cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP)
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 24608173     EISSN : 25283219     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) merupakan media publikasi kegiatan pengabdian pada masyarakat di bidang agrokompleks, sains, sosial kemasyarakatan dalam bentuk penerapan IPTEKS maupun peningkatan pemberdayaan masyarakat. Jurnal ini terbit dua kali setahun di bulan Mei dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 363 Documents
PENINGKATAN KAPASITAS PEMUDA MELALUI SANGGAR TANI DENGAN INTEGRATED FARMING UNTUK MEWUJUDKAN GENERASI MANDIRI PANGAN DI DESA NISOMBALIA: Enhancing Youth Capacity Through Farming Workshops with Integrated Farming to Create a Food-Independent Generation in Nisombalia Village Fitriani, Fitriani; Hadrianty, Sitti; Fitrah, Nur; Fajrin, Muhammad; Aryanto, Asdar; Fahri, Hilal; Nurfahmi, Nurfahmi; Gailea, Ariq Imtyaz; Syukur, Muh.; Nurjannah, Nurjannah; Salama, Thrisna Wati Pasolang Ester; Amalia, Nur; Hakim, Rayhan Meizar; Nurmiadi, Nurmiadi; Nurana, Nurana; Mubarak, Husnul
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 1 OKTOBER 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v11i1.47506

Abstract

Pertanian berperan penting sebagai penopang ketahanan pangan sekaligus sumber pendapatan masyarakat desa. Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, memiliki jumlah penduduk 4.471 jiwa, dengan 2.749 pemuda berusia 13–25 tahun yang berpotensi besar untuk mengembangkan sektor pertanian. Sayangnya, minat generasi muda terhadap pertanian menurun karena keterbatasan pemahaman dalam pengelolaan fasilitas seperti greenhouse dan kandang ayam. Maka dar itu, Tim PKK ORMAWA HIMATEPA-UH melalui program “Sanggar Tani Muda Desa Nisombalia” menawarkan penerapan Integrated Farming System berbasis prinsip zero waste. Kegiatan meliputi pelatihan budidaya hidroponik, hortikultura (tomat, cabai, jagung), pemeliharaan ternak ayam Alope dan Petelur serta budidaya ikan lele dan nila terintegrasi dengan produksi maggot. Program ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan pemuda, memaksimalkan infrastruktur yang ada serta menciptakan sistem usaha tani modern yang produktif, ramah lingkungan dan mendukung kemandirian pangan desa. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan pemuda terkait Integrated Farming System berbasis zero waste yang mewujudkan melalui Sanggar Tani Muda dan penerapan sistem terpadu seperti (hidroponik, peternakan, perikanan, dan maggot) di Desa Nisombalia, sehingga pemuda mampu mengelola sumber daya secara lebih efektif, produktif, inovatif dan ramah lingkungan.    Kata kunci: Pertanian, sanggar tani, maggot, mandiri pangan, Nisombalia.   ABSTRACT Agriculture plays a vital role in supporting food security and generating income for rural communities. Nisombalia Village, Marusu District, Maros Regency, has a population of 4,471, with 2,749 youths aged 13–25 who possess significant potential to develop the agricultural sector. Unfortunately, the interest of the younger generation in agriculture is declining due to limited understanding of facility management, such as greenhouses and poultry coops. Therefore, the PKK ORMAWA HIMATEPA UNHAS Team, through the “Nisombalia Young Farmers' Center (Sanggar Tani Muda)” program, proposed the implementation of an Integrated Farming System based on the zero−waste principle. Activities include training in hydroponics, horticulture (tomatoes, chili, corn), maintenance of Alope and layer chickens, as well as integrated catfish and tilapia aquaculture with maggot production. This program is expected to enhance the skills of the youth, maximize existing infrastructure, and establish a productive, environmentally friendly, and modern farming system that supports the village's food self-sufficiency. Overall, this activity successfully increased the youth's understanding and skills related to the Integrated Farming System based on zero−waste, which was realized through the formation of the Sanggar Tani Muda and the implementation of the integrated system (hydroponics, livestock, fisheries, and maggot) in Nisombalia Village, enabling the youth to manage resources more effectively, productively, innovatively, and environmentally friendly. Keywords: Agriculture, farmers’ center, maggot, food self-sufficiency, Nisombalia.
PRODUKSI BENIH JAGUNG SINHAS-1 UNTUK PENGEMBANGAN JAGUNG LAHAN KERING Farid BDR, Muh.; Anshori, Muhammad Fuad; Rafiuddin, Rafiuddin; Salengke, Salengke; Ridwan, Ifayanti; Pati, Sakka; Nur, Amin
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 1 OKTOBER 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v11i1.47619

Abstract

Kegiatan Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus UNHAS (PPUPIK) ini bertujuan memproduksi benih jagung Sintetik Unhas (SINHAS-1) untuk mendukung pengembangan jagung pada lahan kering dan marginal, khususnya menghadapi cekaman kekeringan dan ketersediaan nitrogen rendah yang selama ini menjadi kendala utama dalam produksi jagung nasional Produksi benih dilaksanakan melalui tahapan produksi benih di Exfarm Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin dan lahan mitra di Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, selama Mei–Oktober 2025. Proses mengikuti Good Seed Production Practices (GSPP), meliputi isolasi varietas, pemeliharaan tanaman, roguing, panen, pengeringan hingga kadar air <12%, pembersihan menggunakan seed cleaner, sertifikasi, serta pengemasan sebelum distribusi kepada petani dan mitra terkait. Varietas SINHAS-1 menunjukkan mutu benih yang tinggi dengan kemurnian genetik ≥98% dan daya tumbuh >90%, sesuai SNI 01-6233-2000. Produktivitas mencapai 2,5 t/ha di musim kemarau dan tetap stabil pada kondisi cekaman abiotik. Harga benih Rp 15.000/kg sehingga lebih terjangkau dibanding benih hibrida (>Rp 100.000/kg). Implementasi program turut meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam kewirausahaan benih, memperkuat fungsi Exfarm sebagai unit usaha benih kampus, dan memperluas akses petani terhadap benih unggul adaptif lahan marginal.    Kata kunci: SINHAS-1, lahan marginal, benih bersari bebas, toleransi cekaman, produksi benih.   ABSTRACT The UNHAS Campus Intellectual Product Development Program (PPUPIK) aims to produce Unhas Synthetic Corn Seeds (SINHAS-1) to support corn development on dry and marginal lands, particularly in the face of drought and low nitrogen availability, which have been major obstacles in national corn production. Seed production will be carried out through seed production stages at the Exfarm of the Faculty of Agriculture, Hasanuddin University, and partner fields in Bajeng District, Gowa Regency, from May to October 2025. The process follows Good Seed Production Practices (GSPP), including variety isolation, plant maintenance, roguing, harvesting, drying to a moisture content of <12%, cleaning using a seed cleaner, certification, and packaging before distribution to farmers and relevant partners. The SINHAS-1 variety demonstrates high seed quality with genetic purity ≥98% and germination rate >90%, in accordance with SNI 01-6233-2000. Productivity reaches 2.5 t/ha during the dry season and remains stable under abiotic stress conditions. The seed price is IDR 15,000/kg, which is more affordable than hybrid seeds (>IDR 100,000/kg). The implementation of the program also increases students' capacity in seed entrepreneurship, strengthens the function of Exfarm as a campus seed business unit, and expands farmers' access to adaptive superior seeds for marginal land.   Keywords: SINHAS-1, marginal land, open-pollinated seeds, stress tolerance, seed production.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI (KWT) SELASIH DALAM PENINGKATAN PRODUKSI SAYURAN DI KOTA MAKASSAR MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI DRIP-FERTIGASI BERBASIS GRAVITASI Dermawan, Rahmansyah; R., Ade Fitria; S., Fazya Nabilah; Widiayani, Nuniek; Kasim, Nurlina; Haring, Feranita; Syaiful, Syatrianty A.; Mantja, Katriani; Iswoyo, Hari; Dariati, Tigin; Yanti, Cri Wahyuni B.; Nurfaida, Nurfaida; P., Artono Adne
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 1 OKTOBER 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v11i1.48073

Abstract

Penerapan teknologi drip fertigasi pada Kelompok Wanita Tani (KWT) dilakukan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air, waktu, dan tenaga kerja dalam pemeliharaan di kebun sayuran. Teknologi drip fertigasi (penyiraman dan pemupukan secara tetes dan bersamaan) sebagai upaya mengatasi dampak negatif perubahan iklim (kekeringan) yang banyak dialami oleh kelompok tani termasuk KWT Selasih. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan keterampilan mitra mengenai teknologi drip fertigasi agar produksi dan kualitas sayuran meningkat. Selain itu, kegiatan ini juga membekali mitra dengan keterampilan pengolahan bahan organik menjadi pupuk kompos dan pupuk organik cair (POC), pengenalan ecoenzim, dan sistem pertanaman secara permakultur. Kegiatan pengabdian ini berlangsung sejak September-November 2025 di KWT Selasih, Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang budidaya sayuran menggunakan drip fertigasi berbasis gravitasi. Hasil pre-test menunjukkan 50% dari anggota KWT sudah memiliki pengetahuan tentang apa yang dimaksud dengan teknologi drip fertigasi serta manfaatnya dalam budidaya tanaman sayuran. Bahkan 75% dari anggota KWT sudah mengetahui bahwa penggunaan teknologi drip fertigasi dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air, dan hampir semua anggota KWT sudah bisa membedakan antara teknologi drip fertigasi dengan metode penyiraman tradisional. Setelah penyuluhan, pengetahuan anggota KWT terkait teknologi drip fertigasi meningkat dengan menunjukkan jawaban 100% benar. Kegiatan ini juga menempatkan seperangkat teknologi drip fertigasi berbasis gravitasi di kebun mitra. Informasi kegiatan ini juga telah tersebar melalui media online dan channel Youtube.    Kata kunci: Drip fertigasi, pertanian perkotaan, kelompok wanita tani, sayuran.   ABSTRACT The application of drip-fertigation technology in the Women Farmers Group (KWT) was carried out to improve the efficiency of water use, time, and labor in maintaining vegetable gardens. Drip-fertigation technology (watering and fertilizing simultaneously) is an effort to overcome the negative impacts of climate change (drought) which is widely experienced by farmer groups including KWT Selasih. This community service activity aims to increase the knowledge, insight, and skills of partners regarding drip-fertigation technology to increase vegetable production and quality. In addition, this activity also equips partners with skills in processing organic materials into compost and liquid organic fertilizer (POC), an introduction to ecoenzymes, and permaculture planting systems. This community service activity took place from September to November 2025 at KWT Selasih, Bangkala Village, Manggala District, Makassar City. This activity succeeded in increasing knowledge and skills about vegetable cultivation using gravity-based drip-fertigation. Pre-test results showed that 50% of KWT members already had knowledge about what is meant by drip fertigation technology and its benefits in vegetable cultivation. In fact, 75% of KWT members already know that using drip fertigation technology can increase water efficiency, and almost all KWT members can differentiate between drip fertigation technology and traditional watering methods. After the extension, KWT members' knowledge of drip fertigation technology increased, with 100% of the answers being correct. This activity also included the placement of a gravity-based drip-fertigation technology kit in partner gardens. Information about this activity has also been disseminated through online media and YouTube channels.   Keywords: Drip-fertigation, urban farming, vegetables, women farmer groups.
PELATIHAN EKONOMETRIKA BAGI SISWA SMA PLUS BUDI UTOMO MAKASSAR DALAM RANGKA PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARYA ILMIAH Fitrianti, Retno; Fattah, Sanusi; Saudi, Nur Dwiana Sari; Fatmawati, Fatmawati; Nugraha, Rakhmat Nurul Prima; Zaenal, Mirzalina
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 2 JANUARI 2026
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v11i2.45600

Abstract

Rendahnya kemampuan siswa SMA dalam menulis karya ilmiah berbasis data kuantitatif merupakan tantangan serius dalam dunia pendidikan, khususnya dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tuntutan akademik dan perkembangan era digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa SMA Plus Budi Utomo Makassar dalam menulis karya ilmiah berbasis data melalui pelatihan ekonometrika yang aplikatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan pembelajaran berbasis praktik dengan bantuan perangkat lunak Microsoft Excel yang disesuaikan dengan kemampuan siswa. Kegiatan ini mencakup penyampaian materi dasar-dasar ekonometrika, praktik analisis regresi, serta penyusunan dan presentasi karya tulis ilmiah oleh siswa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep dan kemampuan teknis siswa, yang dibuktikan melalui nilai post-test serta kualitas karya tulis yang dihasilkan. Siswa menunjukkan kemajuan dalam mengolah data, memahami hubungan antar variabel, serta menginterpretasikan hasil analisis secara sistematis. Kegiatan ini juga mendapat dukungan aktif dari guru pendamping dan membuka peluang integrasi program serupa ke dalam kegiatan sekolah secara berkelanjutan. Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kuantitatif siswa dan menjadi model pengembangan kompetensi ilmiah di tingkat pendidikan menengah.    Kata kunci: Pelatihan ekonometrika, karya tulis ilmiah, siswa SMA, analisis kuantitatif.   ABSTRACT The limited ability of high school students to write scientific papers based on quantitative data poses a significant challenge in the world of education, especially in preparing the younger generation to face academic demands and developments in the digital era. This community service activity aims to improve the skills of students at SMA Plus Budi Utomo Makassar in writing scientific papers based on data through applied econometric training. The implementation method employed a participatory approach and practice-based learning using Microsoft Excel software adapted to the students' skill level. The activity includes the delivery of basic econometrics concepts, regression analysis practice, as well as the preparation and presentation of scientific papers by the students. Evaluation results showed a significant improvement in students' understanding of conceptual and technical skills, as evidenced by post-test scores and the quality of the scientific papers produced. Students demonstrated progress in data processing, understanding relationships between variables, and systematically interpreting analysis results. This activity also received active support from accompanying teachers and opened opportunities for the integration of similar programs into school activities on an ongoing basis. This training proved effective in improving students' quantitative literacy and has served as a model for developing scientific competencies at the secondary education level. Keywords: Econometrics training, scientific papers, high school students, quantitative analysis.
PELATIHAN PERBANYAKAN Trichoderma sp. DAN DEMONSTRASI PLOT PEMBUATAN PUPUK TRICHOKOMPOS SEBAGAI UPAYA BUDIDAYA CABAI CAKRA (Capsicum frutescens L. var. Cakra) YANG RAMAH LINGKUNGAN Nursyawal Nacing; Wilda Widiawati; Cennawati, Cennawati; Anjas, Nirma Septia Ramlan; Suharman, Suharman
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 2 JANUARI 2026
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v11i2.45908

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi petani di Desa Basseang, Kabupaten Pinrang, seperti ketergantungan terhadap pupuk kimia, rendahnya kesuburan tanah, dan belum optimalnya pemanfaatan limbah pertanian. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan limbah jagung menjadi Trichokompos berbasis Trichoderma sp. sebagai pupuk organik ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan demonstration plot (demplot), yang mencakup perbanyakan Trichoderma sp. skala rumah tangga, pembuatan Trichokompos dari limbah jagung, serta pengaplikasiannya secara langsung pada tanaman cabai rawit varietas Cakra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petani mendapatkan informasi baru mengenai manfaat Trichoderma sp., memahami proses pembuatan Trichokompos, dan mampu mengaplikasikannya pada lahan pertanian mereka. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam peningkatan wawasan petani terhadap praktik pertanian berkelanjutan serta mendorong pemanfaatan limbah lokal menjadi sumber pupuk yang berguna. Diharapkan kegiatan ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas tanaman cabai rawit varietas Cakra.    Kata kunci: Trichoderma sp., Trichokompos, Limbah jagung, Cabai Cakra.   ABSTRACT This community service activity was motivated by several challenges faced by farmers in Basseang Village, Pinrang Regency, such as dependence on chemical fertilizers, low soil fertility, and the suboptimal utilization of agricultural waste. The objective of this program was to improve farmers’ knowledge and skills in converting corn waste into Trichocompost based on Trichoderma sp. as an environmentally friendly organic fertilizer. The method employed involved training and demonstration (demonstration plots), including household-scale multiplication of Trichoderma sp., the production of Trichocompost from corn waste, and its direct application to Cakra variety bird’s eye chili (Capsicum frutescens L.) plants. The results of the activity showed that farmers acquired new information about the benefits of Trichoderma sp., understood the process of Trichocompost production, and became capable of applying it in their agricultural practices. This activity had a positive impact in expanding farmers’ knowledge of sustainable agricultural practices and encouraged the use of local agricultural waste as a valuable input for organic fertilizer. It is expected that this activity will contribute to increasing the productivity of Cakra variety of cayenne chili. Keywords: Trichoderma sp., Trichocompost, corn waste, Cakra chili pepper.
PENDAMPINGAN IDENTIFIKASI KAWASAN LAPANGAN JALAN KEBUMEN CIREBON UNTUK PENGEMBANGAN PARIWISATA ARSITEKTUR KOTA CIREBON Herwindo, Rahadhian Prajudi; Arif, Kamal Abdullah; Pangestu, Mira Dewi; S, Alwin; Yusnita, Nancy; Tedja, Suwardi; Bangun, Patricia Grasella Savalen; Alphadianto, Andanti Eveline Emmanuella; Wijaya , Aileen Febriani; Rachmansyah , Bima Sakti; Puspaningrum , Puspaningrum; Attariqsyah , Dimaz Daffa; Purnama, Iwan; Hidayah, Nur; Andriani, Yovita
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 2 JANUARI 2026
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v11i2.46381

Abstract

Kota Cirebon memiliki kekayaan peninggalan arsitektur masa lalu. Kawasan bersejarah  yang belum banyak dikembangkan lebih lanjut adalah Cirebon 0 Km yakni Lapangan Kebumen dan juga sebagai bekas area Benteng VOC. Kawasan ini terlihat kehilangan identitas sebagai kawasan kota lama era Kolonial dan tidak tertata dengan baik serta terkesan mati. Oleh karena itu sesuai dengan visi-misi arsitektur Unpar untuk mengembangkan potensi lokal di Jawa Barat diangkat ke tataran global, maka tujuan kegiatan pengabdian ini adalah upaya pendampingan identifikasi bangunan kuno peninggalan Belanda awal untuk mendukung  penghidupan kawasan ini menjadi tempat wisata kota yang berbasis pada nilai-nilai lokal sehingga dapat mendukung kemajuan pariwisata Kota Cirebon ke depan. Oleh karena itu  diperlukan upaya ke arah revitalisasi yakni penghidupan sebuah area kota maupun kawasan yang telah menurun fungsinya dari kehidupan sosial dan budaya maupun dalam aspek ekonomi. Metode awal yang dilakukan adalah dengan identifikasi bangunan melalui pemetaan dan pendokumentasian bangunan yang diduga cagar budaya. Hasil yang dikerjakan pada tahap ini adalah berupa identifikasi dan kajian bangunan tua untuk dapat nantinya diangkat sebagai cagar budaya untuk era kolonial awal di Cirebon. Hasil pengadian kepada masyarakat ini dapat digunakan sebagai landasan untuk penetapan menuju kawasan cagar budaya dan kegiatan tahun berikutnya berupa pengembangan  konsep revitalisasi arsitektural kawasan tua kolonial awal Cirebon dalam mendukung pariwisata kota.   Kata kunci: Lapangan Kebumen, identifikasi, cagar budaya, kolonial, pemetaan. ABSTRACT The city of Cirebon has a wealth of architectural heritage from the past. An undeveloped historical area is Cirebon 0 Km, namely Kebumen Field, which was also the site of the former VOC Fort. This area seems to have lost its identity as an old colonial city and is poorly organized and appears lifeless. Therefore, in line with Unpar's architectural vision and mission to develop the local potential of West Java to a global level, the objective of this community service activity is to assist in the identification of ancient Dutch colonial buildings to support the revitalization of this area into a city tourist destination based on local values, thereby supporting the future development of tourism in the city of Cirebon. Therefore, efforts towards revitalization are needed, namely the revitalization of urban areas and regions that have declined in terms of social and cultural life as well as economic aspects. The initial method used is the identification of buildings through mapping and documentation of buildings suspected of being cultural heritage sites. The results of this stage are the identification and study of old buildings that can later be designated as cultural heritage sites for the early colonial era in Cirebon. The results of this community service can be used as a basis for establishing a cultural heritage area and next year's activities in the form of developing a concept for the architectural revitalization of Cirebon's early colonial old town to support city tourism. Keywords: Kebumen Square, identification, cultural-heritage, colonial, mapping.
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PEMANFAATAN AI UNTUK EFISIENSI PEMBUATAN BAGAN TANDING TURNAMEN PENCAK SILAT DI IPSI CIKARANG SELATAN Anshor, Abdul Halim; Sunge, Aswan Supriyadi; Wiyatno, Tri Ngudi; Erdi; Rismawati
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 2 JANUARI 2026
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v11i2.46597

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk membantu Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Cikarang Selatan menyusun bagan tanding turnamen pencak silat sehingga lebih terorganisir dan terintegrasi dengan sistem pendaftaran online yang sebelumnya dilakukan secara manual sehingga sering menyebabkan keterlambatan, kesalahan penempatan peserta, dan jadwal pertandingan yang tumpang tindih. Selain itu untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada pengurus dan panitia turnamen pencak silat mengenai tata cara penggunaan kecerdasan buatan (artificail intelligence) untuk membuat bagan tanding yang efisien dengan metode pengacakan sederhana menggunakan aplikasi digital berbasis kecerdasan buatan yang dibuat dengan bahasa pemrograman PHP. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan edukasi pada mitra tentang penggunaan aplikasi, kegiatan menunjukkan bahwa sistem ini dapat meningkatkan efisiensi penyusunan bagan secara signifikan dari rata-rata 60 menit menjadi sekitar 15 menit dengan penghematan waku lebih dari 70%. Selain lebih cepat, tumpang tindih jadwal pertandingan dan kesalahan input dapat dihindari sehingga proses penyusunan lebih akurat dan dapat diandalkan. Bagan yang dihasilkan juga lebih teratur, dan siap dipublikasikan. Keunggulan lain dari sistem ini adalah fitur pendaftaran peserta secara online, yang memungkinkan panitia mengolah data langsung tanpa perlu mengetiknya lagi. Pelatihan yang diberikan kepada pengurus IPSI menunjukkan bahwa peserta cepat memahami sistem dan dapat menjalankannya secara mandiri. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil mencapai tujuannya dalam membantu pengurus IPSI menemukan cara yang lebih baik untuk mengelola turnamen. Sistem ini masih dapat dikembangkan untuk memasukkan fitur tambahan seperti cetak hasil bagan secara otomatis, pembaruan jadwal secara real-time, dan integrasi laporan turnamen yang lebih lengkap.    Kata kunci: Pencak silat, IPSI, turnamen, digital, AI, PHP, real-time. ABSTRACT This service aims to assist the Indonesian Pencak Silat Association (IPSI) of South Cikarang in compiling a pencak silat tournament bracket so that it is more organized and integrated with the online registration system, which was previously done manually, often causing delays, participant placement errors, and overlapping match schedules. Additionally, it provides socialization and training to the administrators and committee members of the pencak silat tournament on how to use artificial intelligence (AI) to create an efficient match schedule using a simple randomization method with a digital application based on artificial intelligence created with the PHP programming language. The method used was socialization and education of partners on the use of the application. The activity showed that this system can significantly increase the efficiency of charting from an average of 60 minutes to about 15 minutes, with a time saving of more than 70%. In addition to being faster, overlapping match schedules and input errors can be avoided, making the charting process more accurate and reliable. The resulting charts are also more organized and ready for publication. Another advantage of this system is the online participant registration feature, which allows the committee to process data directly without having to retype it. The training provided to IPSI administrators showed that participants quickly understood the system and were able to run it independently. Overall, this activity successfully achieved its goal of helping IPSI administrators find better ways to manage tournaments. This system can still be developed to include additional features such as automatic printing of bracket results, real-time schedule updates, and more comprehensive tournament report integration. Keywords: Pencak silat, IPSI, tournament, digital, AI, PHP, real-time.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR TENTANG METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI PUSKESMAS MAKASSAU KOTA MAKASSAR: Efforts to Improve Knowledge of Long-Term Contraceptive Methods (LTCM) among Reproductive-Age Couples at Makassau Public Health Center, Makassar City Jusuf, Elizabet Catherine; Bahar, Irnawati; Syahrir, Syahruni; Listanto, Virgiawan; Muchlis, Muthiah
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 2 JANUARI 2026
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v11i2.46683

Abstract

Rendahnya pemanfaatan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) masih menjadi tantangan dalam program Keluarga Berencana nasional, salah satunya disebabkan keterbatasan pengetahuan pasangan usia subur mengenai jenis, efektivitas, dan keamanan MKJP. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pasangan usia subur tentang MKJP melalui penyuluhan kesehatan terstruktur di Puskesmas Makassau, Kota Makassar. Penyuluhan diikuti oleh 49 peserta dengan metode ceramah interaktif dan audiovisual, serta dilakukan pre-test dan post-test menggunakan kuesioner pilihan ganda. Analisis data menggunakan paired t-test dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor pengetahuan peserta setelah penyuluhan (p<0,001), dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 55,6 ± 13,4 meningkat menjadi 85,3 ± 9,2 pada post-test, dan seluruh peserta memperlihatkan peningkatan pemahaman terhadap jenis, efektivitas, dan keamanan MKJP. Dengan demikian, penyuluhan berbasis bukti dan interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasangan usia subur tentang MKJP, sehingga kegiatan edukasi serupa perlu dilakukan secara berkala sebagai bagian dari program promosi kesehatan dan upaya pencapaian target program Keluarga Berencana nasional.    Kata kunci: Metode kontrasepsi jangka panjang, penyuluhan kesehatan, pasangan usia subur, keluarga berencana.   ABSTRACT The low utilization of Long-Term Contraceptive Methods (LTCM) remains a challenge in the national family planning program, primarily due to limited knowledge among reproductive-age couples regarding the types, effectiveness, and safety of these methods. This community service activity aimed to improve the knowledge of reproductive-age couples about LTCM through structured health education at Makassau Public Health Center, Makassar City. A total of 49 participants attended the program, which was conducted using interactive lectures and audiovisual media, accompanied by pre-test and post-test assessments through multiple-choice questionnaires. Data were analyzed using paired t-test with a significance level of p<0.05. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge after the health education (p<0.001), with the mean pre-test score of 55.6 ± 13.4 increasing to 85.3 ± 9.2 in the post-test, and all participants demonstrated better understanding of LTCM types, effectiveness, and safety. Therefore, evidence-based and interactive health education proved effective in improving knowledge about LTCM, and such educational activities should be regularly implemented as part of health promotion efforts to achieve the targets of the national family planning program. Keywords: Long-term contraceptive methods, health education, reproductive-age couples, family planning.
AKUAPONIK BUDIKDAMBER DALAM MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN UNTUK PKK DESA PEKUNCEN, KECAMATAN SEMPOR, KABUPATEN KEBUMEN Oktaviana, Mujiati; Muzaki, Amir; Maulana, Dias; Pajriyah, Hanida Nurul; Fandika, Septian; Hanifah, Fadliyyatun; Amrullah, Lutfi Andriyani; Warto, Warto
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 2 JANUARI 2026
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v11i2.46864

Abstract

Ketahanan pangan keluarga menjadi isu penting yang memerlukan inovasi dalam pemanfaatan lahan terbatas. Inovasi sederhana yang mengintegrasikan antara pembudidayaan ikan dan penanaman sayuran dalam satu wadah (Budikdamber) merupakan sistem Akuaponik yang menghasilkan manfaat ganda berupa sumber protein hewani dan nabati. Budikdamber menjadi solusi potensial dalam meningkatkan ketahanan pangan masyarakat di pedesaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Desa Pekuncen, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam menerapkan Budikdamber secara mandiri. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) meliputi tahapan discovery, dream, design, define, destiny. Metode pembinaan berupa demonstrasi langsung, praktik, dan diskusi partisipatif. Mitra kegiatan adalah ibu-ibu PKK Desa Pekuncen untuk pegembangan Budikdamber secara mandiri. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test yang bertujuan unuk mengetahui peningkatan pemahaman peserta mengenai Budikdamber, dan mengetahui kemajuan keterampilan praktik dalam menyiapkan media, mengelola air, dan merawat ikan serta tanaman. Budikdamber terbukti hemat lahan, efisien dalam penggunaan air, dan ramah lingkungan dengan potensi panen berkala setiap 10-16 hari untuk kangkung dan 2 bulan untuk ikan lele. Hasil ini menunjukan bahwa pembinaan Budikdamber dapat menjadi strategi efektif untuk mendukung ketahanan pangan keluarga, optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan, dan pelestarian lingkungan keluarga.   Kata kunci: Akuaponik, Budikdamber, ketahanan pangan, pengabdian masyarakat, Asset Based Community Development. ABSTRACT Ensuring family food security is an important issue that requires innovative use of limited land. One simple innovation is the Budikdamber, an aquaponics system that integrates fish farming and vegetable cultivation in one container. It produces dual benefits in the form of animal and plant protein sources. Budikdamber has the potential to improve food security for rural communities. This community service research project was conducted in Pekuncen Village, Sempor District, Kebumen Regency, Central Java Province. The project aimed to improve the understanding and skills of PKK women so they could independently implement Budikdamber. The activities were implemented using the Asset Based Community Development (ABCD) approach, which includes the stages of discovery, dreaming, designing, defining, and destiny. Coaching took the form of direct demonstrations, practice, and participatory discussions. The sample consisted of Pekuncen Village PKK women for the development of independent aquaponics. Pre- and post-tests were used to evaluate the increase in participants' understanding of aquaponics and their progress in developing practical skills in preparing media, managing water, and caring for fish and plants. Aquaponics proved to be a land- and water-efficient, environmentally friendly method with the potential for periodic harvests: every 10–16 days for kale and every two months for catfish. These results suggest that aquaponics training could effectively support family food security, optimize yard space usage, and preserve the family environment. Keywords: Aquaponics, Budikdamber, food security, community service, Asset Based Community Development.
PEMANFAATAN IKAN TERI (Stolephorus sp.) DALAM PEMBUATAN JAJANAN RINGAN TINGGI KALSIUM: UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN TULANG DAN GIGI BAGI CIVITAS AKADEMIK UNIVERSITAS HASANUDIN Kadir, Syahrijuita; Fachry, Mardiana E.; Baso, Aidah Juliaty Alimuddin
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 2 JANUARI 2026
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v11i2.47108

Abstract

Jajanan ringan merupakan makanan pendamping yang sangat digemari semua umur terutama kaum remaja dan mahasiswa. Namun jajanan ringan umumnya tidak memperhatikan pemenuhan gizi berupa karbohidrat, lemak dan protein apalagi mikromineral seperti Kalsium. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan memanfaatkan ikan teri (Stolephorus sp.) dalam pembuatan jajanan ringan tinggi kalsium sebagai upaya peningkatan kesehatan tulang dan gigi bagi civitas akademika Universitas Hasanuddin. Kegiatan didahului dengan pelatihan kewirausahaan dan pembuatan prototipe jajanan ringan tinggi kalsium berupa kerupuk tahu dan kentang dengan penambahan ikan teri 20% yang merupakan konsentrasi yang paling diterima pada uji hedonic. Pengabdian ini berhasil membuat kerupuk tahu tinggi Kalsium (T-Kal) dan kerupuk kentang tinggi Kalsium (K-Kal) yang telah mendapatkan legalitas P-IRT untuk dihilirisasi di lingkungan kampus Universitas Hasanuddin. Kata kunci: Ikan teri, jajanan ringan,tinggi kalsium, kesehatan, tulang, gigi.   ABSTRACT Snacks are a very popular side dish for all ages, especially teenagers and students. However, snacks generally do not pay attention to nutritional requirements in the form of carbohydrates, fat and protein, let alone microminerals such as calcium. This community service aims to utilize anchovies (Stolephorus sp) in making light snacks high in calcium as an effort to improve bone and teeth health for the Hasanuddin University academic community. Following entrepreneurship training and research, a prototype of a high-calcium snack was developed in the form of tofu and potato crackers, with the addition of 20% anchovies, which proved to be the most accepted concentration in the hedonic test. This dedication succeeded in making tofu crackers high in Calcium (T-Kal) and potato crackers high in Calcium (K-Kal), which have obtained P-IRT legality to be distributed in the Hasanuddin University campus environment. Keywords: Anchovies, snacks, high calcium, health, bones, teeth.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 2 JANUARI 2026 Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 1 OKTOBER 2025 Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 4 JULI 2025 Vol. 10 No. 3 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 3 APRIL 2025 Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 2 JANUARI 2025 Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 1 OKTOBER 2024 Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 9 NO. 2 MEI 2024 Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 9 NO. 1 OKTOBER 2023 Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 2 MEI 2023 Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 1 OKTOBER 2022 Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 7 NO. 2 MEI 2022 Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 7 NO. 1 OKTOBER 2021 Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 6 NO. 2 MEI 2021 Vol. 6 No. 1 (2020): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 6 NO. 1 OKTOBER 2020 Vol. 5 No. 2 (2020): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 2 MEI 2020 Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 1 OKTOBER 2019 Vol. 4 No. 2 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 2 MEI 2019 Vol. 4 No. 1 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 1 OKTOBER 2018 Vol. 3 No. 2 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 3 NO. 2 MEI 2018 Vol. 4 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. (EDISI KHUSUS) NOVEMBER 2018 Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 3 NO. 1 OKTOBER 2017 Vol. 2 No. 2 (2017): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 2 MEI 2017 Vol 2, No 1 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 1 OKTOBER 2016 Vol. 2 No. 1 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 1 OKTOBER 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 1 NO. 2 MEI 2016 Vol. 1 No. 1 (2015): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 1 NO. 1 OKTOBER 2015 More Issue