cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
FKIP e-PROCEEDING
Published by Universitas Jember
ISSN : 25275917     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 552 Documents
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA (FISIKA) SMP DENGAN MENGGUNAKAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS SCAFFOLDING Subiki .; Dyah Ayu Setyarini; Supeno .
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menghasilkan produk berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis scaffolding untuk melatih kemampuan berpikir kritis. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir kritis. Tujuan dari penelitian ini adalah menyelidiki siswa yang berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah dalam kebutuhan penggunaan scaffolding. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dalam 4 kali pertemuan, siswa berkemampuan tinggi membutuhkan scaffolding penuh hanya pada awal pembelajaran, untuk pertemuan selanjutnya scaffolding yang dibutuhkan hanya pada indikator kemampuan berpikir kritis evaluasi. Siswa berkemampuan sedang membutuhkan scaffolding lebih banyak dari pada siswa berkemampuan tinggi setiap pertemuannya. Siswa berkemampuan sedang selama 4 kali pertemuan mampu secara mandiri tanpa scaffolding pada indikator interpretasi, analisis, dan inferensi. Siswa berkemampuan rendah membutuhkan scaffolding yang terbanyak setiap pertemuannya. Siswa berkemampuan rendah mampu secara mandiri tanpa scaffolding setelah 4 kali pertemuan tetapi hanya pada indikator interpretasi dan analisis. kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa siswa berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah membutuhkan scaffolding yang berbeda setiap pertemuannya hal ini dipengaruhi oleh tingkat ZPD yang dimiliki setiap siswa.
Rancang Bangun Kapasitansi Meter Berbasis Arduino Board Menggunakan Rangkaian RC, Komparator dan Monostable Afad Mirza Zulfy; Alex Harijanto; Rayendra Wahyu Bachtiar
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah alat ukur bernama kapasitansi meter yang dibuat ulang dengan mikrokontroler berjenis arduino board. Penelitian terkait rancang bangun kapasitansi meter berbasis arduino board ini merupakan penelitian eksperimen, dimana peneliti menggunakan tiga desain untuk membandingkan tingkat ketelitian dari masing-masing kapasitansi meter tersebut. Ketiga desain tersebut selanjutnya diuji tingkat ketelitiannya dengan membandingkan hasil pengukuran kapasitansi meter berbasis arduino board dengan hasil pengukuran kapasitansi standar, yang kemudian diuji dengan menggunakan uji linieritas regresi menggunakan aplikasi SPSS 22. Sampel dari penelitian ini adalah beberapa kapasitor yang memiliki jenis dan nilai yang berbeda dengan rentang mulai dari 4 nano farad hingga 4700 mikro farad. Berdasarkan hasil penelitian, desain I yang menggunakan rangkaian RC sederhana memiliki rentang pengukuran nilai antara 0,0033 µF hingga 100 µF dengan ketelitian pengukuran sebesar 97,50 %, pada desain II yang menggunakan rangkaian komparator dengan IC Op-Amp LM741 sebagai kontrolnya memiliki rentang pengukuran dari 15 pF hingga 2200 µF dengan ketelitian pengukuran sebesar 95,33% dan desain III dengan rangkaian monostable menggunakan IC Timer 555 memilki rentang pengukuran dari 1 nF hingga ratusan mikro farad dengan tingkat ketelitian pengukuran sebesar 94,5%. Diharapkan dari penelitian ini, alat ukur yang dihasilkan bisa dimanfaatkan untuk penelitian selanjutnya dalam bidang pendidikan khususnya pada mata pelajaran listrik dinamis pada tingkat SMA.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS KONTEKSTUAL DISERTAI MULTIREPRESENTASI PADA POKOK BAHASAN KALOR DAN PERPINDAHANNYA DI SMP Albertus Djoko Lesmono; Devi Eka Farah Azizah; Subiki .
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah sebuah penelitian pengembangan. Hasil penelitian ini berupa modul pembelajaran berbasis kontekstual disertai multirepresentasi pada pokok bahasan kalor dan perpindahannya di SMP. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar validasi, soal kemampuan multirepresentasi, dan angket respon siswa. Berdasarkan hasil gabungan dari validasi ahli dan validasi pengguna, modul pembelajaran berbasis kontekstual disertai multirepresentasi ini mendapat skor 84,72% yang masuk dalam kategori cukup valid. Hasil analisis pre-test dan post-test untuk mengukur kemampuan multirepresentasi verbal, matematik, grafik, dan gambar menunjukkan bahwa rata-rata skor N-gain yaitu 0,735. Nilai tersebut berada pada rentang (g ≥ 0,7), sehingga nilai yang didapat berkategori tinggi. Penggunaan modul pembelajaran berbasis kontekstual disertai multirepresentasi mendapatkan skor rata-rata respon sebesar 38,04 yang dikategorikan sebagai respon positif.
PENERAPAN SIKAP ILMIAH MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE TPS DISERTAI METODE PRAKTIKUM DALAM PEMBELAJARAN FISIKA Faridatus Sya'adzah; Trapsilo Prihandono; Rayendra Wahyu Bachtiar
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang telah dilakukan ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap ilmiah siswa selama pembelajaran dengan menggunakan model kooperatif tipe TPS disertai metode praktikum. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan posttest only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 4 Jember kelas XI MIPA yang terdiri dari 6 kelas. Pengambilan sampel menggunakan metode cluster random sampling yaitu memilih kelas secara random sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan sikap ilmiah siswa selama pembelajaran menggunakan model kooperatif tipe TPS disertai metode praktikum adalah 80,94%. Berdasarkan data hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sikap ilmiah selama pembelajaran menggunakan model kooperatif tipe TPS disertai metode praktikum termasuk dalam kategori baik.
PENGEMBANGAN MODUL IPA DISERTAI PUZZLE PADA POKOK BAHASAN KALOR DAN PERPINDAHANNYA DI SMP Luluk Il Mukarromah; Rayendra Wahyu Bachtiar; Bambang Supriadi
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran IPA menghubungkan tiga kajian ilmu yakni fisika, kimia, dan biologi yang menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan peserta didik. Namun pandangan secara umum yang banyak terjadi siswa masih menganggap mata pelajaran IPA khususnya fisika sebagai mata pelajaran yang paling sulit sehingga siswa kurang termotivasi dalam belajar dan kurang mengembangkan pengetahuan yang dimilikinya. Hal ini berdampak pada hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini antara lain: 1) mengembangkan Modul IPA Disertai Puzzle, 2) mengetahui hasil belajar siswa, dan 3) Mengetahui respon siswa terhadap Modul IPA Disertai Puzzle.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Langkah atau prosedur penelitian yang dilakukan terdiri dari 5 tahap, yaitu analisis (analyze), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Hasil penelitian adalah produk modul IPA disertai puzzle, hasil belajar siswa, dan respon siswa terhadap modul IPA disertai puzzle. Berdasarkan analisis data hasil penilaian validasi ahli, didapatkan nilai rata-rata setiap aspek sebesar 4,01 dengan kategori valid. Rerata hasil belajar siswa dengan menggunakan modul IPA disertai puzzle yang diperoleh sebesar 77,4. Respon siswa yang diperoleh terhadap modul IPA disertai puzzle adalah sebesar 97%.
PENGARUH MODEL POE (PREDICTION, OBSERVATION, AND EXPLANATION) DALAM PEMBELAJARAN FLUIDA STATIS DI SMA Novita Yuliani; Yushardi .; Sudarti .
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fisika merupakan kegiatan belajar mengajar sebagai suatu proses interaksi antara guru dan peserta didik untuk mempelajari gejala alam yang dalam memahami konsepnya diutamakan melalui suatu proses terbentuknya pengetahuan melalui percobaan dan penyajian data secara sistematis berdasarkan aturan-aturan tertentu. Untuk itu diperlukan model pembelajaran yang dapat memberikan kesempatan bagi siswa untuk mempelajari cara menemukan fakta, konsep, dan prinsip melalui pengalamannya secara langsung. Model POE (Prediction, Observation, Explanation) adalah model pembelajaran yang dimulai dengan menghadapkan siswa pada permasalahan, selanjutnya siswa membuat prediksi (prediction), kemudian melakukan kegiatan observasi untuk membuktikan prediksi (observation), dan menjelaskan kesesuaian antara prediksi dan hasil observasi kemudian memberikan penjelasan mengapa hal tersebut terjadi (explanation). Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model POE terhadap aktivitas belajar dan penguasaan konsep siswa. Pada penelitian ini diharapkan mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa selama proses pembelajaran yang akan berdampak pada penguasaan konsep siswa sehingga menjadi lebih baik.
PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA MATERI SUHU DAN KALOR KELAS XI Albertus Djoko Lesmono; Yesika Ayu Puspitasari; Rayendra Wahyu Bachtiar
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada rendahnya proses pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hal tersebut dikarenakan materi yang disampaikan masih bersifat konvensional, dan pembelajaran didominasi oleh guru, sehingga pembelajaran hanya berpusat pada guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan teknik analisis data kuantitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan, yaitu post test kemampuan berpikir kritis. Analisis data tes dari kedua kelas menggunakan uji-t diperoleh thitung sebesar 0,878 sedangkan ttabel pada taraf siginifikan 0,05 sebesar 0,312 atau thitung > thabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Data hasil observasi menunjukkan kemampuan berpikir kritis siswa di kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol yaitu 86% > 70%. Pembelajaran inkuiri terbimbing pada kelas eksperimen tergolong dalam kategori tinggi dan pada kelas kontrol dalam kategori sedang. Disimpulkan bahwa pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa SMA pada materi Suhu dan Kalor.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MODEL POE PREDICT, OBSERVE, EXPLAIN) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES FISIKA SISWA SMA MUHAMMADIYAH IMOGIRI Algiranto Algiranto; Sarwanto Sarwanto; Ahmad Marzuki
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menghasilkan perangkat pembelajaran fisika dengan model POE (Predict,Observe, Explain) yang layak untuk pembelajaran di SMA dan (2) mendeskripsikan peningkatanketerampilan proses fisika siswa yang mengikuti proses pembelajaran dengan perangkat pembelajaranfisika dengan model POE. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan 4D Model. Padatahap Define, merencanakan perangkat pembelajaran kalor. Pada tahap Design, merancangan produkperangkat pembelajaran yang selanjutnya produk tersebut di konsultasikan dengan ahli untukdivalidasi. Pada tahap Develop, dilakukan pengembangan perangkat pembelajaran dengan uji terbatasdan uji lapangan. Pada tahap Desiminate, penyebarluasan perangkat pembelajaran hasilpengembangan. Penelitian dilakukan di SMA Muhammadiyah Imogiri dengan subjek penelitian siswakelas X MIPA 1 berjumlah 32 orang. Instrumen pembelajaran berupa RPP dan LKS sedangkaninstrumen pengambilan data berupa tes dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) perangkat pembelajaran fisika berbasis POE (Predict,Observe,Explain) dinyatakan layakdigunakan. Instrumen RPP dan LKS dinyatakan layak dengan kategori baik. Instrumen penilaian hasilbelajar kognitif dinyatakan valid dan reliabel. Instrumen penilaian keterampilan proses sains daninstrumen tes memiliki kategori sangat baik, (2) peningkatan keterampilan proses fisika siswa yaitumengamati, klasifikasi, interpretasi, prediksi, mengajukan pertanyaan, berhipotesis, melakukanpercobaan, menggunakan alat, berkomunikasi masing-masing sebesar, 87,4%, 76,1%, 80,3%, 72,7%,75,0%, 87,4%, 96,9%, 89,1%, 85,6%.Kata Kunci: Perangkat Pembelajaran, Model POE, Keterampilan Proses Fisika
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KOGITIF SISWA DENGAN MENERAPKAN MODEL INKUIRI TERBIMBING DISERTAI MEDIA PICTORIAL RIDDLE Anggi Riesta Valentina; I Ketut Mahardika; Agus Abdul Gani
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmendeskripsikan hasil belajar kognitif siswa setelah menggunakan model pembelajaran inkuiriterbimbing disertai media pictorial riddle dalam pembelajaran fisika pada siswa kelas XI P3 SMANegeri Mumbulsari Jember. Desain penelitian ini menggunakan desain siklus Kurt Lewin. Metodepengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Teknikanalisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif secara kualitatif dan kuantitatif. Data hasilbelajar kognitif siswa diperoleh dari tes yang dilakukan di akhir pembelajaran (post test). Peningkatanhasil belajar kognitif siswa pada tiap-tiap siklus diperoleh melalui perhitungan N-gain. Rata-rata nilaihasil belajar kognitif pra siklus adalah 45,74. Skor rata-rata hasil belajar kognitif siklus 1 meningkatmenjadi 59,68 dengan nilai N-gain 0,26 yang termasuk dalam kategori rendah. Pada siklus 2 rata-ratahasil belajar kognitif meningkat menjadi 69,58 dengan nilai N-gain 0,43 dalam kategori sedang. Padasiklus 3 rata-rata hasil belajar siswa sebesar 77 dengan nilai N-gain 0,58 yang termasuk kategorisedang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat peningkatan hasil belajar kognitif siswa setelahmenggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing disertai media pictorial riddle dalampembelajaran fisika pada siswa kelas XI P3 SMA Negeri Mumbulsari Jember.Kata Kunci: Inkuiri terbimbing, pictorial riddle, hasil belajar kognitif
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN PENALARAN ILMIAH (SCIENTIFIC REASONING) SISWA SMA DI KABUPATEN JEMBER PADA POKOK BAHASAN DINAMIKA Nur ‘ Aini; Subiki Subiki; Bambang Supriadi
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan penalaran ilmiah (scientific reasoning) merupakan kemampuan dalam menyimpulkanberdasarkan bukti-bukti yang ada. Kemampuan penalaran ilmiah merupakan salah satu keterampilan abad21 yang diharapkan dapat diajarkan di kelas sains sebagai upaya mempersiapkan siswa agar merekaberhasil dalam menghadapi tantangan globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikemampuan penalaran ilmiah siswa SMA dalam pembelajaran fisika. Instrumen yang digunakan dalampenelitian ini adalah tes penalaran ilmiah berupa soal pilihan ganda. Instrumen diadaptasi dari indikatorsoal yang dikembangkan oleh Lawson. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptifdengan responden penelitian dari tiga sekolah menengah atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwapersentase kemampuan penalaran ilmiah siswa pada indikator penalaran proporsional 47,96%, penalarankorelasi 66,33%, pengontrolan variabel 51,02%, penalaran probaliliti 24,49%, penalaran hipotesisdeduktif 73,47%, dan penalaran konservasi 21,43%. Kemampuan penalaran ilmiah paling baik yangdicapai siswa adalah pada aspek kemampuan penalaran hipotesis-deduktif dan capaian paling rendahadalah pada aspek kemampuan penalaran konservasi. Hasil penelitian tersebut memberikan dampakterhadap perencanaan, proses, dan evaluasi pembelajaran fisika selanjutnya.Kata kunci: Pembelajaran fisika , Kemampuan Penalaran ilmiah, Instrumen