cover
Contact Name
Sigit Hariyadi
Contact Email
sigit.hariyadi@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ijgc@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application
ISSN : 22526374     EISSN : 25976133     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Indonesian journal of guidance and counceling publishes research articles and conceptual analysis of guidance and counseling both in schools and out of school education that includes the study of guidance counseling, management, and counseling application approaches, innovation, media / information technology and assessment.
Arjuna Subject : -
Articles 667 Documents
Tingkat Forgiveness dan Prososial antara Siswa Sekolah Umum dan Sekolah Berbasis Agama Kartikaningsih, Kartikaningsih; Suharso, Suharso; Sutoyo, Anwar
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v6i4.17489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat forgiveness dan prososial antara siswa sekolah umum dan siswa sekolah berbasis agama. Jenis penelitian kuantitatif ini menggunakan metode komparatif dan menggunakan uji t-test. Jumlah sampel sebanyak 329 siswa dipilih secara proportionate random sampling. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis deskriptif persentase dan uji t-test. Rata-rata tingkat forgiveness berada pada kriteria tinggi yaitu sekolah umum (71,5%) dan sekolah berbasis agama (76,2%). Rata-rata tingkat prososial berada pada kriteria tinggi yaitu (74,76%) pada sekolah umum dan (73,98%) pada sekolah berbasis agama. Hasil uji t-test menunjukkan dengan taraf signifikasi 5% diketahui pada tingkat prososial < , yaitu (1,885 < 1,960). Begitu pula dengan tingkat prososial diketahui < , yaitu (1,619 < 1,960) yang artinya Ha ditolak dan Ho diterima. Dengan demikian tidak terdapat perbedaan yang signifikan tingkat forgiveness dan prososial anatara siswa sekolah umum dan siswa sekolah berbasis agama. This study aims to determine differences in forgiveness and prosocial rates between public school students and religious school-based students. This type of quantitative research uses a comparative method and uses a t-test. The number of samples of 329 students is selected by proportionate random sampling. Data analysis technique used is descriptive analysis of percentage and t-test. The average forgiveness rate is in the high criteria of public schools (71.5%) and religious schools (76.2%). The average of prosocial level is in high criteria (74.76%) in public schools and (73.98%) in religious schools. The result of t-test shows that 5% significance level is known at prosocial level t_hitung < t_ (count), that is (1,885 <1,960). Similarly, the prosocial rate is known t_hitung < t_ (count), that is (1,619 <1,960) which means Ha rejected and Ho accepted. Thus there is no significant difference in the level of forgiveness and prosocial between students of public schools and religious school-based students.
Hubungan antara kematangan emosi dan self regulation dengan kemampuan penyesuaian diri pada siswa kelas VII SMP Negeri 29 Semarang Riskiyani, Dwi; Hartati, Maria T. S; Sugiyo, Sugiyo
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v6i4.17604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dan self regulation dengan kemampuan penyesuaian diri siswa sekolah menengah pertama baik secara parsial maupun secara bersama-sama. Peneitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional. Sampel yang digunakan berjumlah 152 dari populasi 272 siswa dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan skala kemampuan penyesuaian diri, skala kematangan emosi dan skala self regulation. Adapun teknik analisis data menggunakan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara kematangan emosi dengan kemampuan penyesuaian diri memiliki hubungan yang signifikan (R=0,830, t=18,199, p=0,000<0,05), kemudian antara self regulation dengan kemampuan penyesuaian diri memiliki hungan yang signifikan (R=0,682, t=11,415, p=0,000<0,05). Begitu pula antara kematangan emosi dan self regulation dengan kemampuan penyesuaian diri memiliki hubungan yang signifikan (R=0,849, F=193,024, p=0,000<0,005). Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kematangan emosi dan self regualtion dengan kemampuan penyesuaian diri.
Keefektifan Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Communication Games Untuk Meningkatkan Interaksi Sosial Siswa Kelas VII A SMP N 34 Semarang Wandansari, Carissa Octora; Sugiyo, Sugiyo; Setyowani, Ninik
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v7i1.17607

Abstract

salah satu tujuan manusia adalah untuk memahami dan menjalin interaksi sosial dengan orang lain. Namun pada kenyataannya para siswa tidak memahami bagaimana cara menjalin interaksi sosial yang baik. Tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimana perbedaan tingkat interaksi sosial siswa sebelum dan setelah diberikan bimbingan kelompok. Jenis penelitiannya adalah eksperimen dengan metode pre-experiment. Temuan penelitian yaitu: 1) tingkat interaksi sosial siswa sebelum diberikan bimbingan kelompok adalah 55,4%. 2) tingkat interaksi sosial siswa setelah diberikan bimbingan kelompok adalah 91%. 3) terdapat kenaikan tingkat interaksi sosial setelah diberikan bimbingan kelompok.
Meningkatkan Perilaku Altruisme pada Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Melalui Konseling Kelompok Isnaeni, Nurlaeli; Wibowo, Mungin Eddy; Mugiarso, Heru
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v7i1.17710

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk membuktikan keefektifan layanan konseling kelompok untuk mengatasi rendahnya perilaku altruisme siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 2 Sirampog kabupaten Brebes yang berjumlah 121 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan diperoleh sampel penelitian sejumlah 7 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala psikologis berupa skala altruisme. Analisis data yang digunakan melalui analisis deskriptif presentase dan uji wilcoxon pairs match. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku altruisme siswa sebelum mendapatkan layanan konseling kelompok masuk kategori rendah dengan presentase rata-rata sebesar 48%. Setelah mendapatkan layanan konseling kelompok termasuk dalam kategori tinggi dengan presentase 80% sehingga terjadi peningkatan sebesar 32%. Selain itu diperoleh data melalui uji wilcoxon pairs match dengan n=7 taraf signifikansi 5% didapatkan Zhitung > Ztabel (2,36 < 2) atau Ha diterima dan Ho ditolak. The purpose of this research is to prove the effectiveness of group counseling service to overcome the low of students’ altruism behavior. The type of this research is experimental research. While the population of this research is students in the grade of IX SMP N 2 Sirampog at Brebes regency, it was around 121 students. The sampling technique used purposive sampling; it has taken 7 students in this research. Method of collecting data used scale of psychology, such as scale of altruism. The data analysis used descriptive analysis of percentage and Wilcoxon pairs match test. The results showed the students’ altruism behavior before they get group counseling service, it included to low category with the average percentage of 48%. After the students get group counseling service, it included to high category with percentage of 80% until up to 32%. Furthermore, the other data get by Wilcoxon pairs match test was n=7 level of significance 5%, it gets by Zhitung > Ztable (2,36 < 2) or Ha was received, and Ho was rejected.
Bimbingan Kelompok Berbasis Permainan dengan Media Kartu Berbi untuk Meningkatkan Komunikasi Antarpribadi Siswa Astuti, Dwi; Mugiarso, Heru; Wibowo, Mungin Eddy
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v6i4.17758

Abstract

Media Kartu BerBi (Berani Bicara) merupakan media bimbingan kelompok dalam bentuk permainan yang dapat dimanfaatkan oleh konselor dan siswa. Media kartu BerBi adalah media yang menarik, praktis, dan mudah untuk menggunakanya, agar dapat memotivasi siswa dalam mengikuti layanan bimbingan kelompok. Tujuan dari penelitian adalah untuk membuktikan apakah bimbingan kelompok berbasis permainan dengan media kartu BerBi efektif untuk meningkatkan komunikasi antarpribadi siswa kelas IX D MTs Al-Asror. Rancangan penelitian ini termasuk dalam jenis pre-eksperimental design, dengan metode The One Group Pre Test – Post Test Design. Subyek dalam penelitian ini adalah 9 siswa kelas IX D MTs Al- Asror tahun ajaran 2017/2018 dengan tingkat komunikasi antarpribadi rendah. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah skala komunikasi antarpribadi dengan koefisien reliabilitas 0,975. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan komunikasi antarpribadi siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok berbasis permainan dengan media kartu BerBi (t = 2,66, P < 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok berbasis permainan dengan media kartu BerBi efektif untuk meningkatkan komunikasi antarpribadi siswa. Media BerBi Card is a guidance and counseling media in the form of games which could be used by counselors and students. Media Rummy Card Interpersonal Communication was an interesting media, practical, and easy to use it, in order to motivate the students for following the guidance and counseling services. This purpose of this development to know whether game-based group guidance with BerBi card media is effective to improve interpersonal communication of grade IX students of MTs Al-Asror. The design of this research is included in the type of pre-experimental design, with The One Group Pre Test - Post Test Design method. Subjects in this study were 9 students of class IX D MTs Al-Asror academic year 2017/2018 with low interpersonal communication level. The instrument used in data collection is the scale of interpersonal communication with the reliability coefficient of 0.975. The result of the research showed that there were differences of interpersonal communication before and after given by game based guidance service with BerBi card media (t = 2,66, P <0,05). Thus it can be concluded that game-based group guidance service with BerBi card media is effective to improve interpersonal communication of students.
Pengaruh Layanan Informasi Bidang Sosial dengan Teknik Sosiodrama Terhadap Penyesuaian Diri Dwikintari, Aulia; Nusantoro, Eko; Sugiyo, Sugiyo
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v6i4.17766

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan fenomena yang terjadi pada siswa kelas VIII F SMP Negeri 2 Kajen yang memiliki kemampuan penyesuaian diri yang kurang di lingkungan baru. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh layanan informasi bidang sosial dengan teknik sosiodrama terhadap penyesuaian diri siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan metode pre-experiment. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuh kali pemberian perlakuan pada siswa kelas VIII F SMP Negeri 2 Kajen, dengan subjek penelitian 36 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala penyesuaian diri. teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif presentase dan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan penyesuaian diri sisw pada kategori sedang dengan presentase (64%). Setelah diberikan perlakuan melalui layanan informasi bidang sosial dengan teknik sosiodrama terjadi peningkatan penyesuaian diri pada kategori tinggi dengan presentase (78%). Hal tersebut menunjukkan bahwa layanan informasi bidang sosial dengan teknik sosiodrama berpengaruh terhadap peningkatan penyesuaian diri siswa. This study was conducted based on the phenomenon that accurs in the students of class VIII F SMP Negeri 2 Kajen wich has the ability of self adjustment that is lacking in the new enviroment. The purpose of this study is to know the influence of the social information service with sociodrama technique against self adjustment of student. The type of research is experiment with pre-experiment method. This research was carried out with seven treatment times in the class VIII F SMP Negeri 2 Kajen, with subject research 36 students. Data collesction method used is the scale self adjustment. Data were analyzed using descriptive analysis of the percentage and the t-test. The results show student self adjustment in the medium category with a percentage (64%). After being given a treatment through social information service with sociodrama technique increase of self adjustment in the high category with percentage (78%). This show that the social information service with sociodrama technique affect on the increased self adjustment of students.
Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Sosiodrama Untuk Meningkatkan Karakter Cinta Damai Siswa Kartikawati, Dwiana; Wibowo, Mungin Eddy; Awalya, Awalya
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v6i4.17801

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan layanan bimbingan kelompok teknik sosiodrama dalam meningkatkan karakter cinta damai pada siswa. Penelitian ini memiliki dua variabel, yaitu variabel terikat karakter cinta damai (Y), variabel bebas bimbingan kelompok teknik sosiodrama (X). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Sampel penelitian ini adalah 12 siswa kelas VII B SMP Negeri 1 Tambak, Banyumas dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologis dan observasi. Sedangkan alat pengumpul datanya menggunakan skala cinta damai dan daftar pelanggaran siswa. Teknik analisis data yang digunakan analisis deskriptif persentase dan Wilcoxon Match Pairs Test. Dari analisis Wilcoxon diperoleh Zhitung = (-3,065) dan Ztabel adalah (14), jadi Zhitung (-3,065) < Ztabel (14). Dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan mengenai karakter cinta damai siswa sebelum dan setelah mendapat layanan bimbingan kelompok teknik sosiodrama Dengan demikian teruji bahwa layanan bimbingan kelompok teknik sosiodrama efektif dalam meningkatkan karakter cinta damai pada siswa. Abstract The purpose of this research is to know the effectiveness of the group counceling service in sosiodrama technique to improve the students’ love peaceful character. This research has two variabel, there are variabel that tie on love peaceful character (Y), free variabel of group counceling service in sosiodrama technique (X). The kind of research that use is experimental research. The sample of this research are 12 students in class VII B at SMP Negeri 1 Tambak, Banyumas and the technique to get the sample is use purposive sampling technique. The method to collect the data is use psychology method and oberservation. Whereas, the instrument to collect the data is use love peaceful scale and list of violations of the students. The data analysis technique that use are descriptive precentage analysis and Wilcoxon Match Pairs Test. From the analysis Wilcoxon get Zhitung = (-3,065) dan Ztabel is (14), so Zhitung < (-3,065) dan Ztabel (14). The conclusion, there is significant differences about student’s love peaceful character before and after got group counceling service in sosiodrama technique. Thus been tested that group guidance service in sosiodrama technique is effective to improve students’ love peaceful character.
Meningkatkan Harga Diri pada Siswa Underachiever Melalui Layanan Konseling Kelompok Maharani, Elsa G. Prasetya; Wibowo, Mungin Eddy; Setyowani, Ninik
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 2 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v7i2.17853

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk menguji keefektifan layanan konseling kelompok dengan untuk meningkatkan harga diri pada siswa underachiever kelas VIII SMP N 11 Semarang. Metode yang digunakan adalah metode pre-experimental design, dengan menggunakan one group pretest-posttest design. Penelitian ini menggunakan purposive sampling, dengan subyek penelitian sebanyak 7 siswa yang memiliki masalah harga diri rendah. Alat pengumpul data menggunakan skala harga diri, pengujian validitas dan reliabilitas menggunakan rumus Product Moment dan rumus alpha. Analisis data menggunakan analisis deskriptif presentase dan uji Wilcoxon. Harga diri siswa underachiever sebelum diberikan konseling kelompok memiliki rata-rata 52% termasuk dalam kategori sedang. Sedangkan harga diri siswa underachiever setelah diberikan konseling kelompok memiliki rata-rata 72.44% termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon dengan taraf kesalahan 0.05 diketahui z hitung lebih besar dari z tabel (-2.366<0.0094) maka Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok dapat meningkatkan harga diri pada siswa underachiever. ABSTRACT The objectives of this research was to examine the effectiveness of a group counseling service in improving the self esteem on underachiever students in class VIII of SMPN 11 Semarang. The researcher used pre-experimental design method; one group pretest-postest design. This research used purposive sampling in which the subjects were 7 students who had the low self esteem problems. In collecting the data, the researcher used a self esteem scale, validity and reliability test used Product Moment and Alpha formula. Furthermore, in analyzing the data, the researcher used percentage descriptive analysis and Wilcoxom test. The self esteem on underachiever students before given the group counseling had mean 52%, it was in moderate catagory. While, the self esteem on underachiever students after given the group counseling had mean 72,44%, it was in high category. Based on the result of the Wilcoxon test in 0.05level error, it was known that z value was high than z table (-2.366<0.0094), it meant Ha was accepted. It can be concluded that the group counseling service was able to improve the self esteem on underachiever students.
Layanan Informasi dengan Media Gambar untuk Meningkatkan Pemahaman Sex Edukation Siswa Damayanti, Myra; Anni, Catharina Tri; Mugiarso, Heru
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v7i1.17879

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk menguji keefektifan layanan informasi dengan media gambar untuk meningkatkan pemahaman sex education siswa kelas VI SDN Sadeng 01. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen one group pre-test post-test design. Penelitian ini dilaksanakan delapan kali pertemuan dengan subjek penelitian 18 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan tes. Wawancara dilakukan untuk pengambilan data awal, dan instrument tes untuk pengambilan data penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman sex education siswa dalam kategori sedang (51%). Setelah diberikan layanan informasi dengan media gambar menjadi meningkat dalam kategori sangat tinggi (84,78%). Hal tersebut menunjukkan bahwa layanan informasi dengan media gambar efektif meningkatkan pemahaman sex education siswa. The purpose of this research was to test the effectiveness of information services with media image to improve understanding of sex education grade VI SDN Sadeng 01. This type of research is a research experiment one group pre test post test design. This research is conducted eight times with 18 students of the subject. Data collection was done with interviews and tests. Interviews conducted for the initial data retrieval, and test instruments for data retrieval research. Analytical techniques descriptive analysis of the data using the percentage and wilcoxon test. The results showed that understanding sex education students in the category are (51%). After being given information services by media pictures be increased within the category of very high (84.78%). It is shown that the service information with media images effectively improve understanding sex education students.
Keterlibatan Siswa dalam Pembelajaran ditinjau dari Efikasi Diri dan Self Regulated Learning Mukaromah, Devy; Sugiyo, Sugiyo; Mulawarman, Mulawarman
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 2 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v7i2.17949

Abstract

Abstrak Penelitian ini mendasarkan pada fenomena keterlibatan siswa dalam pembelajaran yang rendah di SMP negeri 22 Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara efikasi diri dan self regulated learning terhadap keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah ex post facto, dengan populasi 288 dan sampel 158. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala efikasi diri, skala self regulated learning dan skala keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh antara efikasi diri terhadap keterlibatan siswa dalam pembelajaran (R2=0.437,p=<0,01), kemudian self regulated learning juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterlibatan siswa (R2=0.765, p=<0,01). Secara bersama-sama efikasi diri dan self regulated learning berpengaruh terhadap keterlibatan siswa dalam pembelajaran (R2=0,794, p= <0,01). Kata Kunci: Efikasi Diri, Self Regulated Learning, Keterlibatan Siswa dalam Pembelajaran Abstract This research is based on the phenomenon of student engagement that is low in SMP Negeri 22 Semarang. This study aims to determine the effect between self efficacy and self regulated learning on student engagement in learning. The research design in this research is ex post facto, with population 288 and sample 158. The sampling technique used is simple random sampling. The data were collected using self-efficacy scale, self-regulated learning scale and student's engagement scale. Research results showed the presence of influence between self efficacy against student engagement (R2=0.437, p =< 0.01), then self regulated learning also have significant influence towards student engagement (R2=0.765, p=< 0.01). Collectively self efficacy and self regulated learning effect on student engagement (R2 = 0,794, p=< 0.01). Keyword: self efficacy, self regulated learning, student engagement

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2023): Desember 2023 Vol 12 No 1 (2023): Juni 2023 Vol 11 No 2 (2022): Desember 2022 Vol 11 No 1 (2022): Juni 2022 Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum Vol 10 No 2 (2021): Desember 2021 Vol 10 No 1 (2021): Juni 2021 Vol 9 No 2 (2020): Desember 2020 Vol 9 No 1 (2020): Juni 2020 Vol 8 No 2 (2019): Desember 2019 Vol 8 No 1 (2019): Juni 2019 Vol 8 No 1 (2019): Juni 2019 Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018 Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018 Vol 7 No 3 (2018): September 2018 Vol 7 No 3 (2018): September 2018 Vol 7 No 2 (2018): Juni 2018 Vol 7 No 2 (2018): Juni 2018 Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018 Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018 Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017 Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017 Vol 6 No 3 (2017): September 2017 Vol 6 No 3 (2017): September 2017 Vol 6 No 2 (2017): Juni 2017 Vol 6 No 2 (2017): Juni 2017 Vol 6 No 1 (2017): Maret 2017 Vol 6 No 1 (2017): Maret 2017 Vol 5 No 4 (2016): Desember 2016 Vol 5 No 4 (2016): Desember 2016 Vol 5 No 3 (2016): September 2016 Vol 5 No 3 (2016): September 2016 Vol 5 No 2 (2016): Juni 2016 Vol 5 No 2 (2016): Juni 2016 Vol 5 No 1 (2016): Maret 2016 Vol 5 No 1 (2016): Maret 2016 Vol 4 No 4 (2015): Desember 2015 Vol 4 No 4 (2015): Desember 2015 Vol 4 No 3 (2015): September 2015 Vol 4 No 3 (2015): September 2015 Vol 4 No 2 (2015): Juni 2015 Vol 4 No 2 (2015): Juni 2015 Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015 Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015 Vol 3 No 4 (2014): Desember 2014 Vol 3 No 4 (2014): Desember 2014 Vol 3 No 3 (2014): September 2014 Vol 3 No 3 (2014): September 2014 Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014 Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014 Vol 3 No 1 (2014): Maret 2014 Vol 3 No 1 (2014): Maret 2014 Vol 2 No 4 (2013): Desember 2013 Vol 2 No 4 (2013): Desember 2013 Vol 2 No 3 (2013): September 2013 Vol 2 No 3 (2013): September 2013 Vol 2 No 2 (2013): Juni 2013 Vol 2 No 2 (2013): Juni 2013 Vol 2 No 1 (2013): Maret 2013 Vol 2 No 1 (2013): Maret 2013 Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1 No 1 (2012): September 2012 Vol 1 No 1 (2012): September 2012 More Issue