cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)
ISSN : 25415581     EISSN : 25415603     DOI : -
Core Subject : Health,
The "Higeia" (Journal of Public Health Research and Development) is a scientific periodical journal containing scientific papers in the form of qualitative and quantitative research reports or research articles (original article research paper) with focus on epidemiology, biostatistics and population, health promotion, health environment, occupational health and safety, health policy administration, public health nutrition, hospital management, maternal and child health, and reproductive health.
Arjuna Subject : -
Articles 963 Documents
Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Medis Padat Kristanti, Winda; Herniwanti, Herniwanti; Susmeneli, Herlina; Rahayu, Endang Purnawati; Sitohang, Nelson
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i3.41571

Abstract

Abstrak Fasilitas pelayanan kesehatan adalah salah satu sumber yang menghasilkan volume limbah B3 yang besar dan merata di seluruh Indonesia. Menurut data dari Kemenkes RI tahun 2018, hanya 6,89% Puskesmas yang melakukan pengelolaan limbah medis sesuai dengan standar. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis proses pengelolaan limbah B3 medis padat di Puskesmas X Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Informan penelitian sebanyak 8 orang, yang ditentukan berdasarkan teknik snowball sampling. Penelitian dilakukan dari bulan juni-juli 2020. Hasil penelitian yang diperoleh adalah kuantitas SDM cukup, namun kualitas SDM belum sesuai peraturan, sarana prasarana belum lengkap dan sesuai standar, biaya tidak mencukupi,SOP tersedia namun belum diperbaharui, pemilahan belum terlaksana secara optimal, alat angkut tidak tersedia dan waktu angkut tidak sesuai, penyimpanan sementara lebih 2 hari namun tidak menggunakan cold storage danpemusnahan dilakukan dengan metode pembakaran secara manual. Simpulan penelitian ini adalah pengelolaan limbah B3 medis padat di puskesmas X sudah terlaksana, namun belum memenuhi syarat sesuai dengan Permen Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor:P.56/Menlhk-Setjen/2015.
Pengaruh Perceived Value Dan Citra Rumah Sakit Terhadap Niat Kunjungan Ulang Melalui Kepercayaan pada Rumah Sakit Rosiana, Alifa Nasyahta; Farida, Naili; Arso, Septo Pawelas
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i3.41991

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh perceived value dan citra Rumah Sakit terhadap niat kunjungan ulang pasien melalui kepercayaan pada Rumah Sakit di Instalasi Rawat Jalan RSIA Anugerah Pekalongan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik pendekatan sampling convenience sampling dengan sampling aksidental sebanyak 305 responden yang merupakan pasien di instalasi rawat jalan RSIA Anugerah Pekalongan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan SEM dengan software AMOS 24. Setelah dilakukan analisis didapatkan bahwa perceived value berpengaruh terhadap niat kunjungan ulang secara signifikan, citra rumah sakit berpengaruh terhadap niat kunjungan ulang secara sginifikan, dan kepercayaan berpengaruh terhadap niat kunjungan ulang secara signifikan. Saran yang diberikan agar dapat meningkatkan niat kunjungan ulang berdspek asarkan aspek perceived value adalah dengan memberikan informasi lebih jelas kepada pasien dan keluarga pasien mengenai waktu tunggu. Pada citra rumah sakit diharapkan dapat meningkatkan sikap ramah petugas dan bekerjasama dengan BPJS kesehatan. Pada aspek kepercayaan dengan meningkatkan koordinasi petugas informasi dan petugas poliklinik agar informasi yang disampaikan lebih jelas. Pada aspek niat kunjungan ulang dapat ditingkatkan dengan berkerja sama dengan BPJS kesehatan. Kata kunci: perceived value, citra rumah sakit, niat kunjungan ulang ABSTRACT This research was aimed to determine and analyze the influnce of perceived value and hospital image toward revisiting intention by analizing trust to Outpatient ward in RSIA Anugerah Pekalongan. This research was observational study with a cross sectional design. Sampling was used convenience method with accidental sampling from 305 respondent in outpatient ward RSIA Anugerah. Data was collected using questionnaire. The data was processed using SEM with AMOS 24 software. The result showed that perceived value had significant impact to revisiting intention, hospital image had significant impact to revisiting intention, and trust had significant impact to revisiting intention. This study could give sugestion to hospital management for improving their service.
Pemberdayaan Berbasis Innovative Community-Centered Dengue-Ecosystem Management untuk Menurunkan IR DBD Sukendra, Dyah Mahendrasari; Indrawati, Fitri; Hermawati, Bertakalswa; Santik, Yunita Dyah Puspita; Maharhani, Arvia Dhitya; Fitri, Anisa
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 2 (2021): HIGEIA: April 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i2.42045

Abstract

Based on data from the Central Java Province Health Profile in 2019, it was stated that the IR of Central Java's DHF was 25.9 per 100,000 population with a CFR of 1.5%. Karanganyar Regency is recorded to have the highest IR DBD in Central Java, namely 94.5 per 100,000 population, and the last 3 years, DHF cases have jumped to 30% compared to the previous year which only occurred 76 cases. This study aims to determine differences in the level of knowledge of PKK mothers regarding dengue hemorrhagic fever and its prevention practices in RT 2 and RT 3 Sabrang Kulon sub Village of Matesih Village through innovative community-centered dengue-ecosystem management based empowerment. This research was conducted in August and September 2020. This study used an experimental design using a one-group before-after study design and instruments using a questionnaire. There was no difference in the knowledge scores of PKK mothers about DHF before and after being given training (p = 0.102). In conclusion, there is no difference in the knowledge of PKK RT 2 and RT 3 Sabrang Kulon Village women regarding dengue hemorrhagic fever and its prevention practices before and after counseling. Keywords: Knowledge, Community, Dengue Haemmoragic Fever, Prevention
Hubungan Tekanan Darah Tinggi terhadap Kualitas Hidup Kelompok Pra Lansia Yeni, Yeni; Etrawati, Fenny; Utama, Feranita
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i3.43102

Abstract

Menurut data WHO (2015) penyakit hipertensi adalah penyebab nomor satu kematian di dunia dalam setiap tahunnya. Data sebelumnya di Ogan ilir menunjukkan bahwa riwayat penyakit tidak menular yang paling banyak diderita para orang tua di Ogan Ilir adalah hipertensi (42,4%) (Najmah, Mutahar and Yeni, 2015). Oleh karena itu penelitian ini bertujuan pengaruh hipertensi terhadap rendahnya kualitas hidup pra lansia di kabupaten Ogan Ilir. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah masyarakat pra lansia berusia 45 sampai 59 tahun. Besar sampel minimal penelitian ini adalah 150 orang pra lansia. Analisa data yang digunaan adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipertensi mayoritas diderita oleh perempuan. Tidak ada korelasi antara tekanan darah tinggi dengan domain kesehatan fisik, domain kesejahteraan psikologis dan domain hubungan sosial. Ada korelasi yang negatif antara tekanan darah tinggi dan domain hubungn dengan lingkungan. Pentingnya meningkatkan kualitas hidup pra lansia melalui manajemen stress yang baik, aktifitas fisik yang teratur dan konsumsi makanan bergizi.
faatan Layanan Kesehatan pada Peserta BPJS Kesehatan Mustafidah, Malikhatul; Indrawati, Fitri
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 2 (2021): HIGEIA: April 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i2.43740

Abstract

The presentation of utilization health services of BPJS participants in Kendal Regency was still relatively low. That was influenced by the low participation coverage. The number of BPJS participants at 2017/2018 reached 64% of the target 95%. One of them was Pegandon Health Center at 19.2%. The purpose of the study was to determine the factors associated with utilization health services of BPJS. The research design used mixed methode. This type of research was observational analytic with cross sectional design. The sample was 122 used a purposive sampling technique. Data were analyzed using chi square test and logistic regression. Qualitative data was presented in narrative form. The research was conducted in November-December 2019. The results showed that age ((RP=1,24; 95% CI 1,21-73,3), and availability of facilities (RP=1,18; 95% CI=1,10-13,3) were related to the utilization health services for BPJS participants. Conclusion, availability of facilities was the most influential factor in the utilization of health services of BPJS participants. Keywords: BPJS, Visit, Utilization
Pendidikan Kesehatan dan Terapi Tablet Zat Besi (Fe)Terhadap Hemoglobin Remaja Putri Ayupir, Ariyanto
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i3.44135

Abstract

Kekurangan zat besi di usia remaja dapat menyebabkan remaja putri rentan terkena infeksi dan gangguan fungsi otak. Penelitian ini bertujuan menjelaskan pengaruh pendidikan kesehatan dan terapi tablet zat besi (Fe) terhadap hemoglobin (Hb) remaja putri yang mendapat vitamin C di SMA Negeri Magepanda Kabupaten Sikka. Desain penelitian quasi experiment pre-post test with control group. Jumlah responden sebanyak 51 dibagi dalam 3 kelompok, masing-masing berjumlah 17 responden (kelompok vitamin C, kelompok pendidikan kesehatan dan vitamin C serta kelompok tablet Fe dan vitamin C). Penelitian dilaksanakan pada bulan April-Mei 2019. Pengumpulan data Hb menggunakan Cell-Dyn Emerald. Analisis data: uji paired t test dan Anova. Peningkatan Hb lebih tinggi pada kelompok yang mendapat terapi tablet Fe dan vitamin C (p 0.000 & selisih 3.64). Ada perbedaan rata-rata Hb pada ketiga kelompok setelah intervensi (p 0.008). Terapi tablet zat besi (Fe) dan vitamin C lebih efektif dalam meningkatkan Hb.Terapi tablet zat besi (Fe) dan vitamin C harus diberikan secara rutin sebagai upaya dalam meningkatkan Hb. Iron deficiency in adolescence can cause female teenagers to be prone to infections and impaired brain function. This study aims to explain the influence of health education and iron tablet therapy (fe) towards hemoglobin female teenagers getting vitamin C at Magepanda State Senior High School in Sikka Regency. Research design quasi experiment pre-post test with control group. The number of respondents as many as 51 divided into 3 groups, 17 respondents each. vitamin C group, health education group and vitamin C as well as fe tablets and vitamin C group). The research was conducted in April-May 2019. Hb data collection using Cell-Dyn Emerald. Data analysis: paired t test and Anova. Hb increase was higher in the group that got Fe therapy and vitamin C (p 0.000 & difference 3.64). There was a difference in average Hb in the three groups after intervention (p 0.008). Fe tablets and vitamin C are more effective in improving Hb. Fe tablets and vitamin C should be administered regularly in an effort to improve Hb.
Penerapan Health Belief Model dalam Tindakan Pencegahan Keputihan Patologis Kumalasari, Intan; Jaya, Herawati
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i3.44227

Abstract

Upaya pencegahan keputihan patologis pada dasarnya tergantung pada perilaku remaja dalam menjaga kebersihan organ kewanitaan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penerapan Health Belief Model (HBM) dalam upaya pencegahan keputihan patologis. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 2 Palembang pada bulan September 2019. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental dengan design Pretest-Posttest with control group. Sampel penelitian berjumlah 54 responden yang dipilih dengan teknik simple random sampling dan dibagi menjadi kelompok kontrol dan intervensi. Data dikumpulkan dalam dua tahap, sebelum dan setelah intervensi pendidikan dengan menggunakan dua instrumen yaitu karakteristik responden dan kuesioner komponen HBM. Data dianalisis dengan menggunakan Uji Wilxocon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan perilaku pencegahan keputihan patologis setelah diberikan intervensi edukasi berbasis HBM pada kelompok intervensi dibandingkan dengan kelompok kontrol ditinjau dari persepsi "kerentanan, keseriusan, manfaat, hambatan, isyarat untuk bertindak dan keyakinan diri (p<0,001). Menyimpulkan bahwa intervensi pendidikan dengan pendekatan HBM efektif meningkatkan perilaku tindakan pencegahan keputihan patologis pada siswi SMA Muhammadiyah 2 Palembang.
Analisis Pengolahan Air Limbah Rumah Pemotongan Hewan Ampel Kabupaten Boyolali 'Alal Mu'miniina, Adzillatin; Windraswara, Rudatin
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 2 (2021): HIGEIA: April 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i2.44626

Abstract

In 2018, the wastewater collected from outlet of RPH Ampel Boyolali WWTP fail to meet the standard set by the government. This study aims to analyze wastewater treatment process in this WWTP. This study is a qualitative descriptive with in-depth interviews, observation and testing of wastewater samples. The informants consist of 4 people who were selected by purposive and snowball sampling technique. Data collection was done by in-depth interviews, waste water samples test with sample collected using a composite time sampling method, and close observation, then analyzed qualitatively. Result showed that only TSS, pH, and 2nd day MPN Coliform parameters met the quality standard, while BOD5, COD, FOG, Ammonia and 1st and 3rd day Coliform MPN had not met the standard. RPH Ampel WWTP utilize gravity and biological processes for its treatment. RPH Ampel has no appointed staff who are specialized in managing wastewater and its treatment process. In conclution, WWTP is yet to meet the effluent standard set by the government. Interventions is needed to improve WWTP removal efficiency. Keywords: Slaughterhouses, quality of wastewater, processing of wastewater treatment.
Korelasi Asupan Zat Besi dan Protein dengan Kadar Ferritin Serum Ibu Hamil di Kabupaten Waled dan Sukabumi Gumilang, Lani; Judistiani, Tina Dewi; Nirmala, Sefita Aryuti; Wibowo, Ari
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 2 (2021): HIGEIA: April 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i2.44805

Abstract

erritin is a measure of iron deficiency. Ferritin is a protein that is important in iron metabolism. Under normal conditions, ferritin stores iron which can be recovered for use as necessity. A cross-sectional study with correlational analysis design was carried out as part of the cohort study of pregnant women with the title Role of Vitamin D in Reducing Maternal and Infant Mortality in West Java. The number of samples was adjusted to the allocation of available funds, and successfully recruited as many as 150 pregnant women consecutively from the working area of Al Mulk and Waled General Hospital. The relationship between iron intake and serum ferritin levels was obtained p = 0.009, OR = 5,181; IK = - (2,881-0,410). The relationship between protein intake and serum ferritin content was obtained p = 0,041, OR = 0,142; IK = (0,084-3,823). There is a significant relationship between protein intake and iron intake with serum ferritin levels. Low intake of protein and iron significantly related to low serum ferritin levels as a risk factor. Keywords: Iron, Protein, Ferritin Serum, Pregnant Woman
Peran Aktor dalam Implementasi Kebijakan Pemberantasan Tuberkulosis Resisten Obat Sutrusmi, Sutrusmi; Suryati, Chriswardani; Warella, Y
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 4 (2021): HIGEIA: Oktober 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i4.45583

Abstract

Abstrak Pada tahun 2019, sebanyak 52% penderita TB Resisten Obat di Kota Pekalongan belum memulai pengobatan. Konsep Public-private mix dalam Permenkes No. 13 tahun 2013 belum terlaksana dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran aktor yang terlibat dalam implementasi kebijakan pemberantasan TB Resisten obat di Kota Pekalongan dengan pendekatan isi kebijakan dan lingkungan kebijakan berdasarkan teori Grindle. Penelitian ini dilakukan dalam kurun waktu Desember 2020 - Januari 2021 dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan observasional. Informan ditentukan dengan menggunakan purposive sampling sehingga didapatkan 6 informan utama dan 5 informan triangulasi. Instrumen yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aspek kepentingan, manfaat, perubahan yang diinginkan dan pelaksana kebijakan, dan sumber daya sudah berjalan baik. Ada beberapa kendala dalam kebijakan yaitu dukungan penguasa atau pemerintah dan kepatuhan kelompok sasaran masih rendah. Peran aktor dalam kebijakan ini sudah berjalan baik, namun Dinas Kesehatan Kota Pekalongan belum optimal melakukan kemitraan dengan dokter swasta. Kesimpulan kebijakan pemberantasan TB Resisiten obat di Kota Pekalongan berjalan baik. Abstract In 2019, 52% of drug-resistant TB patients in Pekalongan City hadn't started treatment. The concept of public-private mix in Permenkes Nomor 13 Tahun 2013 wasn't carried out well. This study aimed to analyze the actor’s role in the implementation of drug-resistant TB eradication policies in Pekalongan City with an approach to policy content and policy environment based on the Grindle theory. This research was conducted in December 2020-January 2021, used a type of qualitative research with an observational approach. The informants were determined using purposive sampling with 6 main informants and 5 triangulation informants. The instruments used in-depth interviews, observation and documentation. The results of this study indicated that aspects of interests, benefits, desired changes, policy implementers, and resources had gone well. There were obstacles in the policy, government support and low compliance with the target groups. The actors role in this policy was good, but the Health Office hadn't yet optimized partnerships with private doctors. The conclusion was the policy of eradicating TB drug resistant in Pekalongan City did well. Keywords: role of actor, implementation, drug-resistant TB

Filter by Year

2017 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 3 (2024): July 2024 Vol 8 No 2 (2024): April 2024 Vol 8 No 1 (2024): January 2024 Vol 7 No 4 (2023): October 2023 Vol 7 No 3 (2023): July 2023 Vol 7 No 2 (2023): April 2023 Vol 7 No 1 (2023): January 2023 Vol 7 No Sup (2023): Suplemen July 2023 Vol 6 No 4 (2022): October 2022 Vol 6 No 3 (2022): HIGEIA: Juli 2022 Vol 6 No 2 (2022): Higeia: April 2022 Vol 6 No 1 (2022): HIGEIA: January 2022 Vol 5 No 4 (2021): HIGEIA: Oktober 2021 Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 (Article in Press) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 Vol 5 No 2 (2021): HIGEIA: April 2021 Vol 5 No 1 (2021): HIGEIA: January 2021 Vol 5 No 1 (2021): HIGEIA: January 2020 Vol 4 No Special 4 (2020): HIGEIA: December 2020 Vol 4 No 4 (2020): HIGEIA: October 2020 Vol 4 No 3 (2020): HIGEIA: July 2020 Vol 4 No Special 3 (2020): HIGEIA: November 2020 Vol 4 No Special 2 (2020): HIGEIA: October 2020 Vol 4 No 2 (2020): HIGEIA: April 2020 Vol 4 No Special 1 (2020): HIGEIA: September 2020 Vol 4 No 1 (2020): HIGEIA: January 2020 Vol 3 No 4 (2019): HIGEIA: October 2019 Vol 3 No 3 (2019): HIGEIA: July 2019 Vol 3 No 2 (2019): HIGEIA: April 2019 Vol 3 No 2 (2019): HIGEIA: April 2019 Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019 Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019 Vol 2 No 4 (2018): HIGEIA Vol 2 No 4 (2018): HIGEIA Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA Vol 2 No 2 (2018): HIGEIA Vol 2 No 2 (2018): HIGEIA Vol 2 No 1 (2018): HIGEIA Vol 2 No 1 (2018): HIGEIA Vol 1 No 4 (2017): HIGEIA Vol 1 No 4 (2017): HIGEIA Vol 1 No 3 (2017): HIGEIA Vol 1 No 3 (2017): HIGEIA Vol 1 No 2 (2017): HIGEIA Vol 1 No 2 (2017): HIGEIA Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA More Issue