cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Edu Elektrika Journal
ISSN : 22527092     EISSN : 27235602     DOI : https://doi.org/10.15294/eej.v10i2
Jurnal Edu Elektrika yang dikelola oleh Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang ini menerbitkan artikel asli dari peneliti, praktisi profesional, maupun tenaga pendidik dari berbagai tingkatan (Dosen maupun Guru) mengenai isu dan tren terbaru yang terjadi secara nasional dan internasional dalam kurikulum teknik, pengajaran, pembelajaran, kebijakan, dan persiapan guru teknik yang bertujuan untuk memajukan pengetahuan kita tentang teori dan praktik tentang keteknikan serta pendidikan teknik. Selain itu, jurnal ini juga membahas isu-isu yang berkaitan dengan pendidikan lingkungan yang terkait dengan ilmu keteknikan.
Arjuna Subject : -
Articles 243 Documents
Implementasi Model Pembelajaran Group Investigation Berbantuan Captivate Pada Microsoft Word Untuk Meningkatkan Hasil Belajar, Minat, dan Persepsi Siswa Di SMA Negeri 1 Maos Cilacap Fatimah, Siti
Edu Elektrika Journal Vol 8 No 1 (2019): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eej.v8i1.37880

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar kognitif, minat, dan persepsi siswa terhadap pembelajaran dengan implementasi model pembelajaran group investigation berbantuan captivate.Jenis penelitian ini adalah quasi experimental design. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonequivalent control group pretest-posttest design.Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Maos Cilacap tahun 2015/2016. Dari hasil analisis data, diperoleh hasil analisis uji hipotesis hasil belajar kognitif diperoleh thitung = 5,067 dan ttabel=1,67 dengan α = 5% dengan dk = 31 + 32 – 2 = 61. Kriteria pengujian yaitu Ho diterima jika thitung> ttabel , maka thitung berada pada daerah penolakan Ho. Karena thitung berada pada daerah penolakan Ho, hal tersebut menunjukkan bahwa hasil belajar kognitif kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Hasil analisis uji gain hasil belajar kognitif pada kelas eksperimen sebesar 0,311 (sedang), sedangkan pada kelas kontrol sebesar 0,124 (rendah). Hasil analisis presentase minat belajar kelas eksperimen sebesar 85% (sangat baik), sedangkan minat belajar kelas kontrol sebesar 71% (baik). Hasil analisis presentase persepsi siswa kelas eksperimen sebesar 93% (sangat baik), sedangkan persepsi siswa kelas kontrol sebesar 84% (sangat baik). Berdasarkan analisis data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran group investigation berbantuan captivate mampu meningkatkan hasil belajar, minat, dan persepsi.
Eksperimen Perbandingan Model Pembelajaran Gqga Dengan Model Pembelajaran TPS Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran TIK Wardani, Frida Kusuma
Edu Elektrika Journal Vol 8 No 1 (2019): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eej.v8i1.37883

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Suruh pada mata pelajaran TIK antara siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran GQGA dengan TPS. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 Suruh tahun 2015/2016 dengan jumlah 438 siswa. Sampel penelitian ini dipilih secara acak, kelas yang terpilih adalah kelas XA sebagai kelas eksperimen dan XB sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan rata- rata hasil belajar kelas eksperimen 89,0 dan kelas kontrol 76,7. Hasil uji peningkatan hasil belajar kelas eksperimen 0,72 dengan kriteria peningkatan tinggi dan 0,48 untuk kelas kontrol dengan kriteria peningkatan sedang. Dari hasil uji paired sample T test diperoleh kelas kontrol Pvalue < Ptabel (0,00<0,05) dan kelas eksperimen Pvalue < Ptabel (0,00 < 0,05) maka H0 ditolak maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar siswa pada kelas kontrol dan eksperimen. Berdasarkan uji independen sample T test Pvalue < Ptabel (0,00 < 0,05) sehingga H0: µ. = µ0 ditolak. Artinya Terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa kelas X yang menggunakan model pembelajaran GQGA dengan TPS dan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran GQGA lebih baik daripada yang menggunakan TPS. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa ada perbedaan hasil belajar dan hasil belajar model pembelajaran GQGA lebih baik. Saran dalam penelitian ini hendaknya guru bervariasi dalam pembelajaran, mampu menciptakan suasana kelas yang menyenangkan dan menarik, serta diadakannya penelitian lebih lanjut mengenai penerapan model pembelajaran GQGA pada materi yang berbeda.
Kesesuaian Learning Management System (LMS) Schoology Sebagai Teknologi Penunjang Kegiatan Belajar Mengajar Siswa Sekolah Menengah Pertama Di Era Generasi Z (Studi Kasus SMP IT Insan Cendekia Semarang) Prabowo, Hendro E.
Edu Elektrika Journal Vol 8 No 1 (2019): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eej.v8i1.37884

Abstract

Tingginya mobilitas manusia dalam kehidupan sehari-hari memberikan dampak pada dunia pendidikan. Salah satunya adalah materi yang disampaikan pada siswa kurang maksimal dan perhatian serta pengawasan terhadap siswa baik dari segi orang tua maupun tenaga pendidik (guru) menjadi sangat kurang. Hal ini semakin parah dengan adanya gawai pintar (smart gadget) yang digunakan secara luas. Siswa yang lahir pada generasi Z atau generasi melek internet menghabiskan 7,5 jam per hari bersama dengan gawai mereka. Jika kondisi ini tidak diarahkan, diawasi dan dimanfaatkan dengan baik, maka minat belajar siswa semakin lama akan semakin menurun. Learning Management System (LMS) Schoology dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Namun sebelum diterapkan, kita perlu mengetahui kesesuaian layanan atau fitur LMS dengan kegaitan belajar mengajar yang berlansung saat ini. Berdasarkan hasil pelatihan dan pengujian (pre-test dan post-test), sebanyak 75% tenaga pendidik merasa LMS ini sesuai jika diterapkan pada pembelajaran mereka. Sedangkan lainnya (25%), mereka merasa LMS ini belum begitu diperlukan mengingat masih diperlukan pengawasan lebih untuk siswa tingkat menengah pertama dalam penggunaan gawai.
Efektifitas Implementasi Media Pembelajaran Edmodo Pada Mata Pelajaran Jarigan Dasar Jurusan Teknik Komputer Dan Jaringan Di SMK Negeri 2 Tegal Labib, Abdullah
Edu Elektrika Journal Vol 8 No 1 (2019): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eej.v8i1.37885

Abstract

Untuk memperoleh hasil belajar yang optimal, pembelajaran perlu didukung dari berbagai aspek salah satunya media pembelajaran. Hal ini untuk mengatasi berbagai permasalahan seperti keterbatasan ruang dan waktu, metode pembelajaran yang konvensional, sumber dan hasil belajar siswa. Maka peran media sangat dibutuhkan. Salah satu media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan membantu dalam meningkatkan hasil belajar siswa yakni Edmodo, yaitu sebuah media pembelajaran berbasis jejaring sosial yang memudahkan guru untuk membuat dan mengelola kelas virtual sehingga siswa dapat terhubung dengan teman sekelas dan guru kapan saja dan dimana saja. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Kelas X TKJ1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X TKJ2 sebagai kelas kontrol untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Edmodo mata pelajaran Jaringan Dasar kelas X di SMK Negeri 2 Tegal. Pemilihan sampel dengan cara sampling purposive. Pengambilan data hasil belajar siswa diperoleh dengan menggunakan tes kemampuan awal, tes hasil belajar dan angket untuk memperoleh respon siswa terhadap media pembelajaran.Setelah dilakukan penelitian diperoleh data bahwa uji t hasil belajar siswa antara pretest dan posttest diperoleh nilai thitung sebesar 7,6882 > ttabel sebesar 1,6698, didukung pula dengan nilai rata-rata posttest meningkat. Dan diperoleh skor gain kelas eksperimen lebih besar dibandingkan dengan kelas kontrol yakni 0,665 > 0,296. Serta hasil skor angket respon siswa sebesar 79,53%. Sehingga pembelajaran menggunakan media pembelajaran Edmodo pada mata pelajaran Jaringan Dasar kelas X di SMK Negeri 2 Tegal dapat dikatakan efektif serta mendapat respon yang positif dari siswa.
Dongeng Anak Animasi “Semut Dan Kepompong” Sebagai Media Pembelajaran Anak Usia 4-6 Tahun TK Pertiwi Simbangdesa Nugrahani, Anita
Edu Elektrika Journal Vol 8 No 1 (2019): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eej.v8i1.37886

Abstract

Dalam kehidupan masyarakat pemerosotan nilai moral dapat berupa kekerasan fisik, kekerasan psikis, dan kekerasan seksual. Dengan diberikannya pendidikan nilai moral sejak usia dini diharapkan pada tahap perkembangan anak selanjutnya akan mampu membedakan mana yang baik dan buruk. Pada umumnya dalam proses pendidikan pada anak balita atau usia dini lebih diutamakan pada metode bermain sambil belajar, karena anak-anak akan lebih mengingat suatu hal secara visual dibandingkan verbal. Oleh karena itu, media ini dapat membantu sebagai alat penunjang pembelajaran moral untuk anak usia dini. Model penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Penelitian ini dilakukan untuk menguji kelayakan produk sebagai media pembelajaran. Alur yang dilakukan dalam penelitian diantaranya tahap potensi dan masalah, tahap pengumpulan data, tahap desain produk, tahap validasi desain, tahap uji coba produk, dan tahap revisi produk. Pengujian dilakukan oleh pakar materi dan pakar media. Pengujian yang dilakukan adalah uji kelayakan yang mana akan didapat persentase kelayakan media pembelajaran. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan persentase kelayakan oleh ahli media yaitu dari 77.50% menjadi 85.83% dan dikategorikan “sangat baik”, sedangkan dari kelakayan ahli materi mengalami peningkatan dari 85% menjadi 91.6% dan termasuk dalam kategori “sangat baik”.
Peningkatan Keaktifan dan Ketrampilan Membuat PCB Kelas XII TAV SMK Negeri 1 Semarang Sunar, Sunar; Subagiyo, Subagiyo
Edu Elektrika Journal Vol 9 No 2 (2020): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eej.v9i2.37973

Abstract

Pembelajaran kejuruan memerlukan pemahaman yang mendalam dan menyeluruh, oleh karenanya perlu inovasi pembelajaran agar memudahkan peserta didik memahami materi yang diberikan. Inovasi yang dibuat perlu dikaji dan diteliti, maka perlu dilaksanakan penelitian tindakan kelas. Tujuan penelitian ini adalah medeskripsikan peningkatan keaktifan dan keterampilan peserta didik kelas XII.TAV-2 SMK Negeri 1 Semarang pada semester gasaltahunpelajaran 2018/2019pada proses pembuatan PCB dengan memanfaatkan obat nyamuk cair. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Hasil penelitian pada siklus I keaktifan peserta didik berada dalam kategori baik, dan keterampilan peserta didik rata-rata pada kategori menguasai. Pada siklus II mengalami peningkatan pada aktifitas peserta didik tergolong sangat baik dengan keterampilan peserta didik rata-rata pada kategori sangat menguasai. Kesimpulannya adalah pemanfaatan obat nyamuk cair mampu meningkatkan keaktifan dan keterampilan peserta didik dalam proses pembuatan PCB.
Karakteristik Hamonik Pada Beban Nonlinear Lampu LED Sarwono, Edi
Edu Elektrika Journal Vol 8 No 2 (2019): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eej.v8i2.38548

Abstract

Harmonics is a phenomenon in electric power systems that causes quality problems where the current or voltage waveforms of the supply will become distorted so that it can cause overheating in each magnetic core in the electrical equipment. This enlargement of the harmonics triggers the enlargement of power losses in the core due to the eddy currents it causes. This will reduce the input energy so that the efficiency of the tool decreases. Harmonic distortion of the sinusoidal waveforms of voltage and current needs to be investigated and these harmonics are generally triggered by nonlinear loads, one of which is LED lamp. LED lamps are one of the nonlinear loads that use rectifier components in them. In this research, we have tested the voltage harmonic content, current harmonic, on 3 brands of LED lamps and used the IEEE 519-2014 standard as a reference in setting the maximum harmonic voltage and current limits. Measurements in this study were carried out using the HIOKI 3197 brand Power Quality Analyzer. From the test results showed that the total harmonic distortion (THD) voltage on various brands of LED lamps did not exceed the IEEE 519-2014 standard limit which is a maximum of 5% because the largest harmonic voltage is 2, 9%. While the total harmonic distortion (THD) of current in various brands of LED lamps has the largest THD value of 170.6%.
Performansi Audio Terwatermark dengan Metode Discrete Wavelet Transform (DWT) dan Histogram Audio Watermarking Terhadap Parameter SNR dan ODG Sulistyawan, Vera Noviana
Edu Elektrika Journal Vol 8 No 2 (2019): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eej.v8i2.38555

Abstract

Perkembangan teknologi membuat informasi dapat dengan mudah di akses oleh publik. Diperlukan perlindungan hak cipta untuk melindungi kepemilikan data secara resmi. Watermarking merupakan suatu teknik penyembunyian atau penanaman informasi tertentu baik berupa teks maupun gambar kedalam sebuah media digital seperti gambar dan audio. Informasi yang disembunyikan tidak diketahui kehadirannya oleh indra manusia. Keharusan untuk tidak ada kerusakan pada media yang ditumpangi informasi menjadi keharusan dalam proses ini. Dalam penelitian ini, Discrete Wavelet Transform dikombinasikan dengan Histogram Audio Watermarking untuk melakukan proses penyisipan informasi ke dalam sebuah audio. Simulasi ini menghasilkan nilai SNR rata-rata adalah 40.7310 dB dan ODG rata-rata sebesar -0.4594. Jumlah watermark rata-rata yang dapat disisipkan (capacity) sebesar 192 bit/detik. Sehingga dengan design penyisipan menggunakan Discrete Wavelet Transform dan Histogram Audio Watermarking, audio terwatermark mempunyai kualitas audio yang tinggi. Hasil dari proses audio watermarking tidak terlihat adanya kerusakan audio oleh watermark yang disisipkan.
Analisis Pengaruh Pembebanan dan Temperatur Terhadap Susut Umur Transformator Tenaga 60 MVA Unit 1 dan 2 di GI 150 KV Kalisari Maruf, Ali; Primadiyono, Yohanes
Edu Elektrika Journal Vol 10 No 1 (2021): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eej.v10i1.41429

Abstract

Abstrak: Transformator tenaga merupakan peralatan penting pada gardu induk, karena berfungsi untuk menyalurkan energi listrik dari pembangkit ke konsumen. Susut umur transformator dipengaruhi oleh banyak faktor, Salah satunya adalah pengaruh dari pembebanan, pembebanan pada transformator mengakibatkan meningkatnya temperatur belitan, sehingga berdampak pada naiknya temperatur minyak. Kenaikan temperatur pada transformator juga dipengaruhi oleh temperatur lingkungan sekitar transformator beroperasi. Panas yang berlebihan pada transformator dapat merusak isolasi dan mengubah viskositas dari minyak trafo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembebanan dan temperatur terhadap susut umur transformator. Berdasarkan data penelitian, diperoleh nilai faktor beban transformator 1 sebesar 0,55 dan transformator 2 sebesar 0,48. Temperatur hotspot transformator 1 sebesar 92,66°C dan transformator 2 sebesar 87,62°C, hasil tersebut tidak melebihi batas suhu yang diizinkan yaitu 98°C. Hasil perhitungan susut umur transformator 1 dan 2 di Gardu Induk Kalisari didaptkan nilai laju penuaan transformator 1 sebesar 0,54 pu dan laju penuaan transformator 2 sebesar 0,31 pu. Sehinggan berdasarkan perhitungan, sisa umur transformator 1 yaitu 11,1 tahun dan sisa umur transformator 2 diperkirakan 19,3 tahun. Kata Kunci: Transfomator, Beban, Temperatur, Susut Umur
Analisis Sistem Constant Current Regulator pada Lampu Precision Approach Path Indikator di Bandara Udara Panjaitan, Albert; Sahputra, Afandi; Syafriwel, Syafriwel
Edu Elektrika Journal Vol 9 No 2 (2020): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eej.v9i2.42372

Abstract

Pada suata bandar udara sangat penting memiliki sistem Penerangan Bandar Udara atau biasa disebut Airfield Lighting System untuk membantu para pilot pesawat untuk melakukan lepas landas, mendarat dan bergerak di permukaan dengan baik terutama ketika waktu di malam hari atau cuaca buruk pada suatu bandar udara. Untuk keperluan penerangan lampu landasan yang sangat luas, dalam penyaluran daya ke lapangan terbang sangatlah sulit karena setiap titik pada landasan harus diperlukan intensitas cahaya yang sama besar. Jika sistem lighting airport menggunakan distribusi daya listrik ke lampu menggunakan sistem instalasi konvensional seperti penerangan pada umumnya maka ada beberapa titik akan mengalami intensitas cahaya yang berbeda yang sangat besar karena kemungkinan ada drop tegangan pada saluran distribusi yang memiliki loading beban yang sangat besar. Maka hal ini perlu dilakukan dengan sistem distribusi di landasan bandar udara dengan menggunakan trafo series yang bisa menyebabkan pada suatu sistem arus listrik menjadi sama besar sehingga intensitas setiap titik menjadi sama besar yang dibantu juga dengan alat constant current regulator (CCR) yang membantu pengaturan distribusi arus. Dari data yang diperolah minimal 2.1 Ampere dan maksimal arus yang dibutuhkan untuk intensitas yang besar adalan 6,6 Ampere dengan 5 step kenaikan arus. Intensitas dan besaran arus stabil. Kata kunci— system lighting, landasan bandar udara, CCR, Intensitas cahaya.

Filter by Year

2012 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 2 (2022): Edu Elektrika Journal Vol 11 No 1 (2022): Edu Elektrika Journal Vol 10 No 2 (2021): Edu Elektrika Journal Vol 10 No 1 (2021): Edu Elektrika Journal Vol 9 No 2 (2020): Edu Elektrika Journal Vol 9 No 1 (2020): Edu Elektrika Journal Vol 8 No 2 (2019): Edu Elektrika Journal Vol 8 No 1 (2019): Edu Elektrika Journal Vol 7 No 2 (2018): Edu Elektrika Journal Vol 7 No 2 (2018): Edu Elektrika Journal Vol 7 No 1 (2018): Edu Elektrika Journal Vol 7 No 1 (2018): Edu Elektrika Journal Vol 6 No 2 (2017): Edu Elektrika Journal Vol 6 No 2 (2017): Edu Elektrika Journal Vol 6 No 1 (2017): Edu Elektrika Journal Vol 6 No 1 (2017): Edu Elektrika Journal Vol 5 No 2 (2016): Edu Elektrika Journal Vol 5 No 2 (2016): Edu Elektrika Journal Vol 5 No 1 (2016): Edu Elektrika Journal Vol 5 No 1 (2016): Edu Elektrika Vol 4 No 2 (2015): Edu Elektrika Journal Vol 4 No 2 (2015): Edu Elektrika Journal Vol 4 No 1 (2015): Edu Elektrika Journal Vol 4 No 1 (2015): Edu Elektrika Journal Vol 4 No 1 (2015): Edu Elektrika Vol 3 No 2 (2014): Edu Elektrika Journal Vol 3 No 2 (2014): Edu Elektrika Journal Vol 3 No 1 (2014): Edu Elektrika Journal Vol 3 No 1 (2014): Edu Elektrika Journal Vol 2 No 2 (2013): Edu Elektrika Journal Vol 2 No 2 (2013): Edu Elektrika Journal Vol 2 No 1 (2013): Edu Elektrika Journal Vol 2 No 1 (2013): Edu Elektrika Vol 2 No 1 (2013): Edu Elektrika Journal Vol 1 No 2 (2012): Edu Elektrika Journal Vol 1 No 2 (2012): Edu Elektrika Journal Vol 1 No 2 (2012): Edu Elektrika Vol 1 No 1 (2012): Edu Elektrika Journal Vol 1 No 1 (2012): Edu Elektrika Journal Vol 1 No 1 (2012): Edu Elektrika More Issue