cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
FKIP e-PROCEEDING
Published by Universitas Jember
ISSN : 25275917     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 552 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DISERTAI METODE EKSPERIMEN TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL DAN HASIL BELAJAR IPA-FISIKA DI SMP Singgih Bektiarso; Lely Yuliyanti; Subiki .
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran IPA-fisika merupakan serangkaian proses kegiatan belajar mengajar yang dilakukan oleh guru untuk mempelajari gelaja-gejala alam dengan mengamati dan menemukan konsep maupun teori yang dapat berpengaruh dalam proses pembelajaran. Agar siswa dapat berpartisipasi aktif, mampu bekerja sama, lebih bertanggung jawab secara individu dan membantu temannya dengan baik tanpa melihat tingkat kemampuan, jenis kelamis, suku, ras dan agama. Maka diperlukan model pembelajaran yang diharapkan dapat menanamkan sikap aktif dan keterampilan sosial kerja sama kelompok dalam aktivitas pembelajaran meliputi kemampuan bertanya, menjawab, mendorong partisipasi, mengungkapkan gagasan, menyelesaikan tugas dalam waktunya serta mampu memunculkan rasa ingin tahu dalam menyelesaikan suatu permasalahan IPA-fisika yang relevan dengan kehidupan sehari-hari tanpa mengesampingkan hakikat belajar fisika. Penelitian ini bertujuan untuk membuat siswa lebih mudah dalam memahami konsep IPA-fisika yang diajarkan. Selain itu juga mampu mendorong siswa untuk membangun semangat belajarnya, karena dengan menggunakan eksperimen, siswa bisa mengamati secara langsung kejadian alam yang terjadi di sekitarnya. Serta harapan lain yaitu dapat memperkuat dan menambah daya ingat siswa sehingga konsep IPA-fisika yang akan diajarkan akan lebih lama tertanam difikiran siswa. Serta diharapkan dapat meningkatkan kemampuan komunikasi dan kerjasama antar siswa dalam kelompok.
PERANCANGAN PROTOTYPE GENERATOR PULSA MEDAN LISTRIK DC TEGANGAN MEDIUM DENGAN OUTPUT AMPLITUDO, DURASI, DUTY-CYCLE DAN FREKUENSI TERKOMBINASI Sudarti .; Findi Diansari; Alex Harijanto
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpaduan frekuensi telah diaplikasikan dalam dunia elektronik dan sistem telekomunikasi terkini. Sebuah penelitian yang telah dipatenkan memaparkan sebuah metode pemaduan frekuensi yang dapat berganti dengan cepat, dapat dijeda, direntangkan dan disela. Perpaduan frekuensi tersebut berpotensi pula untuk dapat memberi banyak manfaat dalam sistem analog khususnya dalam bidang pengolahan makanan, kesehatan dan lingkungan melalui teknologi pulsa medan listrik. Kombinasi dari seluruh spesifikasi pulsa medan listrik yaitu amplitudo, durasi, duty-cycle dan frekuensi dapat berperan dalam efisiensi dua buah proses atau lebih yang berkesinambungan. Namun demikian, teknologi pulsa medan listrik konvensional belum dapat menghasilkan spesifikasi output yang terkombinasi. Melalui penelitian dan pengembangan ini, didesain sebuah rancangan rangkaian berdasarkan ekspektasi melalui perhitungan matematis, terdiri dari tujuh buah sub-sirkuit penyusun prototype, kemudian disimulasikan melalui software NI MultisimTM 14.0 dan diperoleh sebuah rancangan rangkaian prototype pulsa medan listrik DC tegangan medium dengan outputterkombinasi, yaitu amplitudo 1,36 kVDC; duty-cycle 29,77 %; frekuensi 1,15 Hz dan pulsa medan listrik 1,36 kVDC/cm pada 15,9 detik pertama serta spesifikasi output 1,66 kVDC; duty-cycle 42,04 %; frekuensi 1,98 Hz dan pulsa medan listrik 1,66 kVDC/cm pada durasi 5 detik berikutnya. Adapun, dalam bidang pendidikan hasil penelitian ini dapat berperan sebagai media pembelajaran materi osilasi gelombang listrik dinamis.
ANALISIS PENGUASAAN KONSEP RANGKAIAN ARUS LISTRIK BOLAK-BALIK PADA SISWA KELAS XII SMA Anggita Nurul Iftitah; Sri Handono Budi Prastowo; Alex Harijanto
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguasaan konsep adalah kemampuan menjelaskan, menginterpretasi, menganalisis, dan mengaplikasikan konsep-konsep fisika dalam menyelesaikan persoalan fisika. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penguasaan konsep siswa SMA kelas XII dan jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa pada penguasaan konsep rangkaian arus listrik bolak-balik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis dengan instrumen soal uraian yang terdiri dari 8 butir soal. Hasil penelitian menunjukkan, (1) Persentase rata-rata penguasaan konsep rangkaian arus bolak-balik berdasarkan indikator penguasaan konsep Taksonomi Bloom yaitu pengetahuan siswa mencapai 81%, pemahaman 60%, penerapan 65%, analisis 56%, sintesis 48%, dan kemampuan evaluasi siswa mencapai 45%. (2) persentase penguasaan konsep pada sub pokok bahasan arus dan tegangan berkategori kurang baik dengan persentase penguasaan mencapai 50%, penguasaan konsep rangkaian seri RLC yang dimiliki siswa cukup baik yaitu mencapai 73%, sedangkan penguasaan konsep pada sub pokok bahasan daya rangkaian RLC berkategori kurang baik yaitu mencapai 56%. (3) Adapun jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa yaitu persentase rata-rata kesalahan terjemahan 2%, kesalahan konsep 8%, kesalahan strategi 21%, kesalahan hitung 24%, dan soal yang tidak direspon 5%.
PEMBELAJARAN TEORI KINETIK GAS BERBASIS KEARIFAN LOKAL MELALUI MODEL PEMBELAJARAN AKTIVITAS LAPANGAN DAN LABORATORIUM (MPALL) Dian Bakhtiar; Bambang Supriadi; Agus Abdul Gani
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teori Kinetik Gas merupakan salah satu materi pembelajaran fisika yang memiliki kompleksitas dalam substansi materi. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa peserta didik mengalami kesulitan untuk memahami materi-materi yang bersifat abstrak dan mikroskopis. Model Pembelajaran Aktivitas Lapangan dan Laboratorium (MPALL) yang membuat siswa menemukan informasi dari lingkungan dan memferifikasi temuan di dalam kelas adalah salah satu upaya yang dapat dilakukan pendidik. Kearifan lokal yang berkaitan dengan Teori Kinetik Gas yaitu pengolahan sampah menjadi gas metana yang dilakukan oleh petugas TPA Pakusari. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji pengaruh pembelajaran Teori Kinetik Gas melalui MPALL terhadap hasil belajar kognitif dan psikomotorik siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen menggunakan desain one group pretest-posttest. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, observasi, dokumentasi, dan wawancara. Metode analisis data yang digunakan yaitu Paired Samples T-test dengan berbantu software SPSS 24. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Pembelajaran fisika berbasis kearifan lokal melalui MPALL berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa pada bahasan Teori Kinetik Gas kelas XI IPA di SMAN Pakusari. (2) Hasil belajar psikomotor siswa selama pembelajaran Teori Kinetik Gas berbasis kearifan lokal melalui MPALL telah memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).
PERAN BAHAN AJAR MULTIMEDIA INTERAKIF TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS (KPS) SISWA KELAS X SMA Sri Handono Budu Prastowo; Isma Alfia Novita; Sri Wahyuni
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan Proses Sains (KPS) merupakan metode ilmiah yang di dalamnya melatihkan langkah-langkah untuk menemukan sesuatu melalui eksperimen dan percobaan (Sartika, 2015). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui KPS siswa setelah menggunakan bahan ajar fisika berbasis multimedia interaktif pada pokok bahasan momentum dan impuls di SMA. Sebelum digunakan dalam pembelajaran, bahan ajar fisika berbasis multimedia interaktif terlebih dahulu divalidasi oleh dosen ahli dan telah dikategorikan sebagai bahan ajar yang cukup valid dan dapat digunakan dalam pembelajaran. Setelah pembelajaran menggunakan bahan ajar fisika berbasis multimedia interaktif diketahui Rata-rata KPS dari setiap aspek yaitu 75,7% sehingga dapat dikategorikan siswa memiliki KPS yang sangat baik.
ANALISIS MISKONSEPSI POKOK BAHASAN GELOMBANG MEKANIK PADA SISWA KELAS XII SMAN KENCONG Na'imatul Istiqomah; Trapsilo Prihodono; Subiki .
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep merupakan sesuatu yang mempermudah komunikasi antara sesama manusia dan memungkinkan manusia untuk berpikir. Konsep yang tidak sesuai dengan konsepsi fisikawan disebut miskonsepsi. Miskonsepsi dapat diidentifikasi berdasarkan pemahaman konsep yang dimiliki siswa. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis miskonsepsi yang dialami siswa pada materi Gelombang Mekanik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2017 di kelas XII MIPA 1 sampai XII MIPA 6 SMA Negeri Kencong Kabupaten Jember. Subjek penelitian terdiri dari 6 kelas dengan total siswa 189. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes diagnostik miskonsepsi berupa soal uraian tentang konsep Gelombang Mekanik yang disesuaikan dengan indikator pemahaman konsep sebanyak 7 butir soal. Indikator pemahaman konsep yang digunakan berdasarkan taksonomi Bloom pada ranah kognitif pemahaman (C2) yaitu translasi, interpretasi dan ekstrapolasi. Hasil penelitian menunjukkan miskonsepsi pada indikator translasi yaitu kesalahan konsep 79,89% dan kesalahan simbol besaran fisika 58,73%; indikator interpretasi yaitu kesalahan penentuan rumus yang akan digunakan 41,79% dan kesalahan gambar pada grafik 28,04%; dan indikator ekstrapolasi yaitu kesalahan penggunaan rumus 23,28%, kesalahan perhitungan 21,69% dan kesalahan penentuan hubungan antar besaran fisika 11,11%.
PENGEMBANGAN BUKU TEKS PELAJARAN IPA TERINTEGRASI MITIGASI BENCANA PADA POKOK BAHASAN GETARAN DAN GELOMBANG Sri Wahyuni; Rhoshandhayani Koesiyanto Taslim; Rayendra Wahyu Bachtiar
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validasi, respon siswa dan kesiapsiagaan terhadap bencana gempa bumi dan tsunami setelah siswa menggunakan buku teks pelajaran IPA terintegrasi mitigasi bencana. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan yang menghasilkan buku teks pelajaran IPA terintegrasi mitigasi bencana pada pokok bahasan getaran dan gelombang. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Hannafin dan Peck, yang terdiri dari analisis kebutuhan, desain, pengembangan dan implementasi yang dikaitkan dengan evaluasi dan revisi pada setiap tahapannya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penilaian validator terhadap buku teks pelajaran IPA adalah 4.04 pada rentang 1-5 yang dinyatakan valid. Respon siswa terhadap buku teks pelajaran IPA ini adalah positif dengan nilai persentase 96,1%. Kesiapsiagaan siswa terhadap bencana memiliki indeks 93 yang menunjukkan bahwa siswa telah sangat siap menghadapi bencana.
SISTEM MONITORING ARUS DAN TEGANGAN PADA BATERAI KENDARAAN BERMOTOR(ACCU) BERBASIS ARDUINO UNO Alex Harijanto; Zainul As'adi; Bambang Supriadi
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kendaraan motor membutuhkan baterai untuk menyimpan energi listrik dalam bentuk kimia, yang akan digunakan untuk memasok listrik ke sistem pengapian, lampu dan komponen listrik lainnya. Masalah yang muncul adalah pengguna sepeda motor tidak mengetahui kondisi baterai yang telah mencapai tingkat tegangan di bawah rata-rata. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah komponen pengatur dan dinamo ,dimana nilai voltase yang dihasilkan oleh dinamo dinyalakan yang baik dan normal adalah kisaran 12 V-13,6V. Maka dibuatlah desain perangkat elektronik yang bisa dipantau dana dapat mengukur berbagai kondisi seperti voltase baterai dan arus baterai. Alat ini menggunakan Arduino UNO sebagai mikrokontrolernya dan data tersebut akan tersimpan pada kartu memori untuk di tampilakn pada laptop sehingga pengguna bisa mengetahui kondisi baterai kendaraan secara langsung tanpa harus repot-repot membongkar baterai untuk melihat kondisi listrik dalam sebuah siklus motor.
ANALISIS PENGARUH STRATEGI SCAFFOLDING KONSEPTUAL DALAM MODEL PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA Muhammad Amiruddin; Srihandono Budi Prastowo; Trapsilo Prihandono
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi scaffolding merupakan praktik yang didasarkan pada konsep Vigotsky mengenai zona ofproximal development (zona perkembangan terdekat). Penerapan strategi scaffolding dalampembelajaran berarti guru memberikan sejumlah bantuan kepada siswa yang sedang dalam kesulitandan kemudian menghilangkan bantuan tersebut, segera setelah siswa dirasa mampu menyelsaikannyasendiri. Dalam praktik pelaksanaan strategi scaffolding, guru bisa memadukannya dengan modelmodel pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara efektif dan efisien. Penelitianini merupakan studi literatur, yaitu dengan merangkum dan mereview beberapa penelitian yangpernah dilakukan dengan tujuan untuk mendekripsikan serta menginterpretasikan informasi yangrelevan terkait penerapan strategi scaffolding konseptual dalam model pembelajaran terhadap hasilbelajar siswa. Dari pencarian litertur, didapatkan 3 buah penelitian terkait penerapan strategiscaffolding konseptual yang dipadukan dalam 3 model pembelajaran yang berbeda. Penelitianpertama menggunakan model pembelajaran Group Investigation (GI), penelitian kedua menggunakanmodel pembelajaran Think-Pair-Share (TPS), dan penelitian ketiga menggunakan modelpembelajaran Student Teams-Achievement Devinisions (STAD). Berdasarkan hasil analisis literaturtersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi scaffolding konseptual dalam modelpembelajaran memberi pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar fisika siswa.Kata Kunci: ZPD, Strategi Scaffolding Konseptual, Model Pembelajaran, Hasil Belajar
PENGEMBANGAN MODUL USAHA DAN ENERGI BERBASIS ELEKTRONIK DI SMA Sinta Kiki Aprilia; Trapsilo Prihandono; Yushardi Yushardi
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fisika merupakan suatu proses tentang pengkajian gejala alam. Seiring dengan perkembanganilmu teknologi dalam bidang pendsidikan, maka proses pembelajaran telah bergeser padaperwujudan pembelajaran modern. Berdasarkan hasil wawancara di SMA N Balung, peserta didikcenderung lebih menyukai penggunaan teknologi seperti laptop dalam proses belajar danmemahami konsep. Materi Usaha dan Energi merupakan salah satu materi yang banyak ditemuidalam kehidupan sehari-hari. Berkaitan dengan kemandirian peserta didik dalam belajar, perluadanya suatu pengembangan modul pembelajaran yang kontekstual (contextual teaching andlearning) berbasis media elektronik yang dapat membantu peserta didik dalam memahami konseppembelajaran fisika. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian ini bertujuanmengetahui validitas, efektifitas, dan mengetahui respon siswa dalam menggunakan modul usahadan energi berbasis elektronik. Penelitian dilakukan di SMA N Balung pada siswa kelas Xsemester genap tahun ajaran 2017/2018. Modul berisi materi usaha dan energi yang dikemasdalam modul elektronik. Model pengembangan yang digunakan adalah 4D yang dikembangkanoleh Thiagrajan yaitu : define (tahap pendefinisian), design (tahap perencanaan), develop (tahappengembangan), disseminate (tahap penyebaran). Validitas diukur menggunakan lembar validasioleh dosen dan guru, efektifitas modul diukur berdasarkan hasil pree test dan post test, responsiswa diukur menggunakan angket.Kata Kunci: Pengembangan, Modul Elektronik, Usaha dan Energi, 4D.