cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
agribisnisjurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Agribisnis
ISSN : 14124807     EISSN : 25034375     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Ruang Lingkup pada jurnal ini adalah semua yang berhubungan dengan kegiatan agribisnis pertanian dan semua yang berkaitan dengan dampak kegiatan agribisnis bagi masayarakat baik itu perencanaan usaha tani/agribisnis, kelayakan usaha tani/agribisnis, dll
Arjuna Subject : -
Articles 191 Documents
Strategi Penguatan Perekonomian Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Tepung Ganyong Merah (TEGAME) berbasis Kearifan Lokal Bima Cinintya Pratama; Fatmah Bagis; Hardiyanto Wibowo; Maulida Nurul Innayah; Alfalisyado
Jurnal Agribisnis Vol. 22 No. 1 (2020): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.888 KB) | DOI: 10.31849/agr.v22i1.3535

Abstract

Ganyong (Canna Edulis) merupakan sumber pangan potensial yang memiliki kandungan karbohidrat dan gizi yang tinggi. Namun, pada umumnya pemanfaatan umbi ganyong hanya sebatas direbus untuk dijadikan camilan, selain itu budidaya ganyong oleh petani masih sangat terbatas. Nilai lebih umbi ganyong, terutama umbi ganyong merah adalah dapat dibuat tepung dalam berbagai bentuk produk patiseri. Tepung ganyong merah atau TEGAME berpotensi menjadi substitusi dari tepung terigu. Luaran yang diharapkan dari program ini yaitu dapat meningkatakan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat di desa Windujaya, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas dalam mengolah dan memanfaatkan umbi ganyong merah serta dapat menciptakan produk baru berbahan dasar tepung ganyong merah menjadi makanan yang dapat dijual maupun dikonsumsi warga setempat. Kata Kunci: Canna Edulis, Ganyong Merah, Tepung.
Analisis Ekonomi Rumah Tangga Petani Sayuran Di Kabupaten Kampar Yuliana Sari Dewi
Jurnal Agribisnis Vol. 21 No. 2 (2019): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.155 KB) | DOI: 10.31849/agr.v21i2.3538

Abstract

Penelitian ini mencoba menganalisis ekonomi rumahtangga petani sayuran di Kabupaten Kampar. Penelitian ini menggunakan metode ekonometrik dengan metode Two Stage Least Square (2SLS). Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, produksi sayuran terkait oleh total alokasi waktu kerja dalam usahatani. Kedua, alokasi waktu kerja dalam usahatani dan penggunaan tenaga kerja rumahtangga tidak merespon terhadap pendapatan dalam usahatani dan alokasi waktu kerja luar usahatani. Alokasi waktu kerja luar usahatani tidak responsif terhadap pendapatan dari luar usahatani, alokasi waktu kerja dalam usahatani, dan angkatan kerja petani. Ketiga,Pendapatan rumahtangga di luar usahatani tidak responsif terhadap alokasi waktu kerja luar usahatani, pendidikan petani dan umur petani. Keempat, konsumsi pangan dan non pangan tidak responsif terhadap investasi pendidikan petani. Kelima, investasi pendidikan, investasi usahatani, rekreasi , dan tabungan, responsif oleh total pendapatan rumahtangga. Keenam , simulasi peningkatan harga sayur dan penurunan harga pupuk positif terhadap rumahtangga petani sayuran, sedangkan peningkatan upah tenaga kerja dampak negatif terhadap ekonomi rumahtangga petani sayuran. Terakhir,implikasi kebijakan yang dapat diambil pemerintah dalam rangka meningkatkan ekonomi rumahtangga petani sayuran di kabupaten Kampar adalah dengan melakukan pembinaan terhadap petani sayuran di kabupaten Kampar meningkatkan kualitas dan meningkatkan produktivitas yang menghasilkan harga pupuk yang bersaing dan stabil.
SALURAN DAN MARGIN PEMASARAN JERUK RGL DI KABUPATEN REJANG LEBONG – BENGKULU Emlan Fauzi
Jurnal Agribisnis Vol. 21 No. 2 (2019): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.326 KB) | DOI: 10.31849/agr.v21i2.3540

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui saluran dan margin pemasaran jeruk RGL di Kabupaten Rejang Lebong. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga April 2019. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara yang melibatkan 14 orang informan yang terdiri atas 10 orang petani jeruk dan 4 orang pedagang. Data yang dikumpulkan terdiri dari dikumpulkan dari pasar, mengumpulkan saluran dan pola pemasaran, biaya pemasaran, dan keuntungan pasar. Deskripti. Hasil penelitian menunjukkan fakta tentang saluran pemasaran jeruk di Kabupaten Rejang Lebong yang terbagi atas 6 pola. Semakin lama saluran pemasaran, semakin tinggi margin pemasaran yang menandakan pasar semakin tidak efisien.
PERTANIAN TERPADU SEBAGAI SUMBER PENDAPATAN DI KELURAHAN AGROWISATA DI KECAMATAN RUMBAI KOTA PEKANBARU Latifa Siswati
Jurnal Agribisnis Vol. 21 No. 2 (2019): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.25 KB) | DOI: 10.31849/agr.v21i2.3544

Abstract

Tujuan penelitian adalah menganalisis dan Mengetahui pendapatan pertanian terintegrasi di Kelurahan Agrowisata Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei yang diterapkan adalah teknik wawancara dan pengamatan atau supervisi langsung pada petani yang melakukan pertanian terpadu yang ada di Kelurahan Agrowisata Kecamatan Rumbai. melakukan wawancara serta ketepatan mendukung data yang diperlukan berpedoman pada daftar pertanyaan terstruktur. Teknik penetapan populasi lokasi dilakukan secara purposive sampling . Dianggap diambil dari petani yang melakukan usahatani terpadu. Hasil penelitian menunjukkan Pendapatan responden rata-rata Rp 2.343.670, - / perbulan BCR 2,94 usaha pertanian terpadu layak untuk dikembangkan di Kelurahan Agrowisata Kec. Rumbai Pekanbaru.
KEUNGGULAN KOMPETITIF DAN KEUNTUNGAN USAHATANI PADI DI KOTA DUMAI Elinur
Jurnal Agribisnis Vol. 21 No. 2 (2019): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.476 KB) | DOI: 10.31849/agr.v21i2.3545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keunggulan kompetitif dan keuntungan usahatani padi. Penelitian ini menggunakan metode survei yang dilakukan di Kota Dumai Provinsi Riau. Metode analisis data yang digunakan adalah Matriks Analisis Kebijakan (PAM). Hasil penelitian menunjukkan Rasio Biaya Privat Usahatani Padi di Kota Dumai menguntungkan dan memiliki keunggulan kompetitif karena Rasio Biaya Privat lebih kecil dari satu. Produksi padi di Dumai memiliki daya saing Internasional yang didukung oleh Rasio Biaya Domestiksebesar 0,58. Hal ini berarti menguntungkan. Ini lebih menguntungkan jika diusahakan di dalam negeri. Usahatani padi di Kota Dumai menguntungkan dari aspek privat dan sosial, namun keuntungan sosial lebih besar dari nilai keuntungan privat. Hal ini berarti bahwa usahatani padi ini menguntungkan pada saat tidak ada intervensi dari Pemerintah baik dari sisi input maupun output. Nilai keuntungan finansial selain keuntungan ekonomi usahatani padi diatas adalah positif. Ini menunjukkan keunggulan usahatani padi ini memiliki keunggulan kompeetitif dan komparatif dalam menggunakan Sumber Daya Ekonomi.
KEUNGGULAN KOMPETITIF DAN KEUNGGULAN KOMPERATIF USAHATANI KELAPA SAWIT PADA LAHAN SUBOPTIMAL DIKABUPATEN MUSI RAWAS Verry Yarda Ningsih; Heriyanto; Noviyanto; Nenny Wahyuni
Jurnal Agribisnis Vol. 21 No. 2 (2019): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.048 KB) | DOI: 10.31849/agr.v21i2.3546

Abstract

Perkembangan kelapa sawit setiap tahun cenderung meningkat, hal ini dapat dilihat dari perkembangan luas areal kelapa sawit terus meningkat hingga seluas 11,3 juta hektar pada tahun 2015 dan volume ekspor terus meningkat menjadi 32,54 juta ton atau sebesar US$ 17,36 Milyar. Usahatani perkebunan kelapa sawit di Indonesia dihadapkan pada keterbatasan sumber daya lahan yang memiliki karakteristik optimum untuk pertumbuhan dan produksi tanaman kelapa sawit, sehingga pengembangan perkebunan kelapa sawit di Indonesia akhirnya mengarah ke lahan-lahan suboptimal. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana keunggulan kompetitf dan keunggulan komparatif serta bagaimana kebijakan pemerintah terhadap input –output usahatani kelapa sawit pada lahan suboptimal di Kabupaten Musi Rawas. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pagar Ayu Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas. Lokasi ditentukan secara sengaja dengan pertimbangan bahwa sebagian besar perkebunan kelapa sawit rakyat didesa tersebut dibudidayakan dilahan suboptimal atau lahan gambut. Untuk menjawab tujuan penelitian dianalisis menggunakan Analisis PAM (Policy Anlayisis Matrix). Penentuan responden dilakukan secara sengaja (purposive sampling) dengan kriteria petani yang membudidayakan tanaman kelapa ssawit dilahan suboptimal atau lahan gambut yaitu sebanyak 31 Responden petani yang melakukan usahatani kelapa sawit pada lahan suboptimal di Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Usahatani Kelapa Sawit pada Lahan Suboptimal di Kabupaten Musi Rawas memiliki keunggulan kompetitif hal ini ditandai dengan nilai PCR < 1 yakni 0,84 dan Keunggulan Komperatif hal ini ditandai dengan nilai DRCR <1 yakni 0,74. Tidak adanya kebijakan pemerintah terhadap penetapan harga input maupun penetapan harga output dalam usahatani kelapa Sawit pada lahan suboptimal dikabupaten Musi Rawas karena tidak ada input yang disubsidi oleh pemerintah dan penetapan harga TBS kelapa sawit berdasarkan harga pasar dunia karena petani kelapa sawit bersifat price taker.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI POLA KONSUMSI PANGAN RUMAHTANGGA PETANI SAYURAN DI KABUPATEN KAMPAR Astri Zebua
Jurnal Agribisnis Vol. 21 No. 2 (2019): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.176 KB) | DOI: 10.31849/agr.v21i2.3547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pola konsumsi pangan rumahtangga petani sayuran di Kabupaten Kampar. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara bertahap, kecamatan yang dipilih yaitu kecamatan Tambang, Tapung dan Siak Hulu dengan masing diwakili oleh tiga desa dari setiap kecamatan. Pengambilan sampel dilakukan secara Accidental Sampling sebanyak 90 rumahtangga petani sayuran. Analisis yang digunakan untuk menjawab tujuan yaitu menggunakan analisis deskriptif dan analisis model multinomial logistik untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor terhadap pola konsumsi pangan rumahtangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor- faktor dominan yang mempengaruhi pola konsumsi pangan rumahtangga petani sayuran adalah pendapatan, jumlah anggota rumahtangga, investasi pendidikan, pengeluaran kesehatan, dan pengeluaran sandang dan papan. Faktor yang tidak mempengaruhi pola konsumsi pangan secara signifikan yaitu lama pendidikan dan jenis mata pencarian petani. Untuk meningkatkan kesejahteraan maka dilaksanakan pelatihan dan penyuluhan untuk membantu memperbaiki teknik budidaya sayuran, kebijakan Property Right, pelaksanaan penyuluhan Keluarga Berencana (KB), dan pelaksanaan penyuluhan gizi dan kualitas pangan.
POLA KONSUMSI RUMAH TANGGA PETANI KELAPA SAWIT PIR- TRANS DI DESA HANG TUAH KECAMATAN PERHENTIAN RAJA KABUPATEN KAMPAR Sisca Vaulina
Jurnal Agribisnis Vol. 21 No. 2 (2019): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.27 KB) | DOI: 10.31849/agr.v21i2.3548

Abstract

Pendapatan merupakan salah satu indikator untuk melihat pola konsumsi rumahtangga. Penduduk yang memiliki tingkat pendapatan berbeda akan memiliki pola konsumsi yang berbeda pula. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis: (1) Karakteristik rumah tangga petani kelapa sawit PIR-Trans di Desa Hangtuah; (2) Pendapatan rumah tangga petani kelapa sawit PIR-Trans (Usahatani kelapa sawit dan Usaha Lain) di Desa Hangtuah; (3) Pola konsumsi (Pangan dan Non Pangan) rumah tangga petani kelapa sawit PIR-Trans di Desa Hangtuah; (4) Hubungan pendapatan rumah tangga petani kelapa sawit terhadap konsumsi (Pangan dan Non Pangan) rumah tangga petani PIR-Trans di Desa Hangtuah. Penelitian ini menggunakan metode survey di Desa Hangtuah Kecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar, menggunakan data primer dan data sekunder. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Simple Random Sampling, berjumlah 40 orang. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif serta Korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan (1) Karakteristik sampel rumahtangga petani kelapa sawit berumur produktif; pendidikan tamat SD; jumlah tanggungan keluarga rata-rata 4 orang dan lama berusahatani 26 tahun. (2) Pendapatan yang diterima petani dari usahatani kelapa sawit rata-rata Rp 5.500.270/bulan dan pendapatan usahatani lainnya Rp 367.520/bulan dan pendapatan dari usaha lain rata-rata Rp 937.500/bulan. (3) Pola konsumsi rumah tangga petani kelapa sawit terhadap pengeluaran pangan lebih kecil dibandingkan dengan pengeluaran non pangan. (4) Korelasi pearson, hubungan pendapatan dengan konsumsi pangan 0,46 dan bernilai positif, sedangkan hubungan pendapatan dengan konsumsi non pangan 0,91 dan bernilai positif
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA IKAN SALAI LELE (Clarias gariepinus) DI KELURAHAN AIR DINGIN KECAMATAN BUKIT RAYA KOTA PEKANBARU (Studi Kasus Usaha Bapak Ahmadin Margolang) Tumpak Sitompul
Jurnal Agribisnis Vol. 21 No. 2 (2019): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.949 KB) | DOI: 10.31849/agr.v21i2.3549

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk 1) Mengetahui peluang dan ancaman yang dihadapi dalam usaha ikan salai lele Bapak Ahmadin di Keluraha Air Dingin Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru. 2) Mengetahui kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh usaha ikan salai lele Bapak Ahmadin di Kelurahan Air Dingin Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru. 3) Mengetahui strategi apa yang tepat dalam pengembangan usaha ikan salai lele Bapak Ahmdin di Kelurahan Air Dingin Kecamatan Bukit raya Kota Pekanbaru. Metode penelitian untuk menentukan daerah dan pengambilan sampel dilakukan secara sengaja ( purposive sampling), dengan alasan usaha yang aktif dan memiliki skala produksi yang besar. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Peluang pada Usaha Ikan Salai Lele Bapak Ahmadin Margolang adalah ; dapat dijadikan sebagai oleh-oleh, harga jual produk masih bisa bersaing dengan produk sejenis dipasaran, adanya kerja sama dengan pemasok bahan baku, dukungan dari pemerintah, daerah usaha berada dikawasan masyarakat ramai. Ancamannya adalah ; adanya pesaing dengan produk sejenis, permintaan akan pasar tidak stabil, harga bahan baku yang tidak stabil, perubahan selera konsumen, menurunnya minat beli masyarakat. Kekuatan pada Usaha Ikan Salai Lele Bapak Ahmadin Margolang adalah ; lingkungan usaha yang kondusif, bahan baku mudah diperoleh, ketahanan produk atau awet, kualitas produk dan tampilan menarik, memiliki pelanggan tetap, melakukan promosi, tenaga kerja terampil. Kelemahannya adalah ; kurangnya outlet pemasaran, teknologi yang digunakan masih sederhana, biaya produksi yang relatif tinggi, kurangnya tenaga kerja di bidang pemasaran, produk yang dihasilkan masih dipasarkan di daerah lokal. Strategi yang tepat dalam pengembangan Usaha Ikan Salai Lele Bapak Ahmadin Margolang ini adalah Strategi Strenght- opportunities (SO), dimana srategi yang harus diterapkan adalah memanfaatkan kualitas dan tampilan menarik supaya tetap dapat di jadikan sebagai oleh-oleh makanan khas pekanbaru.
PERAN KELEMBAGAAN AGRIBISNIS DALAM RANGKA MENYUKSESKAN PROGRAM KETAHANAN PANGAN RIAU DI KABUPATEN ROKAN HULU Darus
Jurnal Agribisnis Vol. 21 No. 2 (2019): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.472 KB) | DOI: 10.31849/agr.v21i2.3550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi petani terhadap peran Kelembagaan agribisnis dan bentuk peranan lembaga agribisnis dalam membantu petani menghadapi berbagai permasalahan usahatani dan peningkatan produktivitas padi di Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian dilaksanakan secara survei dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Responden penelitian sebanyak 40 orang petani padi yang tersebar di Kabupaten Rokan Hulu. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa lembaga pascapanen adalah jenis kelembagaan agribisnis yang “sangat berperan dalam pengembangan usahatani padi di Kabupaten Rokan Hulu dengan perolehan rata-rata skor 4, 38. Sementara kelembagaan yang peranannya kurang dirasakan petani adalah lembaga keuangan sebagai sumber pembiayaan usahatani padi dengan skor 2, 61 kategori “ cukup berperan “.

Page 8 of 20 | Total Record : 191