cover
Contact Name
Ibnu Fatkhu Royana
Contact Email
ibnufatkhuroyana@upgris.ac.id
Phone
+6285600886600
Journal Mail Official
majalahlontar@upgris.ac.id
Editorial Address
Universitas PGRI Semarang Jl. Sidodadi Timur No. 24 - Dr. Cipto Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Lontar
ISSN : 08530041     EISSN : 2654458X     DOI : -
Core Subject : Education,
- Penelitian Tindakan Kelas - Penelitian Desain Dikdaktis - Penelitian Kualitatif - Penelitian Kuantitatif
Articles 163 Documents
Sistem Perkandangan AYam di Daerah Pantai (Suatu Tiniauan Prektis pada Drerah Peternektn Miien, Semareng) mei Sulistyoningsih
MAJALAH LONTAR Vol 17, No 3 Desember (2003): Lontar
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v17i3 Desember.438

Abstract

Semakin meningkatkan permintaan masyarakatterhadap daglng ayam dan telur menyebabkan ayam menladisalah satu primaaona di usaha peternakan rdryat. Keberhasilanpetemakan ssngpt ditentukan oleh tiga hal yaitu breeding, feedingian management. Managernent adalah masalah yang le*aitandengan t"i.l"kt.nu ka"drng' perawatatL pemasaxall dan lag-laino"ngun kondisi kandang yang baik diharapkan tcrcspai efisiensiptoduksi ayam yang tinggi. Mijen sebagai t't* Tgiaerah peternakan unggas di kota Semarang memiliki lrekhlsantersendiri. Berbagai pou aan sistem perkandangan dilaksanaksnoleh beberapa Farm yang berbeda. Dari yang secara konvensjonalsampai dengan sisiem perkurdangan modern secara "closehouie". Namun betulkah untuk mencapai hasil produksimaksimal harus selalu ditempuh dengan sistem perkandanganyang mahal dan modern ? Pada dasarnya setiap sistem 'perkandangan yang dilaksanakan rnenuntut -syarat-syaratpenanganan tertentu-pula. Artinya bukan tidak mungkin denganLr"a"ng yang konvensional masih dapat diharapkan tmsilproduksi yang oPtimal.Ktte.kata kunci : Perkandangan Ayam Ras, daerah pantai'mijen Semarang.
KEBEBASAN MANUSIA DALAN PANDANGAN BUDHISME Supriyono Purwosaputro
MAJALAH LONTAR Vol 2, No 2 Agustus (2007): MAJALAH ILMIAH LONTAR
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v2i2 Agustus.480

Abstract

Budhisme sebagai falsafah hidup memiliki sifat tidak memaksa, karenanya mampu menawarkan sejumla kebebasan. Diskursus kebebasan mendapat tempat yang memadai dalam budhisme, oleh sebab itu kebebasan dalam konteks budhisme menjadi menarik untuk dijadikan satu tema sentral dalam kajian filsafat timur. Budhisme memberi penghargaan total kepada kebebasan manusia dalam segala tindakan ?óÔé¼ÔÇ£ ekspresi imannya. Melalui dan dengan kebebesannya itu, manusia akan dapat/mampu mempertanggung jawabkan segala tindakannya. Kebebasan yang merupakan kodrat manusia, memiliki nilai implikatif bagi kehidupan manusia menuju proses pencerahan diri dan sekaligus pertanda keutuhan keluhuran individu pribadi manusia yang bersangkutan. Kebebasan universal-objektif nampak jelas dalam ajaran Budhisme dan akan menjadi hidup, jika ditempuh dengan delapan jalan kebenaran dalam Budhisme. Kebebasan manusia dalam pandangan Budhisme bersifat paradoks, pada tataran awal konseptualnya bersifat mutlak (absolute) tapi kemudian dalam tataran praktek harus mengingat kewajiban moral manusia, agar tidak mengakibatkan kesengsaraan bagi manusia lainnya Kata-kata kunci : kesengsaraan/samsara, kebebasan, jalan kebenaran, pencerahan
Implementasi Praktek Industri dan Bimbingan Karir untuk Meningkatkan Kesiapan Mental Kerja pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Wiwik Kusdaryani; Tri Suyati
MAJALAH LONTAR Vol 23, No 4 (2009): Majalah Ilmiah Lontar
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v23i4.243

Abstract

Abstraks: Dalam mempersiapkan sumberdaya manusia yang mempunyai pengetahuan dan ketrampilan, pendidikan kejuruan mestinya harus mempunyai sasaran dan penekanan pada peserta didik secara jelas. Hal ini sesuai dengan hakikat dasar tingkah laku manusia dalam masyarakat bahwa keberhasilan kelompok masyarakat pada prinsipnya adalah merupakan akumulasi keberhasilan individu anggotanya. Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan yang mempersiapkan peserta didik untuk bekerja dalam bidang tertentu. Pendidikan kejuruan berbeda dengan pendidikan umum yang mengutamakan perluasan pengetahuan dan peningkatan keterampilan peserta didik dengan pengkhususan yang diwujudkan pada tingkat-tingkat akhir masa pendidikan (Suryadi, 2002: 154). Pendidikan di SMK yang memfokuskan pada penguasaan pengetahuan, ketrampilan, sikap dan nilai-nilai yang dibutuhkan dunia kerja. Sehingga keberhasilan pendidikan di SMK bukan saja terletak pada penguasaan aspek kognitif tetapi juga pada kesussesan peserta didik harus pada ?óÔé¼?ôhands on?óÔé¼?Ø atau performa dalam dunia kerja. Ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang erat antara dunia kerja dengan kunci sukses SMK. Oleh sebabitu tujuan bimbingan dapat difokuskan pada pengoptimalan perkembangan peserta didik, upaya-upaya yang memungkinkan peserta didik lebih maju dalam mengusai tugas dan krisis peekembangan (mappiare, 2002: 67). ?é?á Kata-kata kunci: Implementasi Praktek Industri dan Bimbingan Karir
MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL MELALUI LAYANAN KONSELING KELOMPOK Agus suharno; Siti Fitriana
MAJALAH LONTAR Vol 24, No 2 Juli (2010): MIL
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v24i2 Juli.447

Abstract

Banyak orang yang meyakini bahwa sukses hidup seseorang sebagian besar ditentukan oleh kecerdasan akal. Padahal kesuksesan hidup seseorang dipengaruhi oleh berbagai faktor yang ada salah satunya adalah kecerdasan emosional. Layanan konseling kelompok merupakan suatu layanan yang sangat baik untuk memberi kesadaran pada diri individu tentang berbagai perilaku yang sehat dan perilaku yang bermasalah. Kecerdasan emosional dibentuk melalui empat keterampilan yaitu kesadaran emosional, penerimaan, kesadaran aktif, dan empati. Empat keterampilan inilah yang dipakai sebagai tolok ukur memahami kecerdasan emosional seseorang. Kecerdasan emosi sangat penting dalam kehidupan kita, baik yang bersifat ke dalam maupun dalam hubungannya dengan orang lain atau situasi lain karena akan berpengaruh terhadap tingkah laku kita. Dengan adanya konseling kelompok diharapkan mampu memberikan dampak yang baik terhadap emosi sehingga akan memunculkan perilaku yang positif.Kata-kata Kunci: Kecerdasan emosional, konseling kelompok
Pengisi Fungsi Predikat dalam Bahasa Indonesia: Tinjauan Kategori dan Peran Sintaksis Nanik Setyawati
MAJALAH LONTAR Vol 23, No 4 (2009): Majalah Ilmiah Lontar
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v23i4.238

Abstract

Abstrak: Kalimat tunggal ditinjau?é?á berdasarkan kategori pengisi fungsi predikatnya dapat dibedakan atas: (1) kalimat berpredikat verbal, (2) kalimat berpredikat adjektival, (3) kalimat berpredikat nominal, (4) kalimat berpredikat numeralia, (5) kalimat berpredikat frasa preposisional, dan (6) kalimat berpredikat pronominal. Secara semantik predikat dalam klausa atau kalimat dapat menyatakan peran atau makna: (1) makna perbuatan, (2) makna keadaan, (3) makna pengenal, (4) makna jumlah, (5) makna keberadaan, dan (6) makna pemerolehan. ?é?á Kata-kata Kunci: predikat, kategori, peran.
Pengembangan Tanaman Jagung pada Argo Ekosistem Lahan Kering sebagai Sumberdaya Pakan Ternak di Kabupaten Grobogan bentuk Interuopping Jagung dan Kedelai) mei Sulistyoningsih
MAJALAH LONTAR Vol 16, No 2 Agustus (2002): Lontar
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v16i2 Agustus.439

Abstract

Pembangunan berwawasan lingkungan adalah upayasadar dan berencana dalam menggunakan dan mengelola sumberdaya secara bijaksana untuk meningkatkan taraf hidup manusia"Salah satu usaha menjaga kelestarian sumber daya alam melaluidiversifikasi usaha tani. Sistem penaflaman intercropping(tumpang sari), merupakan salah satu usaha di dalam pelestariante.rsebut. Dengan btercropping sumber daya lahan dapatdimanfaatkan secara optimal. Selain itu diperoleh juga totalproduksi lebih tinggi jika dibandingkan dengan menanam secaramonokultur. Di lndonesia, jagung merupakan bahan panganpenting sumber karbohidrat setelah beras. Di samping itu jagungpun digunakan sebagai bahan makanan ternak (pakan) dan bahanbaku industri. Sejalan dengan digalakarurya GEMA PALAGLING2001 (Gerakan Mandiri Padi, Kedelai. dan Jagung 2001), makasudah sew-ajarnya bila upaya peningkatan produksi jagrngdiusahakan dengan prioritas tinggi. Kabupaten Grobogan dengankondisi geografisnya sangat potensial untuk mengembangkanproduksi jagung dan kedelaiKat-kata kunci: jagung, AES lahan kering. intercropping.Kabupaten Grobogan
Bermain bersama Matematika Upaya Meningkatkan Minat Anak Terhadap Matematika Nizaruddin Nizaruddin
MAJALAH LONTAR Vol 23, No 3 Agustus (2009)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v23i3 Agustus.233

Abstract

Rendahnya Hasil Ujian Nasional mata pelajaran Matematika tidak dapat dilepaskan dari anggapan bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit dan tidak berhubungan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Mengenalkan matematika sejak dini dengan menggunakan benda-benda di lingkungan kehidupan anak akan mengajak anak terbiasa dengan matematika sehingga menjadikan matematikasangat familiar dalam kehidupannyaKata-kata kunci : matematika, usia dini, lingkungan
RELASI SEBAGAI DASAR EPISTEMOLOGI TEORI SOSIAL KARL MARX Purwosaputro, Supriyono
MAJALAH LONTAR Vol 21, No 1 April (2007): MAJALAH ILMIAH LONTAR
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v21i1 April.481

Abstract

Filsafat Karl Marx : ?óÔé¼?ôdialetika materialisme?óÔé¼?Ø dengan pokok-pokok pemikiran mengenai pekerjaan manusia, keterasingan manusia, materialisme historis, revolusi proletariat, dan kritik terhadap kapitalisme. Pemikiran kritis Karl Marx tidak hanya relevan untuk jamannya (abad XIX) saja, melainkan juga relevan dengan keadaan fagmentaris masyarakat modern yang tidak mampu menyediakan ?óÔé¼?ôpekerjaan yang manusiawi?óÔé¼?Ø yang mampu meningkatkan martabat kemanusiaan manusia. Pemikiran Karl Marx yang mendasarkan pada analisis relasi manusia, telah melampaui beberapa tahapan : (1) Pemikiran filsafat praktis yang tidak hanya mengintepretasi dunia, tetapi juga mengubah dunia, (2) Pemikiran pencarian basis keterasingan manusia dalam pekerjaannya, (3) Pemikiran hukum sosial obyektif yang menentukan perkembangan masyarakat. Filsafat Karl Marx menunjukkan pandangan realisme yang bertumpu pada relasi dalam memahamu manusia dan masyarakat, menolak materialisme ?é?áministik, mengandung idealisme dan aktualisme (menolak adanya substansi-substansi) yang mengarah pada pada kesadaran subyek manusia yang terlibat dalam pengembangan masyarakat, mengatasi materialisme yang vulgar dan materialisme mekanistis. Kehadiran manusia lebih ditentukan peranannya dalam pengalaman material (faktor pentingnya relasi antar manusia dan alam) yang bersifat humanis. Pemikiran Karl Marx memperkaya pendangan epistemologi mengenai manusia dan masyakat dangan pendekatan struktural dan analisis kelas. Kritik pada Filsafat Karl Marx: dielatika yang terus-menerus akan menghancurkan dirina sendiri. Secara epistemologis pemikiran Karl Marx telah menjadi inspirasi dasar munculnya aliran Teori Kritis atau Mahzab Frankfurt, dengan dasar pemikiran teori kritis masyarakat. Kata-kata Kunci : relasi, alienasi, dialetika, materialisme-historis
Pembentukan Karakter melalui Strategi Pembelajaran Aktif Ngatmini .
MAJALAH LONTAR Vol 23, No 4 (2009): Majalah Ilmiah Lontar
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v23i4.244

Abstract

Pembelajaran merupakan proses perubahan yang terjadi pada peserta didik yang belajar. Perubahan tersebut mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Proses belajar yang meliputi ketiga aspek tersebut dapat ditempuh dengan berbagai cara, seperti melalui pembelajaran dengan komponen pendukungnya. Salah satu komponen pembelajaran adalah strategi pembelajaran. Strategi pembelajaran aktif dapat dimanfaatkan untuk pembentukan karakter peserta didik, karena peserta didik ketika mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran aktif akan dilibatkan dalam proses belajar secara aktif dan interaktif. Oleh karena itu peserta didik akan mengalami langsung suatu aktivitas belajar, yang di dalam aktivitas tersebut guru menanamkan nilai-nilai didik dalam rangka pembentukan karakter (kepribadian). Nilai yang dapat ditanamkan misalnya, kerja sama dengan teman yang tidak membedakan status sosial, ras, agama, budaya atau tingkat kemamapuan akademik, menghargai dan menghormati pendapat teman; ketua kelompok memimpin anggotanya secara adil dan ketua diarahkan untuk menjadi pemimpin yang baik; bertanggung jawab atas tugas dalam kegiatan diskusi atau kelompok baik secara mandiri maupun secara kelompok, mandiri serta percaya diri terhadap tugas yang harus dilakukan. Semua nilai-nilai itu akan tertanam pada diri peserta didik ketika guru mampu menjadi fasilitator yang sadar akan pentingnya nilai-nilai sikap yang harus dimiliki oleh peserta didik. Dengan cara itulah proses pembentukan karakter atau kepribadian akan terwujud. Namun demikian kegiatan itu harus dilakukan secara berkesinambungan dan dilakukan secara bersama-sama dengan kebijakan sekolah, sehinggaa ada kebersamaan dalam berusaha mencapai suatu tujuan pendidikan. ?é?á Kata kunci : karakter, pembelajaran aktif.?é?áSudah pernah dipresentasikan dan diproceedingkan pada Seminar Internasional Pertemuan Ilmiah Bahasa dan Sastra Indonesia (PIBSI XXXII) Klaten 8-9 November 2010 ?óÔé¼?ôSeminar Optimalisasi Potensi Bahasa dalam Pembelajaran Bahasa, Sastra dan Kebudayaan Indonesia serta Komunikasi Sosial Politik pada Era Globalisasi?óÔé¼?Ø ( halaman 302 ?óÔé¼ÔÇ£ 310)?é?á yang diselenggarakan oleh PBSID FKIP UNWIDA KLATEN
STRATEGI PERGURUAN TINGGI DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS SUMBERDAYA MANUSIA Wahyu Widodo; Maryadi Maryadi
MAJALAH LONTAR Vol 24, No 2 Juli (2010): MIL
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v24i2 Juli.463

Abstract

?é?á The globalication are demans the increasing quality of the human resources so that they are able to play an active and productive role by taking the education in all fields and levels into the first priority. The hight learning institution as on institution which develops vision and mission to promote the human resource has the main role and strategie position. The logical consequence of this is that university must be able to carry out and to complete that vision and mission successfully, so that the quality of the human resources can increase significantly which is in accordance wich the demand development of the era, which can accommodate the kocal initiatives, nasional interest and global funcsion. ?é?á ?é?á Kata ?óÔé¼ÔÇ£ kata kunci : Era global, Partisipasi Pendidikan, Kebijakan, Strategi

Page 5 of 17 | Total Record : 163


Filter by Year

2002 2024