai pakan alternatif bagi ternak entok. Penggunaan azolla sebagai pakan alternatif dikarenakan azolla mudah didapat serta azolla juga mempunyai kandungan protein yang tinggi yaitu sekitar 24-30%. Hasil yang didapat yaitu ternak entok yang diberi pakan azolla mempunyai pertambahan bobot badan sebesar 180-400 g, sementara ternak entok yang tidak diberi pakan azolla hanya mempunyai pertambahan bobot badan sebesar 100-340 g. Kondisi ini menunjukkan bahwa ternak entok yang diberi pakan azolla mempunyai tingkat pertambahan bobot badan yang lebih baik dibandingkan dengan ternak entok yang tidak diberi pakan azolla. Mahasiswa KKN PPM Universitas Jenderal Soedirman dalam kegiatannya memberikan bimbingan kepada peternak untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh peternak. Pemberian bimbingan yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN PPM Universitas Jenderal Soedirman diantaranya adalah sosialisasi tentang budidaya entok, pembuatan pakan fermentasi, pembuatan probiotik, sosialisasi pembuatan olahan produk makanan dari entok dan pendampingan petani peternak selama pemeliharaan entok. Budidaya azola sebagai pakan imbuhan untuk entog. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh peternak, sehingga pengembangan entog didesa Sunyalangu diharapkan dapat maksimal.
Pelatihan Pembuatan Multimedia Interaktif sebagai Alternatif Media Pembelajaran
Lukman Hakim;
Lefudin Lefudin;
Dwi Ratnaningdyah;
Sugiarti Sugiarti
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 1 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v11i1.4295
Peningkatan kompetensi guru telah menjadi agenda pemerinta secara nasional dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Perkembangan TIK dalam pembelajaran menjadi agenda pemerintah dalam mengembangkan kompetensi guru secara nasional. Universitas PGRI Palembang merupakan salah satu Perguruan Tinggi yang menghasilkan sarjana pendidikan yang tersebar di seluruh Sumatera Selatan dan sekitarnya. Sebagai kepedulian terhadap peningkatan mutu pendidikan melalui peningkatan kemampuan pengembangan dan penerapan TIK dalam pembelajaran dosen program studi pendidikan fisika melakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan guru dalam menggunakan TIK dalam pembelajaran. Metode pelatihan yang digunakan adalah pemaparan materi, pendampingan pembuatan multimedia dengan ispring dan evaluasi. Peserta pelatihan adalah semua guru SMA N 1 Padamaran Kecamatan OKI. Setelah kegiatan guru diberi kuisioner tentang tanggapan guru terhadap penerapan TIK dalam pembelajaran. Instrumen tanggapan guru bebentuk skala liekert. Hasil tanggapan guru terhadap penerapan TIK dalam pembelajaran adalah positif.
Tagxedo: Media Penulisan Teks Deskriptif
Nico Harared;
Fajar Wahyudi Utomo
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 1 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v11i1.2658
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan solusi lain dalam hal menarik minat penulisan teks deskriptif terhadap pengajar di PKBM 10 Guntur dan 11 Manggarai dengan menggunakan aplikasi tagxedo. Peneliti juga menjelaskan kepada para pengajar tentang langkah-langkah pengajaran dengan menggunakan aplikasi ini. Pengajar dalam hal ini menggunakan tagxedo diarahkan untuk membuat satu teks deskriptif. Tagxedo diperkenalkan kepada pengajar dengan mengklasifikasikan kelas kata yang berkaitan dengan teks deskriptif seperti kata benda dan kata sifat. Dengan tagxedo tampilan kata- kata akan tersebar dalam aplikasi ini dan akan membentuk sebuah bentuk yang menakjubkan dengan tampilan gambar yang telah tersedia pada template aplikasi gambar tagxedo. Di samping itu, melalui cara pengajaran ini diharapkan dapat menambah pengalaman belajar yang baru bagi para pengajar. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan di PKBM 10 Guntur dan 11 Manggarai. Total pengajar kedua lembaga tersebut sebanyak 19 orang dimana mereka adalah yang dijadikan objek dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dari masing-masing tahap penelitian. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan kemampuan dalam menulis teks deskriptif bahasa Inggris. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya jumlah teks deskriptif dari masing-masing kelompok belajar dan testimoni yang disampaikan pada saat kegiatan berakhir.
PPM Peningkatan Produksi Panen Ikan Kerapu Melalui Perbaikan Manajemen Kualitas Air di Kabupaten Batubara
Rumondang Rumondang;
Dafit Ariyanto;
Heri Prasunda Manurung;
Epa Paujiah
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 1 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v11i1.5821
Desa Mesjid Lama sebagai salah satu daerah pesisir di Kabupaten Batu Bara yang memiliki potensi sumber daya perikanan khususnya tambak ikan kerapu, namun permasalahan pada tambak kerapu adalah kurangnya pemahaman pengeloaan kualitas air hingga produksi panen menurun. Hal ini diakibatkan banyaknya ikan yang sakit hingga mengalami kematian. Program pengabdian masyarakat akan dilaksanakan di kelompok pembudidayaan ikan kerapu “Kompak Bersama” Desa Kampung Mesjid Kabupaten Batu Bara. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah memberikan pendidikan, pelatihan, dan pendampingan manajemen kualitas air bagi pembesaran kerapu. Kegiatan difokuskan pada upaya perbaikan mutu kualitas air dengan menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan, dan upaya pencegahan penyakit ikan. Kegiatan pelatihan dan pendampingan pengelolaan kualitas air dan pembuatan pakan ikan mandiri sebagai pakan alternative yang dapat menekan biaya pengeluran pakan, serta peningkatan keterampilan mitra terkait cara budidaya ikan yang baik (CBIB) yang ramah lingkungan dan dilanjutkan dengan proses pengelolaan manajemen kualitas air di tambak kerapu. pendidikan, pelatihan, dan pendampingan manajemen kualitas air akan dilakukan menyeluruh dan merata pada lokasi usaha mitra. Bentuk Luaran yang ditargetkan adalah jurnal nasional tidak terakreditasi, modul dan buku ajar yang berjudul Manajemen Kualitas Air pada Tambak Ikan Kerapu, publikasi pada seminar nasional, media cetak dan youtube.