cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP)
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 24608173     EISSN : 25283219     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) merupakan media publikasi kegiatan pengabdian pada masyarakat di bidang agrokompleks, sains, sosial kemasyarakatan dalam bentuk penerapan IPTEKS maupun peningkatan pemberdayaan masyarakat. Jurnal ini terbit dua kali setahun di bulan Mei dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 353 Documents
PEMANFAATAN SAMPAH ANORGANIK MENJADI PRODUK BERDAYA GUNA Ridwan, Ifayanti; Nurfaida, .; Mantja, Katriani
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 1 NO. 2 MEI 2016
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v1i2.2196

Abstract

Sampah anorganik lebih sulit ditangani dibandingkan sampah organik karena sampah anorganik terutama kaleng dan plastik sulit terurai secara biologis oleh alam. Sampah anorganik dapat dimanfaatkan menjadi produk berdaya guna. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok mitra dalam memanfaatkan sampah anorganik menjadi produk berdaya guna. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pembelajaran partisipatif dengan kegiatan berupa penyuluhan, pelatihan, dan kunjungan studi banding. Mitra kegiatan ini adalah kelompok rumah tangga binaan Yayasan Aminuddin Salle dan kelompok guru SDI Al-Azhar 34 yang keduanya berlokasi di Kota Makassar. Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan penyampaian materi mengenai sampah anorganik mencakup jenis, lama penguraian, cara pengelolaan, contoh produk, dan cara pembuatan. Kegiatan pelatihan dilakukan berupa praktek pembuatan produk berdaya guna yang dibuat dari kertas koran, botol minuman, kemasan sabun, dan kain bekas. Produk yang dipraktekkan adalah tempat pensil, tempat peralatan makan, tas dari gelas minuman, dan perhiasan bros-bros cantik. Kunjungan studi banding dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai peluang kewirausahaan produk dari sampah anorganik. Dari kegiatan yang dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa kelompok mitra telah berpartisipasi aktif dalam memanfaatkan sampah anorganik menjadi produk berdaya guna karena dari sampah dapat dibuat produk yang menarik dan layak dijual. Kata kunci: pemanfaatan, produk berdaya guna, sampah anorganik
PENERAPAN KONSEP 3 R (REDUCE, REUSE DAN RECYCLE) DALAM PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) DI PERUMAHAN KAMPUNG LETTE KOTA MAKASSAR Nurfaida, .; Mustari, Kahar; Dariati, Tigin
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 1 No. 1 (2015): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 1 NO. 1 OKTOBER 2015
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v1i1.2187

Abstract

Volume sampah terbesar di Kota Makassar adalah sampah organik yang berasal dari lingkungan permukiman. Sampah dapat dikelola dan diolah menjadi kompos dan pupuk cair. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok mitra dalam membuat kompos dan pupuk cair. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah workshop dan pembelajaran partisipatif dengan kegiatan berupa  pelatihan dan penyuluhan mengenai pengelolaan sampah organik rumah tangga berbasis 3R (reduce, reuse dan recycling) serta  serta praktek pembuatan  pupuk organik cair. Mitra kegiatan ini adalah kelompok Majelis Taklim Ukhuwah Muhajirin di Perumahan Kampung Lette, Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Dalam pelaksanaan kegiatan, kelompok mitra telah memiliki pengetahuan pengelolaan sampah namun belum pernah mempraktekkan pembuatan pupuk cair dari sampah organik dari limbah rumah tangga. Kelompok mitra telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang dilakukan. Kata kunci: pengelolaan sampah, pupuk cair, sampah organik
PENGEMBANGAN BIOINDUSTRI KOMPOS LIMBAH PERTANIAN MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DI KECAMATAN LABAKKANG Ridwan, Ifayanti; Mollah Jaya, Abdul; Mantja, Katriani
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 3 NO. 2 MEI 2018
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v3i2.4248

Abstract

Belum maksimalnya pengembangan pertanian organik yang dapat mendukung keberlanjutan wilayah pesisir dapat menyebabkan pengelolaan kawasan sektor pertanian yang tidak mempertimbangkan aspek ekologis wilayah yang akan mendatangkan kerugian pada masyarakat. Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan diketahui akan memberi dampak buruk baik pada kesuburan tanah yang semakin menurun maupun pada pencemaran lingkungan seperti aliran sungai yang akan bermuara ke laut. Selain itu, tingkat partisipasi masyarakat pada wilayah pesisir dalam mengelola potensi lokal wilayahnya terkadang masih rendah. Hal ini disebabkan oleh rendahnya tingkat pemahaman masyarakat terhadap potensi sumberdaya lokal daerah yang dapat dimanfaatkan. Salah satu solusi untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat yaitu dengan menjalin kemitraan antara institusi baik dari pemerintah daerah, akademisi dan masyarakat melalui program kemitraan KKN-PPM bertema Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Berbasis Potensi Lokal Daerah di Kabupaten Pangkep. Program tersebut dilaksanakan melalui kemitraan dengan dua desa pesisir pada Kecamatan Labakkang yang merupakan bagian dari Kabupaten Pangkaje’ne dan Kepulauan (PANGKEP) Propinsi Sulawesi Selatan. KKN PPM ini meliputi beberapa rangkaian kegiatan pelaksanaan dengan tahapan pembekalan mahasiswa, pelaksanaan pelatihan, penyuluhan dan pendampingan pembuatan kompos dari bahan lokal limbah pertanian, budidaya sayuran organik secara vertikultur dan evaluasi kegiatan. Kegiatan pengabdian secara umum meningkatkan pemahaman masyarakat dalam pemanfaatan sumberdaya lokal limbah pertanian menjadi kompos untuk mendukung pengembangan bioindustri kompos di daerah pesisir.Kata Kunci: Bioindustri kompos, limbah pertanian, pemberdayaan masyarakat, daerah pesisir.  
PENGOLAHAN IKAN AIR TAWAR MENJADI PRODUK NUGGET IKAN Mas’ud, Fajriyati; Murdiningsih, Hastami; HR, Yuliani
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2017): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 2 MEI 2017
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v2i2.2155

Abstract

Danau Tempe terkenal sebagai mangkuk ikan air tawar dunia sehingga masyarakat sekitar umumnya bekerja sebagai nelayan.  Akibat cara mereka menangkap ikan yang umumnya menggunakan alat tradisional, maka ikan yang kecilpun ikut tertangkap dan hanya dibuang karena tidak laku terjual, atau dikeringkan dan dijual dengan harga yang murah. Hal ini yang mendasari kegiatan Pengabdian pada Masyarakat yang dilaksanakan di Lingkungan Bakke Orai, Kelurahan Salomenraleng, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo.  Upaya untuk menyelamatkan hasil tangkapan dengan mengolahnya menjadi produk yang bernilai jual dan tahan lama menjadi prioritas masyarakat setempat.  Kegiatan utama yang dilaksanakan adalah penyuluhan, demonstrasi dan pelatihan pembuatan produk nugget ikan dan kaki naga ikan. Tema penyuluhan terkait dengan potensi ikan air tawar dan metode pengolahan ikan yang tepat, jenis-jenis olahan ikan air tawar yang dapat bernilai ekonomi, cara memilih jenis kemasan sesuai kondisi produk, serta cara pengemasan produk olahan ikan air tawar. Kegiatan demonstrasi dan pelatihan dilakukan dalam bentuk pemberian contoh pembuatan produk nugget ikan dan kaki naga ikan, cara memilih jenis kemasan disesuaikan dengan jenis dan kondisi produk, serta cara pengemasan produk yang tepat. Tujuan kegiatan ini adalah masyarakat nelayan dapat mengolah ikan yang kecil-kecil menjadi produk yang dapat dijual sehingga dapat menunjang perekonomian keluarga. Hasil yang dicapai berupa peningkatan pendapatan masyarakat nelayan dari hasil penjualan nugget ikan. Kegiatan ini telah berhasil menumbuhkan jiwa kewirausahaan, meningkatkan produktivitas, serta tersedianya paket teknologi pangan tepat guna pengolahan nugget ikan dan kaki naga ikan yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk mengolah hasil tangkapan mereka menjadi produk yang bernilai jual. Kata kunci: ikan air tawar, nugget ikan, kaki naga ikan.
PENERAPAN PENGOLAHAN LABU KUNING (Cucurbitae moschata) DI KABUPATEN BARRU SULAWESI SELATAN Arfini, Fifi; Fitri, Muhammad; Tartar, Sri Udayana
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 3 NO. 1 OKTOBER 2017
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v3i1.2968

Abstract

Labu Kuning (Cucurbitae moschata) merupakan bahan pangan yang mengandung kalori, karbohidrat, protein, lemak, mineral (kalsium, fosfor, besi, natrium, kalium, tembaga dan seng), ß-karoten, tiamin, niacin, serat, dan vitamin C. Kandungan gizi yang sering diunggulkan dari labu kuning adalah kandungan ß-karoten yang merupakan sumber vitamin A yang berfungsi: melindungi mata (dari serangan penyakit katarak) dan kulit, meningkatkan kekebalan tubuh dan reproduksi. Tujuan dan target yang ingin dicapai pada program IbM yaitu : (1) Bertambahnya pengetahuan kelompok tani ”Lompoe” dan kelompok Tani ”Masagenae” dalam peningkatan kemampuan teknologi diversifikasi pengolahan labu kuning menjadi produk pangan yang mempunyai nilai tambah “value added”; (2) Meningkatkan kesadaran kelompok petani  terhadap aspek sanitasi dan higienis dalam pengolahan produk labu kuning; (3) Meningkatnya tingkat kesejahteraan, status ekonomi dan status gizi masyarakat kelurahan Lalabata kecamatan  Tanete Rilau  kabupaten Barru. Hal ini dicapai dengan adanya pertumbuhan industri kecil/home industri serta UKM yang mengolah labu kuning. Metode pendekatan dilakukan dengan langkah: (1) Penyuluhan partisipatif: yaitu melakukan kegiatan pembelajaran tentang teknologi pengolahan labu kuning.  Metode yang dipakai pada penyuluhan partisipatif ini adalah pertemuan dengan kombinasi ceramah dan diskusi di tingkat kelompok tani yang ada. (2) Focussed Group Discussion (FGD): yaitu melakukan dialog aktif dalam kelompok-kelompok kecil antara masyarakat dengan fasilitator untuk menginvestigasi permasalahan lokal kondisi usahatani, serta keterkaitannya dengan pengembangan manajemen usaha pengolahan labu kuning (3) Pelatihan: Kegiatan pelatihan meliputi kegiatan demonstrasi dan kegiatan praktek anggota kelompok tani. Pada kegiatan demonstrasi, tim pelaksana akan memberikan contoh teknik diversifikasi mengolah labu kuning menjadi tepung, roti dan donat dengan menerapkan sistem sanitasi dalam setiap pekerjaan. Dalam kegiatan praktik ini, petani awalnya diberikan contoh, kemudian mereka mengulangi kembali melakukan sesuai dengan apa yang telah dicontohkan. (4) Pendampingan dilakukan dengan Pendekatan kelembagaan, yaitu proses pendampingan yang terus menerus selama kegiatan berlangsung.  Kata kunci: Labu kuning, diversifikasi olahan.
OPTIMASI PENGOLAHAN LIMBAH TERNAK SAPI MELALUI TEKNOLOGI BIOGAS DAN PUPUK ORGANIK DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Nompo, Syamsuddin; Natsir, Asmuddin; Mide, M. Zain
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 1 OKTOBER 2016
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v2i1.1480

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi dampak negatif cemaran limbah ternak, khususnya ternak sapi terhadap lingkungan dan mengoptimalkan pemanfaatan limbah ternak menjadi biogas dan pupuk organik bagi usaha pertanian di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan kelompok ternak sebagai mitra/binaan. Tahap kegiatan terdiri atas sosialisasi, pembangunan instalasi biogas, aplikasi pupuk organik pada tanaman pertanian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengolahan limbah ternak (feses dan urine) dapat menghasilkan biogas yang dimanfaatkan sebagai energi untuk memenuhi kebutuhan energi rumah tangga. Energi yang dihasilkan dari biogas tersebut dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga mitra dengan produksi energi biogas setara dengan 12 kg gas elpiji seharga Rp. 68.000 per bulan (untuk gas elpiji bersubsidi). Substitusi pupuk kimia dengan pupuk organik padat dan cair terbukti mampu meningkatkan produksi tanaman yang berimplikasi terhadap peningkatan pendapatan petani-peternak mitra. Kesimpulan yang diperoleh bahwa beberapa sumber pendapatan baru bagi kelompok mitra yang tercipta melalui kegiatan ini adalah: (1) hasil penjualan pupuk organik padat yang diolah dari sludge dalam produksi biogas; (2) hasil penjualan pupuk cair organik yang diolah dari slurry dalam produksi biogas; dan (3) kenaikan produksi tanaman pertanian. Kata kunci: biogas, limbah ternak sapi, pupuk organik cair 
PENGEMBANGAN INOVASI DAN KREATIFITAS KAMPUS MELALUI USAHA SURIMI IKAN BANDENG DAN APLIKASI PRODUK FISH JELLY Fitri, Muhammad; Santi, Andi; Arfini, Fifi
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 1 NO. 2 MEI 2016
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v1i2.2201

Abstract

Tujuan jangka panjang Program IbIKK usaha surimi ikan bandeng dan aplikasi produk fish jelly adalah untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan di Politeknik Pertanian Negeri Pangkep khususnya Jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan. Metode yang dipakai untuk pencapaian tujuan ini adalah pengembangan budaya kewirausahaan di perguruan tinggi dan pemberian pengalaman kerja kepada mahasiswa dan penerapan metode pengolahan surimi ikan bandeng sehingga mempermudah dalam penyiapan pengolahan produk fish jelly. Program IbIKK diharapkan mampu menghasilkan produk pengolahan fish jelly ikan bandeng yang kontinu (berkelanjutan) dan mampu memenuhi kebutuhan pasar. Luaran target dari program IbIKK adalah terbentuknya suatu unit usaha di Politeknik Pertanian Negeri Pangkep khususnya pada Program Studi Agroindustri dengan harapan unit usaha ini akan menyumbangkan pendapatan bagi perguruan tinggi. Dengan program IbIKK ini diharapkan wirausaha-wirausaha baru berbasis ipteks dapat tercipta serta melalui pengikutsertaan alumni diharapkan memberi dampak meningkatnya dan meluasnya budaya kewirausahaan untuk mendukung baik pemanfaatan hasil riset maupun pengabdian di perguruan tinggi dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat. Penjualan produk bekerjasama dengan koperasi Bahari Sejahtera Politeknik Pertanian Negeri Pangkep, minimarket di wilayah Kabupaten Pangkep, Barru, Maros, dan Kota Makassar serta penjualan sistem online. Kata kunci: surimi, ikan bandeng, fish jelly, inovasi, kewirausahaan
RODUKSI BENIH PADI MELALUI BUDIDAYA MINAPADI PADA KELOMPOK TANI WANUAE DAN HARAPAN DI KABUPATEN BONE Farid BDR, Muh.; Musa, Yunus; Nasaruddin, .
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 1 NO. 2 MEI 2016
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v1i2.2192

Abstract

Kegiatan ini bertujuan memperbaiki sistem produksi benih padi untuk mendapatkan metode perbenihan padi yang ideal dikembangkan pada setiap wilayah pengembangan berdasarkan agroekologi padi dengan teknologi minapadi secara terpadu dengan penentuan varietas yang sesuai dan perbaikan kualitas lahan melalui pemanfaatan limbah organik dengan menggunakan mikroorganisme lokal (MOL). Kegiatan ini berlangsung selama 8 bulan di Kabupaten Bone dengan menggunakan sistem tanam legowo 2:1. Disamping itu, sistem legowo yang memberikan ruang yang luas (lorong) sangat cocok dikombinasikan dengan pemeliharaan ikan (minapadi legowo).  Hasil ikan yang diperoleh mampu menutup sebagian biaya usahatani sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani.  Perbenihan padi merupakan salah satu usaha tani yang dapat dikelola oleh petani dan keluarganya secara berkelompok pada kelompok tani Wanuae dan Harapan untuk memenuhi kebutuhan benih padi sendiri dan dapat juga dijual ke petani di daerah lainnya sebagai suatu usaha agribisnis teknologi minapadi. Selain memproduksi padi juga memproduksi ikan yang secara langsung akan menambah pendapatan petani sehingga diharapkan teknologi ini dapat diserap oleh petani dan dikembangkan secara berkelanjutan.  Untuk keperluan tersebut, maka sebuah lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Unhas diharapkan dapat membina kelompok tani menjadi penangkar benih melalui pelatihan dan praktek di wilayah kerjanya masing-masing, yang meliputi: teknik pembuatan/cara menghasilkan benih padi berkualitas, cara mempertahankan kualitas benih dan cara mendeteksi atau mengukur kualitas benih, serta teknik budidaya minapadi yang baik dan benar. Kata kunci: perbenihan padi, minapadi, mikroorganisme lokal 
PENGEMBANGAN USAHA BABY FISH CHIPS DARI IKAN PEPETEK (Leiognathus dussumieri) DI KABUPATEN BARRU Hasmawati, .; Erna, .
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 3 NO. 2 MEI 2018
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v3i2.4253

Abstract

Ikan Pepetek adalah salah satu potensi sumberdaya perikanan yang tidak termasuk dalam ikan yang bernilai ekonomis penting namun memiliki kandungan nilai gizi yang cukup tinggi. Untuk meningkatkan nilai ekonomis ikan pepetek dilakukan diversifikasi ikan pepetek dalam bentuk Baby Fish Chips. Metode yang digunakann dalam ipteks ini adalah dengan cara penyuluhan  partisipatif,  Focus Group Discussion (FGD), pelatihan dan pendampingan baik dari segi permasalahan produksi maupun dari segi permasalahan manajemen. Program ipteks bertujuan untuk membentuk UKM dengan pelaku usaha dari istri nelayan Desa Lasitae Pulau Pute Angin dan Desa Pancana Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru. Pemilihan kedua mitra ini diharapkan akan menggalang dan memotivasi kelompok lainnya untuk mengembangkan produk-produk olahan ikan pepetek selain baby fish chips ini. Kata kunci: Ikan pepetek, Baby Fish Chips, diversifikasi
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI (KWT) MELALUI BIMBINGAN TEKNIS BUDIDAYA MELON DI KOTA MAKASSAR Dermawan, Rahmansyah; Ridwan, Ifayanti; Iswoyo, Hari; Brahmi Yanti, Cri Wahyuni
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2017): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 2 MEI 2017
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v2i2.2161

Abstract

Budidaya tanaman hortikultura tidak hanya berupaya memanfaatkan lahan tidur atau lahan yang belum tergarap. Peningkatan taraf kehidupan masyarakat juga dapat dihasilkan dengan melakukan kegiatan pertanian di bidang hortikultura. Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah kelompok wanita tani (KWT) Asoka yang berada di kelurahan Parangtambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. KWT Asoka terdiri dari 30 orang lebih anggota yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga yang selama ini memanfaatkan lahan tidur yang berada di sekitar perumahan. Permasalahan pada mitra adalah terbatasnya jenis tanaman yang diusahakan karena terkendala dengan pengetahuan dan keterampilan yang masih minim. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksakan dalam bentuk penyuluhan dan praktek langsung budidaya tanaman melon. Program pengabdian kepada masyarakat ini menghasilkan target dan luaran berupa jasa dan produk, yakni meningkatnya pengetahuan dan keterampilan anggota KWT Asoka dalam berbudidaya tanaman melon, meningkatnya kemampuan mitra dalam mengelola lahan tidur dan pekarangan serta dalam wirausaha tanaman melon. Berdasarkan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, dapat disimpulkan beberapa hal seperti pengelolaan lahan sempit dengan melakukan kegiatan budidaya tanaman buah memberikan manfaat yang besar bagi peningkatan produktivitas lahan, mitra memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam berbudidaya tanaman melon. Kata Kunci: Budidaya Tanaman, Buah Melon, Pemberdayaan.

Page 3 of 36 | Total Record : 353


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 1 OKTOBER 2025 Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 4 JULI 2025 Vol. 10 No. 3 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 3 APRIL 2025 Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 2 JANUARI 2025 Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 1 OKTOBER 2024 Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 9 NO. 2 MEI 2024 Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 9 NO. 1 OKTOBER 2023 Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 2 MEI 2023 Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 1 OKTOBER 2022 Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 7 NO. 2 MEI 2022 Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 7 NO. 1 OKTOBER 2021 Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 6 NO. 2 MEI 2021 Vol. 6 No. 1 (2020): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 6 NO. 1 OKTOBER 2020 Vol. 5 No. 2 (2020): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 2 MEI 2020 Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 1 OKTOBER 2019 Vol. 4 No. 2 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 2 MEI 2019 Vol. 4 No. 1 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 1 OKTOBER 2018 Vol. 3 No. 2 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 3 NO. 2 MEI 2018 Vol. 4 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. (EDISI KHUSUS) NOVEMBER 2018 Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 3 NO. 1 OKTOBER 2017 Vol. 2 No. 2 (2017): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 2 MEI 2017 Vol 2, No 1 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 1 OKTOBER 2016 Vol. 2 No. 1 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 1 OKTOBER 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 1 NO. 2 MEI 2016 Vol. 1 No. 1 (2015): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 1 NO. 1 OKTOBER 2015 More Issue