cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
SASINDO
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 236 Documents
Analisis Kesalahan Morfologis pada Teks Ceramah Karangan Peserta Didik Kelas XI SMA Negeri 1 Losari Brebes Tahun Pelajaran 2020/2021 Tian Tifani Ros Amalia; Agus Wismanto; Mukhlis Mukhlis
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16051

Abstract

The aims of this research was to describe form morphological error in the text a lecture written by students in grade XI of SMA Negeri 1 Losari Brebes for the 2020/2021 school year. The approach in this study uses descriptive qualitative data and data in word form. The data source for this study was  lecture texts from XI SMA Negeri 1 Losari Brebes students for the 2020/2021 school year. The memo method was used to collect data in this study. The obtained data was analyzed using an error analysis technique, and the data analysis results were presented in an informal format. After classification, we obtained data on 61 linguistic errors at  morphological levels consisting of misuses (di prefix, man prefix, ber prefix, ke prefix, kan suffix, suffix and error).ABSTRAKTujuannya penemitian ini adalah mendeskripsikan bentuk kesalahan morfologis pada teks ceramah yang ditulis siswa kelas XI SMA Negeri 1 Losari Brebes tahun pelajaran 2020/2021.  Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan data deskriptif kualitatif dan menggunakan data berupa kata-kata. Sumber data dalam penelitian ini adalah teks ceramah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Losari Brebes Tahun Pelajaran 2020/2021. Teknik mencatat digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis kesalahan, kemudian hasil analisis data disajikan dengan menggunakan metode informal. Setelah dilakukan klasifikasi, diperoleh data 61 kesalahan kebahasaan pada tingkat morfologi, yang terdiri dari kesalahan penggunaan (kesalahan awalan di, awalan men, awalan ber, awalan ke, akhiran kan, akhiran dan kesalahan). 
Metafora Konseptual Seputar Berita “Eril Mumtadz” Asropah Asropah
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16074

Abstract

The aim of this research is to describe conceptual metaphors, particularly structural metaphors, in the news about Eril Mumtazd, the son of Ridwan Kamil. The approach used in the data analysis is semantic and cognitive. The semantic approach is used to analyze linguistic units in metaphorical expressions, while the cognitive approach is employed to analyze the conceptualization of metaphors. The data for this research consists of metaphorical expressions in news about Eril's drowning in the Aare River in Switzerland, sourced from social media posts between May 26, 2022, and June 10, 2022. The data sample was collected using purposive sampling technique and classified into data cards based on the functions of conceptual metaphors, namely structural, orientational, and ontological. Data collection was conducted using the method of free observation and the advanced technique of note-taking. The data were analyzed using the congruence method, followed by basic techniques such as determinant element sorting (DES) and advanced techniques such as equivalence linkage technique (ELT). The results showed that the concept of Ridwan Kamil as a great man emerged, which can be explained by interpreting Ridwan Kamil as a great man with a similar meaning. Through structural metaphors, Ridwan Kamil is depicted as a pious, patient, strong, sincere, polite, and grateful individual.ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan metafora konseptual, khususnya metafora struktural, dalam berita mengenai Eril Mumtazd, putra dari Ridwan Kamil. Pendekatan yang digunakan dalam analisis data adalah semantik dan kognitif. Pendekatan semantik digunakan untuk megurai satuan linguistik dalam ungkapan metafora. Pendekatan kognitif digunakan untuk mengurai konseptualisasi metafora. Data dalam penelitian ini berupa ungkapan metafora dalam berita hulangnya Eril di Sungai Aare Swiss yang bersumber dari unggahan berita di media sosial pada kurun waktu 26 Mei 2022 sampai 10 Juni 2022. Sampel data diambil dengan teknik pusposif yang dikumpulkan dan diklasifikasikan ke dalam kartu data berdasarkan fungsi metafora konseptual, yaitu struktural, orientasional, dan ontologis. Penyediaan data dilakukan dengan metode simak bebas libat cakap dan teknik lanjutan berupa teknik catat. Data tersebut dianalisis menggunakan metode padan diikuti dengan teknik dasar berupa teknik pilah unsur penentu (PUP) dan teknik lanjutan, yaitu teknik hubung menyamakan (HBS). Hasil yang diperoleh adalah bahwa muncul sebuah konsep Ridwan Kami adalah laki-laki hebat yang dapat dijelaskan dengan Ridwan Kamil diartikan sebagai laki-laki hebat yang memiliki makna hampir sama. Melalui metafora struktural, digambarkan bahwa Ridwa Kamil merupakan seseorang yang agamis, tabah, kuat, ikhlas, santun, dan tahu balas budi. 
Unsur Intrinsik pada Teenlit The Boy I Knew from Youtube dan A Sky Full of Star sebagai Alternatif Bahan Pembelajaran Apresiasi Sastra di SMA Achmad Al Amin; Sri Suciati; Setia Naka Andrian
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16059

Abstract

This study aims to describe the intrinsic elements in the teenlit The Boy I Knew From Youtube and A Sky Full of Stars as an alternative material for learning literary appreciation in high school. Data collection in this study is a listening technique and a note-taking technique. The listening technique is used to obtain the data contained in the object of research (teenlit discourse experience). The data obtained were taken from data sources by reading teenlit novels. The results of this study are that both Teenlit The Boy I Knew From Youtube and A Sky of Stars can be used as teaching materials for literary appreciation in high school because the intrinsic elements have special features and story schemes that support and in terms of language, psychology, and socio-cultural backgrounds in these two research studies are very close to the lives of today's youth and raise problems in the youth world with a very communicative style of storytelling.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan unsur intrinsik pada teenlit The Boy I Knew From Youtubedan A Sky Full of Stars sebagai alternatif bahan pembelajaran apresiasi sastra di SMA. pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik simak dan teknik catat. Teknik simak dipergunakan untuk memperoleh data-data yang terdapat dalam objek penelitian (pengalan wacana teenlit). Data-data yang diperoleh diambil dari sumber data dengan membaca novel teenlit. Hasil penelitian ini adalah kedua Teenlit The Boy I Knew From Youtube dan A Sky of Stars dapat digunakan sebagai bahan ajar apresiasi sastra di SMA karena pada unsur-unsur intrinsiknya memiliki keistimewaan serta skema cerita yang mendukung serta dari segi bahasa, psikologi, dan latar sosial budaya pada kedua teenlit ini sangat dekat dengan kehidupan remaja masa kini dan mengangkat permasalahan di dunia remaja dengan gaya penceritaaan yang sangat komunikatif.
Analisis Tindak Tutur Ilokusi dalam Acara Mata Najwa Episode “Menteri Terjaring Lobster” sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Debat Kelas X SMA Ika Wahyuningsih; suyoto suyoto; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16044

Abstract

The purpose of this study is to 1) describe the form of illocutionary speech acts in the Mata Najwa episode "Minister Terjaring Lobster", 2) describe the illocutionary speech acts in the Mata Najwa episode "Minister Terjaring Lobster" as a teaching material for debating class X SMA. This research is a qualitative descriptive study. The data in this study are illocutionary utterances in the Mata Najwa episode "Minister Terjaring Lobster". Provision of research data using the method of observing the technique of note. The research data analysis method used the matching method with the advanced comparison technique of equalizing (HBS). The technique of presenting the results of data analysis uses informal techniques. Based on the results of the study, it was found that the illocutionary speech acts used in the Mata Najwa episode "Minister Terjaring Lobster" amounted to 38 data, namely 8 assertive speeches, 11 directive utterances, 2 commissive utterances, 13 expressive utterances, and 4 declarative utterances. The illocutionary speech act research in the Mata Najwa episode "Minister Terjaring Lobster" can be used as teaching material for debate learning for class X SMA at KD 4.13 to develop problems or issues from various points of view equipped with arguments in debating.ABSTRAKTujuan dari penelitian ini untuk 1) mendeskripsikan bentuk tindak tutur ilokusi dalam acara Mata Najwa episode “Menteri Terjaring Lobster”, 2) mendeskripsikan tindak tutur ilokusi dalam acara Mata Najwa episode “Menteri Terjaring Lobster” sebagai bahan ajar pembelajaran debat kelas X SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa tuturan ilokusi dalam acara Mata Najwa episode “Menteri Terjaring Lobster”. Penyediaan data penelitian menggunakan metode simak dengan teknik catat. Metode analisis data penelitian menggunakan metode padan dengan teknik lanjutan hubung banding menyamakan (HBS). Teknik penyajian hasil analisis data menggunakan teknik informal. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa tindak tutur ilokusi yang digunakan dalam acara Mata Najwa episode “Menteri Terjaring Lobster” berjumlah 38 data, yaitu 8 tuturan asertif, 11 tuturan direktif, 2 tuturan komisif, 13 tuturan ekspresif, dan 4 tuturan deklaratif. Penelitian tindak tutur ilokusi dalam acara Mata Najwa episode “Menteri Terjaring Lobster” dapat dijadikan sebagai bahan ajar pembelajaran debat kelas X SMA pada KD 4.13 mengembangkan permasalahan atau isu dari berbagai sudut pandang yang dilengkapi argumen dalam berdebat.
Nilai Moral dalam Kumpulan Cerpen Yang Bertahan dan Binasa Perlahan Karya Okky Madasari: Kajian Sosiologi Sastra Lailatul Fadhilah; Siti Fatimah; Murywantobroto Murywantobroto
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16069

Abstract

This study aims to describe how the moral values in a collection of short stories Yang Bertahan dan Binasa Perlahan by Okky Madasari are the study of the sociology of literature. In this study using a qualitative descriptive method. Descriptive qualitative namely research by providing an overview of moral values in the collection of short stories Yang Bertahan dan Binasa Perlahan. The source of the data in this study namely the source obtained from the collection of stories Yang Bertahan dan Binasa Perlahan by Okky Madasari published by Gramedia Pustaka Utama Jakarta consisting of 196 pages and published in 2017, while the data in this study are in the form of words, paragraphs, sentences, and quotes that describe moral values. Data collection techniques using listening and note-taking techniques. Data analysis techniques in this study used content analysis techniques. Based on the research of the short story collection Yang Bertahan dan Binasa Perlahan there are 3 moral value namely the moral value of human relations with oneself, the moral value of human relations with other humans, and the moral value of human relations with God.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana nilai moral dalam kumpulan cerpen “Yang Bertahan dan Binasa Perlahan” karya Okky Madasari: kajian sosiologi sastra. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Deskriptif kualitatif yaitu penelitian dengan memberikan gambaran terkait nilai moral dalam kumpulan cerpen Yang Bertahan dan Binasa Perlahan karya Okky Madasari. Sumber data pada penelitian ini yaitu sumber diperoleh dari kumpulan cerpen Yang Bertahan dan Binasa Perlahan karya Okky Madasari yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama Jakarta terdiri dari 196 halaman dan terbit tahun 2017, sedangkan data pada penelitian ini berupa kata, paragraf, kalimat, dan kutipan yang menggambarkan nilai moral. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis isi. Berdasarkan hasil penelitian kumpulan cerpen Yang Bertahan dan Binasa Perlahan terdapat 3 nilai moral yaitu nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri, nilai moral hubungan manusia dengan manusia lain, dan nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan.
Nilai-Nilai Pendidikan dalam Novel Nebula Karya Tere Liye sebagai Muatan Materi Belajar Sastra di SMA Mustika Arum Safiyah; Nazla Maharani Umaya
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16052

Abstract

The purpose of this study is to describe the educational values in Tere's novel Nebula. The collection method used in this study is a descriptive method with a qualitative approach. Qualitative approach that contains narrative not numbers. descriptive method is shown to describe the educational values in the novel Nebula by Tere Liye as a material for studying literature in high school. The results of the research in the novel Nebula by Tere Liye as a material for learning literature found several educational values, including the value of moral education with 35 data, social education value with 29 data, cultural education value with 14 data, and aesthetic education value with 6 data.ABSTRAKTujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan nilai nilai pendidikan dalam novel Nebula karya Tere. Metode pengumpulan daya yang digunakan dalam penelitian ini adalah  metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif, yaitu berisi narasi bukan angka-angka. metode deskriptif ditunjukkan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan dalam novel Nebula karya Tere Liye sebagai muatan materi belajar sastra di SMA. Hasil penelitian dalam novel Nebula karya Tere Liye sebagai muatan materi belajar sastra ditemukan beberapa nilai-nilai pendidikan, di antaranya adalah nilai pendidikan moral 35 data, nilai pendidikan sosial 29 data, nilai pendidikan budaya 14 data, dan nilai pendidikan estetika 6 data.
Evaluasi Pembelajaran BIPA di Kelas BIPA 3 KBRI Moscow Raden Yusuf Sidiq Budiawan
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i2.16144

Abstract

The purpose of this research is to study how the Indonesian Language for Speakers of Other Languages (BIPA) learning program in BIPA 3 class at the Indonesian Embassy in Moscow works, how learners respond to the lessons, and how the evaluation impacts improving the understanding and language skills of non-native learners. Involving seven BIPA learners in the BIPA 3 class at the Indonesian Embassy in Moscow, a descriptive-qualitative method was used. Data were collected through documentation, interviews, and observation. The triangulation method was used to gain a complete understanding of learning evaluation. The results show that BIPA 3 learners at the Indonesian Embassy in Moscow are very interested in learning Indonesian. They show progress in reading, writing, listening, and speaking. However, learners develop differently, and some need to improve their skills in some areas. Overall, the learning evaluation of BIPA in the BIPA 3 class at the Indonesian Embassy in Moscow has an important role in improving learners' language understanding and skills and helping to develop more effective learning programs.ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana program pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di kelas BIPA 3 KBRI Moscow, bagaimana pemelajar menanggapi pelajaran, dan bagaimana evaluasi berdampak pada peningkatan pemahaman dan keterampilan berbahasa bagi pemelajar non-natif. Melibatkan tujuh pemelajar BIPA yang berada di kelas BIPA 3 di KBRI Moscow, metode deskriptif kualitatif digunakan. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi. Metode triangulasi digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang lengkap tentang evaluasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemelajar BIPA 3 di KBRI Moscow sangat tertarik untuk belajar bahasa Indonesia. Mereka menunjukkan kemajuan dalam membaca, menulis, menyimak, dan berbicara. Namun, pemelajar berkembang secara berbeda, dan beberapa perlu meningkatkan keterampilan mereka dalam beberapa area. Secara keseluruhan, evaluasi pembelajaran BIPA di kelas BIPA 3 KBRI Moscow memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan berbahasa pembelajar dan membantu mengembangkan program pembelajaran yang lebih efektif.
Bentuk Register Nelayan Desa Bajomulyo Kabupaten Pati Ika Yunita Aryanti; Asropah Asropah; Icuk Prayogi
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16060

Abstract

The purpose of this study was to describe the form of the register of fishermen in Bajomulyo Village. The research method in this study is the documentation method, namely the note-taking and recording method. The data was obtained by observing, and recording the language used by the fishermen. In this method, researchers record and record the language used by fishermen. The results of the study were in the form of a register of fishermen in Bajomulyo Village in the form of a presentation method in the study using informal data presentation, namely using ordinary words in descriptive form. Based on the results of research on fisherman register data in Bajomlyo Village, it can be concluded that the register form is divided into two linguistic units, namely words and phrases, several classifications of word classes, namely nouns, verbs, and adjectives.ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan wujud register nelayan Desa Bajomulyo. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi, yakni dengan metode simak catat dan rekam. Data diperoleh dengan cara  observasi, dan merekam bahasa yang digunakan para nelayan. Pada metode ini peneliti merekam dan mencatat bahasa yang digunakan nelayan. Hasil penelitian berupa wujud register nelayan Desa Bajomulyo dalam bentuk metode penyajian pada penelitian menggunakan penyajian data informal yaitu menggunakan kata-kata biasa dalam bentuk deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian pada data register nelayan Desa Bajomlyo Kecamatan dapat disimpulkan yaitu, bentuk register di bedakan menjadi dua satuan kebahasaan yaitu kata dan frasa, beberapa klasifikasi kelas kata, yaitu nomina, verba, dan adjektiva.
Nilai Sosial pada Kumpulan Cerpen Sebelum Telepon Berdering Karya Kun Andyan Anindito dengan Pendekatan Sosiologi Sastra Riyanto Mahaputro; Siti Fatimah; Setia Naka Andrian
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16047

Abstract

This study aims to describe how the social values contained in the collection of short stories “Before the Telephone Rings” by Kun Andyan Anindito with a sociological approach to literature. The research method used in this research is qualitative. The research data comes from a collection of short stories before the telephone rings. The data collection technique used is listen and note. The data analysis technique uses content analysis. The results of the study found 37 data related to social values contained in 11 short stories including “He Shouldn't Crave Rats” contains the value of love, the value of responsibility, and the value of harmony in life. “Poladodo cameras” contain the value of compassion and responsibility. “Forgiveness cakes” contain the values of responsibility and harmony in life. “Can Mr. Judge Help Me” contains the value of compassion, the value of responsibility, and the value of harmony in life. “The word Rotten” contains the value of love and responsibility. “Before the Phone Rings” contains the value of compassion and the value of harmony in life. “Before and After I Die” contains the value of love and the value of harmony in life. “The intersection” contains the value of love and the value of harmony in life. “The narrator, the Woman, and the Man Beside her” contain the values of compassion and the value of responsibility. “The Woman Who Waits” contains the value of love and the value of responsibility. “Retirement and Other Plans” contain the value of compassion.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana nilai sosial yang terdapat dalam kumpulan cerpen Sebelum Telepon Berdering karya Kun Andyan Anindito dengan pendekatan sosiologi sastra. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini ialah kualitatif. Data penelitian berasal dari buku kumpulan cerpen “Sebelum Telepon Berdering”. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah simak dan catat. Teknik analisis data menggunakan content analysis. Hasil penelitian ditemukan 37 data terkait nilai sosial yang terdapat pada 11 cerpen di antaranya “Mestinya Dia Tak Mengidam Tikus” memuat nilai kasih sayang, nilai tanggung jawab, dan nilai keserasian hidup. Cerpen “Kamera Poladodo” memuat nilai kasih sayang dan tanggung jawab. “Kue-kue Ampunan” memuat nilai tanggung jawab dan keserasian hidup. Cerpen “Apakah Tuan Hakim Bisa Membantu Saya” memuat nilai kasih sayang, nilai tanggung jawab, dan nilai keserasian hidup. Cerpen “Kata Busuk” memuat nilai kasih sayang dan tanggung jawab. Cerpen “Sebelum Telepon Berdering” memuat nilai kasih sayang dan nilai keserasian hidup. Cerpen  “Sebelum dan Sesudah Aku Mati” memuat nilai kasih sayang dan nilai keserasian hidup. “Persimpangan” memuat nilai kasih sayang dan nilai keserasian hidup. Cerpen “Narator”, Perempuan, dan Lelaki di Sampingnya” memuat nilai kasih sayang dan nilai tanggung jawab. “Perempuan yang Menunggu” memuat nilai kasih sayang dan nilai tanggung jawab. “Pensiun dan Rencana yang Lain” memuat nilai kasih sayang.
Penerapan Metode Partisipatori dalam Pembelajaran Menganalisis Nilai Moral Puisi “Baju Bulan” Karya Joko Pinurbo pada Peserta Didik Kelas XI Bahasa SMA Negeri 1 Comal Pemalang Tahun Pembelajaran 2021/2022 Nadila Aprillia; Ngatmini Ngatmini; Zainal Arifin
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16070

Abstract

The purpose of this study is to describe the application of participatory methods in learning to analyze the moral value of the poem Baju Bulan by Joko Pinurbo in class XI students of SMA Negeri 1 Comal in the academic year 2021/2022. The method used in this research is descriptive qualitative with test and non-test data collection techniques in the form of observation, questionnaires and documentation. There are 5 stages in applying the participatory method, (1) the teacher opens the lesson, (2) the teacher conveys about the material, asks the students' problems, fosters intimacy and does take and give, (3) the teacher gives motivation to the students (4) the teacher provide learning materials to students, (5) The teacher closes the lesson. After the participatory method was applied, the students were more active, curious and enthusiastic about learning, before the participatory method was applied, the average student score was 43 from the KKM 75, after the implementation of the participatory method the average score was 89 from the KKM 75. In addition to the data The test also contains non-test data, the results of student observations after being given the participatory method look more happy to follow the learning and more actively ask about the material, the results of the questionnaire data almost all students understand better how to analyze the “Baju Bulan” poem using the participatory method. Thus, it can be concluded that the application of the Participatory Method can be applied in learning to analyze the moral value of the poem “Baju Bulan” by Joko Pinurbo for class XI students of SMA Negeri 1 Comal Pemalang in the 2021/2022 academic yearABTRSAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendekskripsikan penerapan metode partisipatori dalam pembelajaran menganalisis nilai moral puisi Baju Bulan karya Joko Pinurbo pada peserta didik kelas XI SMA Bahasa Negeri 1 Comal Tahun Pembelajaran 2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data tes dan nontes yang berupa observasi, angket dan dokumentasi. Terdapat 5 beberapa tahap dalam menerapkan metode partisipatori, (1) Guru membuka pembelajaran, (2) Guru menyampaikan seputar materi, menanyakan kendala peserta didik, membina keakraban dan melakukan take and give, (3) Guru memberikan motivasi pada peserta didik (4) Guru memberikan materi pembelajaran kepada peserta didik, (5) Guru menutup pembelajaran. Setelah diterapkan metode partisipatori peserta didik lebih aktif, rasa ingin tahu dan antusias belajar yang tinggi, sebelum diterapkan metode partisipatori rata-rata nilai peserta didik 43 dari KKM 75, setelah penerapan metode patisipatori rata-rata nilai peserta didik 89 dari KKM 75. Selain data tes terdapat pula data hasil nontes, hasil observasi peserta didik setelah diberikan metode partisipatori terlihat lebih senang mengikuti pembelajaran dan lebih aktif bertanya mengenai materi, hasil data angket hampir seluruh peserta didik lebih memahami cara menganalisis puisi “Baju Bulan” menggunakan metode partisipatori. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Penerapan Metode Partisipatori dapat diterapkan dalam pembelajaran menganalisis nilai Moral puisi “Baju Bulan” karya Joko Pinurbo pada peserta didik kelas XI Bahasa SMA Negeri 1 Comal Pemalang Tahun Pembelajaran 2021/2022.