cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Fashion and Fashion Education Journal
ISSN : 22526803     EISSN : 28280237     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 203 Documents
STUDY OF FUNCTIONS, MOTIFS, AND SYMBOLIC MEANINGS OF TOBA BATAK ULOS SADUM WOVEN FABRICS IN NORTH SUMATRA HARIANI, ELIZABETH; KUSUMASTUTI, ADHI
Fashion and Fashion Education Journal Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v12i1.68019

Abstract

Abstract. Ulos sadum is a Batak woven fabric that was originally known in Angkola/South Tapanuli as a symbol of joy with its characteristic red color and festive floral motifs that have cultural significance through the Batak tradition, and can contain magical, religious, love, unity and prayer values. The development of the times has an impact on the ulos phenomenon is not used in accordance with the function, motifs and meaning of ulos because it is starting to erode and can threaten the extinction of the ulos which makes people worry, especially for the Toba Batak sphere. This study aims to examine the functions, motifs, and symbolic meanings contained in the Toba Batak ulos sadum. This research is a type of qualitative research. The approach used is semiotics. The sources of data in this study were ulos weavers, experts in the field of ulos (ulos observers, ulos business actors, lecturers of cultural studies), literature, and ulos. Data collection techniques used are literature studies, observations, interviews, and documentation. The data analysis technique used is the theoretical data analysis of Miles and Huberman namely data reduction, data presentation and conclusion/verification. The results showed that the function of the Toba Batak personal sadum was to be used by women as ulos holong (love), a symbol of joy and prayer for the wearer or daughters who are currently married, and to show the beauty of women from their work. The physical function is for scarves, long cloths/slings, back cover and gifts. The social function is for happy and sad events such as mangulosi , house inauguration, baptisms, child births, church birthdays and funerals. The function of the community in the past was that it was used for daily activities, scarves and traditional events. The function in today's society is still the same as before but has been modernized, namely the development of sadum patterned fabrics into souvenirs such as wall hangings, tablecloths, bags, clothing, skirts, accessories and others. Some sadum motifs come from Dutch and India acculturation. The motifs describe animals and nature in the Batak land. The distribution of motifs on the Toba Batak ulos sadum is Toba Silindung, Toba Samosir, Toba Holbung/Uluan and Toba Sitolu Huta. The overall symbolic meaning contained in the Toba Batak ulos sadum, namely the joy and social relations of humans and the surrounding nature is translated from the meaning contained in each motif that forms a single unit. This cloth in custom is called ulos holong (love), which expresses affection, joy and prayer to give dynamism to the community.
KELAYAKAN TAS LIMBAH KARUNG GONI DENGAN APLIKASI BORDIR SUMBER IDE BUNGA NASIONAL SALMI, IRMA NURUL; WIDOWATI, WIDOWATI
Fashion and Fashion Education Journal Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v12i1.68537

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan tas limbah karung goni dengan aplikasi bordir sumber ide bunga nasional. Desain penelitian yang digunakan adalah desain eksperimen dengan teknik one shot case study. Jumlah populasi yang ada dalam penelitian ini sebanyak 22 panelis. Metode sample yang digunakan adalah sampel jenuh. Teknik pengumpulan data dengan metode observasi dengan alat pengambilan data lembar pengamatan. Analisis data menggunakan deskriptif persentase. Uji kelayakan dilakukan berdasarkan 5 indikator penilaian yaitu desain, bahan baku, teknik/cara pembuatan, daya tahan, kemasan. Hasil dari uji kelayakan menunjukan total persentase sebanyak 92,47% yang dikategorikan sangat layak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa limbah karung goni sangat layak untuk diolah kembali menjadi produk tas. Kata Kunci: bordir, bunga nasional, karung goni, limbah, tas
MODEL KOMUNIKASI SISWA JURUSAN KREASI DESAIN MODE PADA PELAKSANAAN MAGANG ERA NEW NORMAL NATHALIA GUNARIAN; HANNA PITHALOKA; NABILAH SARAH FAUZIAH
Fashion and Fashion Education Journal Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v12i2.67245

Abstract

Abstract. Studi ini untuk mengetahui Pola Komunikasi yang digunakan Mahasiswi Kreasi Desain Mode pada pelaksanaan magang periode October – Januari 2023 yang dilakukan saat era new normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kendala komunikasi yang dialami siswa magang serta solusi yang ditawarkan. Teori Lasswell’s digunakan sebagai konsep studi (siapa, berbicara apa, media apa, kepada apa dan dampak yang ditimbulkan). Peneliti menggunakan metodologi penelitian survey, dengan menggunakan data internal laporan magang dan survey pilihan berganda serta pertanyaan terbuka yang di distribusikan setelah periode magang berakhir. Penelitian ini berlokasi in Jakarta dan melibatkan banyak 31 siswa. Di industri mode, peneliti membagi menjadi 4 tahapan: (pra) konseptual , produksi, evet dan pasca event. Hasilnya adalah siapa dan untuk siapa mengacu kepada. peranan siswa sebagai komunikator atau komunikan atau penerima tergantung dari tahapan dan deskripsi perkerjaan yang mereka tangani serta dengan pihak mitra atau stakeholders siapa siswa berhadapan. Adapun komunikasi dua arah yang digunakan siswa magang. Berbicara apa dan dampak yang ditimbulkan mengacu kepada jenis pesan informatif dan persuasif yang digunakan siswa sesuai dengan kepentingan mitra atau stakeholders terkait yang ingin dicapai. Whatsapp pertama dan tatap muka kedua merupakan merupakan dua media yang banyak digunakan saar periode era new normal tersebut. Kata Kunci: Model Komunikasi, Kreasi Mode, Magang
ANALISIS PENGARUH KUALITAS PRODUK BUSANA DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA KERENT TAILOR AND MODISTE KHOIROTUN NURIYAH; RINA RACHMAWATI
Fashion and Fashion Education Journal Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v12i2.68611

Abstract

Penurunan jumlah pelanggan yang dialami oleh banyak pengusaha jahit di Kabupaten Semarang menjadi fenomena yang menyebabkan penjahit gulung tikar. Fenomena ini kemungkinan disebabkan oleh menurunnya kepuasan pelanggan. Salah satu penjahit yang masih bertahan ditegah fenomena ini adalah Kerent Tailor and Modiste. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kualitas produk busana dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Data primer diperoleh menggunakan kuesioner terhadap 100 responden dengan menggunakan teknik judgemental sampling. Hasil dari analisis data menggunakan program IBM SPSS Statistics 26 menunjukkan bahwa kualitas produk dan kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan baik secara parsial maupun simultan. Dengan persentase sebesar 43% kepuasan pelanggan dapat dijelaskan oleh variabel kualitas produk busana dan kualitas pelayanan. sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
EKSPLORASI KIMONO DENGAN PERPADUAN BATIK ANNEIRA CERWYN RIADY; HANNA QOLBUNAL IMANI; RANIA SABILA
Fashion and Fashion Education Journal Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v12i2.69670

Abstract

Fashion or clothing style is one of the daily needs of humans that has existed since ancient times, hence there are many traditional costumes such as kimono from Japan and batik from Indonesia. Each of these costumes has been recognized as a world heritage in 2009. In the present day, kimono and batik have become one of fashion creations that are developed without eliminating the philosophy behind each costume. This research uses descriptive qualitative research with a literature and library study approach. The results of this research develop a combination of kimono and batik as one of the current fashion creations without eliminating their philosophy
ANALISIS SUDUT PANDANG MAHASISWA UNP KEDIRI TERHADAP SERAGAM PROGRAM STUDI PGSD BERLIAN AGUSTRI SETYOWATI; AGNANTIA NAWANG LARASATI; DEVI WIRDA KARTIKASARI; RIAN DAMARISWARA
Fashion and Fashion Education Journal Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v12i2.70331

Abstract

Seragam memiliki tujuan untuk membiasakan berpenampilan yang baik, disiplin dan menumbuhkan rasa kewibawaan serta profesionalisme. Oleh karena itu, mahasiswa UNP Kediri khususnya prodi PGSD memiliki ciri khas tersendiri dari seragam yang dimiliki seperti layaknya seorang guru. Tujuan dalam penelitian ini yaitu pertama, untuk mengetahui pemahaman mahasiswa UNP Kediri terhadap seragam Prodi PGSD. Kedua, mengetahui sudut pandang mahasiswa UNP Kediri terhadap seragam Prodi PGSD. Ketiga, mengetahui keefektifan penggunaan seragam mahasiswa Prodi PGSD. Keempat, untuk mengetahui minat mahasiswa UNP Kediri terhadap pemakaian seragam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang dilaksanakan di Universitas Nusantara PGRI Kediri. Subjek pada penelitian ini adalah mahasiswa UNP Kediri selain Prodi PGSD sebanyak 30 mahasiswa yang pengambilan sampelnya menggunakan random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket melalui media Google Form. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian adalah deskriptif. Hasil pertama yakni, Mahasiswa UNP Kediri selain program studi PGSD, 100% sudah mengetahui tentang adanya seragam khas milik program studi PGSD. Kedua, terdapat 73,33% menyukai seragam prodi PGSD UNP Kediri dengan alasan karena terkesan bagus dan memiliki ciri khas yang unik, sebanyak 16,67% cukup menyukai seragam prodi PGSD UNP Kediri, dan sebanyak 10% kurang menyukai dikarenakan kurang cocok dengan warnanya. Ketiga, mahasiswa UNP Kediri 100% merasa bahwa seragam program studi PGSD sangat efektif digunakan karena bertujuan untuk membiasakan berpenampilan yang baik layaknya guru. Keempat, terdapat sebanyak 50% responden minat dibuatnya seragam prodi, 23,3% tidak minat, dan 26,7% mungkin minat adanya seragam khusus untuk prodi lain. Dengan itu, banyak mahasiswa yang minat terhadap pembuatan seragam agar terlihat rapi dan disiplin.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PEMBELAJARAN E-LEARNING BERBASIS LECTORA INSPIRE PADA MATERI PEMBUATAN SAKU KANTHI HAFSARI; WULANSARI PRASETYANINGTYAS
Fashion and Fashion Education Journal Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v12i2.71499

Abstract

Media pembelajaran memiliki peran penting sebagai penunjang proses pembelajaran yang mempermudah dalam menguasai materi pembelajaran. Media berbasis teknologi digital menjadi tuntutan utama yang dapat memberikan inovasi serta kreatifitas baru dalam kegiatan pembelajaran agar lebih optimal. Salah satu upaya dalam pengoptimalan pembelajaran yaitu melalui pengembangan multimedia interaktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis mengetahui kelayakan dari produk media pembelajaran yang dikembangkan yaitu lectora inspire pada materi pembuatan saku. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan menggunakan pengembangan Borg and Gall oleh Sugiyono, dengan tahap pengembangan meliputi: (1) potensi dan masalah; (2) pengumpulan data; (3) desain produk; (4) validasi desain; (5) revisi desain; (6) uji coba (skala kecil), setelah menghasilkan produk berupa multimedia interaktif lectora inspire pada materi pembuatan saku, kemudian produk diuji kelayakannya dengan melakukan validasi pada ahli media dan ahli materi. Disimpulkan hasil validasi ahli media memperoleh persentase 92,59% yang menyatakan media “sangat layak”, ahli materi memperoleh persentase 78,12% yang menyatakan materi “layak” dan uji coba skala kecil dilakukan kepada 20 mahasiswa yang telah menempuh Mata Kuliah Teknologi Busana untuk mengetahui respon penggunaan media, diperoleh persentase 90,15% dengan kategori “sangat layak”. Hal ini menunjukkan bahwa media sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran materi pembuatan saku Kata kunci: Pengembangan, multimedia interaktif, lectora inspire, pembuatan saku
PENGEMBANGAN MOTIF BATIK KENDIL DENGAN SUMBER IDE TUMBUHAN PAKU TANDUK RUSA (PLATYCERIUM BIFURCATUM) Galuh Tiara Rini; Sri Endah Wahyuningsih
Fashion and Fashion Education Journal Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v12i2.71140

Abstract

Kendal merupakan salah satu daerah di Jawa Tengan yang memiliki suatu karya batik khas tersendiri, salah satu motifnya berupa kendil yang menjadi ikon dari kota Kendal sendiri. Pengembangan motif batik Kendal yang terinspirasi dari batik motif kendil dan tumbuhan paku tanduk rusa sebagai motif baru guna memperbarui atau mengembangkan motif yang telah ada dan berkembang di Kendal sebelumnya. Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui kelayakan ptngrmbangan motif batik kendil dengan sumber ide tumbuhan paku tanduk rusa. Penelitian ini menggunkan jenis penelitian reserch and development (R&D) model ADDIE dengan Teknik pengumpulan data observasi tersusun menggunakan lembar pengamatan instrument yang di analisis validitas dan reliabilitasnya. subjek validitas dari penelitian ini terdiri dari 4 ahli instrumen. Validitas dari ahli instrumen mendapat data sebesar 87,5% dengan katagori layak untuk digunakan. Validasi produk menggunakan teknik analisis data deskriptif presentase dengan dinilaikan kepada 6 panelis ahli produk dan 15 panelis terlatih produk. Produk desain satu mendapatkan presentase rata rata sebesar 81,6 % dari penilian panelis ahli dan mendapatkan rata-rata presentase sebesar 90,8% dari penilaian panelis terlatih. Untuk produk desain dua mendapatkan rata-rata presentase sebesar 86,6% dari panelis ahli, dan rata-rata presentase sebesar 89,8% dari panelis terlatih. Produk mendapat rata-rata presentase vliditas dengan katagori “Sangat Layak”
DESAIN E-KATALOG UMKM FESYEN “WOMANPRENEUR COMMUNITY” SURAKARTA DALAM TRANSFORMASI EKONOMI DIGITAL Nadia Sigi Prameswari; Maria Krisnawati; Pratama Bayu Widagdo; Karina Hanum Luthfia
Fashion and Fashion Education Journal Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v12i2.74315

Abstract

UMKM di Indonesia terus mengalami perkembangan dan mampu menjadi garda terdepan dalam perkembangan perekonomian. Seperti pada komunitas UMKM yang tergabung dalam Womanpreneur Community (WPC) Surakarta. UMKM yang tergabung dengan WPC sebagian besar bergerak dalam bidang fesyen. Bidang fesyen mengalami pertumbuhan yang menjanjikan di pasaran dan termasuk ekspor andalan indonesia dalam memajukan perekonomian. Pemerintah juga sangat mendukung supaya UMKM mampu naik kelas dan mendapatkan akses pemasaran yang lebih luas dengan beralih pada ekonomi digital. Sehingga perlu untuk memperbaiki citra UMKM fesyen di Indonesia, karena fesyen Indonesia turut melestarikan budaya yang dikenal hingga ke mancanegara dengan memakai kain batik sebagai mode fesyen. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain e-katalog bagi UMKM yang tergabung dalam komunitas Womanpreneur Community (WPC) Surakarta sebagai media promosi sekaligus memperluas jaringan pemasaran digital. Metode yang digunakan dalam perancangan desain e-katalog adalah model prototype yang dikembangkan secara berkelanjutan berdasarkan analisis dengan pengguna. Adapun tahapan model prototype meliputi: (1) pengumpulan kebutuhan pengguna; (2) perancangan prototype; dan (3) evaluasi prototype. Hasil penelitian ini berupa E-Katalog yang telah di publish atau disebarluaskan melalui internet atau media sosial, UMKM yang tergabung dalam WPC juga telah mengetahui pembuatan E-katalog supaya nantinya dapat dikembangkan bila terdapat inovasi produk. Keunggulan yang dimiliki E-katalog sebagai media promosi dianggap mampu memasarkan layanannya secara online dengan lebih efektif dan efisien
ANALISIS PERKEMBANGAN BATIK MAOS DI RUMAH BATIK RAJASA MAS KABUPATEN CILACAP Amelia Setiawati; Rina Rachmawati
Fashion and Fashion Education Journal Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v12i2.74683

Abstract

Abstrak. Batik merupakan salah satu peninggalan nenek moyang bangsa Indonesia yang mempunyai nilai seni tinggi sehingga keberadaannya masih dilestarikan sampai saat ini, salah satunya yaitu batik Maos yang terinspirasi dari sandi perang Pangeran Diponegoro. Rumah batik Rajasa Mas merupakan salah satu rumah batik yang berada di Kabupaten Cilacap, dari beberapa rumah batik yang ada di Cilacap hanya rumah batik Rajasa Mas yang mengalami perkembangan hingga dapat memperkenalkan batik Maos hingga ke mancanegara. Perkembangan batik Maos didukung oleh beberapa faktor yaitu kondisi dan situasi tempat, permintaan konsumen, pembuat batik, letak geografis pembuat batik, keadaan alam sekitar termasuk flora dan fauna, adat istiadat, sifat dan tata penghidupan daerah yang bersangkutan, nuansa yang menunjukan masa-masa tertentu. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis faktor-faktor perkembangan batik Maos di Rumah Batik Rajasa Mas Kabupaten Cilacap. Populasi dalam penelitian ini yaitu 1 pemilik rumah batik Rajasa Mas, 12 tenaga kerja dan konsumen Rumah Batik Rajasa Mas selama satu tahun di tahun 2022 yaitu sebanyak 876 orang. Pada penelitian ini menggunakan probability simple random sampling dengan nilai kritis 10% menghasilkan sample sebanyak 89,88 kemudian dibulatkan menjadi 100 responden dalam negeri. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis faktor. Hasil dari penelitian ini yaitu kondisi dan situasi tempat sebesar 17,471%, permintaan konsumen 12,571%, pembuat batik 8,945%, letak geografis daerah pembuat batik 6,746%, keadaan alam sekitar termasuk flora dan fauna 5,492%, adat istiadat 5,107%, sifat dan tata penghidupan daerah yang bersangkutan 4,897%, nuansa yang menunjukan masa-masa tertentu 3,822%. Saran dalam peneltiannya ini yaitu pada perkembangan batik lebih memperhatikan faktor nuansa yang menunjukan masa-masa tertentu yaitu dengan terjadi perkembangan ornamen batik dan perkembangan karakter motif batik, bagi masyarakat khususnya generasi muda lebih meningkatkan pengetahuan dan dapat melestarikan kebudayaan setempat, bagi pemerintah dan Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) meningkatkan dan melestarikan kebudayaan daerah setempat Kata Kunci: Perkembangan, batik, Batik Maos