cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Educational Management
ISSN : 22527001     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Educational Management is a peer-reviewed journal which publishes original contributions on education administration, management and leadership in the widest sense: on the management of schools of all types, and of further and higher education institutions; on administration and policy at all levels - institutional, local, national and international; and on the study and teaching of educational administration.
Arjuna Subject : -
Articles 514 Documents
PROSES REKRUTMEN DAN PELATIHAN SD AL-IRSYAD CILACAP -, Suharyanto
Educational Management Vol 2 No 1 (2013): June 2013
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses Rekrutmen dan Pelatihan Guru SD Al-Irsyad Cilacap. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif, data diperoleh dari wawancara, obsevasi dan dokumen. Keabsahan datanya berupa derajat kepercayaan dengan teknik triangulasi. Analisis datanya meliputi: pengumpulan data; reduksi data; penyajian data; dan simpulan atau verifikasi data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Proses Rekrutmen yang terdiri dari : (a) Penentuan Kebutuhan diusulkan oleh unit sekolah. (b) Persiapan yakni pembentukan tim rekrutmen (c) Penyebaran informasi rekrutmen (d) Penerimaan surat lamaran, (e) Proses penyeleksian pelamar (2) Proses Pelatihan yang meliputi : (a) Penentuan kebutuhan pelatihan (b) penentuan sasaran pelatihan yaitu didasarkan pada kompetensi guru (c) pelaksanaan pelatihan yaitu sesuai rencana program (d) evaluasi kegiatan yaitu dilakukan oleh penanggung jawab, tutor dan peserta. (e) Dampak positif baik bagi guru yaitu kemampuan guru dalam pembelajaran menjadi inovatif, motivasi siswa tinggi dan kualitas sekolah baik. AbstractThe ability to increase the quality of teachers can be pursued through the recruitment and ongoing training of teachers. This study were: (1) to describe and analyze the process of recruitment and training of Primary School Teachers Al-Ershad Cilacap. This study used a qualitative research design, data obtained from interviews, observation and documents. Validity using the technique of triangulation. Analysis include: (1) collection, (2) data reduction, (3) the presentation of data, and (4) conclusions The results show that (1) recruitment process consisting of: (a) Dissemination the employee needs. (b) Preparation of the formation of a team of recruitment (c) Dissemination of information. (d) Acceptance letter of application, (e) the employee selection (2) The training process includes: (a) Determination of need training (b) Targeting of the training based on teacher competence, (c) the implementation of appropriate training programs, (d) evaluation of the activities carried out by those responsible, tutors and participants. Training conducted for teachers positively impact both the ability of teachers, student and good qualityschools.
PENANAMAN NILAI-MORAL PADA ANAK DALAM KELUARGA NELAYAN DUKUH TANJUNGSARI Suwardoyo, Suwardoyo
Educational Management Vol 1 No 1 (2012): June 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan penelitian adalah kuantitatif non eksperimen. Populasi penelitian semua guru Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Bulakamba berjumlah 380 orang. Teknik sampling menggunakan tabel Krejcie ukuran sampel 181 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan angket. Analisis data penelitian menggunakan statistik deskriptif, regresi sederhana, regresi berganda, dan korelasi. Secara deskriptif hasil penelitian menyatakan bahwa kompensasi di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Bulakamba termasuk dalam kategori baik dengan skor rata-rata 50,4530, kepuasan kerja dengan kategori puas skor rata-rata 58,7174, kinerja guru masuk dalam kategori baik dengan rata-rata 60,8564. Dengan regresi sederhana diketahui bahwa terdapat pengaruh postif dan signifikan kompensasi terhadap kinerja guru Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Bulakamba sebesar 23,9%, kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan koefisien determinasi sebesar 29,4 %. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan adanya pengaruh bersama-sama secara positif dan signifikan kompensasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja guru Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Bulakamba dengan koefisien determinasi sebesar 48,2%. Berdasarkan penelitian ini disarankan kinerja guru perlu ditingkatkan dan guru harus menyadari antara hak dan kewajiban harus seimbang.This research is aimed at knowing the influence of the compensation to teachers’ performance, the influence of job’s satisfaction to the teachers’ performance, and the influence of compensation and job’s satisfaction to the teachers’ performance. The research employed quantitative approach in non-experimental design. The population is all teachers of public elementary schools at Bulakamba sub-district as many as 380. The sample of this research is as many as 181 with Krejcie table. The data is analyzed using descriptive statistic, simple regression, double regression and correlation. Descriptively, The research found that compensation in public elementary school in Bulakamba sub-district can be categorized as good with the average score of 50, 4530, the jobs’ satisfacton with the catogory satisfactory, the average score is 58, 7174, and the teachers’ performance is in good category with the score fo 60, 8564. By using simple regression, it can be found out that there is positive influence and significant compensation on teachers’ performance of public elementary school in Bulakamba as many as 23, 9 %, the job’s satisfaction has significant and positive influence to the teachers’ performance with the determination coefficient as many as 29,4 %. The result of double regression found out that the altogether the job’s satisfaction has significant and positive influence to the teachers’ performance with the determination coefficient as many as 48,2 %. It is suggested that it is necessary to improve teachers’ performance and teachers must know about the balance of right and responsibility.
PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK, KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU DI JEPARA Murniasih, Yeni; Djuniadi, Djuniadi; Rahardjo, Tri Joko
Educational Management Vol 5 No 2 (2016): December 2016
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui dan menganalisi : (1) pengaruh langsung supervisi akademik terhadap kinerja guru, (2) pengaruh langsung komunikasi interpersonal terhadap kinerja guru, (3) pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru, (4) pengaruh supervisi akademik terhadap motivasi kerja, (5) pengaruh komunikasi interpersonal terhadap motivasi kerja, (6) pengaruh tidak langsung supervisi akademik terhadap kinerja guru melalui motivasi kerja, (7) pengaruh tidak langsung komunikasi interpersonal terhadap kinerja guru melalui motivasi kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: supervisi akademik berpengaruh terhadap motivasi kerja sebesar 0,336 atau 33,6%, komunikasi interpersonal berpengaruh positif terhadap motivasi kerja sebesar 0,339 atau 33,9%., supervisi akademik berpengaruh terhadap kinerja guru sebesar 0,197 atau 19,7%, komunikasi interpersonal berpengaruh terhadap kinerja guru sebesar 0,196 atau 19,6%dan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja guru dengan kontribusi sebesar 0,444 atau 44,4%. Supervisi akademik berpengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja guru. Secara tidak langsung supervisi berpengaruh terhadap kinerja guru melalui motivasi sebagai mediasinya dengan kontribusi sebesar 5,6040. Komunikasi interpersonal berpengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja guru melalui motivasi kerja sebagai mediasinya dengan kontribusi sebesar 5.0727
SUPERVISI KLINIS BERBASIS KOMUNIKASI EFEKTIF (SKBKE) UNTUK MENINGKATKAN LAYANAN SUPERVISI GURU SMK Purwaningsih, Dwi; Sugiyo, Sugiyo; Masrukan, Masrukan
Educational Management Vol 5 No 1 (2016): June 2016
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan dan menganalisis model supervisi guru mata pelajaran produktif SMK Kabupaten Karanganyar saat ini; (2) menghasilkan dan menganalisis model supervisi klinis yang tepat bagi guru mata pelajaran produktif SMK; dan (3) menguji dan menganalisis apakah model supervisi klinis berbasis komunikasi efektif valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan layanan supervisi guru mata pelajaran produktif SMK. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development oleh Sugiyono (2014) yang dimodifikasi dalam empat tahap yaitu tahap studi pendahuluan, tahap pengembangan, tahap validasi, dan tahap pengujian. Hasil penelitian menunjukkan: (1) supervisi klinis selama ini dilakukan tidak melalui prosedur yang sistematis meliputi pertemuan awal, observasi mengajar, pertemuan balikan, dan tindak lanjut. Guru kurang aktif berpendapat selama layanan supervisi berlangsung; (2) model yang tepat diterapkan adalah supervisi klinis berbasis komunikasi efektif; (3) model dinyatakan valid dengan skor rata-rata validator 53,5 dari skor maksimum 60, praktis dengan respon semua responden menyatakan Sangat Baik, dan efektif dengan kenaikan nilai layanan rata-rata sebesar 36,81% dibanding sebelum diterapkannya model. Simpulan penelitian ini adalah model supervisi klinis berbasis komunikasi efektif dapat efektif untuk meningkatkan layanan supervisi bagi guru mata pelajaran produktif SMK Kabupaten Karanganyar.
PENGEMBANGAN MODEL SUPERVISI AKADEMIK BERBASIS PUSAT BISNIS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN GURU SMK Widianingsih, Litasari; Rustono, Rustono; Widyanto, Widyanto
Educational Management Vol 4 No 2 (2015): December 2015
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan guru dalam pembelajaran Kewirausahaan perlu dipecahkan dengan memanfaatkan pusat bisnis sebagai tempat belajar siswa secara langsung. Supervisi akademik yang dilakukan oleh pengawas selama ini dilakukan di dalam kelas, yang seharusnya dilakukan pada pusat bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan keefektifan model supervisi akademik berbasis pusat bisnis untuk meningkatkan pembelajaran Kewirausahaan. Desain penelitian yang digunakan adalah Research and Development. Langkah-langkahnya meliputi tahap penelitian pendahuluan, pengembangan,, dan ujicoba. Penelitian pendahuluan dengan kajian literatur dan penelitian lapangan untuk mengungkap pelaksanaan supervisi pembelajaran saat ini dan kebutuhan model supervisi. Uji coba terbatas untuk mengetahui keefektifan model.. Hasil penelitian menunjukkan model faktual supervisi akademik yang selama ini diselenggarakan oleh pengawas sekolah kurang optimal. Supervisi yang sesuai kebutuhan adalah supervisi akademik berbasis pusat bisnis yaitu  model supervisi akademik yang dilakukan pengawas dengan memanfaatkan sarana pusat bisnis sebagai tempat pembelajaran siswa. Hasil uji coba keefektifan model supervisi akademik berbasis pusat bisnis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran guru kewirausahaan dibuktikan dengan evaluasi reaksi, evaluasi pembelajaran, dan evaluasi perilaku. Disarankan model supervisi yang dikembangkan menjadi salah satu alternatif bagi pengawas sekolah untuk menggunakan model supervisi akademik berbasis pusat bisnis untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran Kewirausahaan.
PERENCANAAN PENDIDIKAN BERBASIS MASYARAKAT Rojiun, Rojiun
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Perencanaan merupakan unsur penting dan strategis dan memberikan arah dalam pelaksanaan kegiatan untuk mencapai tujuan atau sasaran yang dikehendaki. Fokus penelitian ini adalah perencanaan pendidikan berbasis masyarakat yang dirinci dalam masalah penelitian yaitu perencanaan implementasi  kurikulum dan perencanaan akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik keabsahan data dengan  trianggulasi sumber. Adapun analisis data menggunakan prosedur: reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian: Kurikulum yang diterapkan di MA Darunnajat ini menggunakan kurikulum campuran atau modifikasi antara kurikulum nasional yang dipadukan dengan kurikulum Pondok Pesantren Darunnajat. Adapun perencanaan implementasi kurikulum telah dibuat oleh guru. Untuk menunjang implementasi kurikulum maka dibuat perencanaan akademik. Perencanaan akademik khusus yang ada  di MA Darunnajat adalah adanya Kelas Persiapan. Saran yang dapat diberikan: (1) Agar setiap guru membuat perencanaan implementasi kurikulum secara lengkap.(2) Rekruitmen tenaga pengajar sesuai dengan spesialisasinya.Abstract : The focus of this study is a community-based educational planning problem specified in the study: curriculum planning and implementation of community-based education academic planning . This study used a qualitative approach. The data were collected through interviews, observation, and study documentation. The technique used is the validity of the data source triangulation. The procedures of the analysis are data reduction, data presentation, and drawing conclusions.The results are the curriculum was implemented in MA Darunnajat or modified the curriculum of national curriculum and Darunnajat boarding school curriculum. The curriculum implementation plan has been created by teachers, but it has not been completed. To support the implementation of the curriculum, there is an academic planning. Specific academic planning in MA Darunnajat is the Preparation Class.  It is suggested that: (1) It is a need that each teacher should plan the implementation of a complete curriculum in order to get maximum results. (2) Recruitment of teachers should be based on their specialization
PENGEMBANGAN MODEL PEMBINAAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU BAHASA INGGRIS SEKOLAH MENENGAH ATAS BERBASIS LESSON STUDY DENGAN PERAN AHLI DAN SISWA ‘LS PAS’ Sartika, Raden Rara Dewi
Educational Management Vol 3 No 2 (2014): December 2014
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kompetensi guru perlu dilakukan terus menerus dan berkelanjutan pada setiap organisasi pendidikan agar mampu menjawab tuntutan pendidikan di era globalisasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru adalah melalui pembinaan, baik yang dilakukan pengawas maupun kepala sekolah. Untuk itu diperlukan need assessment yang dijadikan dasar penentuan model pembinaan yang tepat. Pendekatan penelitian ini adalah mix method yaitu pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menujukkan bahwa guru-guru sangat memerlukan pembinaan, yang mengaitkan antara (1) kebutuhan akan peningkatan kompetensi pedagogik dengan memperhatikan karakteristik belajar siswa, (2) guru observer memberi masukan (refleksi) pembelajaran (prinsip kolegialitas), (3) ahli memberi refleksi pembelajaran dan memberi masukan sebagai bahan laporan bagi pengawas maupun kepala sekolah, untuk dijadikan dasar bagi pembinaan selanjutnya, (4) siswa berinteraksi langsung dengan guru dalam pembelajaran, (5) MGMP sebagai sarana pertemuan guru, dan (6) suatu proses yang berkelanjutan, terarah, dan terpantau. Improving the teacher competence needs to do continuously and in a sustained way at every organization of education in order to be able to answer the demands of education in the globalization era. One effort that can be done to improve the pedagogic competence of the teacher is through coaching, done by either supervisor or principal. It is necessary to determine need assessment relied upon a suitable coaching model. The approach of this study is mix method that are qualitative and quantitative approach. The results of the research to find out need assessment of coaching model shows that teachers are in desperate need of coaching, which ties between (1) the need to increase pedagogic competence, having regard to the characteristics of student learning, (2) the observer teacher give feedback or reflection to the learning (collegiality principle), (3) the expert gives any reflection as a report to the school supervisor or principal, as a legal basis for further plan of coaching, (4) students interact directly with the teacher in the learning (5) MGMP as a place for teachers’ meeting, and (6) a sustained, purposeful, and tracked process.
PERILAKU KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENERAPKAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT DI SMK PIKA SEMARANG Fatmasari, Dewi
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Schools, as a social institution, is expected to meet the needs of the community about quality education. Principals have an important role in implementing integrated quality or TQM in school. TQM in a school will not run properly if it is not supported by quality-oriented leadership behavior of the principals. The focus of this research is the problem in leadership behaviors of school principals in implementing TQM. This study has the objectives  to determine the commitment of the school,  the behavior of the principal's leadership in improving the quality, and strategic leadership in improving the quality. Abstrak: Sekolah, sebagai suatu lembaga sosial diharapkan mampu memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat mengenai pendidikan yang berkualitas. Kepala sekolah mempunyai peran penting dalam menerapkan mutu terpadu atau TQM di sekolahnya. TQM dalam suatu sekolah tidak akan berjalan dengan baik bila tidak didukung oleh pola perilaku kepemimpinan kepala sekolah yang berorientasi pada mutu. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah  perilaku kepemimpinan kepala sekolah dalam menerapkan TQM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen perangkat sekolah,  perilaku kepemimpinan kepala sekolah berperan  dalam meningkatkan mutu terpadu (TQM), dan  strategi pimpinan berpengaruh dalam meningkatkan mutu terpadu.
SUPERVISI AKADEMIK BERBASIS PELAYANAN PRIMA PADA GURU SMA DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR Juaini, Muhammad; Rusdarti, Rusdarti; Sudana, Made
Educational Management Vol 5 No 1 (2016): June 2016
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendiskripsikan pelaksanaan supervisi akademik, mengembangkan model supervisi akademik sesuai dengan kebutuhan guru, mengetahui keefektifan model supervisi yang dikembangkan. Model faktual supervisi akademik dinilai kurang efektif. Supervisi akademik yang sesuai dengan kebutuhan guru adalah supervisi akademik berbasis pelayanan prima yang melibatkan pengawas, kepala sekolah dan guru yang di supervisi mulai dri perencanaan sampai pada tindak lanjut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development, yang dibagi dalam tiga tahap yaitu, tahap studi pendahuluan, tahap pengembangan dan tahap evaluasi. Dalam studi pendahuluan, dilakukan studi literatur, studi lapangan dan diskripsi analisis temuan. Tahap pengembangan, meliputi pengembangan konseptual, validasi model melibatkan ahli dan praktisi, sehingga menghasilkan model yang siap diuji coba (model hipotetik). Tahap evaluasi (uji coba terbatas) menggunakan one grouf pretest-postest design untuk mengetahui keefektifan model dan uji statistik menggunakan wilcoxon. Hasil uji coba menunjukkan keefektifan model supervisi, terjadi peningkatan kinerja guru dalam pembelajaran sebelum perlakuan (pretest) sebesar 59,61 % dan setelah perlakuan (postest) sebesar 74,8 % sehingga kinerja guru meningkat sebesar13,57 %. Tingkat keefektifan termasuk katagori sedang dan secara statistik menunjukkan keefektifan supervisi. Penelitian menyimpulkan model supervisi akademik berbasis pelayanan prima ini efektif untuk memperbaiki kinerja guru SMA di Kabupaten Lombok Timur. Disarankan bagi pengawas atau kepala sekolah bahwa model ini dapat menjadi pedoman dalam melakukan supervisi akademik.
KONTRIBUSI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, BUDAYA ORGANISASI DAN IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH TERHADAP MUTU SMP NEGERI DI KABUPATEN PEMALANG Anggarini, Dewi Nirmala
Educational Management Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kontribusi kepemimpinan kepala sekolah, budaya organisasi dan implementasi Manajemen Berbasis Sekolah terhadap mutu SMP Negeri di kabupaten Pemalang serta kontribusi kepemimpinan kepala sekolah, budaya organisasi dan implementasi Manajemen Berbasis Sekolah secara bersama-sama terhadap mutu SMP Negeri di kabupaten Pemalang. Penelitian dilakukan pada Kepala SMP Negeri di Kabupaten Pemalang dengan jumlah sampel 48 orang. Data yang diambil menggunakan kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya meliputi variabel kepemimpinan kepala sekolah, budaya organisasi, implementasi Manajemen Berbasis Sekolah dan mutu sekolah. Teknik analisis menggunakan analisis regresi, pengujian hipotesis menggunakan uji F dan uji t. Hasil penelitian adalah: kontibusi kepemimpinan kepala sekolah sebesar 17,6% kontribusi budaya organisasi sebesar 21,1%, kontribusi implementasi MBS sebesar 13,9% dan kontribusi kepemimpinan kepala sekolah, budaya organisasi dan implementasi manajemen berbasis sekolah bersama-sama terhadap mutu SMP Negeri di Kabupaten Pemalang sebesar 34,1%. This study aims to analyze the contribution of school leadership , organizational culture and the implementation of school-based management of the quality of Secondary Schools in the district as well as the contribution of school leadership, organizational culture and the implementation of school-based management jointly on the quality of Secondary Schools in the district. The study was conducted at the Head of the Junior High School at all district with a sample of 48 people. Data were extracted using a questionnaire that had been tested for validity and reliability variables include school leadership, organizational culture, implementation of school-based management and school quality. Engineering analysis using regression analysis, hypothesis testing using the F test and t test. The results of the study are: principal leadership respected contribution of 17.6 % contribution of organizational culture by 21.1 % , contributing 13.9% MBS implementation and contribution of school leadership, organizational culture and the implementation of school-based management together to quality Junior High School in 34.1 % of all district.

Page 2 of 52 | Total Record : 514