Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Academic Burnout in Vocational High School Students Abd. Basith; Md. Shahinoor Rahman; Usina Robert Moseki
International Journal of Multi Discipline Science Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 Number 1 February 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ij-mds.v6i1.4143

Abstract

The objectives of this study were: 1) to describe the level of student academic burnout, 2) to analyze differences in student academic burnout based on gender, major, class, and ethnicity. This study uses a quantitative method with a survey design. The population is 570 students of SMK Negeri 3 Singkawang. Then, 287 students (81 male and 206 female) were taken as a sample using simple random sampling technique. The instrument used in data collection is the academic burnout scale. Data were analyzed using descriptive test and univariate test. The results showed that the students academic burnout was at a moderate level which was dominated by the cynism aspect. Then there were significant differences related to academic burnout in students based on gender and major.
The relationship among academic self-concept, academic self-esteem, and academic achievement Abd Basith
Konselor Vol 10, No 2 (2021): KONSELOR
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.753 KB) | DOI: 10.24036/02021102111813-0-00

Abstract

This research aims to: 1) identify the levels of academic self-concept and academic self-esteem, 2) analyze the relationship among academic self-concept, academic self-esteem, and academic achievement, and, 3) analyze the mediating effect of academic self-esteem in the relationship between academic self-concept and academic achievement. The research population is 907 students of STKIP Singkawang, and then a sample of 482 students (107 male and 375 female) is taken using a simple random sampling technique. The research instruments are the academic self-concept and the academic self-esteem scales which are obtained from adaptation, and the GPA documentation. The data are analyzed using SPSS with descriptive statistics, correlation, and regression techniques. The results show that the students mostly have a high level of academic self-concept but moderate academic self-esteem level. There is a significant relationship between academic self-concept and self-esteem, but it is not significantly related to academic achievement. Academic self-esteem does not have a mediating effect on the relationship between academic self-concept and academic achievement. Academic self-concept also does not have a direct effect on academic achievement but is a predictor of academic self-esteem.
KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP IPA PADA SISWA SEKOLAH DASAR BERDASARKAN GENDER Yogi Setya Novanto; Tomo Djudin; Ahmad Yani T; Abd Basith; Eka Murdani
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 8, No 1 (2023): VOLUME 8 NUMBER 1 JANUARY 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v8i1.4260

Abstract

Penelitian ini memiliki beberapa tujuan ialah untuk menganalisis perbedaan kemampuan pemahaman konsep IPA siswa sekolah dasar berdasarkan gender. Penelitian ini dilakukan pada MIS Ushuluddin Singkawang. Pendekatan penelitian memakai penelitian kuantitatif dengan metode survei, Populasi yang terlibat pada penelitian ini semua siswa kelas V MIS Ushuluddin Singkawang. Teknik sampel yang digunakan berupa sampling jenuh. Kemudian sampel yang terpilih sebanyak 56 siswa yang terdiri dari 34 laki-laki dan 22 perempuan. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa, tidak terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep IPA siswa berdasarkan gender pada materi panas dan perpindahannya pada kelas V MIS Ushuluddin Singkawang.
PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP STRES KERJA PADA GURU SEKOLAH DASAR Werenfridus Werenfridus; Abd Basith; Agung Hartoyo
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 8, No 2 (2023): VOLUME 8 NUMBER 2 MAY 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v8i2.4452

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah : 1) Apakah terdapat perbedaan dukungan sosial dan stress kerja pada guru SD berdasarkan gender, jabatan, status pekerjaan dan usia?; 2) Apakah terdapat pengaruh dukungan sosial terhadap stress kerja pada guru SD?. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian ini yaitu guru dan kepala sekolah pada jenjang Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Tengah Temila Kabupaten Landak yang berjumlah 60 sekolah. Sampel diambil dengan teknik insidental sehingga keseluruhan sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 74 orang. Teknik analisis data dengan menggunakan mean, SD, manova dan regresi sederhana. Hasil penlitian menunjukkan bahwa : 1) nilai p > 0.05 sehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikan terkait dukungan sosial dan stres kerja guru berdasarkan gender, jabatan, status kerja dan usia, 2) nilai p < .05 sehingga dukungan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap stress kerja dengan koefisien determinasi sebesar 10.5% dan koefisen regresi 0.382. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa guru laki-laki dan perempuan memiliki stress kerja yang sama besarnya. Pengaruh positif yang diberikan oleh dukungan sosial terhadap stres kerja tidak sesuai dengan harpan penelitian dan berbagai penelitian terdahulu. Arah pengaruh harusnya negatif karena semakin tinggi dukungan sosial maka stres kerja akan semakin rendah. Ini menunjukkan bahwa dukungan sosial tidak terkait secara langsung dengan stres kerja guru.
Hubungan Kebiasaan Belajar Dengan Prestasi Belajar Siswa Sekolah Menengah Pertama Dio Herlingga; Abd. Basith; Kamaruddin Kamaruddin
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 9, No 2 (2023): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v9i2.13343

Abstract

The purpose of this study is 1) to describe students' study habits in the viii class. 2) to describe the lessons of students in the eighth grade. 3) to find out the relationship between study habits and student achievement in classroom viii. This method of research is a correlation with a quantitative approach. The research population is the entire eighth graders, SMPN 19 singkawang. The sampling technique in this study is a tedium sampling technique. The sample in this study includes all viii-b and viii-c students at SMPN 19 singkawang with the number of 58 students. The data-gathering technique in this study based on student study habits and the corresponding value documentation of all the classes in viii-b and viii-c classes. The data analysis technique used is the spearman rank correlation. Research indicates that, 1) high rating student learning habits are based on a student's value percentage percentage average of 69. 2) moderate student learning performance with an average of 62. 3) there is no link between student study habits and student achievement of.756, with 0.10 correlation and 1% coefficient determinations._____________________________________________________________Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan kebiasaan belajar siswa pada kelas VIII (2) mendeskripsikan pembelajaran siswa kelas VIII, dan (3) untuk mengetahui hubungan kebiasaan belajar dengan prestasi belajar siswa di kelas viii. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 19 Singkawang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik tedium sampling. Sampel dalam penelitian ini meliputi seluruh siswa kelas VIII-B dan VIII-C SMPN 19 Singkawang yang berjumlah 58 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berdasarkan kebiasaan belajar siswa dan dokumentasi nilai yang sesuai seluruh kelas pada kelas viii-b dan viii-c. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi rank spearman. Penelitian menunjukkan bahwa, 1) kebiasaan belajar siswa yang dinilai tinggi didasarkan pada persentase nilai rata-rata siswa sebesar 69. 2) prestasi belajar siswa yang sedang dengan rata-rata 62. 3) tidak terdapat hubungan antara kebiasaan belajar siswa dengan prestasi belajar siswa. 756, dengan korelasi 0,10 dan koefisien determinasi 1%.
HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN BELAJAR DENGAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA KELAS V DI SDN 26 SINGKAWANG Rahmad Husein; Rien Anitra; Abd. Basith
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 8 No. 1: Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v8i1.51235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan kebiasaan belajar siswa; 2) mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa; 3) mengetahui hubungan kebiasaan belajar dengan kemampuan penalaran matematis siswa. Jenis penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian assosiatif. Teknik pengumpulan data yaitu teknik pengukuran dan teknik angket, dan instrumen pengumpulan data yaitu angket kebiasaan belajar dan tes kemampuan penalaran matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kebiasaan belajar tergolong tinggi dengan rata-rata keseluruhan 71,59%; (2) Kemampuan penalaran matematis siswa tergolong tinggi dengan rata-rata keseluruhan 74,78%; (3) Terdapat hubungan antara kebiasaan belajar dengan kemampuan penalaran matematis siswa kelas V di SDN 26 Singkawang dengan koefisien korelasi sebesar 0.651 berada pada kategori tinggi.