Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Konsumsi Rebusan Daun Kelor Terhadap Peningkatan Produksi Asi Di Desa Tanjung Gusta Mouliza, Nurul; Nuriah Arma; Debby Pratiwi; Ina Rahawa
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2848

Abstract

Rendahnya cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia menyebabkan sebagian anak tidak memperoleh haknya untuk mendapatkan asupan bergizi tinggi yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangannya. Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah kurangnya produksi ASI pada ibu menyusui. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan produksi ASI, salah satunya melalui intervensi nonfarmakologis, seperti pemberian rebusan daun kelor, yang diharapkan dapat membantu meningkatkan produksi ASI sehingga bayi tetap memperoleh ASI secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi rebusan daun kelor terhadap peningkatan produksi ASI di DesaTanjung Gusta. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan rancangan one group pretest–posttest design yang melibatkan 20 responden. Intervensi dilakukan selama dua minggu untuk menilai perubahan produksi ASI sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pemberian intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata produksi ASI pada tahap pre-test sebesar 0,108 dan menurun menjadi 0,020 pada tahap post-test. Terdapat perubahan yang signifikan pada jumlah produksi ASI dengan nilai p-value 0,000. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa konsumsi rebusan daun kelor berpengaruh signifikan terhadap peningkatan produksi ASI. Diharapkan tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi terkait manfaat daun kelor sebagai sumber bahan peningkat ASI.
Efektivitas Konsumsi Gyoza dengan Kombinasi Daun Kelor dan Ayam terhadap Kadar Hemoglobin pada Wanita Usia Subur di Dusun Baru Jayadesa Jentera Stabat Tahun 2026 Marlina Marlina; Yulida Effendi Nasution; Afifa Naura Harahap; Debby Pratiwi; Elya Rosa Br. Sembiring; Helsa Eghianinta
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.502

Abstract

Anemia defisiensi besi masih menjadi masalah kesehatan utama, terutama pada wanita usia subur (WUS) yang rentan mengalami penurunan kadar hemoglobin akibat pola konsumsi zat gizi, khususnya sayuran dan protein yang kurang optimal. Berdasarkan data WHO (2022), prevalensi anemia pada WUS di Indonesia mencapai 31,2%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas konsumsi gyoza dengan kombinasi daun kelor dan ayam terhadap kadar hemoglobin pada wanita usia subur di Dusun Baru Jaya Desa Jentera Stabat tahun 2026. Desain penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan pada November 2025 hingga april 2026. Sampel berjumlah 20 WUS yang mengalami anemia, dipilih secara Purposive Sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed test. Hasil uji statistik menunjukkan p-value 0,001 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan konsumsi gyoza dengan kombinasi daun kelor dan ayam terhadap kadar hemoglobin pada wanita usia subur. Kesimpulan: Konsumsi gyoza kombinasi daun kelor dan ayam efektif meningkatkan kadar hemoglobin pada WUS. Disarankan agar WUS rutin mengonsumsi olahan tersebut dan tenaga Kesehatan Bersama masyarakat mengaplikasikannya melalui program puskesmas dan posyandu sebagai upaya mencegah anemia.