cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Educational Management
ISSN : 22527001     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Educational Management is a peer-reviewed journal which publishes original contributions on education administration, management and leadership in the widest sense: on the management of schools of all types, and of further and higher education institutions; on administration and policy at all levels - institutional, local, national and international; and on the study and teaching of educational administration.
Arjuna Subject : -
Articles 514 Documents
PENGARUH KUALITAS LAYANAN, CITRA SEKOLAH, DAN KEPUASAN SISWA TERHADAP LOYALITAS SISWA DI SMK ISLAM SUDIRMAN 2 AMBARAWA Ainna, Nurul; Pramono, Suwito Eko; Subagyo, Subagyo
Educational Management Vol 5 No 2 (2016): December 2016
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Loyalitas siswa sangat diperlukan untuk mempertahankan reputasi suatu sekolah sehingga penting bagi sekolah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi loyalitas siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas layanan, citra sekolah dan kepuasan siswa terhadap loyalitas siswa yang ada di SMK Islam Sudirman 2 Ambarawa baik secara langsung maupun tidak langsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat pengaruh langsung yang signifikan kualitas layanan terhadap kepuasan siswa sebesar 0,162%, (2) terdapat pengaruh langsung citra sekolah terhadap kepuasan siswa sebesar 0,22%, (3) terdapat pengaruh langsung kualitas layanan terhadap loyalitas siswa sebesar 0,82%, (4) terdapat pengaruh langsung citra sekolah terhadap loyalitas siswa sebesar 0,54%, (5) terdapat pengaruh kepuasan siswa terhadap loyalitas siswa sebesar 0,79%, (6) tidak terdapat pengaruh secara tidak langsung kualitas layanan terhadap loyalitas siswa melalui kepuasan siswa dikarenakan hasil direct effect>indirect effect yaitu 0,387>0,1196 dan, (7) tidak terdapat pengaruh secara tidak langsung citra sekolah terhadap loyalitas siswa melalui kepuasan siswa dikarenakan hasil direct effect>indirect effect yaitu 0,265>0,22. Semakin tinggi kualitas layanan dan citra sekolah yang diberikan maka kuasan yang dirasakan juga akan tinggi dan membentuk loyalitas yang tinggi.
PENGEMBANGAN MODEL SUPERVISI AKADEMIK BERBASIS EVALUASI DIRI BAGI GURU SMA Yunus, Guntur Abdul; Raharjo, Tri Joko; Lestari, Wahyu
Educational Management Vol 5 No 1 (2016): June 2016
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan model supervisi akademik berbasis evaluasi diri bagi guru SMA dilatarbelakangi pola kepengawasan yang masih kurang efektif.Tujuan penelitian adalah: 1) Mendeskripsikan dan menganalisis model faktual supervisi akademik; 2) Mendeskripsikan dan menganalisis tahapan pengembangan model SABED; 3) Menguji dan menganalisis validitas dan reliabilitas model SABED; 4) Menguji dan menganalisis kefektifan model SABED; dan 5) membuat buku panduan SABED. Metode penelitian adalah Research and Development mengacu teori Samsudi yang dibagi dalam tiga tahap yaitu tahap studi pendahuluan, tahap pengembangan dan tahap evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan kondisi faktual pelaksanaan supervisi akademik masih kurang efektif, tidak terjadwal dan tidak ada tindak lanjut. Pengembangan supervisi akademik yang sesuai dengan kebutuhan guru SMA adalah supervisi akademik berbasis evaluasi diri yang melibatkan pengawas, kepala sekolah, dan guru SMA yang disupervisi mulai dari tahap perencanaan sampai tindak lanjut. Hasil uji keefektifan menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan guru SMA dalam mengajar sebelum perlakuan dan setelah perlakuan dengan taraf signifikan 0,012, sehingga pengembangan model SABED dinyatakan efektif untuk meningkatkan kompetensi profesional guru SMA. Panduan pengembangan model SABED dapat menjadi pedoman bagi pengawas dan kepala sekolah dalam melakukan supervisi akademik dan guru SMA dapat menggunakan buku panduan untuk mengevaluasi diri dalam pengajaran dan untuk melengkapi dokumen pembelajaran.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DI SD NEGERI 1 LANGENHARJO KOTA KENDAL -, Sukarjo
Educational Management Vol 2 No 1 (2013): June 2013
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis kepemimpinan kepala sekolah dalam: merencanakan program; melaksanakan program; pengawasan dan evaluasi program; dan mengatasi hambatan pelaksanaan program. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, setting penelitian di SD Negeri 1 Langenharjo Kendal. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi, analisis data menggunakan analisis kualitatif melalui langkah kegiatan: reduksi; penyajian data; penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : perencanaan kepala sekolah antara lain menyusun program tahunan sekolah; pelaksanaan program sekolah dan program pembelajaran, dilakukan secara rutin terjadwal; pengawasan dan evaluasi dilakukan secara rutin dan terjadwal. untuk memperoleh masukan tentang target dan kemajuan sekolah, melibatkan komponen dan stakeholder sekolah. AbstractThe objectives are describing and analyzing of the principal leadership on Mapping out program; Implementation of program; Supervising and evaluating program; Coping with some obstacles in implementation of program. The researcher formulated four of reseach questions as follow, How is the principal leadership in planning program; applying his program; supervising and evaluating his program; coping with some obstracles in applying his program?. The research design is applying qualitative approach, the setting of place at Langunharjo’s State Elementary School 1 in Kendal regency. Data colection are taken from observations, interviews and documentations, the data were analyzed into: reduction; data presentation; conclusion and verification. The result of the reasech shows that the planning that was conducted by principal some of them are making upon annual program; the implementation of program on teaching and learning program was conducted in line with school’s agenda; supervising and evaluating are regularly done based on the agenda.
PELAKSANAAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DALAM UPAYA PENINGKATAN MUTU MADRASAH TSANAWIYAH DI MTS NEGERI BONANG KABUPATEN DEMAK Herlina, Entin Dwi
Educational Management Vol 1 No 1 (2012): June 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menggambarkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan pendidikan di MTs N Bonang, (2) menggambarkan kemandirian pembiayaan pendidikan dan fasilitas di MTs N Bonang, (3) menggambarkan partisipasi masyarakat dalam melaksanakan pendidikan, dan (4) mengidentifikasi mendukung dan faktor penghambat dalam kondisi manajemen berbasis sekolah di MTs N Bonang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang datanya dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk kepala sekolah, kepala staf administrasi, guru, staf sekolah, dan komite madrasah. Penelitian ini menemukan bahwa pendidikan di MTs N Bonang dilakukan sesuai dengan konsep manajemen berbasis sekolah, membuktikan fungsi yang ada dari manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan evaluasi dalam program pendidikan. Kemandirian pembiayaan pendidikan dan fasilitas dikelola oleh manajer madrasah di bawah pengawasan komite sekolah dan pemerintah, membuat keputusan yang berhubungan dengan proses pembelajaran akan dilakukan melalui pertemuan antara pengelola madrasah, komite sekolah, dan orang tua. Dari pembahasan analisis dan data, identifikasi beberapa faktor pendukung dan penghambat dapat dilakukan. Faktor pendukung adalah (1) fasilitas sekolah yang memadai, (2) latar belakang pendidikan yang cukup dari guru, (3) lingkungan sekolah Islam, dan (4) partisipasi orang tua cukup. Faktor penghambat adalah (1) lokasi yang jauh dari sekolah, (2) fasilitas umum pendidikan terbatas, (3) kondisi sosial ekonomi yang rendah dari orang tua, (4) rendahnya kesadaran dan motivasi siswa.This research is aimed at (1) describing the society’s participation in education management in MTs N Bonang, (2) describing educational financing independence and facilities in MTs N Bonang, (3) describing society’s participation in conducting edcucation, and (4) identifying supporting and inhibiting factors in conductiong school based management in MTs N Bonang. This is a qualitative research whose data was gathered through interview, observation, and documentation to the headmaster, the head of administration staff, teachers, school staffs, and the madrasah committee. This research found that the education in MTs N Bonang is conducted appropriate to the concept of school based management, the prove is the existing function of management which covers planning, organizing, conductingm and evaluation in education program. The independence of educational financing and facilities is managed by the madrasah manager under the supervision of school committee and government, All decision making related to the learning process will be done through the meeting between madrasah manager, school commitee, and parents. From the analysis and data discussion, The identification of some supporting and inhibiting factors can be carried out. The supporting factors are (1) sufficient school facilities, (2) sufficient educational background of the teachers, (3) Islamic school environment, and (4) sufficient parental participation. The inhibiting factor are (1) the remote location of the school, (2) the limited general facilities of the education, (3) the low socioeconomic condition of the parents, (4) the low awareness and motivation of the students.
IMPLEMENTASI MUATAN LOKAL DALAM MENGEMBANGKAN NILAI KEWIRAUSAHAAN SISWA SMP NEGERI 2 PULOSARI KABUPATEN PEMALANG Rokhanah, Siti
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The objectives of this research is to know and to analyze deeply about the implementation of additional subject in developing the entrepreneurship value of the students of SMPN 2 Pulosari, Pemalang Regency. The research uses qualitative description approach. The focus of the problem is the implementation of additional subject in entrepreneurship. The methods of collecting data procedure are interview, documentation, and observation. The sampling technique used is snow ball technique. The investigation and checking of the data use triangulation sources. Data analyses use taxonomy analyses. The results of the research are related with the function of management. They are (1) planning by using participative approach, (2) organizing by functioning human resource, nature, and fund, (3) the implementation by using scientific approach, (4) supervision is done in written and spoken ways and by using contingency approach Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis secara mendalam tentang implementasi muatan lokal dalam mengembangkan nilai kewirausahaan siswa di SMP Negeri 2 Pulosari Kabupaten Pemalang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Fokus permasalahan adalah Implementasi muatan lokal dalam kewirausahaan. Prosedur pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, dokumentasi, observasi. Teknik pengambilan sampel adalah teknik snow ball. Pemeriksaan dan pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Analisis data menggunakan analisis taksonomi. Hasil penelitian dikaitkan dengan fungsi manajemen yaitu: (1) perencanaan dengan menggunakan pendekatan partisipatif; (2) pengorganisasian dengan mengfungsikan sumber daya manusia, alam dan dana; (3) pelaksanaan dengan  menggunakan pendekatan ilmiah serta; (4) pengawasan dilakukan secara lisan dan tertulis dengan menggunakan pendekatan kontingensi.
MODEL SUPERVISI DALAM MEMBINA KETERAMPILAN MENULIS GURU UNTUK PUBIKASI ILMIAH Sagendra, Berti; Fakhruddin, Fakhruddin; Thomas, Partono
Educational Management Vol 4 No 2 (2015): December 2015
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minimnya publikasi ilmiah yang dilakukan guru memerlukan penanganan yang cukup serius dari pengawas. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsi dan menganalisis model pembinaan yang selama ini dilaksanakan, (2) Menghasilkan model pembinaan keterampilan menulis yang dapat meningkatkan publikasi ilmiah guru. (3) Mengetahui dan menganalisis karakteristik model pembinaan keterampilan menulis yang valid, efektif dan praktis untuk meningkatkan publikasi ilmiah guru. Desain penelitian menggunakan pendekatan R & D dengan mengadopsi model Borg, Gall & Gall. Validasi ahli dilakukan oleh 2 dosen dan 1 pengawass praktisi. Ujicoba terbatas dilakukan dengan melibatkan 1 pengawas dan 12 guru SMK. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pembinaan kepada guru selama ini hanya dilakukan jika ada permintaan dari sekolah melalui workshop atau IHT, (2) telah berhasil dikembangkan sebuah model pembinaan keterampilan menulis melalui forum ilmiah guru yang sesuai dengan kebutuhan untuk meningkatkan publikasi ilmiah guru. (3) model dinyatakan valid dengan skor rata-rata penilaian validator 3.63 dari skor maksimum 4; efektif dengan tingkat keberhasilan 83,33%; dan praktis dengan respon peserta 39% Sangat Setuju, 58% Setuju, dan 3% Kurang Setuju. Simpulan dari penelitian ini adalah model pembinaan keterampilan menulis melalui FIG efektif untuk meningkatkan hasil karya ilmiah guru yang siap dipublikasikan.
MANAJEMEN KERJASAMA ANTARA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DENGAN INDUSTRI Daryono, Heri
Educational Management Vol 3 No 2 (2014): December 2014
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alasan pengambilan tema manajemen kerjasama antara SMK dengan industri diteliti didasari adanya perekrutan tenaga kerja yang diambil dari lulusan SMK Negeri 7 Semarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan kerjasama antara SMK Negeri 7 Semarang dengan industri. Sumber data diperoleh dari:(1) informan SMK Negeri 7 Semarang dan industri; (2)proses kejadian perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan kerjasama antara SMK Negeri 7 Semarang dengan industri. Sedangkan teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data diperlukan teknik pemeriksaan yaitu: (1) Derajat kepercayaan; (2) Keteralihan; (3) Ketergantungan; (4) Kepastian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data meliputi prosedur sebagai berikut: (1) Pengumpulan data dilapangan; (2) Reduksi data; (3) Penyajian data; dan (4) Verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian: (1)Perencanaan diselesaikan melalui: rumusan rencana dengan menghadirkan utusan industri, penetapan rencana dengan rapat pleno dihadiri dewan guru, orang tua peserta didik dan komite sekolah, dan evaluasi rencana oleh Evabang; (2) Pengorganisasian, koordinasi dan kerjasama antara sekolah menengah kejuruan dengan industri untuk melaksanakan pembelajaran dalam bentuk teori dengan menyisipkan pendidikan karakter, praktek di sekolah, dan praktek ;(3) Pelaksanaan disesuaikan dengan penetapan rencana rapat pleno (4)Evaluasi, BAN-S/M dan ISO The reason of choosing coordination management between vocational high school and industry researched based on the recruitment taken from SMK Negeri 7 graduations.The research aims to describe the planning, organizing, implementation, and review between SMK Negeri 7 Semarang, Light Vehicle Technique Competition. The data research taken from: (1) SMK Negeri 7’s informen and industry; (2) planning, organizing, implementation, review process of coordination between SMK Negeri 7 and industry. Collecting data techniques : observation, interview and documentation. The legalization data needs correction technique, they are: (1) Trust Degree; (2) Movement; (3) Dependence; (4) Necessity. Technique of analyzing data used in this research: (1) Colleting data at field; (2) data reduction; (3) data serving; (4) Verification and conclusion. Research results: (1)Planning finished by: identification from needs through researching information and internet, planning formulation through workshop by presenting vice from industry and effort world, planning by meeting attended by teachers, students’ parents and committee, planning evaluation by Evabang; (2) vocational education’s implementation by organizing, coordination between vocational high school with industry, effort world to do learning teaching process in form theory by supplying character education, workshop, and industry workshop;(3)Evaluation, includes: external evaluation from BAN-S/M, ISO.
PENGARUH MOTIVASI KERJA, BUDAYA ORGANISASI, KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KINERJA GURU SMA SWASTA DI KABUPATEN GROBOGAN Tetuko, Budi
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Having less guarantee on earning fixed monthly wages or salaries triggers private school teachers to manage their free time wisely to run other side jobs to meet the needs. Thus, the majority of private school teachers have another profession which gives impacts to the quality of services to the students. The results showed that work motivation, organizational culture at the school, and the school leadership significantly influence teacher job satisfaction and also indirectly effect to the job performance of teachers. Hence, there is need to improve and develop work motivation, organizational culture and leadership of school principals. By improving the existing work motivation, organizational culture and the leadership of the school principal, the teachers will have better performance. Thus, the school will have competitive advantages compared to others. Abstrak: Dengan tidak terjaminnya upah atau honor yang diperoleh menyebabkan guru sekolah swasta harus pandai-pandai memanfaatkan waktu luang yang ada untuk menjalankan pekerjaan lain untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Dengan demikian mayoritas guru-guru sekolah swasta memiliki profesi selain guru, hal ini berdapak terhadap kualitas pelayanan terhadap siswa Dari hasil ini dapat disimpukan bahwa motivasi kerja, budaya organisasi sekolah, kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja guru dan secara tidak langsung juga signifikan pengarunya terhadap kinerja guru sehingga perlu adanya perbaikan dan peningkatan motivasi kerja, budaya organisasi sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah. Karena dari hasil penelitian dapat dilihat variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kinerja dan secara tidak langsung terhadap kinerja guru. Dengan demikian dapat diartikan bahwa jika kinerja guru dapat meningkat maka kualitas pelayanan guru kepada siswa dapat optimal sehingga sekolah memeiliki daya saing dengan sekolah-sekolah lain.
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PROFESSIONAL DEVELOPMENT FOR EDUCATION PERSONNEL (PRODEP) SUPERVISI AKADEMIK BERBASIS CIPP DI KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Thaal, Pius; Prihatin, Titi; Suminar, Tri
Educational Management Vol 5 No 1 (2016): June 2016
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan ProDEP supervisi akademik di Kabupaten Timor Tengah Utara dengan menggunakan model evaluasi CIPP. Penelitian ini adalah penelitian evaluatif dengan metode kombinasi (mixed method). Sumber data diperoleh dari 7 orang pengawas, 30 Kepala SMP dan 64 orang guru. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, focus group discusion dan studi dokumen. Analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif dan analisis data deskriptif persentase. Hasil temuan menunjukkan bahwa evaluasi tahap context, input dan product berada pada kategori sangat baik, dan evaluasi process berada pada kategori baik. ProDEP secara kontekstual memiliki relevansi dengan nilai budaya Dawan yang mampu mengangkat potensi dan mutu kelompok middle serta meningkatnya kompetensi dan kinerja pengawas, kepala sekolah dan guru. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah ProDEP supervisi akademik sebagai sebuah upaya pengembangan keprofesian berkelanjutan kepada para guru, kepala sekolah dan pengawas perlu dilanjutkan pelaksanaannya.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU MATEMATIKA DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN SAINTIFIK MELALUI PEER TRAINING Adinuryadin, Eko; Samsudi, Samsudi; Masrukan, Masrukan
Educational Management Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi kesulitan guru yang belum dapat diatasi melalui forum MGMP sekolah yaitu dalam melaksanakan pembelajaran saintifik. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan desain peer training yang dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran saintifik. Penelitian tindakan kepengawasan ini terdiri dari dua siklus. Setiap siklus melalui tahap perencanaan, implementasi, observasi, dan refleksi. Terdapat tiga indikator keberhasilan yaitu kualitas peer training, perencanaan, dan pelaksanaan pembelajaran saintifik mencapai skor 75%. Hasil pengamatan menunjukkan skor peer training Siklus 1 sebesar 85,00 dan Siklus 2 sebesar 92,50, diperoleh skor gain 0,50 berkriteria “sedang”. Skor rata-rata perencanaan pembelajaran saintifik Siklus 1 sebesar 67,38 dan pada Siklus 2 sebesar 90,48, diperoleh skor gain 0,71 berkriteria “tinggi”. Skor rata-rata pelaksanaan pembelajaran saintifik pada Siklus 1 sebesar 70,78 dan pada Siklus 2 sebesar 91,88, diperoleh skor gain 0,72 berkriteria “tinggi”. Berarti peer training dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran saintifik.Peneliti merekomendasikan kepada para trainer dan pengawas agar peer training dapat dijadikan referensi untuk kegiatan pelatihan, baik di lingkup satu maupun beberapa sekolah. Hal penting yang peneliti sarankan dalam peer training yaitu hendaknya peer training dilaksanakan sesuai alokasi hari MGMP sekolah agar tidak mengganggu aktivitas guru dalam mengajar. The research’s settings are difficulties of teachers that not solved by teacher group yet, is to carry out the scientific learning. The aims are to formulate peer training that can increase teacher ability to carry scientific learning. This is an action research of supervisionary with two cycles. Every cycle passes planning, implementation, observation, and reflection. There are three success indicators, peer training quality, planning and doing scientific learning reach score 75%. The observation result peer training score at Cycle 1 is 85.00 and Cycle 2 is 92.50, gain score 0,50 (medium). The average of observation scores of planning scientific learning at Cycle 1 is 67.38 and Cycle 2 is 90,48, gain score is 0.71 (high). The average of observation scores of carrying scientific learning at Cycle 1 is 70.78 and Cycle 2 is 91.88, gain score is 0.72 (high). It’s meant peer training activity make increase teacher ability in planning and carry out scientific learning. Researcher recommends to other trainer and superintendants that could be reference for similar trainings, either scope in a school or in several schools. The important thing that researcher suggests is that in peer training should done in the day of teacher group activity that alocated in school that not disturbs teacher activity.

Page 4 of 52 | Total Record : 514