cover
Contact Name
samuel budi wardhana kusuma
Contact Email
samuelbudiunnes@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agungchem@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Chemical Science
ISSN : 22526951     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 830 Documents
Sintesis Komposit Geopolimer Berbasis Abu Layang-CuO serta aplikasinya sebagai Mortar Antibakteri Mustaqim, Ghozali Akhmad; Kusumastuti, Ella
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v9i1.33766

Abstract

Abu layang sebagai limbah batu bara dapat dimanfaatkan menjadi material fungsional diantaranya geopolimer. Geopolimer sebagai bahan bangunan dapat rusak oleh adanya bakteri. Salah satu cara untuk membuat geopolimer tahan terhadap bakteri adalah dengan menambahkan CuO sebagai agen antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan CuO terhadap kualitas geopolimer. Sintesis geopolimer dilakukan dengan menambahkan CuO (0;0,25;0,5;1;1,5% b/b abu layang) ke dalam larutan pengaktif (NaOH, H2O dan natrium silikat) pada rasio solid/liquid (S/L) 1,5 dan dilanjutkan dengan penambahkan abu layang. Komposit geopolimer yang dihasilkan dianalisis kuat tekan dan diuji aktivitas antibakterinya menggunakan metode sumuran. Analisis kualitatif juga dilakukan pada geopolimer terbaik yaitu analisis fasa mineral dengan XRD, gugus fungsi dengan FTIR, dan morfologi permukaan dengan SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan CuO memberikan peningkatan kuat tekan dan efektivitas antibakteri. Kuat tekan tertinggi diperoleh dari komposit geopolimer-CuO 1% sebesar 37,02 MPa. Efektivitas antibakteri terbaik untuk bakteri Bacillus subtillis (Gram positif) pada penambahan CuO 1% dengan zona hambat 11,75 mm dan untuk bakteri Escherichia coli (Gram negatif) pada penambahan CuO 1,5% dengan zona hambat 8,25 mm. Sedangkan hasil menunjukkan bentuk geopolimer pada fasa amorf dan puncak CuO terlihat dengan intensitas sangat kecil. Hasil analisis gugus fungsi dan morfologi pada komposit geopolimer-CuO tidak menunjukkan perubahan secara signifikan.
Sifat Magnetik Material La0,6Ba0,4MnO3 dari LaMnO3 dan BaMnO3 Menggunakan Metode Kombinasi Sol-Gel dan Solid State Saadah, Nelis; Jumaeri, Jumaeri; Putri, Witha Berlian; Munazat, Dicky; Kurniawan, Budhy
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v9i1.33816

Abstract

Perovskite manganite is a manganese oxide-based magnetic material with the basic structure of AMnO3. Interactions between structures and electron transport of materials are studied of the substitution at position A. Perovskite material has interesting physical properties, such as magnetoresistance and magnetocaloric. The goal of research is to study the magnetic properties La0,6Ba0,4MnO3 from single-phase LaMnO3 and BaMnO3 compounds by combination sol-gel and solid state methods. Synthesis of LaMnO3 and BaMnO3 compounds using gel sol methods. The synthesis of La0,6Ba0,4MnO3 using solid state method, that is by mixing LaMnO3 and BaMnO3 powder mechanically and sintering at 1000º C for 24 hours. The characterization magnetic properties of La0,6Ba0,4MnO3 using Vibrating Sample Magnetometer indicate that the material is paramagnetic classified as soft-magnetic.
Dimethyl Phthalate Adsorption Using a Composite of Activated Carbon from Black Liquor-diatomite Yasmine, Luigy Maurizka; Sari, Ajeng Arum; Sulistyaningsih, Triastuti
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v9i2.33837

Abstract

Dimethyl phthalate is one of the main chemicals in the manufacture of plastics which is harmful to human health because it can be easily absorbed in the body through the skin and is toxic so it is necessary to do a waste treatment process. Adsorption is an alternative method for reducing the levels of dimethyl phthalate in liquid waste. The purpose of this study was to determine the effect of adsorption efficiency on dimethyl phthalate using a composite activated carbon from black liquor-diatomite. A composite activated carbon from black liquor-diatomite were contacted with dimethyl phthalate using the batch method at 120 minutes contact time at 30°C and pH 5, the variations tested were the concentration and dosage adsorbent. Testing samples using GC-MS. The results showed optimum dimethyl phthalate adsorption at a concentration of 1 ppm with a contact time of 120 minutes, an adsorbent dose of 0.05 gram and a pH of 5 at 64.2%.
Uji Aktivitas Antioksidan Kombinasi Ekstrak Buah Parijoto (Medinilla Speciosa) dan Rimpang Jahe Merah (Zingiber Oficinalle) dengan Metode ABTS (2,2-Azinobis (3-Etilbenzotiazolin)-6-Asam Sulfonat) Vifta, Rissa; Rahayu, Restu Tutut; Luhurningtyas, Fania Putri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v8i3.34050

Abstract

Buah Parijoto (Medinilla Speciosa) dan Rimpang Jahe Merah (Zingiber officinale telah diketahui memiliki aktivitas antioksidan. Buah Parijoto memiliki kandungan senyawa flavonoid sedangkan Rimpang Jahe Merah memiiki kandungan metabolit sekunder seperti gingerol, shogaol, dan flavonoid yang bersifat antioksidan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis aktivitas antioksidan melalui nilai IC50 serta kategori antioksidan kombinasi ekstrak Buah Parijoto dan Rimpang Jahe dengan metode ABTS (2,2 Azinobis (3-Etilbenzotiazolin)-6-Asam Sulfonat). Aktivitas antioksidan diuji dengan metode ABTS pada seri konsentrasi 10,15,20,25, dan 30 ppm menggunakan Spektrofotometri UV-Vis. Prinsip dari metode ABTS (2,2 Azinobis (3-Etilbenzotiazolin)-6-Asam Sulfonat) yaitu penghilangan warna kation ABTS dengan mengukur kapasitas antioksidan yang bereaksi langsung dengan radikal ABTS. Perbandingan kombinasi ekstrak Buah Parijto dan Rimpang Jahe Merah yang digunakan adalah 1:0, 1:1, 2:1, 1:2, 0:1. Hasil uji aktivitas antioksidan dari setiap kombinasi ekstrak Buah Parijoto:Jahe Merah dengan nilai IC50 berturut-turut adalah 19,73 ppm, 21,53 ppm, 16,48 ppm, 22,48 ppm, dan 25,27 ppm dengan kategori sangat kuat. Aktivitas antioksidan tertinggi ditunjukkan oleh Buah Parijoto dan Rimpang Jahe Merah perbandingan 2:1, dengan nilai IC50 16,48 ppm. Kombinasi ekstrak memberikan efek sinergisme dalam meningkatkan aktivitas antioksidan dan menghasilkan nilai IC50 lebih baik dibandingkan penggunaan tunggal.
Sintesis ρ-mentana-3,8-diol dan Aplikasinya sebagai Gel Air Freshener Penolak Nyamuk Aedes aegypti Syafi'i, Imam; Cahyono, Edy; Mahatmanti, F. Widhi; Alighiri, Dante
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v9i3.34086

Abstract

ρ-Menthane-3,8-diol (PMD) has been synthesized from citronellal with citric acid catalyst through a cyclization process by stirring and heating. Citric acid is used as a substitute for sulfuric acid in PMD because it is cheap, safe and is an effective alternative to synthesis. The result of PMD synthesis from citronellal by 5 g citronellal; 7 g of citric acid solution 10%; for 8 hours stirring at 50o temperature were obtained 71.15% yield; 100.00% conversion; and 71.15% selectivity. PMD gel air freshener is made using PMD then formulated with carrageenan as a gelling agent with PMD variations. The higher PMD content in gel increase the water holding capacity. The best mosquito repellent strength was obtained from PMD gel with 15% PMD which has the greatest mosquito repellent strength in 60 minute (65.00%).
Pengaruh Penambahan NPK dalam Pendegradasian Limbah Cair Kelapa Sawit Menggunakan Biofiltrasi Anaerob dengan Reaktor Fixed-Bed Yusuf, Amalia Sasmita Amalia; F, Panca Nugrahini
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v8i3.34331

Abstract

The processing of Liquid Palm Oil Waste using a fixed-bed reactor has disadvantages where the effluent of wastewater treatment are not balanced with nutrients or substrates available in both waste and activated sludge. For handling these problems, it is necessary to add nitrogen and phosphorus compounds in the form of NPK in activators. There are 3 variations of treatment for NPK, which are 2.5 grams and 5 grams without NPK. The final value of COD without NPK is 1.843 mg/l; 2.5 grams of NPK 623 mg/l; and 5 grams of NPK of 709 mg/l. The final value of TSS without NPK is 4.728 mg/L; 2.5 grams of NPK which is 4,098 mg/L; 5 grams of NPK 3,924 mg/l. The final value of VSS without NPK is 601 mg/l, 2.5 grams of NPK is 414 mg/l; and 5 grams of NPK which is 525 mg/l, From the results of the analysis it can be concluded that the best degradation is obtained by adding 2.5 grams of NPK
Remediasi Logam Seng (Zn) pada Air Bekas Tambang Timah Menggunakan Nanomagnetik Fe3O4/Kitosan Cangkang Rajungan (Portunus pelagicus) Fabiani, Verry Andre; Asriza, Ristika Oktavia
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v8i3.34541

Abstract

Telah dilakukan remediasi logam seng (Zn) pada air bekas tambang timah menggunakan nanomagnetik Fe3O4/kitosan dari cangkang rajungan. Remediasi logam seng pada air bekas tambang timah dilakukan dengan memvariasikan massa Fe3O4 (0 mg, 75 mg, 95 mg, 105 mg, 120 mg) dan lama pengadukan (30 menit, 40 menit dan 50 menit). Nanomagnetik (Fe3O4)/kitosan cangkang rajungan berhasil menurunkan konsentrasi logam seng (Zn) pada air bekas tambang timah sebesar 89,17%. Kondisi optimum remediasi terjadi pada penambahan Fe3O4 sebesar 95 mg dengan lama pengadukan yaitu 30 menit. Kata kunci : cangkang rajungan, kitosan, nanomagnetik, remediasi, seng
Preparasi Komposit Kitosan-Alumina Beads sebagai Adsorben Ion Logam Kadmium(II) dan Nikel(II) dalam Larutan Noviana, Melly; Mahatmanti, F Widhi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v9i1.36782

Abstract

It has been done preparation of composite beads from chitosan and alumina for adsorption Cd(II) and Ni(II). Research includes the preparation of adsorbents (chitosan beads, alumina, and composite beads) and adsorption optimization including pH, contact time, concentration and selectivity. FT-IR characterization showed the presence of a typical group of composite beads. The SAA characterization showed chitosan beads including micropores, alumina and composite beads including mesopores. The optimization results of Cd(II) adsorption showed the optimum concentration at 0.55 mmol/L, while the optimization of pH and contact time of chitosan beads were obtained at pH 6 for 90 minutes, optimum alumina at pH 5 for 60 minutes, and optimum composite beads at pH 6 for 60 minutes . The optimization results of Ni(II) adsorption showed the optimum contact time at 60 minutes, while the optimization of pH and the concentration of chitosan beads occurred at pH 6 with a concentration of 0.65 mmol/L, optimum alumina at pH 7 with a concentration of 0.65 mmol/L, and the optimum composite beads at pH 6 with a concentration of 0.55 mmol/L. The amount of adsorbed Ni(II) 3,797x10-2 mmol/g and Cd(II) 1,7997x10-2 mmol/g, so that composite beads are more selectively adsorbing Ni(II) compared to Cd(II).
Sintesis dan Karakterisasi Nanopartikel Co2+ doped ZnO dengan Menggunakan Metode Sol-Gel Kasuma Warda Ningsih, Sherly; Bahrizal, Bahrizal; Nasra, Edi; Rahayu, Yanna
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v9i1.37135

Abstract

Penelitian tentang sintesis dan karakterisasi Co2+ doped ZnO telah dilakukan dengan menggunakan metode sol-gel. Zink klorida dan kobal klorida heksahidrat digunakan sebagai prekursor. Metanol digunakan sebagai pelarut dan monoetanolamin (MEA) digunakan sebagai penstabil sol. Konsentrasi dopan yang digunakan yakni 3%, 5% dan 7% dengan suhu kalsinasi 400 oC. Sampel Co2+ doped ZnO dianalisis dengan menggunakan FTIR, UVDRS dan XRD. Analisis FTIR menunjukkan regangan pada bilangan gelombang 566 cm-1 untuk Zn-O dan Co2+ doped ZnO menunjukkan Zn-O-Co 660 cm‑ . Nilai band gap diukur dengan UV-DRS untuk sampel Co2+ doped ZnO pada suhu 400 oC untuk 3, 5, 7% sebesar 2,4 eV, 2,3 eV dan 2,4 eV berturut-turut. Struktur kristal ZnO doped Co2+ yang dihasilkan adalah struktur wurtzite (Heksagonal) dengan rentangan ukuran kristalit berkisar antara 35-86 nm.
Ekstraksi dan Analisis Zat Warna Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garciana mangostana L.) serta Aplikasinya sebagai Indikator Asam-Basa Kurniawati, Amallia; Alauhdin, Mohammad
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v9i1.37377

Abstract

Zat warna merah yang dimiliki oleh kulit buah manggis bersumber dari antosianin. Pada kondisi keasaaman yang berbeda, zat ini dapat berubah warna. Pada suasana asam, ntosianin akan berwarna merah dan akan berwarna hijau biru pada suasana basa. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh jenis pelarut dan waku ekstraksi pada kulit buah manggis terhadap serapan yang dimiliki oleh zat warna pada kulit buah manggis. Untuk uji kualitatif, dilakukan uji warna dan analisis gugus fungsi untuk mengidentifikasi keberadaan antosianin. Uji kinerja kulit buah manggis dilakukan dalam bentuk kertas pH dan sebagai indikator titrasi asam basa. Hasil penelitian menunjukkan, pelarut yang dapat mengekstrak kulit buah manggis secara optimum adalah etanol-HCl, dengan waktu maserasi 1 hari. Pada uji warna, ekstrak akan berwarna merah pada keadaan asam dan berwarna hijau kebiruan pada keadaan basa. Pada analisis gugus fungsi, beberapa puncak serapan IR menunjukkan adanya senyawa antosianin. Penyimpanan terbaik untuk ekstrak kulit manggis adalah pada botol gelap dengan suhu penyimpanan yang rendah. Semakin lama waktu penyimpanan ekstrak, maka nilai serapan semakin menurun. Penurunan serapan ini juga sebanding dengan penambahan asam askorbat. Ke dalam ekstrak kulit buah manggis ini memiliki trayek 5,83-10,47. Pada titrasi asam basa, indikator ekstrak kulit buah manggis didapatkan persen kesalahan yaitu +0,0022% pada titrasi HCl-NaOH dan -0,0358% untuk titrasi CH3COOH - NaOH.