cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
BELIA: Early Childhood Education Papers
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 399 Documents
The Influence of Nussa and Rara's Youtube Video Media on the Communication Skills of 4-5 Years Old Children Munawaroh, Alisah Qodrunnada; Formen, Ali
BELIA: Early Childhood Education Papers Vol 12 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Jurusan PGPAUD FIP UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v12i2.58738

Abstract

The purpose of this study was determine the effect of the youtube nusa and rara on the communication sklls of children aged 4-5 years at RA NU MIFTAHUL FALAH Kudus. This research uses a quantitative approach, the type of experimental research with desain one group pretest posttest design. The population consist of 47 children aged 4-5 years in di RA NU Miftahul Falah Kudus. Sampling technique usng the type Non Probability Sampling with sampling jenuh metod. The total sample is 47 children. Data collection techniques using questionnaires and documentation. Data analysis techniques using inferential statistics with hypothesis testing using Paired Sample T-Test. Calsulation result with the help of the program SPSS, that is thitung 13.423 > ttabel 2.012 and value signifikan (2-tailed) 0,000, so that Ho is rejected and Ha is accepted. It means that there is a significant increase in children’s communication skill after being given treatment with animated nusa and rara. There is an average difference in children’s communication skills before and after being given treatment. This shows that the nusa and rara youtube are effectively used to increase children’s language vocabulary.
The Gross Motor Development of 2-4 Years Old Children ( A Case Study in Malnourished Children) Khotijah, Siti; Ambari S., Reni Pawestuti
BELIA: Early Childhood Education Papers Vol 12 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Jurusan PGPAUD FIP UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v12i1.60985

Abstract

Anak sangat membutuhkan kasih sayang dan perhatian khusus sejak lahir, terutama dalam bidang pemenuhan nutrisi atau nutrisi yang begitu besar kebutuhannya dari usia 0-6 tahun untuk mengoptimalkan perkembangannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan otorik kasar, faktor terjadinya malnutrisi dan usaha penanggulangan malnutrisi pada anak usia 2-4 tahun di Desa Tlogopayung Kecamatan Plantugan Kabupaten Kendal. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah anak malnutrisi berusia 2-4 tahun. Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara kepada orang tua dan observasi perkembangan anak. Data dianalisis dengan model Miles and Huberman yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Anak malnutrisi mengalami hambatan kemampuan motorik kasarnya dibuktikan dengan belum tercapainya empat dari lima indikator kemampuan motorik kasar anak pada anak usia 2-3 tahun. Anak malnutrisi usia 3-4 tahun juga belum mampu mencapai empat dari enam indikator yang digunakan. Adapun kemampuan motorik yang telah dicapai bersifat gerak motorik lokomotor (gerakan yang berpindah tempat). Usaha penanggulangan kasus malnutrisi dilakukan dengan sosialisasi pencegahan malnutrisi dan stunting, kelas balita stunting, pemberian makanan tambahan, pemberian motivasi dan arahan bagi ibu dalam perawatan anak Saran yang dapat diberikan peruasan informasi terkait standar kemampuan perkembangan anak dan pentingya nutrisi bagi anak pada orang tua yang bisa dilakukan melalui peningkatan pelayanan posyandu serta sosialisai pencegahan kurang nutrisi pada anak usia dini. Kata kunci: malnutrisi, motorik kasar, anak usia dini
The Effectiveness of Thematic Apron Media in Improving the Introduction of Scienctific Literacy in KB Dharma Wanita Kuniran Febrianti, Evanda; Diana, Diana
BELIA: Early Childhood Education Papers Vol 12 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Jurusan PGPAUD FIP UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v12i2.61020

Abstract

Media apron tematik salah satu media alternatif untuk anak dalam kemampuan perkembangan kognitif dan mempermudah pendidik dalam melakukan pembelajaran. Rendahnya literasi adalah masalah mendasar yang berdampak luas untuk kemajuan dan kehidupan bangsa. Pengenalan literasi sains dengan kemampuannya agar mampu memperoleh pengetahuan baru dan mempelajari benda-benda dari lingkungan yang ada disekitarnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keefektifan media apron tematik dalam meningkatkan pengenalan literasi sains pada KB Dharma Wanita Kuniran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yakni penelitian jenis eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Populasi yang terdiri dari 48 anak KB Dharma Wanita Kuniran. Teknik pengambilan sampel yakni sampel nonprobability sampling yang menggunakan purposive sample dengan sampelnya berjumlah 33 anak berusia 3-4 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data yakni menggunakan analisis deskriptif dan uji beda melalui Paired Sampel T-Test. Hasil dari penelitian perhitungan uji t memperoleh nilai > yakni 27,054 > 2,03693 dengan nilai yang signifikan (2-tailed) sebesar 0,000. Maka ditolak sedangkan diterima yang berarti ada peningkatan pada pengenalan literasi sains anak. Terdapat perbedaan dari rata-rata pretest 80,45 setelah diberikan perlakuan posttest meningkat menjadi 122,94 maka memperoleh peningkatan secara signfikan sebesar 42,49. Hasil uji n-gain memperoleh nilai sebesar 1,28 yang menunjukkan bahwa terdapat keefektifan media apron tematik untuk meningkatkan pengenalan literasi sains dengan kriteria keefektifan tinggi.
The Relationship of Parenting Patterns to the Level of Personal Hygiene Independence Children Aged 4-6 Years in Pandemic Rachman, Yufa Yustika; Rahmadani, Ni Kadek Aris
BELIA: Early Childhood Education Papers Vol 12 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Jurusan PGPAUD FIP UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v12i2.61209

Abstract

One of the things that has an impact on kids' independence is parenting. Future child development, particularly in terms of personal cleanliness, will greatly benefit from this freedom. Personal hygiene independence should be instilled in children from a young age since it will improve the next generation's quality of life and shield them from various illnesses, particularly in light of the current epidemic. Children's immune systems are still developing, making them more susceptible to a wide range of infections. Skin disorders, viral infections, gastrointestinal disorders, and even diseases that render some body parts inoperable are among the illnesses connected to children's personal hygiene (Amanatillah, 2019). Therefore, parents need to be educated to focus more on their kids' personal cleanliness. This study was conducted at Al Khoiriyah Kindergarten Klareyan during a pandemic to examine the association between parenting styles and the degree of personal hygiene independence of children aged 4-6 years. The method employed in this study is a cross sectional method, which uses data from research variables gathered at a certain point in time. 30 respondents who were selected using the total sampling method made up the sample for this investigation. The result of this study a significant positive and unidirectional relationship between parenting styles and children's level of independence in personal hygiene during a pandemic at Al Khoiriyah Kindergarten in Klareyan, with a significance value of 0.009 0.05 and a Pearson correlation value of 0.470, indicating a moderate degree of relationship between the two variables. The findings of the correlation coefficient test show that parenting generally has a very excellent category of 77%, with the most authoritarian parenting style having a moderately authoritarian category of 80% and the least authoritarian parenting style having a moderate category of 63%. The average category for the child's independence in maintaining personal hygiene throughout the pandemic was 67%. Additionally, the indicators of toilet training, skin and hair cleanliness, dental and oral hygiene, and the use of appropriate health protocols fall under the extremely high category of indicators of children's independence in terms of personal hygiene during the pandemic.
Level of Early childhood Independence in Learning During the COVID-19 Pandemic in PAUD Nurhafani, Meilenia; Sumanto, Reni Pawestuti Ambari
BELIA: Early Childhood Education Papers Vol 11 No 2 (2022): November 2022
Publisher : Jurusan PGPAUD FIP UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v11i2.65208

Abstract

The COVID-19 outbreak which became a pandemic in Indonesia caused a shift in the form of learning activities. Learning activities during the pandemic are carried out online to reduce the risk of transmission of COVID-19. This study aims to determine the level of independence of early childhood learning during the COVID-19 pandemic in PAUD Patikraja District. The level of independence studied is based on age, parent work groups and facilities and learning infrastructure. The approach used in this study was descriptive quantitative with the type of survey. The subjects in this study were PAUD students with an age range of 4-6 years. The sampling technique uses sampling quota retrieval technique. The total population is 828 learners. The sample used was 270 respondents from nine PAUD in Patikraja District. Data collection techniques were carried out with questionnaires and documentation. Quantitative data analysis was performed using descriptive percentages. The results showed that there were differences in the level of independence based on age aspects, parental work groups, and facilities and infrastructure. In the age aspect, the level of independence of 63.64% of respondents aged 4 years is quite good; 43.02% of 5-year-olds are categorized as good and 53.76% of 6-year-olds have a good level of independence. In the aspect of the parent work group, 38.10% of respondents from group I had a good level of independence; 50.00% of group II respondents were categorized as excellent; 43.43% of respondents from group III were well categorized; 45.45% of respondents from group IV were categorized as good and 60.75% of respondents from group V were categorized as good. In the aspect of infrastructure, the level of independence of 42.45% of respondents with incomplete facilities and infrastructure is very good category; 44.66% of respondents with fairly complete infrastructure with good categories and 72.13% of respondents with complete infrastructure with good categories. Keywords: Early childhood learning, independence, learning during pandemic
Education Implementation of Early Child Responsibility Value through Old Testament Bible Stories Diyani, Monica Puri; Nugroho, R Agustinus Arum Eka
BELIA: Early Childhood Education Papers Vol 12 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Jurusan PGPAUD FIP UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pendidikan tanggung jawab anak usia dini melalui kisah alkitab perjanjian lama di Gereja Santo Ignatius Loyola Banjardowo Semarang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh observasi yang dilakukan oleh peneliti dan ditemukan bahwa dari 11 anak usia dini ada 3 anak yang belum memiiki rasa tanggung jawab ketika mereka enggan memberesakan mainan setelah berkegiatan,2 enggan mengikuti kegiatan pendampingan iman secara online maupun offline serta adanya 2 anak yang terlambat mengikuti kegiatan karena memilih bermain gamedimalam harinya. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, data yang dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi kemudian dianalisis berdasarkan teori Miles and Huberman. Hasil analasis data mengenai implementasi pendidikan tanggung jawab 2anak usia dini melalui kisah alkitab perjanjian lama di Gereja Santo Ignatius Loyola Banjardowo dilaksanakan oleh tiga lingkup pendidikan yakni keluarga, sekolah formal dan sekolah minggu sebagai pendidiikan non formal. Masing-masing pendidik memiliki metode dan strategi dalam mengimplementasikan pendidikan tanggung jawab anak usia dini melalui kisah alkitab perjanjian lama. Para pendidik saling berkomunikasi dan berkoordinasi dalam mempercayakan serta mendidik anak-anak sesuai dengan metode yang mereka sering gunakan. Sehingga hal tersebut menjadi salah satu faktor pendukung, kemudian gereja sebagai tempat penelitian juga memberikan kesempatan bagi anak untuk mengembangkan potensi, memberi dukungan dalam bentuk penyelenggaraan kegiatan yang berhubungan dengan tanggung jawab dan kisah alkitab seperti koor, tarian, drama dan mendongeng. Namun, beberapa hal yang ditemukan dalam ketiga lingkup pendidikan tersebut ialah kurangnya inovasi dan kreativitas dalam pengembangan media pembelajaran yang efektif bagi pendidikan nilai tanggung jawab anak usia dini melalui kisah alkitab perjanjian lama.Key word: Responsibility, Children, Value Education
Effect Of Interactive Media In Fun Learning On Cognitive Abilities In Children Aged 5-6 Years Utomo, Aulia Maulida Kurnia; Windiarti, Rina
BELIA: Early Childhood Education Papers Vol 12 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Jurusan PGPAUD FIP UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v12i1.65721

Abstract

Peluang dan tantangan pada era perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan yaitu mendorongnya inovasi serta kreasi dalam pengembangan proses pembelajaran (Primayana, 2019). Penggunaan media interaktif dalam pembelajaran fun learning di rasa penting untuk mendukung kegiatan belajar mengajar sehingga tercapainya tingkatan pencapaian perkembangan (Shalikhah, 2016).Proses pembelajaran yang di terapkan pada tingkat satuan pendidikan untuk taman kanak-kanak belum berjalan secara maksimal dalam tingkatan pencapaian perkembangan, para guru masih sering menggunakan metode yang sama atau proses ajar konvensional yang terkesan membosankan (Nur et al., 2020). Salah satunya adalah aspek perkembangan kognitif pada anak usia dini. Aspek perkembangan kognitif merupakan kemampuan yang di miliki oleh setiap individu dalam mengolah informasi dengan bahasa sehari-hari yang disebut kemampuan berfikir (Novitasari & Fauziddin, 2020). Penelitian ini mengkaji dan mengukur apakah ada peningkatan pada kemampuan kognitif pada anak setelah diterapkannya pembelajaran fun learning menggunkaan media interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen yaitu berupa pemberian perlakuan atau treatment pada anak. Selain itu, jenis metode dalam penelitian ini adalah Pre-Eksperimental Faktor Tunggal Desain atau dapat disebut One-Group Pretest-Posttest Design. Adpun teknik analisis data berupa Paired Sample T-Test dan seluruh perhitungan menggunakan IMB SPSS Statistic 25. Hasil analisis data nilai rata-rata (mean) sebelum diterapkannya pembelajaran fun learning menggunkaan media interaktif yaitu 44.20 dan setelah diterapkanya pembelajaran fun learning menggunkaan media interaktif yaitu 59.37. Hal tersebut terlihat bahwa adanya peningkatan skor rata-rata nilai yaitu 15,17. Berdasarkan pada hasil uji Paires Sampel T-Test menunjukan nilai t hitung > t tabel (33,705 > 2,042). Selain itu dapat terlihat dari nilai Sig. (2-tailed) yaitu 0.000, berarti (0.000 < 0.05). Berdasarkan hal tersebut menunjukan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh media interaktif dalam pembelajaran fun learning terhadap kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun di TK AR ROCIM Kecamatan Kaliwungu Selatan Kabupaten Kendal.
Influence of Kahoot! Games Against the Mastery of English Vocabulary for Children Aged 5-6 Years In Knowing Animals Lathifia, Shasty Alfrida; Windiarti, Rina
BELIA: Early Childhood Education Papers Vol 12 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Jurusan PGPAUD FIP UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v12i2.65829

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan game edukatif terhadap penguasaan kosakata Bahasa Inggris anak usia 5-6 tahun dalam mengenal ragam hewan. Game edukatif yang digunakan yaitu Game Kahoot!. Penelitian dilakukan pada kelompok B KB TK Nasima. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif eksperimen dengan desain one group pre test pos test design. Subjek penelitian berjumlah 30 anak dengan pembagian 14 anak TK B1 Prabumullih dan 16 anak TK B2 Sungai Liat. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel bebas adalah Game Kahoot!, observasi dan teknik analisis data dilakukan dengan deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari penggunaan Game Kahoot! terhadap penguasaan kosakata Bahasa Inggris anak dalam mengenal hewan setelah dilakukan perlakuan. Pada tahap pre test, nilai rata-rata penguasaan Bahasa Inggris anak adalah 29,37 yang berada pada kategori MB (Mulai Berkembang). Kemudian setelah 12 kali perlakuan, dilakukan pre test yang menunjukkan kenaikan nilai rata-rata menjadi 53,80 yang berada pada kategori BSH (Berkembang Sesuai Harapan) dengan kenaikan nilai sebanyak 24,43. Nilai uji paired sample t-test pada penelitian ini 0,000 yang berarti lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05) artinya ada pengaruh positif dari penggunaan Game Kahoot! terhadap penguasaan kosakata Bahasa Inggris anak. Hasilnya disimpulkan bahwa penggunaan Game Kahoot! terbukti efektif untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris anak usia 5-6 tahun dalam mengenal hewan di KB TK Nasima.
The Effect Of Youtube Content Development Traditional Games In The Motor Development Of Early Children In The New Normal Era Ghossania, Nabila Ayu; Tasu'ah, Neneng
BELIA: Early Childhood Education Papers Vol 12 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Jurusan PGPAUD FIP UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v12i2.65931

Abstract

Motor development is a continuous proces sof development and occurs significantly for bone formation, growth and development, movement of muscles and nerves according to their age range which will affect children's skills in moving. This motoric development canbe developed through play activities. The purpose of this research is to find out the development of You Tube content for traditional games in the motor development of early childhood in the new normal era at TPQ Baiturrahman Jatisari. The method used is an experimental research method. The experimental design uses aquasi-experimental design.The instruments used include observation sheets, pre-test and post-test. Data analysis by grouping data based on variables and types of respondents, tabulating data based on variables from all respondents,then presenting data one achvariable studied, performing calculations to answer the problem formulation,then performing calculations to test the hypotheses that have been proposed.The results showed an average score of 81.60% before and after the traditional game treatment. So, it can be said that the activity of children while playing affects the motor skills of early childhood. The development of You Tube content through traditional games has an effect on the motor skills of children aged 5-6 years. This means that traditional games can be applied in schools witha level of effectiveness through consideration as an effort to improve early childhood motor skills. The N-Gain test has reached the expected indicator of 81.60%. This shows that the use of YouTube content development methods through traditional games can improve motor development in early childhood. Besides that, it can be used as an alternative teacher in an effort to introduce traditional games to early childhood.
The Influence of Audio Visual Learning Media to Improve Physical Skills of Children Aged 5-6 Years in Mekar Jaya Kindergarten, Semarang City Putri, Rizqi Nurzaini; Diana, Diana
BELIA: Early Childhood Education Papers Vol 11 No 2 (2022): November 2022
Publisher : Jurusan PGPAUD FIP UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v11i2.66387

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran audio visual terhadap keterampilan jasmani anak usia 5-6 tahun di TK Mekar Jaya Semarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen dengan desain penelitian One Groups Pretest-Posttest Design. Populasi seluruh anak usia dini di TK Mekar Jaya berjumlah 50 anak, sampel yaitu anak TK B usia 5-6 tahun berjumlah 30 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar instrumen observasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data paired sample t-test dengan analisis deskriptif dan uji normalitas menggunakan Kolmogorov-smirnov. Hasil yang diperoleh saat pre-test pada 22 anak berada dalam kategori baik dengan persentase 73,33 % dan 8 anak pada kategori kurang dengan persentase 26,67 %. Setelah diberi perlakuan pada post-test terjadi peningkatan keterampilan jasmani, 12 anak berada dalam kategori baik dengan persentase 40% sedangkan 18 anak berada dalam kategori sangat baik dengan persentase 60%. Diperoleh nilai mean pre-test yaitu 135.83 dan post-test yaitu 151.00 terjadi peningkatan sebesar 15.17. Pengujian hipotesis menggunakan Paired Sample T-Test didapatkan hasil bahwa nilai ttabel=2.042 sedangkan thitung=-24.695. H0 ditolak dan H1 diterima apabila (thitung>ttabel) atau (thitung<-ttabel) maka, (24.695>2.042) atau (-24.695<-2.042) diperoleh nilai signifikansi=0,000. 0,000<0,005 sehingga H1 diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan perhitungan tersebut terdapat pengaruh media pembelajaran audio visual terhadap keterampilan jasmani pada anak usia 5-6 tahun di TK Mekar Jaya Kota Semarang.