cover
Contact Name
Slamet Santosa
Contact Email
slametsantosa@unhas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
slametsantosa@unhas.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
BIOMA : Jurnal Biologi Makassar
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 25287168     EISSN : 25486659     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Bioma mempublikasikan hasil penelitian dan kajian biologi: ekologi, botani, genetika, mikrobiologi, zoologi maupun biologi terapan dibidang agrokomplek dan medikal komplek. Bioma diterbitkan Departemen Biologi, FMIPA UNHAS, dan mempublikasikan artikel dua kali setahun , setiap bulan juni dan desember
Arjuna Subject : -
Articles 218 Documents
OPTIMASI AIR PERASAN UBI JALAR UNGU (Ipomea batatas L.) PADA PEMERIKSAAN TELUR CACING Anggun Sophia Sophia; Suraini
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 7 No. 2 (2022): Bioma : Juli - Desember 2022
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi cacing atau disebut dengan penyakit kecacingan termasuk ke dalam infeksi yang disebabkan oleh parasit. Soil Transmitted Helminths adalah cacing yang memerlukan tanah untuk menjadi bentuk infektif.  Eosin 2% merupakan zat warna yang digunakan dalam pemeriksaan telur cacing. Eosin sendiri memiliki sifat tidak mudah terurai dan menimbulkan limbah yang berbahaya sehingga diperlukan pewarnaan alternatif pengganti yang bersifat lebih ramah lingkungan. Ubi jalar ungu memiliki kandungan pigmen antosianin yang tinggi. Tujuan penelitian ini untuk menentukan konsentrasi dari variasi air perasan ubi jalar ungu yang optimal yang dapat mewarnai telur cacing. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksperimental yaitu pengamatan dengan melihat kekontrasan, penyerapan warna dan kejelasan bagian telur di mikroskop. Variasi konsentrasi perbandingan air perasan ubi jalar ungu dan aquadest yaitu 1:1, 1:2, 1:3, 1:4 dan 1:5. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi perbandingan air perasan ubi jalar ungu dan aquadest (1:3) memberikan kualitas pewarnaan yang paling baik untuk mewarnai telur cacing hal ini terlihat bahwa lapangan pandang kontras, telur cacing menyerap warna dan bagian telur terlihat jelas. Dengan demikian, ubi jalar ungu (Ipomea batatas L.) dapat digunakan untuk mewarnai telur cacing. Kata kunci :  Ipomea batatas L., eosin 2%, soil transmitted helminth  
IDENTIFIKASI BAKTERI KONTAMINAN PADA GELANG TRI DATU Risky Vidika Apriyanthi; Ayu Saka Laksmita W; Ni Putu Widayanti
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 7 No. 2 (2022): Bioma : Juli - Desember 2022
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umat Hindu Bali menggunakan gelang yang disebut gelang Tri Datu. Dewasa ini, Gelang Tri Datu tidak hanya digunakan oleh umat Hindu Bali saja.  Gelang Tri Datu saat ini tidak hanya memiliki nilai keagamaan, melainkan juga berfungsi sebagai benda yang dimanfaatkan nilai estetikanya sebagai cinderamata dan digunakan sebagai aksesoris oleh wisatawan yang datang ke Bali. Gelang Tri Datu tidak mudah dilepaskan karena hanya dililitkan dan diikat pada pergelangan tangan dan terus digunakan di segala aktivitas pemakai. Hal ini menimbulkan potensi kontaminasi gelang ini oleh mikroorganisme. Proses kontaminasi dan  penyebaran bakteri berasal dari aktivitas sehari-hari dan seringkali tidak disadari oleh manusia. Aktivitas sehari-hari yang dapat menjadi sumber penyebaran bakteri antara lain, berkebun, mencuci, menyentuh benda, dan masih banyak aktivitas lainnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi bakteri di gelang Tri Datu. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional.  Prosedur penelitian terdiri dari tahap persiapan tahap pengujian dan interpretasi hasil terdiri dari isolasi dan identifikasi, pewarnaan gram, dan uji biokimia.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kontaminasi bakteri E. coli dan Staphylococcus aureus pada gelang serat benang dan ditemukan  2 sampel (S1 dan S5) yang terkontaminasi bakteri E. coli dan 4 sampel (S2, S3, S4, dan S6) yang terkontaminasi Staphylococcus aureus. Kata kunci :Gelang; Tri Datu; E. Coli; Staphylococcus aureus.
IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN TANAMAN HORTIKULTURA DI KECAMATAN MODOINDING KABUPATEN MINAHASA SELATAN PROVINSI SULAWESI UTARA Anatje Lihiang; Metilistina Sasinggala; Regina R. Butarbutar
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 7 No. 2 (2022): Bioma : Juli - Desember 2022
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman hortikultura merupakan tanaman yang memiliki prospek pengembangan yang baik karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan potensi pasar yang terbuka lebar. Tanaman hortikultura memiliki beberapa fungsi yakni: sebagai sumber bahan makanan, hiasan/keindahan, obat-obatan, dan juga sebagai pekerjaan. Kabupaten Minahasa Selatan dengan ibu Kota Amurang mempunyai potensi yang besar dan kualitas yang baik untuk budidaya tanaman hortikultura. Kecamatan Modoinding adalah salah satu kecamatan yang terdapat di Kabupaten Minahasa Selatan. Tanaman hortikultura yang terdapat di Kecamatan Modoinding masih banyak yang belum teridentifikasi, sehingga menarik untuk diteliti. Karena jumlah areal yang cukup luas sehingga keanekaragaman tanaman hortikultura di daerah tersebutpun cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi keanekaragaman tanaman hortikultura yang terdapat di Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey eksploratif dan deskriptif, dengan mengamati morfologi dan deskripsi tumbuhan, didata dan dicatat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman hortikultura yang ada di kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan Provinsi Sulawesi Utara, terdapat berbagai jenis keanekaragaman yang telah teridentifikasi diperoleh sebanyak 48 spesies tanaman hortikultura, yang terdiri dari 16 jenis buah-buahan, 6 jenis tanaman obat, 8 jenis tanaman hias dan 18 jenis tanaman sayuran. Yang terdiri dari 12 ordo dan 14 famili untuk buah-buahan, 8 ordo dan 8 famili untuk tanaman hias, 12 ordo dan 13 famili untuk tanaman sayuran dan 2 ordo 2 famili untuk tanaman obat-obatan.
DAMPAK AKTIVITAS MASYARAKAT PESISIR TERHADAP MAKROZOOBENTHOS DI TAMAN NASIONAL BERBAK-SEMBILANG SUMATERA SELATAN Astrid Sri Wahyuni Sumah; Ali Alamsyah Kusumadinata
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 7 No. 2 (2022): Bioma : Juli - Desember 2022
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Dampak aktivitas masyarakat pesisir di Taman Nasional Berbak-Sembilang, Sumatera Selatan telah merugikan jumlah keragaman makrozoobentos. Keragaman makrozoobentos mengalami tekanan akibat dampak kumulatif dari aktivitas masyarakat pesisir yang juga mulai meningkat. Pendekatan secara kualitatif berupa wawancara dan observasi digunakan untuk mengetahui hubungan antara jumlah keragaman makrozoobentos dengan aktivitas masyarakat pesisir. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Purposive Sampling pada dua stasiun pengamatan berdasarkan perbedaan aktivitas masyarakat dan metode catchandrelease dalam mengidentifikasi makrozoobentos. Hasil penelitian yang didapatkan adalah terdapat 2 filum, 4 kelas dan 42 generamakrozoobentos. GeneraCerithidae merupakan genera yang paling banyak ditemukan di kedua stasiun pengamatan. Nilai keragaman spesies makrozoobentos yang diperoleh adalah 1,42 H’ dengan tingkat keragaman yang tergolong sedang. Aktivitas masyarakat pesisir dari kajian kualitatif dan temuan di lapangan sangat kuat merugikan keragaman makrozoobentos. Aktivitas masyarakat pesisir, baik skala besar maupun kecil, memiliki dampak terhadap jumlah, habitat makrozoobentos dan keseimbangan alam. Kata kunci: Aktivitas masyarakat, Dampak, Makrozoobentos, Sumatera Selatan
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN NANOPARTIKEL PERAK (NPP) HASIL BIOSINTESIS MENGGUNAKAN EKSTRAK KULIT BUAH JERUK KUNCI Citrus microcarpa Bunge Athiah Masykuroh; Nita Abna
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 7 No. 2 (2022): Bioma : Juli - Desember 2022
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nanopartikel merupakan suatu partikel dengan ukuran nanometer yaitu sekitar 10-1000 nm. Nanopartikel merupakan salah satu senyawa yang dapat berpotensi sebagai antioksidan. Pengujian aktivitas antioksidan nanopartikel perak hasil biosintesis menggunakan ekstrak kulit buah jeruk kunci (Citrus microcarpa Bunge) dilakukan dengan metode DPPH. Sampel diuji pada panjang gelombang maksimum 516 nm. Variasi yang dilakukan yaitu variasi konsentrasi ekstrak 10%, 15% dan 20% v/v. Data absorbansi dihitung untuk memperoleh nilai IC50. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai IC50 nanopartikel perak pada konsentrasi 10% yaitu 327,58 ppm, pada konsentrasi 15% nilai IC50 yang diperoleh yaitu 325,80 ppm sedangkan nilai IC50 yang diperoleh pada konsentrasi 20% yaitu 194,03 ppm. Hal ini menunjukkan  bahwa ketiga variasi tergolong sebagai kategori antioksidan sangat lemah. Kata kunci :  nanopartikel perak , jeruk kunci, antioksidan, DPPH
PENGARUH KONSENTRASI HCl DAN PERLAKUAN MEKANIK TERHADAP VIGOR DAN VIABILITAS BIJI PERIA (Momordica charantia) Ardhiana Resti Kamila; Hilma Aulia; Mutiara Zahira Ramadhani; Puput Yuliasari; Taufik Rahman; Tri Suwandi
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 7 No. 2 (2022): Bioma : Juli - Desember 2022
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skarifikasi berfungsi untuk mengurangi hambatan mekanik biji sehingga mempermudah biji dalam melakukan imbibisi yang dapat mempercepat pematahan dormansi yang diharapkan dapat meningkatkan daya hidup atau berkecambah dan daya kecepatan pertumbuhan biji peria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh skarifikasi mekanik melalui pengamplasan dan skarifikasi kimiawi melalui perendaman larutan HCl dengan konsentrasi yang berbeda terhadap vigor dan viabilitas pada biji peria (Momordica charantia). Penelitian terdiri atas beberapa tahap, yaitu persiapan biji peria yaitu dengan dilakukan perlakuan seperti pengamplasan dan pengimbibisian dengan HCl. Kemudian dilakukan pembibitan, yaitu penanaman biji peria menggunakan media tanam sebanyak 3 kali ulangan. Pertumbuhan biji diamati tiap harinya dan dicatat panjang radikula yang muncul. Data pengamatan kemudian diolah menggunakan Uji Anova melalui aplikasi SPSS. Didapatkan bahwa skarifikasi mekanik (pengamplasan) dan skarifikasi kimiawi (pengimbibisian menggunakan HCl) memberikan pengaruh yang tidak signifikan terhadap viabilitas dan vigor biji peria. Skarifikasi mekanik dan kimiawi berpengaruh positif terhadap viabilitas dan vigor biji, sedangkan penggabungan perlakuan antara skarifikasi mekanik dan kimiawi berdampak negatif bagi viabilitas dan vigor biji.
EFEK ALELOPATI EKSTRAK AIR DAUN KERING MINT Mentha piperita L. TERHADAP PERKECAMBAHAN DAN PERTUMBUHAN PADI GOGO VARIETAS SITU BAGENDIT Risma Rasmani Risma Rasmani; Tundjung Tripeni Handayani
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 7 No. 2 (2022): Bioma : Juli - Desember 2022
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alelopati adalah suatu kandungan bahan kimia yang bersifat aktif maupun pasif yang dibebaskan ke lingkungannya sehingga mempengaruhi organisme lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak air daun kering mint (Mentha piperita L.) bersifat alelopati terhadap perkecambahan dan pertumbuhan padi gogo varietas Situ Bagendit. Penelitian ini dilakukan pada bulan November sampai Desember 2018 di Laboratorium Botani, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 taraf konsentrasi (0% b/v (kontrol), 10% b/v, 20% b/v, 30% b/v, 40% b/v ) yang terdiri dari 5 ulangan. Sebagai parameter adalah daya kecambah, panjang tunas, berat segar (akar, tunas dan total) serta berat kering (akar, tunas dan total). Uji f dan Uji t dilakukan pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 20% menurunkan daya kecambah menjadi 45% sedangkan konsentrasi 30% dan 40% menghambat secara total perkecambahan benih padi. Pada konsentrasi 10% dan 20% menghambat pertumbuhan panjang tunas kecambah. Sedangkan tidak ada perbedaan yang nyata dari perlakuan 0% b/v (kontrol) dan 10% b/v. Namun ada perbedaan yang nyata pada perlakuan 20% b/v pada berat segar dan berat kering kecambah Maka dari hasil penelitian disimpulkan bahwa ekstrak air daun kering mint bersifat alelopati terhadap kecambah padi gogo varietas Situ Bagendit. Kata kunci : Alelopati, Mentha piperita, Padi Gogo varietas Situ Bagendit  
- KUALITAS BAKTERIOLOGIS ES BATU PADA PEDAGANG KAKI LIMA DI KELURAHAN PANJER DENGAN METODE MOST PROBABLE NUMBER : - I GUSTI AGUNG AYU SATWIKHA DEWI -
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 7 No. 2 (2022): Bioma : Juli - Desember 2022
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas bakteriologis air minum wajib memiliki angka MPN bakteri total Coliform dan Coliform fekal sebanyak 0 dalam 100 ml. Namun, dari hasil beberapa penelitian yang pernah dilakukan masih banyak ditemukan adanya cemaran bakteri total Coliform dan Escherichia coli dalam es batu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kualitas bakteriologis es batu pada pedagang kaki lima di Kelurahan Panjer dengan metode Most Probable Number (MPN). Data yang digunakan berasal dari hasil pemeriksaan laboratorium metode MPN, observasi, dan wawancara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif yang berlokasi di Kelurahan Panjer. Teknik pengambilan sampel mengunakan teknik sampling bertingkat yaitu teknik quota sampling, proportional sampling, dan random sampling. Sampel es batu diambil sebanyak ±500 gram. Hasil pemeriksaan angka MPN bakteri Colifrom dan Coliform fekal terhadap 20 sampel es batu, ditemukan seluruh sampel (100%) terkontaminasi bakteri total Coliform, namun tidak satupun (0%) ditemukan bakteri Coliform fekal. Sehingga, berdasarkan Permenkes 492 tahun 2010 tentang persyaratan air minum bahwa kualitas es batu dari 20 (100%) sampel tidak memenuhi syarat bakteriologis. Bagi pedagang kaki lima disarankan untuk meningkatkan higiene sanitasi untuk menghindari kontaminasi pada es batu.
UJI EFEKTIFITAS ANTI BAKTERI EKSTRAK DAUN KAPAS Gossypium hirsutum) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Propionibacterium acnes Asyahratul hikma Hikma; Asdinar; A.R. Pratiwi Hasanuddin
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 8 No. 1 (2023): Bioma : Januari - Juni 2023
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakteri Propionibacterium acnes merupakan penyebab utama munculnya jerawat. Jerawat dapat diredakan dengan penggunaan antibiotik. Namun, penggunaan antibiotik dikatakan dapat menyebabkan resistensi dalam menghambat atau membunuh bakteri. Antibiotik dapat diganti penggunaannya dengan tanaman herbal seperti daun kapas. Daun kapas memiliki kandungan senyawa aktif yang berpotensi sebagai antibakteri yaitu: flavonoid, alkaloid, terpenoid, saponin dan steroid. Ekstrak daun kapas diperoleh dengan cara maserasi kemudian dilakukan destilasi selanjutnya divariasikan kedalam beberapa perlakuan konsentrasi yaitu 60%, 70%, 80%, 90% dan 100% serta control positif tetracycline dan control negatif aquadest. Kemudian dilanjutkan dengan metode difusi agar cara cakram (Paper disk). Hasil yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji One Way Anova.Ekstrak daun kapas mampu menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes dengan daya hambat sedang hingga kuat.
STRUKTUR KOMUNITAS GASTROPODA PADA EKOSISTEM MANGROVE DI PULAU PANNIKIANG Ambeng; Fajar Aryanti; Nurkhalisa Amati; Dian Wana Lestari; Ayub Wirabuana Putra; Agusrahman Eka Putra Abas
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 8 No. 1 (2023): Bioma : Januari - Juni 2023
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gastropoda merupakan salah satu biota asosiasi mangrove yang sangat penting untuk dikaji struktur komunitasnya karena dapat digunakan sebagai bioindikator sebuah ekosistem. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 27 Maret 2022 di Pulau Pannikiang, Madello, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan yang bertujuan untuk menganalisis kepadatan dan keanekaragaman gastropoda pada eksosistem mangrove. Teknik pengumpulan data dilakukan pada tiga stasiun berbeda dengan tiga titik berbeda, di mana tiap titik ditempatkan plot kuadran berukuran 1 x 1 meter. Sampel dianalisis untuk memperoleh kepadatan mutlak, indeks keseragaman, indeks keseragaman, dan indeks dominansi. Hasil menunjukkan bahwa nilai kepadatan mutlak berada di angka 6.67-28.33. Nilai indeks keseragaman dan dominansi berada di kategori rendah hingga sedang. Sementara itu, kestabilan komunitas berada di kategori tertekan hingga stabil berdasarkan nilai indeks keseragaman. Ditemukan 13 spesies dari 7 famili di ekosistem mangrove pulau Pannikiang. Hasil analisis kepadatan mutlak stasiun 1 berada di angka 25.00, stasiun 2 memiliki nilai 6.67, dan stasiun 3 memiliki nilai 28.33. Tingkat keanekaragaman dan keseragaman paling tinggi dimiliki oleh stasiun 2 dengan nilai 1.57 (keanekaragaman sedang) dan 0.97 (komunitas stabil). Sementara, indeks dominansi tertinggi ada pada stasiun 1 (0.87).