cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
FKIP e-PROCEEDING
Published by Universitas Jember
ISSN : 25275917     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 552 Documents
STUDI TENTANG KESEHATAN PRIBADI PADA SEKOLAH DASAR NEGERI 117 KOTO DATUK KABUPATEN KERINCI Helvi Darsi
FKIP e-PROCEEDING 2016: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 2016 “Pengembangan Pendidikan Karakter Bangsa Berbasis Kearifan Lo
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurang terlaksananya pelaksanaan kesehatan pribadi pada Sekolah Dasar Negeri 117 Koto Datuk Kabupaten Kerinci. Belum terlaksana dengan baik sesuai dengan yang diharapkan. Banyak sekali faktor yang diduga sebagai penyebab permasalahan di atas, antara lain kurangnya perhatian terhadap kesehatan gigi dan kulit siswa. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kesehatan pribadi yang meliputi kesehatan gigi dan kesehatan kulit siswa pada Sekolah Dasar Negeri 117 Koto Datuk Kabupaten Kerinci melaksanakan studi tentang kesehatan pribadi yang terdiri dari kesehatan gigi dan kesehatan kulit yang sesuai dengan standar kesehatan. Jenis penelitian adalah deskriptif, populasi dalam penelitian ini adalah siswa Sekolah Dasar Negeri 117 Koto Datuk Kabupaten Kerinci, sedangkan yang dijadikan sampel adalah siswa kelas IV dan kelas V berjumlah 44 orang. Data yang terkumpul dianslisis dengan menggunakan teknik prosentasi atau teknik analisis statistik deskriptif. Dari hasil analisis data dapat diketahui bahwa pelaksanaan kesehatan gigi pada Sekolah Dasar Negeri 117 Koto Datuk Kabupaten Kerinci, dari 44 responden sebanyak 49.51 % (305 skor jawaban "ya") dan yang menjawab "tidak" sebanyak 50.48 %, dengan demikian tergolong Cukup. Sedangkan mengenai pelaksanaan kesehatan kulit sebanyak 45.12 % (278 skor jawaban "ya") dan yang menjawab "tidak”sebanyak 54.87 %, dengan demikian pelaksanaan kesehatan kulit di Sekolah Dasar Negeri 117 Koto Datuk Kabupaten Kerinci tergolong Cukup. Kata Kunci : Kesehatan Pribadi
PENGGUNAAN KAJIAN “OJHUNG PADA RANGKAIAN UPACARA ADAT GHADISA DI DESA BLIMBING KECAMATAN KLABANG KABUPATEN BONDOWOSO” PADA MATERI TEMA BANGGA SEBAGAI BANGSA INDONESIA KELAS V Ria Supiani
FKIP e-PROCEEDING 2016: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 2016 “Pengembangan Pendidikan Karakter Bangsa Berbasis Kearifan Lo
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ojhung merupakan serangkaian ritual pada upacara adat Ghadisa atau bersih desa. Ojhung adalah pertarungan dua orang menggunakan senjata rotan yang saling memukul dan mengeluarkan darah. Asal mula ritual Ojhung berasal dari dua tokoh Juk Seng dan Jasiman. Mereka adalah para pemimpin Desa Blimbing yang dengan bangga melakukan sebuah pengorbanan ketika mendapatkan ilham dari sang Maha Kuasa untuk para rakyatnya. Ojhung sering kali dianggap sebagai sebuah ritual yang mengajarkan kekerasan pada anak. Penggunaan materi kajian Ojhung pada rangkaian upacara adat GhadisaTema Bangga Sebagai Bangsa Indonesia Kelas V berfungsi untuk menghilangkan anggapan masyarakat terlebih siswa Sekolah Dasar. Selain itu kesesuaian materi mengenai upacara adat khas daerah sangat tepat jika digunakan. Kata Kunci:Ritual Ojhung, Ghadisa
KAJIAN GERAK MELINGKAR PADA SEPEDA SEBAGAI RANCANGAN BAHAN AJAR FISIKA SMA Bambang Supriadi; Sofwatul Faizah; Rayendra Wahyu Bachtiar
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gerak melingkar merupakan salah satu materi dalam fisika yang di ajarkan di tingkat SMA. Salah satu contoh gerak melingkar yang ada di sekitar siswa adalah gerak pada sepeda. Bahan ajar merupakan salah satu bahan yang dapat membantu siswa dalam belajar secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji gerak melingkar yang ada dalam peristiwa gerak sepeda dengan menggunakan variasi sprocket. Penelitian ini menggunakan 7 sprocket dan kecepatan pedal yang sama untuk setiap variasi sprocket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin kecil sprocket maka semakin besar nilai kecepatan sepeda, sedangkan semakin besar sprocket maka semakin kecil nilai kecepatan sepeda. Data hasil penelitian tersebut dapat digunakan sebagai acuan dalam merancang bahan ajar fisika kontekstual untuk siswa SMA
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI MOMENTUM, IMPULS DAN TUMBUKAN MELALUI TES DIAGNOSTIK EMPAT TAHAP PADA SISWA SMA KELAS XII Sri Handono Budi Prastowo; Alfi Hidayat; Bambang Supriadi
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Miskonsepsi atau kekeliruan konsepsi merupakan fenomena yang hingga kini menjadi penghambat dalam pengajaran fisika maupun sains lainnya, karena keberadaannya dipercaya dapat mengganggu pada proses asimilasi pengetahuan-pengetahuan baru pada benak para siswa, terutama pada pembelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis miskonsepsi yang terjadi pada siswa pada pokok bahasan momentum, impuls dan tumbukan serta menentukan besar persentase miskonsepsi siswa. Penelitian ini termasuk pada jenis penelitian analisis deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII IPA 4 SMA Muhammadiyah 3 jember dan siswa kelas XII IPA 3 SMAN 1 Arjasa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis CRI (Certanty of Response Index) dan analisis tes diagnostik empat tahap berupa kombinasi jawaban four-tier test. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, di SMA Muhammadiyah 3 Jember terdapat 12 % siswa miskonsepsi, 84 % tidak paham konsep, 2 % paham konsep dan 2 % error, sedangkan pada SMAN 1 Arjasa terdapat 16 % siswa miskonsepsi, 71 % siswa tidak paham konsep, 11 % paham konsep dan 2 % error. Adapun jumlah rata-rata persentase siswa yang mengalami miskonsepsi dari dua sekolah tersebut adalah sebesar 14 %.
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI KONSEP DINAMIKA ROTASI DENGAN METODE FOUR TIER PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 3 JEMBER Asni Furoidah; Indrawati .; Rayendra Wahyu Bachtiar
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman konsep dalam pembelajaran fisika merupakan sesuatu yang sangat mutlak diperoleh ketika siswa melakukan proses pembelajaran. Fisika yang banyak bersifat abstrak, tidak menuntut kemungkinan siswa akan bingung merumuskan suatu kejadian sehingga konsep yang didapat siswa berbeda dengan para ahli fisika. Konsep yang tidak sesuai dengan konsep ilmiah disebut sebagai miskonsepsi. Miskonsepsi tidak dapat diketahui secara langsung karena bentuk miskonsepsi bisa saja terjadi karena miskonsepsi atau tidak tahu konsep. Oleh karena itu, diperlukan instrumen yang mengidentifikasi miskonsepsi yang terjadi pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi konsep siswa pada materi dinamika rotasi dengan menggunakan tes diagnostik four tier. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Sample penelitian ini adalah seluruh kelas XI IPA SMA NEGERI 3 JEMBER yang terdiri dari XI IPA 1, XI IPA 2, XI IPA 3, XI IPA 4, dan XI IPA 5 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Intrumen yang digunakan adalah tes four tier yang terdiri dari empat tingkatan. Tingkat pertama merupakan jawaban, tingkat kedua tingkat keyakinan dari jawaban, tingkat ketiga alasan dari jawaban, dan tingkat keempat tingkat keyakinan dari alasan. Soal tes diberikan sebanyak 10 butir soal tentang dinamika rotasi. Hasil diagnostik kepada siswa menunjukkan bahwa miskonsepsi terendah yang dialami siswa pada konsep momen gaya sebesar 45,86% dengan kategori miskonsepsi rendah . sedangkan miskonsepsi tertinggi yang dialami siswa pada kosep kecepatan linier pusat massa sebesar 80,25% dengan kategori miskonsepsi tinggi.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DI SMAN 3 BONDOWOSO Pratiwi Ayu Lestari; Yushardi .; Agus Abdul Ghani
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu bentuk upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kesadaran akan pentingnya pendidikan telah menarik perhatian seluruh lapisan masyarakat terhadap perkembangan dunia pendidikan, terutama dalam bidang teknologi dan informasi yang sangat erat kaitannya dengan ilmu fisika. Saat ini, pembelajaran fisika masih cenderung berpusat pada guru sehingga sebagian besar siswa malas berpikir atau siswa kurang memiliki motivasi untuk belajar. Proses belajar pada siswa sangat menentukan keberhasilan dari tujuan pembelajaran itu sendiri. Tujuan penelitian ini antara lain 1) mengkaji pengaruh pembelajaran kooperatif TAI terhadap motivasi belajar fisika siswa; 2) mengkaji pengaruh pembelajaran kooperatif TAI terhadap hasil belajar fisika siswa. Jenis penelitian merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan Randomized Posttest only Control Group design. Dalam penelitian didapat hasil bahwa metode pembelajaran kooperatif TAI dapat meningkatkan motivasi belajar siswa serta tidak berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DISERTAI VIRTUAL-LAB TERHADAP KEMAMPUAN REPRESENTASI VERBAL DAN GAMBAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA KELAS X DI SMA JEMBER (Pada Pokok Bahasan Momentum Linier) Ratna Indra Sari; I Ketut Mahardika; Bambang Supriadi
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe NHTÂ (Numbered Heads Together) disertai Virtual Laboratory terhadap kemampuan representasi verbal dan gambar siswa pada pembelajaran fisika di SMA dan menggambarkan aktivitas belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 1 Jenggawah. Penelitian ini dilakukan pada semester genap tahun akademik 2016/2017. Kemampuan representasi verbal dan gambar diukur melalui Post-test sedangkan aktivitas belajar siswa diukur melalui observasi. Hasil uji kelas eksperimen dan kelas kontrol dianaliss dengan menggunkan independent sample t-test dengan menggunakan SPSS 22. Hasil analisis untuk kemampuan representasi verbal menunjukkan Sig. (One-tailed) adalah 0,202 sedangkan representasi gambar menunjukkan Sig. (One-tailed) adalah 0,000. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe NHT disertai Virtual Laboratory berpengaruh terhadap kemampuan representasi verbal dan gambar siswa pada pembelajaran fisika di SMAN 1 Jenggawah. Skor aktivitas belajar siswa selama proses pembelajaran adalah 80% yang termasuk dalam kategori sangat aktif.
KELAYAKAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS OPEN-ENDED QUESTIONS PADA POKOK BAHASAN GETARAN HARMONIK SEDERHANA DI SMA Rizky Dwi Alfiani; Alex Harijanto; Sri Wahyuni
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah sebuah penelitian pengembangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji kelayakan LKS berbasis open-ended questions pada pokok bahasan getaran harmonik sederhana. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D yang dimodifikasi sehingga hasilnya menjadi: (1) tahap pendefinisian, (2) tahap perancangan, dan (3) tahap pengembangan. Desain uji coba lapangan adalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS berbasis open-ended questions pada pokok bahasan getaran harmonik sederhana layak digunakan dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat dari penilaian validasi yang valid dengan nilai mencapai 4,23 yang sesuai dengan kriteria BSNP. Penilaian keefektifan yang ditunjukkan dari peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa menunjukkan kriteria tinggi yang ditunjukkan dengan perhitungan skor gain 0,72. Penilaian kepraktisan yang ditunjukkan dari respon siswa menunjukkan persentase 78% dengan kriteria praktis. Dapat disimpulkan LKS berbasis open-ended questions pada pokok bahasan getaran harmonik sederhana efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) FISIKA BERBASIS POE MATERI GERAK HARMONIS SEDERHANA DI MAN Albertus Djoko Lesmono; Santi Afifah Putri Anggraini; Sri Handono
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang telah dilakukan adalah pengembangan Lembar Kerja Siswa ( LKS) berbasis POE. Lembar kerja siswa berbasis POE (Predict Observer Explain) merupakan lembar kerja siswa yang menggunakan tiga langkah utama dari metode ilmiah yaitu (1) Prediction merupakan suatu proses membuat dugaan terhadap suatu peristiwa, (2) Observation yaitu melakukan pengamatan apa yang terjadi, siswa diajak untuk melakukan percobaan untuk menguji kebenaran prediksi siswa, dan (3) Explanation yaitu memberikan penjelasan tentang kesesuaian antara tahap observasi dengan hasil eksperimen. Tujuan dari penelitian ini adalah mendiskripsikan validasi LKS berbasis POE, mendiskripsikan respon, dan mendiskrisikan kemampuan berpikir kritis siswa setelah menggunakan LKS berbasis POE. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian adalah model pengembangan ADDIE. Dari analisis yang di dapat, sebesar 85%Â hasil validasi ahli yang berkategori sangat valid. Sedangkan sebesar 85% hasil validasi pengguna yang berkategori sangat valid. Respon siswa secara keseluruhan sebesar 80% berkategori sangat baik dan kemampuan berpikir kritis secara keseluruhan sebesar 67% berkategori kritis.
ANALISIS KORELASI MINAT BELAJAR PADA MATA PELAJARAN FISIKA POKOK BAHASAN RANGKAIAN ARUS SEARAH DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Nadhifatun Nadhifatun; Yushardi Yushardi; Bambang Supriadi
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil studi PISA (Program for International Student Assessment) tahun 2015 menunjukkan bahwaIndonesia berada pada urutan 69 dari 72 negara peserta survey. Tes PISA merupakan studiinternasional yang mencakup tiga kompetensi dasar yaitu membaca, matematika dan, sains siswasekolah yang dilkukan tiga tahun sekali dan mengukur apa yang diketahui siswa dan apa yangdapat siswa lakukan dengan pengetahuannya. Keberhasilan siswa dalam belajar dapat dipengaruhioleh faktor dari dalam individu maupun dari luar individu diantaranya minat belajar dankemampuan berpikir kritis. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana korelasi antaraminat belajar fisika pokok bahasan rangkaian arus searah terhadap kemampuan berpikir kritissiswa?. Penelitian ini menggunakan tes dan angket sebagai metode pengumpulan data.Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa; Korelasi antara minatbelajar dengan kemampuan berfikir kritis siswa pada pokok bahasan rangkaian arus searahtergolong rendah di MAN Bawu Jepara yaitu 0,315.