cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
JURNAL PUSTAKA BUDAYA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 61 Documents
PENGGUNAAN METODE PENGHILANGAN PADA PENERJEMAHAN SUBTITEL FILM CLOUDY WITH A CHANCE OF MEATBALLS Darmanto, Darmanto
JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu korelasi antara penggunaan metode penghilangan pada penerjemahan subtitle film dan pemahaman penonton. Penelitian ini juga ditujukan untuk mencari tahu seberapa jauh penerjemah menggunakan metode penghilangan untuk menerjemahkan subtitel film Cloudy with a Chance of Meatballs dari bahasa sumber ke bahasa target. Penelitian ini mengambil data dari subtitel film Cloudy with a Chance of Meatballs dalam versi bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut; (1) ada korelasi antara penggunaan metode penghilangan pada penerjemahan subtitel dan pemahaman penonton terhadap cerita dari film tersebut dan korelasi tersebut kuat, (2) penerjemah  menggunakan metode penghilangan pada penerjemahan subtitel film pada tataran kata, frasa dan kalimat. Berdasarkan analisis dari 63 bagian dari subtitel film yang memiliki kata, frasa dan kalimat yang hilang pada terjemahan bahasa Indonesia, peneliti menemukan 67 data untuk penelitian ini yang terdiri dari 45 data untuk kata, 10 data untuk frasa dan 12 data untuk kalimat. Atau dengan kata lain, penerjemah menghilangkan 67,166% kata, 14,925% frasa dan 17,910% kalimat. Hasil penelitian ini memberikan saran bagi para penerjemah untuk lebih berhati-hati dalam menerapkan metode penghilangan pada penerjemahan subtitel film sehingga pesan atau informasi dari film tersebut masih sama dari bahasa sumber ke bahasa sasaran. Para penerjemah juga harus mempertimbangkan bentuk tata bahasa bahasa sumber dan bahasa sasaran untuk menghasilkan terjemahan yang sesuai.
Peran Perpustakaan Umum Kabupaten Gunung Kidul dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Pesisir Daerah Istimewa Yogyakarta Prasetyawan, Yanuar Yoga; Krismayani, Ika; Arfa, Mecca; Saufa, Arina Faila
JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSebagai lembaga yang berfungsi menyimpan dan menyebarluaskan informasi, perpustakaan juga mempunyai andil besar untuk turut serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dalam hal ini, perpustakaan diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat tidak hanya dalam bidang pendidikan namun juga bidang lainnya seperti sosial dan ekonomi. Melalui penelitian ini diharapkan mampu mengkaji dan menganalisis peran Perpustakaan Umum Kabupaten Gunungkidul dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir Gunungkidul yang relatif masih rendah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Peneliti melakukan wawancara kepada 4 (empat) informan; yaitu Kepala Perpustakaan Umum Kabupaten Gunungkidul, seorang pustakawan Perpustakaan Umum Kabupaten Gunungkidul, dan 2 (dua) orang anggota pelatihan membatik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi masyarakat pesisir Gunungkidul Yogyakarta relatif masih memprihatinkan, karena mayoritas pekerjaannya sebagai nelayan yang hasilnya belum mencukupi kebutuhan kesehariannya. Selain itu, minimnya kesadaran akan pentingnya pendidikan di wilayah setempat mengakibatkan banyaknyaanak usia sekolahyang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, lalu memutuskan untuk merantau ke kota-kota besar untuk mendapatkan pekerjaan. Oleh karena itu, Perpustakaan Umum Kabupaten Gunungkidul telah melakukan beberapa program layanan berbasis pemberdayaan masyarakat; seperti perpustakaan keliling ke daerah-daerah terpencil, perpustakaan keliling pantai,One Home One Library, pelatihan membatik, dan pelatihan pemasaran produk secara online. Dengan kegiatan-kegiatan tersebut, Perpustakaan Umum Kabupaten Gunungkidul tidak hanya berhasil memenuhi kebutuhan informasi masyarakat setempat, namun juga mampu memperbaiki kualitas hidup terutama dalam bidang pendidikan dan ekonomi. Kegiatan yang telah berjalan tersebut mampu menjadi role model bagi perpustakaan umum lainnya agar turut membantu memperbaiki kualitas hidup masyarakat penggunanya melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat. Kata Kunci: Perpustakaan Umum, Pemberdayaan masyarakat, masyarakat pesisir AbstractAs an institution that functions and disseminates information, a library also has a big part to participate in improving the quality of life of community. In this case, the library is expected to be able to solve the problems that exist in society not only in the field of education but also other areas, such as social and economic areas. This research is expected to study and analyze the role of the Public Library of Gunungkidul Regency in improving the quality of life of Gunungkidul coastal communities which is still relatively low.This research uses qualitative method with case study approach. The researchers interviewed 4 (four) informants; namely the Head of Public Library of Gunungkidul Regency, the librarian of Public Library of Gunungkidul Regency, and 2 (two) members of the training of batik. The result of this research indicate that the economic condition of Gunungkidul coastal communities Yogyakarta is relatively still concerned, because the majority of their work as a fisherman does not meet the need of their daily needs. In addition, the lack of awareness of the importance of education in the local area resulted in the number of school-age children who did not continue their education to a higher level, then decided to urbanize to get job in big cities. Therefore, the Public Library of Gunungkidul Regency has undertaken some community empowerment based on service programs; such as mobile libraries to remote areas, coastal libraries, One Home One Library, batik training, and online product marketing training. With these activities, the Public Library of Gunungkidul Regency not only succeeds in meeting the information needs of the local community, but also is able to improve the quality of life, especially in education and economy areas. Activities that have been undertaken are able to become a role model for other public libraries to help improve the quality of community life through community empowerment activities. Key Words: public library; community empowerment;coastal communities
Narsisisme dan Kompleks Oedipus yang Tergambar dalam Pygmalion, Karya George Bernard Shaw Syam, Essy; Fauzi, Mohd.; Syamsidar, Raja
JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis writing analyzes narcisism and oedipuis complex as refelcted in a literary work entitles “pygmalion” written by George Bernard Shaw. Thus, the objective of this analysis is to show and to analyze how narcisism and Oedipus complex are suffered from the protagonist of this work. To reach that objective, this analysis applies psychoanalitical analysis  to demonstrate the mental condition of the main character. Related to that idea, this analysis applies adescriptive analysis method in which the result of the analysis will be described clearly. From teh presented description, it will show how the main character of this work lives his life and in his interaction with other characters will describe his mental condition. Keywords: Pygmalion, psychoanalisis, Narcisism, Oedipus Complex.   AbstrakTulisan ini menganalisis kasus Narsisme dan Kompleks Oedipus yang tergambar pada sebuah karya sastra berjudul Pygmalion yang ditulis oleh George  Bernard Shaw.  Maka tujuan penelitian ini adalah untuk memperlihatkan dan menganalisis bagaimana kasus narsisme dan kompleks oedipus yang dialami oleh tokoh utama karya ini. Untuk mencapai tujuan itu, kajian ini menerapkan kajian psikoanalisis  untuk memperlihatkan kondisi kejiwaan tokoh utama yang mengalami gangguan jiwa yang dimanakan Narsisime dan Kompleks Oedipus.  Kajian ini menerapkan metode deskriptif analisis dimana hasil analisis akan dideskripsikan dengan jelas. Dari deskripsi yang dijabarkan akan memperlihatkan bagaimana tokoh utama karya ini dalam kehidupannya dan interaksinya dengan tokoh yang lain memperlihatkan kondisi jiwanya. Kata Kunci: Pygmalion, Psikoanalisis. Narsisime, Kompleks Oedipus
Pekerjaan Pustakawan di Bagian Layanan Teknis Pada Era Teknologi Digital: Sebuah kajian fenomenologi tentang pengalaman pustakawan di bagian layanan teknis Di Dinas Perpustakaan Dan Arsip Daerah (DIPUSIPDA) Provinsi Jawa Barat Nafizah, Niar Surry; Winoto, Yunus
JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman pustakawan dispusipda dalam kegiatan-kegiatan layanan teknis pada era teknologi digital. lokasi penelitian ini dilakukan di perpustakaan dispusipda provinsi jawa barat. fokus penelitian ini meliputi 3 (tiga) aspek yakni pengalaman pustakawan dalam kegiatan inventarisasi di perpustakaan dispusipda, pengalaman pustakawan dalam kegiatan klasifikasi di perpustakaan dispusipda, dan pengalaman pustakawan dalam kegiatan katalogisasi di perpustakaan dispusipda. metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. untuk teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui wawancara, dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa penggunaan teknologi informasi dalam kegiatan layanan teknis di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jawa Barat belum berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari pengalaman pustakawan di bagian penyeleksian dan pengadaan bahan pustaka yang masih mengerjakan tugasnya secara manual. Begitu juga di bagian pengolahan seperti bagian inventarisasi masih dilakukan secara manual dengan menggunakan buku induk, pengklasifikasi masih menggunakan buku DDC manual dan belum menggunakan DDC elektronik apalagi mengguakan DDC on-line. Sedangkan untuk kegiatan pengkatalogan sudah menggunakan software pengolahan data perpustakaan namun belum terintegrasi.  Kata kunci: layanan teknis, teknologi informasi, pengalaman, pustakawan, perpustakaan umum. AbstractThis study aims to determine the experience of librarians dispusipda in technical service activities in the era of digital technology. The location of this research is done in library dispusipda west java province. The focus of this research includes 3 (three) aspects of librarian experience in inventory activities in library dispusipda, librarian experience in classification activities in library dispusipda, and librarians experience in cataloging activities in library dispusipda. Research method used is qualitative method with phenomenology approach. For its data collection techniques is done through interviews, and observation. Based on the results of research known that the use of information technology in technical service activities in the Office of Library and Regional Archives of West Java province has not run well. This is evident from the experience of librarians in the selection and procurement of library materials that are still doing their work manually. Similarly in the processing part such as the inventory section is still done manually by using the parent book, the classifier is still using the manual DDC book and have not used the electronic DDC let alone using DDC on-line. While for pengkatalogan activities already using data processing software library but not yet integrated. Keywords: technical services, information technology, experience, librarians, public libraries.
Nilai Moral pada Novel Bukan Pasar Malam Karya Pramoedya Ananta Toer Evizariza, Evizariza
JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis study aims to examine the moral values in the novel Night Market No , works of Pramoedya Ananta Toer . Specifically , this study aims to find out : the moral value of humanity in the novel Night Market is not the work of Pramudya Anata Toer. ..The results of this study are  No Night Market , Pramoedya suggests that the economy is a force that drives the lives of the people . Economic power allows them to care for and help each other , like a father experience . My father believed that menguasakannya economy to be strong in suffering. Without money , life will be harder for him . If he does not have money , he will not get medical treatment in the sanatorium . Through this novel , Pramoedya authorize himself and natives , and support them in their struggle against the pressure and struggled to get the value of humanity , that is very impressive about the natives in this novel is courage and their spirit to fight , not only for their moral values but also to award and their dignity .Keyword : moral values AbstrakPenelitian ini bertujuan  untuk meneliti nilai moral pada novel Bukan Pasar Malam, karya Pramoedya Ananta Toer. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : Nilai moral kemanusiaan dalam novel Bukan Pasar Malamkarya  Pramoedya Ananta Toer.Hasil Penelitian ini adalah Bukan Pasar Malam, Pramoedya menunjukkan bahwa ekonomi adalah merupakan kekuatan yang menyokong dalam kehidupan masyarakat. Kekuatan ekonomi memungkinkan mereka dapat merawat dan membantu satu sama lainnya, seperti pengalaman ayah. Ayah percaya bahwa ekonomi menguasakannya untuk menjadi kuat dalam penderitaannya. Tanpa uang, kehidupan akan lebih keras baginya. Apabila dia tidak mempunyai uang, dia tidak akan mendapatkan pengobatan secara medical di sanatorium. Melalui novel ini, Pramoedya menguasakan dirinya dan pribumi, dan menyokong mereka dalam perjuangannya melawan tekanan dan berjuang untuk mendapatkan nilai kemanusiaan, yang sangat mengesankan tentang pribumi dalam novel ini adalah keberanian dan semangat mereka untuk berjuang, tidak hanya untuk nilai moral mereka tetapi juga untuk penghargaan dan martabat mereka. Keyword: Nilai moral
Musik Perlawanan Kedinamisan dalam Budaya Hibrid Pamungkas, Bian
JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis paper discusses about reggae music as an emerging resistance music in west sumatera like Ranah Rasta. Characteristic of music and work of this group is to hybridize with elements of local music, that is existence of elements of malay tradition. With this mixing on the type of reggae music Ranah rasta, so consciously or unconsciously, a nationalism awakens to them. That has become a reason in the cration of their work. Ranah Rasta also conveyed their ideology of peace and invited reggae lovers to reject mental repression that led to the stupidity of society. The approach taken is musicology and hybrid. Keyword: Hybridity, Reggae, Ranah Rasta AbstrakTulisan ini membahas tentang musik reggae sebagai musik perlawanan yang muncul di Sumatra Barat seperti grup Ranah Rasta. Ciri khas musik dan karya grup ini adalah melakukan hibriditas dengan unsur-unsur musik lokal, yaitu adanya unsur-unsur tradisi Melayu.  Dengan adanya pencampuran ini pada jenis musik reggae Ranah Rasta, maka secara sadar atau tidak, muncul kesadaran nasionalisme pada mereka yang telah menjadi sebuah landasan dalam penciptaan karya mereka. Ranah Rasta turut juga menyampaikan ideologi mereka akan kedamaian dan mengajak para masyarakat khususnya penikmat reggae untuk menolak represi mental yang berujung pada pembodohan bagi masyarakat Pendekatan yang dilakukan adalah musikologi dan hibrid. Kata kunci: Hibriditas, Reggae, Ranah Rasta
Analisis Praktik Kepemimpinan Koordinator Perpustakaan Balai Arkeologi Daerah Istimewa Yogyakarta Menurut Pandangan Maha Kumaran Widiyastuti, Widiyastuti; Kurniawan, Eko; Setyowati, Riesha; Lestariningsih, Endang Dwi
JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis study aims to determine the style of leadership in the Special Library Archeology Yogyakarta. The method used in this research is qualitative so that the findings data will be analyzed by using the leadership theory of Kumaran. The result is the leadership practice in Balai Archeologi Yogyakarta is combines an affiliative and democratic leadership style. Key Words: Leadership, Library AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan di Perpustakaan khusus Balai Arkeologi Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif sehingga data temuan akan dianalisis dengan menggunakan teori kepemimpinan dari Kumaran. Hasilnya adalah praktik kepemimpinan koordinator perpustakaan Balai Arkeologi yogyakarta ini mengkombinasikan antara  gaya kepemimpinan affiliative dan democratic. Kata Kunci: Kepemimpinan, Perpustakaan
Perilaku Knowledge Sharing (Berbagi Pengetahuan) Pada Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) Al-Fatah Universitas Lancang Kuning Rosinta, Rosinta; Rosman H., Rosman H.
JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini berjudul “Perilaku Knowledge Sharing(Berbagi Pengetahuan) pada Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) AL-Fatah Universitas Lancang Kuning”. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisa bagaimana perilaku knowledge sharing (berbagi pengetahuan) pada Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) AL-Fatah Universitas Lancang Kuning dan perubahan apa yang dialami setelah mengikuti kegiatan halaqah dan belajar bahasa Arab. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Adapun hasil penelitian ini adalah dalam kegiatan halaqah dan belajar bahasa Arab yaitu dalam kegiatan halaqah, yang sering menjadi pemberi pengetahuan adalah anggota keputrian UKMI AL-Fatah yang sudah tinggi kajian islamnya yaitu sekitar 75 %, sedangkan untuk penerima pengetahuan lebih sering anggota keputrian UKMI AL-Fatah yang baru bergabung yaitu 25 %. Sedangkan dalam kegiatan belajar bahasa Arab seperti proses pembelajaran, yang lebih sering membagikan pengetahuan yaitu musrifah (guru), sedangkan anggota keputrian UKMI AL-Fatah lebih sering membagikan pengetahuan yang mereka dapatkan kepada teman, serta anggota keputrian UKMI AL-Fatah yang baru bergabung. Perubahan yang dialami setelah mengikuti kegiatan halaqah adalah 40 % perubahan dalam berpakaian yaitu memakai rok, dan 60 % perubahan dalam hal berpakaian juga dan sholat lima waktu tidak ditinggalakan lagi sedangkan dalam kegiatan belajar bahasa Arab perubahan yang di alami tidak begitu terlihat, karena penerima belum menerapkan dalam keseharian materi yang didapat dari pemberi. Kata Kunci: Perilaku, berbagi pengetahuan, UKMI AL-Fatah AbstractThe title of the research is "Behavior Knowledge Sharing(Sharing Knowledge) at Unit Kegiatan Mahasiswa Islam(UKMI) AL-Fatah University of Lancang Kuning". The purpose of this study is to analyze how the behavior of knowledge sharing in Unit Kegiatan Mahasiswa Islam(UKMI) AL-Fatah University Lancang Kuning and what changes experienced after following Halaqah activities andlearn Arabic. The method in this study uses descriptivequalitative research method. The results of this study are inHalaqah activities and learning Arabic which informantsgiver of knowledge exchange knowledge and experience, while the receptor knowledge but to accept the knowledgeof the generator knowledge, they also share the acquiredknowledge to others, especially family, relatives, and closefriends recipients of knowledge, so that knowledge on tothe recipient can not just knowledge alone but shared withothers as well. Changes experienced after followingHalaqah activity is 40% change in the dress is wearing a skirt, and a 60% change in dress as well, and no abandonedsholat longer while the Arabic learning in the naturalchanges that are not so noticeable, because the recipienthas not implemented in everyday materials obtained from the generator. Keywords: Behavior, Knowledge Sharing, UKMI AL-Fatah.
Makna Kearifan Lokal Arsitektur Rumah Tradisional Melayu Bengkalis Negeri Junjungan Samra, Boby; Imbardi, Imbardi
JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractPada tahun 1512, Sultan Mahmud Syah mengutus Hang Nadim ke Bengkalis, Bukit Batu dan Siak-Gasib. Pada hakikatnya sejarah dan tamadun Bengkalis tidak terputus, bahkan data-data yang mendukung tentang kewujudan Bengkalis dapat ditemui dalam beberapa buku sejarah. Bengkalis maju dan berkembang seiring dengan kemajuan daerah-daerah lain yang ada di pesisir Selat Malaka, Pertumbuhan penduduk dan ekonomi pada masa ini menjadikan bangunan-bangunan arsitektur tradisional bercirikas melayu pada kawasan tersebut sudah mulai hilang dimakan usia dan tergusur oleh kebijakan. kebudayaan material dan spiritual dari berbagai etnik, strata sosial, ekonomi dan system pemerintahan kejayaan pada masa lalu yang sekarang disebut negeri junjungan, yang dapat dilihat melalui bentuk-bentuk bangunan dengan susunan lingkungan yang ada. Dengan melakukan analisis dan pendataan tentang budaya lokal serta implementasi perwujudan rumah sebagai identitas. Sehingga rumah bukan saja sebagai tempat kehidupan keseharian, tetapi juga menjadi kebanggaan dan lambang kesempurnaan hidup masyarakat yang bermukim pada lingkungan tersebut.
Peran Kepemimpinan dalam Mendorong Organisasi untuk Mengimplementasikan Prinsip-prinsip Total Quality Management (TQM) di Perpustakaan Universitas Negeri Padang Rahmah, Elva; Marlini, Marlini
JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract        This research specifically aims to determine the role of leadership in encouraging organizations in implementing the principles of TQM in the Universitas Negeri PadangLibrary. Descriptive research method with qualitative approach. Data collection through observation, interview and document analysis. Subjects in this study are leaders, sub-heads, events, facts, documents and various forms of efforts, programs or library activities. The object of this research is leadership in TQM which is implemented in Universitas Negeri Padang Library. The results of research related to the role of leadership in the library of universities can be seen from (1) the leader develops the vision and sets the direction and strategy of the college library to produce the changes needed to achieve the vision; (2) the leader communicates the goals to be achieved through statements and deeds to anyone who may be required to give effect to the formation of a team that understands the vision and strategy of a college library; (3) leaders provide motivation for library librarians and librarians; and (4) the leader must be able to create the desired change of the user and is very useful for the progress of the college library through the provision of new services desired by the user and the new approach in working relationships that help the college libraries compete. Keywords: Total Quality Management, Leadership, Leadership Role AbstrakPenelitian ini secara khusus bertujuan untuk mengetahui peran kepemimpinan dalam mendorong organisasi dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip TQM di Perpustakaan Universitas Negeri Padang. Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan analisis dokumen. Subyek dalam penelitian ini adalah pimpinan, kepala sub bagian, kejadian, fakta, dokumen serta berbagai bentuk upaya, program atau kegiatan perpustakaan. Obyek dalam penelitian ini adalah kepemimpinan dalam  TQM yang dilaksanakan di Perpustakaan Negeri Padang. Hasil penelitian berkaitan dengan peran kepemimpinan di perpustakan perguruan tinggi dapat dilihat dari (1) pemimpin mengembangkan visi serta menetapkan arah dan strategi perpustakaan perguruan tinggi untuk menghasilkan perubahan-perubahan yang dibutuhkan agar mencapai visi; (2) pemimpin mengkomunikasikan tujuan yang ingin dicapai melalui pernyataan dan perbuatan kepada siapa saja yang mungkin diperlukan untuk memberikan pengaruhnya bagi pembentukan tim yang memahami visi dan strategi perpustakaan perguruan tinggi; (3) pemimpin memberikan motivasi bagi pustakawan dan staf perpustakaan; dan (4) pemimpin harus mampu menciptakan perubahan yang diinginkan pemustaka dan sangat berguna bagi kemajuan perpustakaan perguruan tinggi melalui penyediaan jasa layanan baru yang diinginkan pemustaka dan pendekatan baru dalam hubungan kerja yang membantu perpustakaan perguruan tinggi mampu bersaing. Kata Kunci: Total Quality Management, kepemimpinan, peran kepemimpinan