cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
agribisnisjurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Agribisnis
ISSN : 14124807     EISSN : 25034375     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Ruang Lingkup pada jurnal ini adalah semua yang berhubungan dengan kegiatan agribisnis pertanian dan semua yang berkaitan dengan dampak kegiatan agribisnis bagi masayarakat baik itu perencanaan usaha tani/agribisnis, kelayakan usaha tani/agribisnis, dll
Arjuna Subject : -
Articles 191 Documents
IDENTIFIKASI KOMODITI UNGGULAN PADA SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR PROVINSI RIAU Sisca Vaulina; khairizal khairizal
Jurnal Agribisnis Vol. 18 No. 1 (2016): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.227 KB) | DOI: 10.31849/agr.v18i1.755

Abstract

Setelah otonomi masing-masing daerah memiliki lebih dari kebebasan dalam menentukan komoditas yang diprioritaskan dalam pembangunannya. Salah satu potensi di Kabupaten Indragiri Hilir adalah pertanian. Untuk pertanian diperlukan identifikasi komoditas pertanian utama yang akan dikembangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi komoditas pertanian utama terlihat dari dasar komoditas pertanian, spesialisasi dan lokalisasi komoditas pertanian yang diprioritaskan untuk dikembangkan di Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian menggunakan metode studi kasus, data yang digunakan adalah data dari tahun 2014-2015, menggunakan analisis ekonomi LQ regional, spesialisasi quotient dan lokalisasi quotient. Hasil penelitian menunjukkan komoditas di Kabupaten Indragiri Hilir kering padi, kacang tanah, ubi kayu, pepaya, durian, mangga, kelapa, pinang, kelapa, sagu, domba, sapi dan perikanan umum. KS dan KL nilai kegiatan pertanian terspesialisasi di setiap kabupaten. Pengembangan prioritas komoditas padi kering, kedelai, kacang tanah, ubi kayu, pepaya, mangga, durian, jeruk, pinang, kakao, domba dan perikanan umum. Kata kunci : Komoditas Unggulan, Komoditas Pertanian
ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI ABON IKAN PATIN DI DESA KOTO MESJID KECAMATAN XIII KOTO KAMPAR KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU (STUDI KASUS PADA CV. GRAHA PRATAMA FISH) Wahyu Hamidi
Jurnal Agribisnis Vol. 18 No. 1 (2016): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.948 KB) | DOI: 10.31849/agr.v18i1.756

Abstract

Ikan Patin dapat diolah menjadi berbagai produk. Nilai tambah tinggi yang diterima oleh pengusaha agroindustri memicu meningkatnya persaingan, baik dalam memperoleh bahan baku dan pemasaran produk-produk pengolahan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah menyebutkan sebelumnya adalah untuk memproses ikan patin segar menjadi abon ikan patin. Penelitian ini merupakan studi kasus pada CV. Graha Pratama Fish, Koto Mesjid Desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tambah yang diperoleh setelah patin segar diolah menjadi abon ikan patin. Jumlah responden 5 orang, termasuk satu orang sebagai pemilik home industry dan empat karyawan. Nilai tambah dari penelitian ini adalah perbedaan antara nilai output, kontribusi input lain dan harga bahan baku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tambah dari pengolahan ikan patin adalah Rp 12.121,83 / kg , pangsa tenaga kerja 12,37 % . Keuntungan usaha yang diperoleh Rp 10.621,83 , dengan jumlah margin 91,84 % Kata kunci : nilai tambah, agroindustri, abon ikan patin
PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI USAHA AGROINDUSTRI DI KECAMATAN KAMPAR KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU Dedi Zargustin; Mufti Mufti; Seprita Lidar
Jurnal Agribisnis Vol. 18 No. 2 (2016): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.481 KB) | DOI: 10.31849/agr.v18i2.768

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan : 1) untuk mengukur tingkat kemiskinan, 2) mengidentifikasi potensi dan kondisi sosial ekonomi serta minat masyarakat untuk melakukan usaha agroindustri. 3) Memilih potensi unggulan usaha agroindustri di Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar Provinsi Riau bulan Maret 2016 sampai dengan bulan Desember 2016, Anggota populasi adalah petani padi sawah yang berjumlah 300 KK. Sampel menggunakan Tabel Sekaran, U (1999), diperoleh 169 KK. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dan kuantitatif. Penelitian ini disusun secara sistematis, spesifik, jelas dan terinci sesuai dengan prosedur penelitian, dimulai dari pra survey, observasi terstruktur dan wawancara terstruktur, tabulasi dan olahan data. Data diolah meliputi data tentang pendapatan, baik pendapatan utama maupun pendapatan dari pekerjaan alternatif dan lain-lain sumber pendapatan yang merupakan pendapatan rumah tangga. Sementara tingkat kemiskinan diukur dengan menggunakan konsep Sajogyo. Hasil olahan data akan dianalisis sampai kepada penarikan kesimpulan dan pelaporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan masyarakat di Kecamatan Kampar 14,20 % rumah tangga dikategorikan miskin, dan 85,80 % tidak miskin. Selanjutnya teridentifikasi pula kondisi sosial ekonomi masyarakat terutama jenis pekerjaan alternatif yang dilakukan rumah tangga yaitu, 9,47 % sebagai buruh tani, 7,70 % supir, dagang 28,99 %, dan kegiatan industri kecil 53,85 %. Terpilihnya usaha agroindustri ikan salai sebagai potensi unggulan usaha agroindustri yang diminati oleh masyarakat di Kecamatan Kampar. Kata Kunci : agroindustri,ikan salai, pekerjaan alternatif
DAMPAK PELAKSANAAN PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PEDESAAN (PUAP) DI KABUPATEN INDRAGIRI HULU Sri Ayu Kurniati
Jurnal Agribisnis Vol. 18 No. 2 (2016): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.859 KB) | DOI: 10.31849/agr.v18i2.770

Abstract

Kelembagaan pertanian di pedesaan perlu diperkuat oleh peran dari gapoktan untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan menciptakan lapangan pekerjaan di pedesaan. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengidentifikasi karakteristik petani, 2) Mengetahui pelaksanaan program PUAP, 3) Menganalisis kinerja gapoktan, dan 4) Menganalisis dampak kegiatan program PUAP terhadap peningkatan pendapatan petani. Penelitian menggunakan metode survei pada 3 kecamatan yaitu Kecamatan Rengat, Kecamatan Batang Cenaku, dan Kecamatan Pasir Penyu di Kabupaten Indragiri Hulu. Hasil penelitian memperlihatkan petani penerima dana BLM PUAP dalam kategori tenaga kerja produktif, rata-rata berpendidikan rendah, sangat paham dengan segala aktivitas dalam usahataninya, jumlah anggota keluarga rata-rata 4 jiwa, dominan usaha perkebunan kelapa sawit dengan rata-rata luas lahan sempit, dan status kepemilikan lahan adalah milik sendiri. Struktur kepengurusan organisasi gapoktan terdiri dari ketua, sekretaris dan bendahara, Analisis kinerja gapoktan dengan metode IPA (Importance Performance Analysis) menyatakan pada kuadran A tingkat kepuasan responden masih sangat rendah, kuadran B tingkat kepuasan relatif lebih tinggi, kuadran C gapoktan mengadakan kerjasama keuangan, dan kuadran D tidak terdapat variabel yang dinilai memiliki tingkat kepentingan rendah dengan tingkat kinerja tinggi. Sementara hasil uji t-statistik menyatakan terdapat perbedaan yang nyata antara pendapatan sebelum dan sesudah dilaksanakannya program PUAP. Kata kunci: Program PUAP, kelembagaan tani, gapoktan
ANALISIS KARAKTERISTIK KONSUMEN YANG BERBELANJA SEMBILAN BAHAN POKOK (SEMBAKO) DI PASAR TRADISIONAL DAN PASAR MODEREN DI KECAMATAN MARPOYAN DAMAI KOTA PEKANBARU Chezy W M Vermila
Jurnal Agribisnis Vol. 18 No. 2 (2016): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.579 KB) | DOI: 10.31849/agr.v18i2.771

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik konsumen yang berbelanja kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) di pasar tradisional dan pasar modern di Kecamatan Marpoyan Damai. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Maharatu Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru.Sampel yang diambil sebanyak 120 orang dimana 80 konsumen yang memilih pasar tradisional dan 40 yang memilih pasar moderen. Metode penelitian yang digunakan adalah accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Analisis yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif. Karakteristik konsumen yaitu usia konsumen yang memilih pasar tradisional 31 -40 tahun dengan persentase 48.75%, konsumen yang memilih pasar moderen 21 – 30 dengan persentase 55 persen. Jenis kelamin rata-rata jumlah konsumen untuk pasar tradisional sebanyak 54 konsumen atau 67.5 %, pasar moderen yaitu sebanyak 31 konsumen atau 77.5 %, suku yang lebih banyak suku melayu sebanyak 33 konsumen atau 41.25 %, pasar moderen 17 konsumen atau 42.5 % tingkat pendidikan yang dominan untuk pasar tradisional yaitu SLTA sebanyak 38 konsumen atau 47.5 %, pasar moderen yaitu rata-rata diploma yaitu sebanyak 13 konsumen, Jenis pekerjaan adalah ibu rumah tangga baik pada pasar tradisional ataupun pasar moderen sebanyak 27 konsumen memilih pasar tradisonal dan 21 pasar moderen dengan persentase masing-masing 33.75 % dan 52.5 %, Tingkat pendapatan konsumen adalah 1.500.000- 2.999.000,- mendominasi dipasar tradisional yaitu sebanyak 29 konsumen atau 35.25 % pasar moderen dengan pendapatan 3.000.000 – 4.999.000 sebanyak 19 konsumen atau 47.5 %. Keywords : Analisis Karakteristik Konsumen, Konsumen, Beras.
ANALISIS AGROINDUSTRI KEDELAI DI KECAMATAN SEBERIDA KABUPATEN INDRAGIRI HULU PRIVINSI RIAU Reza Gunanda; septina elida
Jurnal Agribisnis Vol. 18 No. 2 (2016): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.939 KB) | DOI: 10.31849/agr.v18i2.772

Abstract

Kedelai digunakan sebagai bahan baku pada industri pengolahan seperti industri tahu dan tempe. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : (1) Biaya produksi, pendapatan, efisiensi, nilai tambah dan tingkat pengembalian Investasi (ROI),dan(2) Sikap kewirausahaan pengusaha agroindustri kedelai. Penelitian menggunakan metode survey, yang dilaksanakan di Kecamatan Seberida, dengan responden diambil secara sensus yaitu 9 pengusaha tahu dan 7 pengusaha tempe.Hasil penelitian menunjukkan usaha agroindustri tahu dan tempe merupakan usaha kecil per seorangan, teknologi semi mekanis, belum memiliki merek dagang dan izin usaha secara resmi. Bahan baku yang digunakan dalam satu kali proses untuk agroindustri tahu adalah kedelai sebanyak 144 kg, dengan bahan penunjang berupa air cuka, solar, kayu bakar, dan plastik.Biaya produksi sebesar Rp 1.002.222, biaya terbesar adalah untuk bahan baku yaitu Rp. 1.002.222 (88,88%), pendapatan bersih Rp 649.384, Nilai tambah sebesar Rp 1.360, RCR sebesar 1,95, dan ROI sebesar59,24 %.Sedangkan pada agroindustritempe, penggunaan kedelaisebanyak 157 kg, dengan bahan penunjang berupa ragi, daun pisang, kayu bakar, listrik, plastik, dan solar. Biaya produksi agroindustri tempe sebesarRp 1.089.286, biaya terbesar adalah untuk bahan baku yaitu Rp 1.089.286 (85,06%), pendapatan bersih565.921, RCR sebesar 1,43, nilai tambah diperoleh sebesar Rp 1.665/kg, dan ROI sebesar43,68%. Pengusaha tahu mempunyai sikap kewirausahaan yang sangat tinggi, sedangkan pengusaha tempe sikap kewirausaannya tinggi. Kata Kunci:Agroindustri,Nilai Tambah, Kedelai, Pendapatan, Sikap
ANALISIS TINGKAT EFESIENSI PENGUNAAN FAKTOR PRODUKSI USAHATANI PADI VARIETAS UNGGUL NASIONAL, UNGGUL LOKAL DAN HIBRIDA PADA SAWAH TADAH HUJAN DI KECAMATAN BANGKINANG KABUPATEN KAMPAR jamalludin jamalludin
Jurnal Agribisnis Vol. 18 No. 2 (2016): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.753 KB) | DOI: 10.31849/agr.v18i2.773

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk penggunaan faktor produksi, biaya produk, produksi pendapatan dan efisiensi usahatani padi sawah tadah hujan varietas unggul nasional, unggul lokal dan hibrida di Kecamatan Bangkinang Seberang. Penelitian ini menggunakan metode survey. Teknik pengambilan sampel petani padi sawah tadah hujan dilakukan dengan memakai metode Malti Stake Sampling dan jumlah petani sebanyak 90 orang. Analisis efisiensi teknis adalah penggunaan faktor produksi yang optimal untuk menghasilkan produksi yang maksimal. Efisiensi teknis diperoleh dari hasil perkalian antara elastisitas produksi dengan produksi dan dibagi dengan rata – rata input, efisiensi penggunaan input secara teknis ini tercapai pada saat Nilai produk marjinal (NPM) sama dengan produksi rata-rata (PR). Koefisien regresi dari ketiga varietas yang sekaligus menjadi koefisien elastisitas dari faktor produksi, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Luas Lahan, Benih, Pupuk Urea, Pupuk SP36, Pupuk NPK, Pupuk Organik, Pestisida dan Tenaga kerja yang dialokasikan oleh petani belum efisien secara teknis karena, nilai koefisien regresinya tidak sama dengan nol. Sedangkan secara ekonomis, diperoleh nilai rasio antara nilai produk marjinal Xi dengan harga Xi untuk Luas lahan, Benih, Pupuk, Pestisida dan Tenaga kerja maka pengalokasiannya belum efisien secara ekonomis.. Kata kunci : padi, varietas unggul lokal, varietas unggul nasional,hibrida, sawah tadah hujan, usaha tani
UJI EFEKTIFITAS BEBERAPA KONSENTRASI LARUTAN DAUN KIRINYUH (Choromolaena odorata (L.) King & Robinson) TERHADAP ULAT TRITIP (Plutella xylostella L) PADA TANAMAN KUBIS (Brassica oleraceae var. capitata) DI LABORATORIUM Firdaus Firdaus; Saripah Ulpah
Jurnal Agribisnis Vol. 18 No. 2 (2016): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.948 KB) | DOI: 10.31849/agr.v18i2.774

Abstract

Ulat tritip, Plutella xylostella, merupakan hama cosmopolitan yang memiliki kecendrungan tinggi untuk resisten terhadap insektisida konvensional. Oleh karenanya perlu terus dikaji bahan alternative yang berpotensi insektisidal untuk hama ini. Kirinyuh, Chromolaena odorata, merupakan gulma invasive yang memiliki kandungan senyawa dengan potensi insektisidal. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Hama dan Penyakit Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jalan Kaharudin Nasution, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru KM 11; dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi konsentrasi filtrate daun kirinyuh dengan dua cara aplikasi (metoda tetes/topical dan metoda celup daun/pakan). Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap ( RAL ) faktorial, dimana faktor pertama adalah berbagai tingkat konsentrasi larutan daun kirinyuh ( D ) terdiri dari 5 taraf perlakuan yaitu : kontrol, 150 gr/liter air, 300 gr/liter air, 450 gr/liter air dan 600 gr/liter air dan faktor kedua adalah cara aplikasi ( A ) yang terdiri dari 2 taraf perlakuan dimana cara pertama yaitu larutan yang ditetesi secara topikal ketubuh larva dan bahan makan larva yang dicelupkan kedalam larutan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah : persentase mortalitas larva Plutella xylostella, persentase larva menjadi pupa, persentase pupa menjadi imago dan dampak perlakuan terhadap progeni. Dari hasil pengamatan menunjukkan bahwa pemberian berbagai tingkat konsentrasi filtrat kirinyuh dan cara aplikasi larutan daun kirinyuh secara interaksi berpengaruh secara nyata terhadap parameter pengamatan persentase mortalitas larva, persentase larva menjadi pupa, dan persentase pupa menjadi imago. Kombinasi perlakuan terbaik yaitu pada konsentrasi tertinggi yang di uji 600 g bahan per liter air dan metode celup daun. Sedangkan perlakuan utama tingkat konsentrasi larutan kirinyuh berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Pengaruh konsentrasi semakin besar dengan semakin tinggi konsentrasi. Sedangkan untuk perlakuan utama cara aplikasi larutan kirinyuh berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan persentase mortalitas larva, persentase larva menjadi pupa, dan persentase pupa menjadi imago, dengan perlakuan terbaik dengan cara metoda celup daun/pakan. Kata Kunci: Plutella xylostella, Chromolaena odorate, Brassica olerasia var capitata, cara aplikasi
ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI PRODUK HILIR KAKAO (STUDI KASUS PABRIK MINI CHOCATO KELURAHAN KAPALO KOTO, KECAMATAN PAYAKUMBUH SELATAN, SUMATERABARAT) Indra Dwi Septiaji; Cepriadi Cepriadi; Ermi Tety
Jurnal Agribisnis Vol. 19 No. 2 (2017): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.482 KB) | DOI: 10.31849/agr.v19i2.775

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) menganalisis biaya pemasaran, besarnya margin, keuntungan pemasaran, dan proporsi yang diterima oleh pabrik mini chocato di Kelurahan Kapalo Koto, kecamatan selatan payakumbuh, kecamatan Payakumbuh. 2) menganalisis nilai tambah bubuk kakao pabrik chocato mini, dengan fokus pada produk bubuk kakao murni, 3 in 1 bubuk dan scrub. 3) mengetahui masalah produksi yang dihadapi pabrik mini chocato di Kelurahan Kapalo Koto, kecamatan selatan payakumbuh, kecamatan Payakumbuh. Penelitian dilakukan di Kelurahan Kapalo Koto, kecamatan Payakumbuh Selatan, kecamatan Payakumbuh, Sumatera Barat pada tahun 2014. Hasil penelitian adalah 1) produk nilai tambah terbesar adalah bubuk kakao murni sebesar Rp.65.000 / Kg dan yang terkecil. Nilai tambah adalah produk scrub sebesar Rp.15.000 / kg dan RCR point adalah 1,30. 2) Ada delapan permasalahan yang dihadapi pabrik mini chocato yaitu: Isu yang paling dominan adalah keterbatasan faktor chocato mini tingkat produksi yang menyebabkan kapasitas fermentasi kakao yang terbatas diterima dari petani, harga bahan baku yang tidak stabil, daya tahan produk yang pendek, kapasitas produksi , kemasan produk, promosi, harga jual produk cenderung rendah, saluran distribusi, administrasi pabrik yang tidak terstruktur, tidak dapat sepenuhnya memenuhi permintaan pasar. Kata kunci: Kakao, Coklat Olahan, Analisis Bisnis, Pemasaran
ANALISIS PERSEPSI PETANI BAWANG MERAH TERHADAP PROGRAM PENGEMBANGAN BAWANG MERAH DI KABUPATEN KAMPAR Amalia Amalia; asgami putri
Jurnal Agribisnis Vol. 19 No. 2 (2017): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.962 KB) | DOI: 10.31849/agr.v19i2.776

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: menganalisis persepsi petani tanaman bawang merah terhadap program pengembangan tanaman bawang merah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei yang diterapkan adalah teknik wawancara dan observasi atau supervisi langsung pada lokasi obyek pengembangan bawang merah. Pengarahan wawancara serta ketepatan pengumpulan data yang dibutuhkan berpedoman pada daftar pertanyaan terstruktur. Teknik penetapan sampling lokasi/wilayah dilakukan secara purposive didasarkan pada potensi dan daya dukung pengembangan komoditi tersebut. Sedangkan sampel responden diambil dengan metode cluster purvosif sampling untuk mengelompokkan sampel sesuai dengan tujuan penelitian, ditentukan sebayak 100 orang yang diambil dari anggota kelompok tani sebagai pelaku usaha produksi bawang merah. Teknik analisis yang digunakan adalah penelitian Deskriptif (Descriptive Research). Dari hasil penelitian bahwa persepsi petani yang masuk pada kategori tinggi adalah kriteria Dukungan/keterlibatan masyarakat sebesar 114,10%, kriteria bantuan saprodi sebesar 123.47%, dan bantuan bibit sebesar 101.10% artinya rataan persepsi petani bawang merah di Kabupaten Kampar dengan kriteria tersebut lebih dari 100%. Kemudian kriteria persepsi petani yang masuk dalam kategori rendah adalah kejelasan program sebesar 93,27%, ketepatan sasaran program sebesar 89,74%, pendampingan dan penyuluhan sebesar 86.81% dan bantuan pembiayaan sebesar 91,49%, kriteria ini dikatakan rendah karena persentase rataan kriteria tersebut kurang dari 100%. Kata Kunci : Program pengembangan, persepsi, bawang merah.

Page 2 of 20 | Total Record : 191