Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengembangan Video Dokumenter Mengenai Role Model yang Memiliki Employability Skills Untuk Peserta Didik Kelas XII IPS SMA Negeri 14 Jakarta Wening Cahyawulan; Andita Ratih
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 8 No 1 (2019): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.215 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.081.06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran berupa video dokumenter mengenai role model yang memiliki employability skills. Penelitian ini ditujukan kepada peserta didik kelas XII IPS SMA Negeri 14 Jakarta. Jumlah populasi pada penelitian ini sebanyak 72 orang peserta didik. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh dengan jumlah sampel 72 orang peserta didik. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode research and development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Adapun tahapan pengembangan yang dilakukan peneliti yaitu tahap analisis, desain, dan pengembangan. Video dokumenter ini memuat informasi mengenai definisi, ciri-ciri individu yang memiliki keterampilan tersebut, dan urgensi keterampilan tersebut dalam dunia karier pada keterampilan manajemen diri, komunikasi, kepemimpinan, kecerdasan emosional, kerjasama, keberanian berusaha, kesadaran pada karier, keterampilan menyelesaikan masalah, keterampilan mengelola teknologi dan informasi, dan keterampilan matematik. Penilaian produk dilakukan oleh validator yang terdiri dari ahli media, ahli materi, dan peserta didik. Berdasarkan penilaian media yang telah dilakukan, diperoleh hasil uji validitas media 81,25% dan termasuk kategori layak. Uji validitas materi memperoleh hasil 77,56% dan termasuk kategori layak. Serta penilaian peserta didik memperoleh hasil 71,25% dan termasuk kategori layak.
Pengembangan Film Pendek Mengenai Tahapan Pengambilan Keputusan Karier Dengan Model Prescreening, In Depth Exploration, Choice (PIC) Untuk Peserta Didik Kelas XI SMAN 29 Jakarta Wening Cahyawulan; Farhan Nurjani
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 8 No 2 (2019): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.502 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.082.04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan film tentang tahapan pengambilan keputusan karier model prescreening, in depth exploration, choice (PIC) untuk peserta didik kelas XI di SMA N 29 Jakarta. Jumlah populasi penelitian sebanyak 241 orang peserta didik dan sampel sebanyak 150 orang peserta didik. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik random sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (RnD) menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Tahapan model ADDIE telah dilakukan peneliti berupa analisis, desain, dan pengembangan. Alat pengumpul data berupa angket dan wawancara. Evaluasi formatif dilakukan oleh validator ahli media, ahli materi, dan peserta didik. Data tersebut menunjukkan hasil evaluasi validitas ahli media 96,66%, validitasi ahli materi 92,30%, uji coba keterbacaan peserta didik menunjukkan hasil 71,5%, pilot test menunjukkan rerata hasil yang peserta didik peroleh sebesar 79%. Film berisi tentang tahapan pengambilan keputusan karier dengan model prescreening, in depth exploration, choice.
Gambaran Dimensi Body Image Siswi Terhadap Pengembangan Self-Help Book Dengan Body Image Cognitive Behavioral Therapy Wening Cahyawulan; Atikah Dwi Rahmattiani
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 10 No 1 (2021): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.483 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.101.02

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dimensi body image pada siswi di salah satu sekolah SMK Negeri Jakarta dan kebutuhan untuk meningkatkan dimensi body image dengan self-help book. Sampel penelitian ini menggunakan teknik random sampling dengan jumlah sebanyak 141 peserta didik. Alat ukur yang digunakan adalah Multidimensional Body-Self Relations Questionnaire – Appearance Scales (MBSRQ-AS) dan studi kebutuhan self-help book mengenai dimensi body image. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran dimensi body image pada siswi berada pada kategori positif 8,9%, netral 9,2% dan negatif 9,9% . Hal tersebut dimensi body image siswi dalam kategori negatif, sebagian besar siswi belum memiliki pengetahuan mengenai materi dimensi body image, semua siswi pada studi kebutuhan mengenai self-help book terdapat hasil 71,3% dari 141 siswi belum pernah membaca self-help book, dan 79,7% yaitu 114 siswi yang tertarik untuk mengetahui lebih jauh dan membaca self-help book ini. Oleh karena itu, pengembangan self-help book sangat penting untuk membantu siswi dalam meningkatkan dimensi body image.
Pengembangan Media Buku Bantuan Diri (Self-Help Book) dengan Teknik Self Modification Untuk Meningkatkan Keterampilan Manajemen Waktu Peserta Didik Kelas X di MAN 1 Kota Tangerang Selatan Rizka Nurul Fadhilah; Wening Cahyawulan
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 9 No 1 (2020): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.784 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.091.07

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media self-help book untuk meningkatkan keterampilan manajemen waktu dengan menggunakan teknik self modification pada peserta didik X MA Negeri 1 Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini termasuk dalam Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian dilakukan di MA Negeri 1 Tangerang Selatan. Subjek penelitian ini adalah 197 peserta didik kelas X. Pengumpulan data dengan menggunakan teknik wawancara dan penyebaran angket kepada peserta didik. Hasil uji validasi dengan ahli media mendapat persentase sebesar 92,05% (Sangat Layak) dan ahli materi sebesar 87,5% (Sangat Layak). Hasil uji validasi pada kelompok kecil mendapat persentase 84,8% (Sangat Layak) pada penilaian media. Sehingga dapat dinyatakan media self-help book untuk meningkatkan keterampilan manajemen waktu dengan menggunakan teknik Self Modification pada peserta didik kelas X di MA Negeri 1 Kota Tangerang Selatan “Sangat Layak”. Di dalam self-help book ini terdapat informasi-informasi keterampilan manajemen waktu seperti definisi, faktor-faktor, bentuk perilaku, dan cara meningkatkan keterampilan manajemen waktu. Selain itu terdapat lembar kerja-lembar kerja untuk membantu peserta didik mengatasi permasalahan dan meningkatkan keterampilan manajemen waktu.
Hubungan antara Self Compassion dengan Resiliensi pada Mahasiswa Tingkat Akhir Mira Oktaviani; Wening Cahyawulan
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 10 No 2 (2021): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.499 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.102.06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self compassion dengan resiliensi pada mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini menggunakan metode korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 310 mahasiswa tingkat akhir Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta. Pengambilan sampel menggunakan Teknik accidental sampling. Alat pengumpul data berupa instrumen Skala Welas Diri (SWD) dan Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) Short version-10 item yang diadaptasi oleh peneliti. Hasil uji validitas menunjukkan semua butir pernyataan valid. Uji reliabilitas untuk variabel self compassion sebesar 0,962 dan untuk resiliensi 0,801 berada pada kategori sangat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara self compassion dengan resiliensi pada mahasiswa tingkat akhir dengan koefisien korelasi 0,498 dan siginifikansi 0,000 (p<0,05).
BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEKERASAN SEKSUAL UNTUK PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KECAMATAN BANTAR GEBANG Happy Karlina Marjo; Wening Cahyawulan; Hilma Firtiyani
Bahasa Indonesia Vol 14 No 02 (2017): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.324 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.142.02

Abstract

ABSTRACT: Community service is based on the lack of knowledge and understanding of sexual violence in the students. For that we need group guidance to help learners to improve knowledge and understanding of sexual violence so as to prevent the occurrence of sexual violence problems early on. Group guidance is one way to increase the knowledge and understanding of sexual violence in learners. The purpose of community service is to help learners understand, understand and address violence issues through group counseling services with trauma counseling. The subjects of devotion to the community involved as counselors and observers are lecturers Guidance and Counseling FIP UNJ, classroom teachers, and counseling respondents are students in SMPN 27 Subdistrict Bekasi Bandar Gebang. Community service is done by applying trauma counseling through group guidance activities. The results of community service at the time of group counseling services obtained increased ability of knowledge and understanding of sexual violence based on evaluation conducted by counselor and class teacher before and after implementation of group guidance. As for students who experienced sexual violence as much as 2 people, so given trauma counseling service. Through the evaluation of trauma counseling activities conducted, it was concluded that two counselors experienced physical violence from their parents with verbal blows and verbal abuse not yet leading to sexual violence. The researcher's recommendations are addressed to several related parties, such as providing parenthing educational to counsel parents, information and training on handling students who experienced physical violence, verbal violence and early sexual violence for teachers at Bandar Gebang School, and Principal as policy makers. ABSTRAK: Pengabdian pada masyarakat yang dilakukan bertitik tolak dari kurangnya pengetahuan dan pemahaman kekerasan seksual pada peserta didik. Untuk itu diperlukan bimbingan kelompok untuk membantu peserta didik agar meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai kekerasan seksual sehingga mencegah terjadinya permasalahan kekerasan seksual sejak dini. Bimbingan kelompok merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kekerasan seksual pada peserta didik. Tujuan pengabdian pada masyarakat adalah untuk membantu peserta didik mengetahui, memahami dan mengatasi permasamasalahan kekerasan melalui layanan bimbingan kelompok dengan konseling trauma. Subjek pengabdian pada masyarakat yang terlibat sebagai konselor dan observer adalah dosen Bimbingan dan Konseling FIP UNJ, guru kelas, dan responden konseling adalah peserta didik di SMP Negeri 27 Kota Bekasi Kecamatan Bandar Gebang. Pengabdian pada masyarakat dilakukan dengan menerapkan konseling trauma melalui kegiatan bimbingan kelompok. Hasil dari pengabdian masyarakat pada saat layanan bimbingan kelompok diperoleh peningkatan kemampuan pengetahuan dan pemahaman kekerasan seksual berdasarkan evaluasi yang dilakukan konselor dan guru kelas sebelum dan setelah pelaksanaan bimbingan kelompok. Adapun peserta didik yang mengalami kekerasan seksual sebanyak 2 (dua) orang, sehingga diberikan layanan konseling trauma. Melalui evaluasi kegiatan konseling trauma yang dilakukan, didapatkan kesimpulan bahwa dua konseli mengalami kekerasan fisik dari orang tuanya dengan pukulan dan cacian secara verbal belum mengarah pada kekerasan seksual. Rekomendasi peneliti ditujukan kepada beberapa pihak terkait, seperti memberikan parenthing educational kepada orang tua konseli, informasi dan pelatihan penanganan peserta didik yang mengalami kekerasan fisik, kekerasan verbal dan kekerasan seksual sejak dini untuk para guru di Sekolah Bandar Gebang, serta Kepala Sekolah sebagai penentu kebijakan.
Pengembangan Video Pekerjaan Bidang Perpustakaan, Pendidikan dan Pelatihan dalam Layanan Perencanaan Individual Wening Cahyawulan; Christina Novelia Sibarani
Jurnal Pembelajaran Inovatif Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Pembelajaran Inovatif
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPI.012.01

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran video pekerjaan bidang perpustakaan, pendidikan dan pelatihan yang digunakan dalam layanan perencanaan individual untuk kelas XI di SMA N 31 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Tahapan model pengembangan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah analisis, desain, dan pengembangan. Evaluasi formatif dilakukan oleh validator ahli media, ahli materi, dan peserta didik. Berdasarkan data tersebut menunjukkan hasil evaluasi validitasi ahli media 95,66% (sangat layak), validatasi ahli materi 70,45% (layak), dan uji coba peserta didik mencapai 74% (layak). Hasil penelitian adalah tujuh video yang menjelaskan pekerjaan pustakawan, guru pendidikan sekolah dasar, guru pendidikan menengah, guru pendidikan kejuruan, guru pendidikan khusus, dosen, instructional designer. Masing-masing video mendeskripsikan pengertian, tugas yang dilakukan, kompetensi yang harus dimiliki, serta pengalaman kerja.
Peningkatan Kompetensi Teknologi dan Informasi Guru Bimbingan dan Konseling Wening Cahyawulan; Aip Badrujaman; Hilma Fitriyani; Michiko Mamesah; Eka Wahyuni; Djunaedi Djunaedi
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2019): Februari
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.962 KB) | DOI: 10.31960/caradde.v1i2.76

Abstract

Kompetensi teknologi dan informasi bagi guru bimbingan dan konseling/konselor merupakan kompetensi yang perlu dimiliki. Hal ini dikarenakan, kompetensi teknologi dan informasi akan membantu guru bimbingan dan konseling/konselor melaksanakan administrasi bimbingan dan konseling yang cenderung memakan waktu, seperti analisis hasil asesmen. Pengabdian pada masyarakat dilakukan dengan metode pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknologi guru bimbingan dan konseling/konselor di wilayah DKI Jakarta. Pengabdian pada masyarakat melibatkan 28 orang guru bimbingan dan konseling di wilayah DKI Jakarta. Berdasarkan hasil pelaksanaan pengabdian pada masyarakat, diperlukan adanya pendampingan bagi peserta ketika menerapkan kompetensi teknologi dan informasi dalam layanan bimbingan dan konseling di sekolah masing-masing
Career Decision Self-Efficacy Scale-Short Form with Indonesian University Graduates: A Rasch Model Approach Wening Cahyawulan; Devie Yundianto
Indonesian Journal of Learning Education and Counseling Vol. 4 No. 2 (2022): Maret
Publisher : ILIN Institute Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/ijolec.v4i2.1527

Abstract

The Career Decision Self-Efficacy Scale (CDSE)-Short Form is a 25-item intended to assess people's belief in their capacities to make a career decision. This study analyzed the psychometric properties of CDSE-SF using RASCH in the sample of 391 (64% male; 88% female) university graduates in Indonesia. The results indicated that the CDSE-SF are (1) unidimensional except for item number 13 and 17; (2) item measure test showed the greatest value is item number 13 and the lowest value is item number 1; (3) each response of category is functioning well, (4) the item reliability is 0,98 and the person reliability is 0,95, and (6) item number 1, 16, 18, and 22 are detected to have DIF across gender. Overall, the results indicated that based on the psychometric properties of the CDSE-SF Indonesian version, this 5-item scale was satisfactorily reliable and valid to measure self-efficacy of career decision-making.
The Relationship between Family Social Support and Self-Efficacy in Career Decision-Making of Final Year University Students Adinda Salwani; Wening Cahyawulan
ENLIGHTEN: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 5 No 1 (2022): January-June
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/enlighten.v5i1.3919

Abstract

The purpose of this research is to determine the relationship between family social support and self-efficacy in career decision-making self-efficacy of final-year students. This is quantitative research with correlational design. The convenience sampling technique used to obtain a sample size of 402 final-year university students. Data were collected using a questionnaire consist of biographical related question and Family Support Measure instrument consisting of Family of Origin Career Development Support, Parent Intentional Career-Related Interactions, and Career Decision Self-Efficacy-Short Form (CDSE-SF). The validity and reliability test shows that all items were valid and reliable with reliability tests of 0.870, 0.911, and 0.973 for the Family of Origin Career Development Support, Parent Intentional Career-Related Interactions, and CDSE-SF. The results showed a significant positive relationship between family social support and self-efficacy in career decision-making of final-year students. Therefore, it is expected that the higher education career service center can use family factor as a source of support in the career service process.