Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGEMBANGAN VIDEO SIMULASI MODEL KONSELING KARIER PERSON-ENVIRONMENT FIT Cahyawulan, Wening; Komalasari, Gantina; Badrujaman, Aip
Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol 2, No 2 (2018): Volume.2 Nomor 2 November 2018
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v2n2.p115-124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan model instruksional, yaitu video simulasi konseling yang menampilkan pelaksanaan model konseling karier person-environment fit. Model instruksional ditujukan untuk mahasiswa S-1 program studi bimbingan konseling, Universitas Negeri Jakarta. Model instruksional dikembangkan untuk mengatasi permasalahan rendahnya pengetahuan mahasiswa terkait konseling karier. Hasil analisis asesmen kebutuhan menunjukan bahwa mahasiswa belum menguasai pemecahan masalah karier, menganalisis metode/teknik yang digunakan dalam konseling karier, serta menelaah sumber informasi karier. Sehingga, konten yang dikembangkan dalam model instruksional terdiri dari kasus konseling karier, tahapan model konseling karier person-environment fit dengan sumber infomasi karier, dan kesimpulan. Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan Interactive Video (IVD) yang diungkapkan oleh Bergman dan Moore (1990). Pengembangan Interactive Video (IVD) terdiri dari tujuh tahap, yaitu (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) produksi, (5) pengarangan, dan (6) validasi. Pengujian model instruksional melibatkan ahli materi, ahli media, dan pengguna. Berdasasarkan hasil pengujian maka model instruksional dianggap mudah dipelajari, efisien digunakan, mudah diingat, sedikit kesalahan, memuaskan, serta sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran. Penelitian ini membahas data pilot dan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya.
Accountability of Layanan Dasar by school counselor in junior high school in East Jakarta on school principals perspective Badrujaman, Aip; Luawo, Meithy Intan Rukia; Cahyawulan, Wening
Konselor Vol 7, No 4 (2018): KONSELOR
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.452 KB) | DOI: 10.24036/020187410740-0-00

Abstract

The objective of this research is to describe of the accountability of Layanan Dasar school counselor on school principals’ perspective. The study used descriptive study methods, used sampling technique was convenience sampling with a sample of 33 school principals, and instruments used were Mixed Standard Scale for Evaluating Student Behavior and analysis data used descriptive. The results of the study show that overall the level of accountability of guidance and counseling programs in schools in East Jakarta is at a low level (49%). Second, achievements based on indicators are not significantly different (10%). Third, the highest indicator of accountability is the responsibility, while the lowest indicator is the feedback mechanism. Fourth, each school falls into the low category of 50%, medium 30%, and high 20%. Based on the results there needs to be an effort to improve the accountability of the guidance and counseling program and base of feedback mechanism indicators, teacher Guidance and counseling must create a mechanism by which the principal can submit input.
Development of interactive multimedia related information about senior high school on guidance and counseling Badrujaman, Aip; Cahyawulan, Wening; Debasari, Lulu Arini
Konselor Vol 7, No 2 (2018): KONSELOR
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.543 KB) | DOI: 10.24036/020187310742-0-00

Abstract

This study aims to develop interactive multimedia as a viable medium to be used in individual planning services about information on State High Schools in the school zone for the domicile of the new Kebayoran sub-district. The research was conducted at Purnama Middle School in Jakarta. The research used is the ADDIE development model with three stages, (1) analysis, (2) design and (3) development. The instruments used were expert validation questionnaires and user trial questionnaires. The data analysis technique used is formative evaluation techniques. The results of material validation show the category “very feasible” with a percentage of 83.33%. Then the results of media validation show the category “very feasible” with a percentage of 91.11%. The results of user trial conducted on five students showed the category “feasible” in the aspect of the media with a percentage of 81.6%, the category “feasible” in the material aspect with a percentage of 79%, and the category “very feasible” in the aspect media with a percentage of 82%.
PENGEMBANGAN VIDEO SIMULASI MODEL KONSELING KARIER PERSON-ENVIRONMENT FIT Cahyawulan, Wening; Komalasari, Gantina; Badrujaman, Aip
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol 2, No 2 (2018): Volume.2 Nomor 2 November 2018
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v2n2.p115-124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan model instruksional, yaitu video simulasi konseling yang menampilkan pelaksanaan model konseling karier person-environment fit. Model instruksional ditujukan untuk mahasiswa S-1 program studi bimbingan konseling, Universitas Negeri Jakarta. Model instruksional dikembangkan untuk mengatasi permasalahan rendahnya pengetahuan mahasiswa terkait konseling karier. Hasil analisis asesmen kebutuhan menunjukan bahwa mahasiswa belum menguasai pemecahan masalah karier, menganalisis metode/teknik yang digunakan dalam konseling karier, serta menelaah sumber informasi karier. Sehingga, konten yang dikembangkan dalam model instruksional terdiri dari kasus konseling karier, tahapan model konseling karier person-environment fit dengan sumber infomasi karier, dan kesimpulan. Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan Interactive Video (IVD) yang diungkapkan oleh Bergman dan Moore (1990). Pengembangan Interactive Video (IVD) terdiri dari tujuh tahap, yaitu (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) produksi, (5) pengarangan, dan (6) validasi. Pengujian model instruksional melibatkan ahli materi, ahli media, dan pengguna. Berdasasarkan hasil pengujian maka model instruksional dianggap mudah dipelajari, efisien digunakan, mudah diingat, sedikit kesalahan, memuaskan, serta sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran. Penelitian ini membahas data pilot dan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya.
Pengembangan Self-help Book Dengan Program Making Friends With Yourself untuk Meningkatkan Self-compassion Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 38 Jakarta Brilliyana Kartika Sari Dewi; Wening Cahyawulan
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 9 No 2 (2020): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.761 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.092.03

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan self-help book dengan program making friends with yourself untuk meningkatkan self-compassion peserta didik kelas X SMA Negeri 38 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah DBR yang merupakan akronim dari Design Based Research atau biasa disebut Educational Design Research yang terdiri dari tiga tahapan inti yakni (1) Analisis dan Eksplorasi, (2) Desain dan Konstruk, (3) Evaluasi dan Refleksi. Penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap evaluasi. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 38 Jakarta. Subjek penelitian ini adalah 154 peserta didik kelas X SMA Negeri 38 Jakarta. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan teknik penyebaran angket dan wawancara pada peserta didik. Hasil uji validasi dengan ahli media, skor yang didapatkan sebesar 77,27% (layak) dengan keunggulan memiliki desain yang menarik, pemilihan ukuran dan bentuk yang tepat, serta tujuan materi dapat tersampaikan. Sedangkan hasil uji validasi dengan ahli materi mendapatkan skor sebesar 91,25% (sangat layak) yang artinya self-help book yang dikembangkan telah sesuai dengan program making friends with yourself. Pengembangan self-help book memberikan informasi mengenai self-compassion, serta keterampilan dalam mengembangkan self-compassion. Kata Kunci: Self-Help Book, Self-Compassion.
OPTIMISME, KEPUASAN HIDUP, DAN RESILIENSI TERHADAP ADAPTABILITAS KARIER REMAJA DARI KELAS SOSIO-EKONOMI BAWAH Wening Cahyawulan; Eka Wahyuni
Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpbk.v6i1.12077

Abstract

Dalam menghadai perubahan ekonomi global, individu perlu memilki adaptabilitas karier yaitu kemampuan untuk beradaptasi dalam kondisi yang baru atau berubah. Adaptabilitas karier berhubungan dengan berbagai trait positif psikologis seperti optimisme, kepuasan hidup, dan resiliensi dalam hubungan melihat keyakinan baik di masa depan. Pada individu yang berasal dari kelompok sosio-ekonomi bawah, mereka cenderung memiliki kepuasan hidup yang rendah yang juga berkaitan dengan optimisme dalam menghadapi masa depan. Oleh sebab itu, melalui penelitian ini akan dilakukan analisis terhadap hubungan trait psikologi positif (optimisme, kepuasan hidup, dan resiliensi) terhadap adaptabilitas karier. Hasil penelitian menunjukkan trait psikologi positif memiliki hubungan yang signifikan dengan adaptabilitas karier.
PENDEKATAN BEHAVIORAL: DUA SISI MATA PISAU Arga Satrio Prabowo; Wening Cahyawulan
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 5 No 1 (2016): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.269 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.051.03

Abstract

Abstrak Pendekatan behavioral merupakan salah satu pendekatan tertua dalam dunia psikoterapi dan merupakan salah satu pendekatan populer yang banyak digunakan dikalangan pekerja kesehatan mental. Pendekatan behavioral memiliki berbagai macam model konseling untuk menangani berbagai jenis masalah, sebut saja penguatan positif, token economy, desensitisasi sistematik, flooding, dan lain sebagainya. Sebagai pendekatan yang telah banyak digunakan, tentunya pendekatan konseling behavioral memberi banyak keuntungan pada konseli atau klien yang ditangani, sehingga keunggulan dari pendekatan ini tidak perlu diragukan lagi. Akan tetapi, beberapa penelitian menyebutkan bahwa pendekatan konseling behavioral bukanlah tanpa kekurangan. Ibarat dua sisi mata pisau, disatu sisi dapat membantu pekerjaan seseorang, namun juga dapat melukai orang yang menggunakannya. Tulisan ini membahas mengenai kelebihan dan kekurangan pendekatan konseling behavioral berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan pada berbagai literatur ilmiah yang terkait. Kata Kunci: Behavioral, Konseling
PERSPEKTIF TERPADU: ALTERNATIF TERBAIK ATAS KONSELING KONVENSIONAL Wening Cahyawulan; Arga Satrio Prabowo
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 5 No 1 (2016): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.416 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.051.20

Abstract

Berbagai teori konseling yang ada saat ini bukanlah tanpa keterbatasan. Kompleksitas masalah yang dialami oleh seorang individu, terkadang membuat sebuah teori pendekatan konseling tidak mampu berdiri sendiri dalam menangani masalah dan dibutuhkan perspektif pendekatan lain atau teknik konseling lainnya. Beberapa individu memiliki masalah yang cukup kompleks sehingga perspektif pendekatan satu dengan pendekatan lainnya harus diguanakan agar dapat menangani masalah individu secara tuntas. Hal ini terjadi karena teori pendekatan konseling tidak dapat menangani semua masalah yang terdapat pada diri individu. Atas dasar fakta tersebut, maka lahirlah sebuah perspektif atau pendekatan konseling yang dapat menggabungkan beberapa teori pendekatan atau teknik-teknik tertentu dalam berbagai pendekatan konseling yang memungkinkan menyelesaikan berbagai permasalahan yang dialami oleh individu. Perspektif atau pendekatan tersebut dikenal dengan sebutan perspektif integratif atau perspektif terpadu. Tulisan ini akan membahas efektifitas dari perspektif integratif dalam menangani berbagai kasus dalam proses konseling.
Pengaruh penggunaan media komik dalam layanan informasi karir untuk meningkatkan kematangan karir: Studi kuasi eksperimen terhadap peserta didik kelas VIII di SMP Labschool Jakarta Wening Cahyawulan; Wirda Hanim; Herdi Herdi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1182.559 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.032.25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kematangan karir peserta didik kelas VIII di SMP Labschool Jakarta melalui layanan informasi karir menggunakan media komik. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan pretest-posttest nonequivalent group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 72 orang yang diambil dengan menggunakan teknik cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen yang dikembangkan melalui konstruk Inventori Kematangan Karir yang dikemukakan Crites tahun 1973. Inventori kematangan karir terdiri dari dua pengukuran yaitu pengukuran terhadap sikap karir dan kompetensi karir. Teknik analisis data untuk memperoleh gambaran kematangan karir menggunakan statistik deskriptif berupa presentase dan teknik analisis data untuk uji hipotesis menggunakan t-test berupa independent sample t-test. Hasil uji hipotesis dilakukan dengan bantuan program SPSS 20.0 for windows yang menunjukkan bahwa pada sikap karir diperoleh Sig = 0,000 dan pada kompetensi karir diperoleh Sig = 0,000, hasil tersebut menunjukkan bahwa pada sikap karir maupun kompetensi karir diperoleh Sig < 0,05. Oleh sebab itu, diperoleh kesimpulan bahwa peningkatan kematangan karir peserta didik yang mendapatkan layanan informasi karir menggunakan media komik lebih tinggi dibandingkan peningkatan kematangan karir peserta didik yang tidak mendapatkan layanan informasi karir menggunakan media komik, baik pada sikap karir maupun kompetensi karir.
Pengembangan Ensiklopedia Pekerjaan Bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) untuk Peserta Didik Kelas X di SMA Suluh Jakarta Wening Cahyawulan; Dwi Rachmawati
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 7 No 2 (2018): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.144 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.072.03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media berupa ensiklopedia pekerjaan bidang matematika dan ilmu pengetahuan alam (MIPA) untuk peserta didik kelas X di SMA Suluh Jakarta yang dapat digunakan sebagai layanan perencanaan individual. Populasi pada penelitian ini berjumlah 71 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling dengan teknik sampling jenuh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode research and development (R&D) model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation dan Evaluation). Tahapan dalam penelitian ini adalah analisis, desain dan pengembangan. Alat pengumpulan data menggunakan angket, wawancara dan studi dokumentasi. Ensiklopedia berisi pekerjaan ahli analisis riset operasional (quality control), ahli astronomi, ahli biokimia, ahli biologi, ahli fisika, ahli genetika, ahli hidrologi, ahli kimia, ahli matematika, ahli mikrobiologi, ahli statistika, ahli zoologi dan aktuaris. Hasil penilaian evaluasi formatif yang diperoleh yaitu ahli materi 85,8%, ahli media 92% dan peserta didik 80,2%. This study aims to develop an encyclopedia about the mathematics and natural sciences jobs for student class X at Suluh Senior High School that can be used as individual planning services. The population in this study amounted to 71 peoples. The sampling technique used is non-probability sampling with saturated sampling technique. The method used is a method of research and development (R&D) model of ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation and Evaluation). The stages in this research is analyze, design and development. Data collection tools in the form of questionnaires, interviews and documentation study. The Encyclopedia contains is analysis operational research (quality control), astronomers, biochemists, biologists, physicists, geneticists, hydrologists, chemists, mathematicians, microbiologists, statisticians, zoologists and actuaries. Results of the formative evaluation is 85.8% of material experts, media experts 92% and 80.2% of students.