Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis Percepatan Getaran Tanah Maksimum Akibat Gempabumi Di Wilayah Nusa Tenggara Dengan Metode Probablistic Seismic Hazard Analysis (PSHA) Azmiyati, Uzlifatul
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 1 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v5i1.1709

Abstract

Wilayah kepulauan Nusa Tenggara berada pada zona pertemuan lempeng tektonik dan memiliki sesar-sesar aktif. Kondisi ini menyebabkan wilayah ini sering dilanda bencana gempabumi. Oleh karena itu penelitian mengenai percepatan maksimum tanah  (peak  ground  acceleration  (PGA))  yang  menggambarkan tingkat bahaya akibat gempa menjadi penting sebagai langkah mitigasi awal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode probabilistic seismic hazard analysis (PSHA) dengan bantuan perangkat lunak USGS PSHA 2007. Metode  PSHA  memperhitungkan  dan  menggabungkan  ketidakpastian  dari mekanisme   kejadian  gempa,  lokasi,  dan  kejadian   frekuensi   gempa  untuk mendapatkan gambaran tingkat bahaya suatu lokasi. Tingkat bahaya tersebut ditunjukkan dalam bentuk  nilai PGA. Penelitian ini menggunakan data dari katalog gempa NEIC-USGS dan BMKG untuk daerah wilayah  Kepulauan Nusa Tenggara antara 40-120LS dan 1100-1250BT dari tahun 1973 sampai tahun 2011. Analisis yang telah dilakukan menghasilkan variasi nilai PGA antara 0g-0,50g. Dari peta PGA diketahui bahwa daerah Pulau Sumbawa, Sumba, Timor, Flores dan Kupang memiliki tingkat bahaya gempabumi tinggi dengan nilai PGA antara 0,25g - 0,50g. Daerah Pulau Bali dan Lombok bagian Selatan memiliki tingkat bahaya gempa rendah dengan nilai PGA antara 0,1g - 0,25g.
Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Anorganik Uzlifatul Azmiyati; Wardatul Jannah
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol. 1 No. 2 (2021): Edisi Maret
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Sampah anorganik adalah sampah kering yang tidak mudah membusuk. Memilki sifat unbiodegradable sehingga tidak dapat dilepaskan dengan bebas ke lingkungan karena dapat mengganggu keseimbangan lingkungan. Oleh sebab itu, pengolahan sampah anorganik harus dilakukan dengan tepat tidak terkecuali di lingkungan Kampus UNU NTB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan dalam pengelolaan sampah anorganik dan merumuskan strategi pengelolaannya di Kampus UNU (Universitas Nahdlatul Ulama) NTB. Metode yang digunakan adalah gabungan metode kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif berupa analisis statistik data kuisioner (metode pengambilan data), sedangkan metode kualitatif digunakan untuk merumuskan startegi dalam pengelolaan sampah rumah tangga anorganik dengan menerapkan analisis SWOT. Rumusan strategi dilakukan dengan memaksimalkan kekuatan (Strengths) dan peluang (Oppurtunities), sekaligus meminimalkan kelemahan (Weakness) dan ancaman (Threats). Analisis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa strategi yang dapat dijadikan prioritas dalam pengelolaan sampah rumah tangga anorganik yaitu dengan meminimalisir jumlah sampah anorganik yang dihasilkan, pemanfaatan teknologi, penyediaan sarana dan prasarana, serta memaksimalkan fungsi bank sampah kampus. Abstract: Inorganic waste is dry waste that does not rot easily. It has unbiodegradable properties so that it cannot be released freely into the environment because it can disturb the environmental balance. Therefore, inorganic waste processing must be carried out appropriately, including in the campus environment of UNU NTB. This study aims to determine problems in inorganic waste management and formulate management strategies at the UNU Campus (Nahdlatul Ulama University) NTB. The method used are combination of quantitative and qualitative methods. The quantitative method is in the form of statistical analysis of questionnaire data (data collection method), while the qualitative method is used to formulate strategies for inorganic household waste management by applying SWOT analysis. Strategy formulation is done by maximizing strengths and opportunities, while minimizing weaknesses and threats. The analysis that has been carried out shows that the strategies that can be prioritized in the management of inorganic household waste are minimizing the amount of inorganic waste produced, utilizing technology, providing facilities and infrastructure, and maximizing the function of campus waste banks.
Rain Water Harvesting Sebagai Alternatif Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Auliya Akraboelittaqwa; Gagassage Nanaluih De Side; Uzlifatul Azmiyati
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol. 2 No. 1 (2021): Edisi September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini merencanakan sistem pemanenan air hujan alternatif kebutuhan air bersih, menganalisis efisiensi dan penghematan dari penerapan sistem pemanenan air hujan di UNU NTB. Analisis yang digunakan adalah analisis kualitas air hujan, data curah hujan, intensitas hujan, dan daerah tangkapan. Hasil dari pengamatan, 8 blok gedung di Kampus UNU NTB menghasilkan jumlah tangkapan air hujan sebesar 6.265,41 m3, dan jumlah air yang digunakan hasil dari wawancara yaitu 4.051,55 m3. Dengan sistem penampungan air hujan berada di bawah permukaan melihat rencana kampus dalam peningkatan gedung serta jumlah mahasiswa kedepannya. Air yang digunakan untuk kegiatan kampus sudah tercover bila adanya penampungan air hujan. Proyeksi tahun 2030, kenaikan mahasiswa hingga 73% berbanding lurus juga dengan kebutuhan air yang meningkat. Penampungan air hujan menjadi solusi dalam efisiensi penggunaan air serta penghematan biaya air yang dikeluarkan. Abstract: The aim of this research is to plan an alternative rainwater harvesting system for clean water needs, to analyze the efficiency and savings from the application of the rainwater harvesting system at UNU NTB. The analysis used is the analysis of rainwater quality, rainfall data, rain intensity, and catchment area. The results of the observations, 8 building blocks on the campus of UNU NTB resulted in the amount of rainwater catchment of 6,265.41 m3, and the amount of water used as a result of the interviews was 4,051.55 m3. With the rainwater storage system under the surface, we can see the campus plans in increasing the building and the number of students going forward. The water used for campus activities is covered if there is rainwater storage. Projected by 2030, the increase in students to 127% is directly proportional to the increasing demand for water. Rainwater storage is a solution in efficient use of water and savings in water costs incurred.
Analisis Tempat Pembuangan Sampah Ilegal Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) Ahmad Efendi; Lalu Auliya Akraboe Littaqwa; Uzlifatul Azmiyati
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol. 4 No. 1 (2023): Edisi September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lokasi yang tepat untuk dijadikan rekomendasi tempat penampungan sampah sementara di Desa Gerisak Semanggeleng Kecamatan Sakra Barat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Pada penelitian ini digunakan dua sumber data yaitu data primer yang diperoleh dari hasil wawancara dan survey lapangan dengan mengelilingi daerah yang menjadi objek penelitian. Sedangkan data sekunder diperoleh dari hasil studi literatur, dan data konkrit dari instansi terkait seperti data shapefile. Hasil Analisis Data Uji Korelasi Spearman yang telah dilakukan menunjukkan bahwa titik lokasi 1 Lahan tersebut terletak didusun Pongkor dengan titik koordinat X: -8.735472 Y: 116.518487 berada 37 m dari pinggir jalan dan mudah diakses oleh masyarakat dari berbagai arah. Titik Lokasi 2 Lahan tersebut berada di dusun Gerisak dengan titik koordinat X: -8.738932 Y: 116.514395 kondisi jalan yang mudah diakses sekitar 33 m. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor lingkungan yang telah memenuhi kriteria, pemilihan lokasi yang tepat untuk TPS sementara akan membantu dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan pengelolaan sampah yang efisien. Abstract: This research aims to determine the appropriate location for recommending temporary waste disposal sites in Gerisak Semanggeleng Village, Sakra Barat District. The method used in this study is descriptive quantitative. Two data sources were utilized: primary data obtained from interviews and field surveys by surrounding the area under study, and secondary data obtained from literature reviews, as well as concrete data from relevant agencies such as shapefile data. The results of the Spearman Correlation Test Analysis conducted indicate that the location point 1, the land is located in Pongkor hamlet with coordinates X: -8.735472, Y: 116.518487, situated 37 m from the roadside and easily accessible by the community from various directions. Location point 2, the land is situated in Gerisak hamlet with coordinates X: -8.738932, Y: 116.514395, with a road condition easily accessible around 33 m. Considering the environmental factors that meet the criteria, the selection of the appropriate location for temporary waste disposal sites will help maintain environmental cleanliness and ensure efficient waste management.
Evaluasi Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Padat Husna, Asriatul; Azmiyati, Uzlifatul; Jannah, Wardatul
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/ije.v5i1.938

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengukur timbulan limbah B3 padat, menganalisis sumber penghasil dan jenis limbah B3 padat, menganalisis kondisi eksisting dan mengidentifikasi manajemen sistem pengelolaan limbah B3 padat Rumah Sakit X sesuai kriteria PERMENKES No. 7 Tahun 2019 dan PERMENLHK No.56 Tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, total berat limbah B3 padat selama penelitian adalah 431,29 kg, dimana limbah infeksius yang dihasilkan sebesar 301,22 kg, sedangkan untuk limbah benda tajam sebesar 130,07 kg. Total rata-rata timbulan limbah yang dihasilkan adalah 2,9 kg/hari/unit untuk limbah infeksius dan 1,25 kg/hari/unit untuk limbah benda tajam. Sumber limbah B3 Padat terdiri dari Rawat Jalan/ Poliklinik, Rawat Inap, Bersalin, Ruang Nifas, Ruang Anak, IGD, ICU, Ruang Operasi, Unit Laboratorium dan Unit Transfusi darah. Jenis limbah yang dihasilkan meliputi limbah jarum suntik, jarum lancet, kasa, kapas, tissue, sarung tangan, masker, perban bekas luka, botol infus, dan selang infus. Berdasarkan hasil penelitian dari seluruh indikator penilaian pengelolaan limbah B3 padat Rumah Sakit X adalah sebesar 54,2% dan termasuk dalam kategori “CUKUP BAIK”, artinya belum sesuai untuk rumah sakit tipe C minimal adalah 80%. Abstract: This research aims to measure the generation of solid B3 waste, analyze the sources of production and types of solid B3 waste, analyze existing conditions and identify the management system for solid B3 waste management at Hospital X according to the criteria of PERMENKES No. 7 of 2019 and PERMENLHK No.56 of 2015. This type of research is research that combines quantitative and qualitative approaches. Based on the research results, the total weight of solid B3 waste during the research was 431.29 kg, of which the infectious waste produced was 301.22 kg, while for sharps waste it was 130.07 kg. The average total waste generated is 2.9 kg/day/unit for infectious waste and 1.25 kg/day/unit for sharps waste. Sources of solid B3 waste consist of Outpatient/Polyclinic, Inpatient, Maternity, Postpartum Room, Children's Room, Emergency Room, ICU, Operating Room, Laboratory Unit and Blood Transfusion Unit. The types of waste produced include waste from syringes, lancet needles, gauze, cotton, tissue, gloves, masks, scar bandages, infusion bottles and infusion hoses. Based on the research results, all indicators for assessing solid B3 waste management at Hospital.
Pengaruh Diameter dan Ketebalan Pasir Silika Pada Saringan Pasir Lambat (SPL) Menurunkan Parameter Kekeruhan, TDS, pH, Total Coliform, dan COD Muhammad, Irwandi; Hadi, Taufikul; Azmiyati, Uzlifatul; Jannah, Wardatul
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/ije.v5i1.964

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh diameter dan ketebalan pasir silika pada saringan pasir lambat (SPL) dalam menurunkan parameter kualitas air seperti kekeruhan, Total Padatan Terlarut (TDS), pH, Chemical Oxygen Demand (COD), dan Total Coliform pada air Sungai Remeneng, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Air sungai yang digunakan sebagai sumber utama kebutuhan sehari-hari penduduk telah tercemar oleh limbah domestik dan pertanian yang menyebabkan kualitas air menurun. Penelitian dilakukan dengan variasi ketebalan pasir (10 cm, 15 cm, 20 cm, dan 25 cm) dan variasi diameter pasir silika (10 Mesh, 20 Mesh, dan 30 Mesh). Hasil penelitian menunjukkan bahwa SPL mampu menurunkan nilai kekeruhan, TDS, pH, COD, dan Total Coliform secara signifikan. Nilai kekeruhan terbaik diperoleh dari ketebalan 25 cm dan diameter 30 Mesh sebesar 19,8 NTU. Sedangkan penurunan COD dari 104 mg/L menjadi 90 mg/L dicapai pada ketebalan 25 cm dan diameter 10 Mesh, meskipun nilai COD tersebut masih melebihi baku mutu 80 mg/L sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021. Parameter Total Coliform juga mengalami penurunan yang cukup signifikan, dengan hasil terbaik pada ketebalan 25 cm dan diameter 10 Mesh sebesar 230 mpn/ml. Kesimpulannya, saringan pasir lambat dengan variasi ketebalan dan diameter pasir silika efektif untuk menurunkan parameter kekeruhan, TDS, pH, dan Total Coliform, namun untuk parameter COD, meskipun terjadi penurunan, namun hasilnya masih belum memenuhi baku mutu.Abstract: This study aims to assess the effect of diameter and thickness of silica sand on slow sand filters (SPL) in reducing water quality parameters, such as turbidity, Total Dissolved Solids (TDS), pH, Chemical Oxygen Demand (COD), and Total Coliform, in Remeneng River water, Narmada District, West Lombok Regency. River water used as the main source of daily needs of the population is polluted by domestic and agricultural waste, which causes water quality to decline. The research was conducted with sand thickness variation (10 cm, 15 cm, 20 cm, and 25 cm) and silica sand diameter variation (10 Mesh, 20 Mesh, and 30 Mesh). The results showed that SPL was able to significantly reduce turbidity, TDS, pH, COD, and Total Coliform values. The best turbidity value was obtained from a thickness of 25 cm and a diameter of 30 Mesh of 19.8 NTU. While the decrease in COD from 104 mg/L to 90 mg/L was achieved at a thickness of 25 cm and a diameter of 10 Mesh, although the COD value still exceeds the quality standard of 80 mg/L in accordance with Government Regulation No. 22 of 2021. The Total Coliform parameter also experienced a significant decrease, with the best results at a thickness of 25 cm and a diameter of 10 Mesh of 230 mpn/ml. In conclusion, slow sand filters with variations in thickness and diameter of silica sand are effective for reducing turbidity, TDS, pH, and Total Coliform parameters, but for COD parameters, although there is a decrease, the results still do not meet the quality standards.
Analisis Risiko Bencana Dan Jalur Evakuasi Desa Mantar Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Sektor Pariwisata Azmiyati, Uzlifatul; Ramdlan, M Said; Rancak, Gendewa Tunas; Jannah, Wardatul; Hadi, Taufikul; Littaqwa, Lalu Auliya Aqraboe; Dirawan, Aria; Hatifah, Fitri Syilvia
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/ije.v5i1.980

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko bencana di Desa Mantar dan merancang jalur evakuasi yang efektif sebagai upaya mitigasi bencana untuk mendukung keberlanjutan pariwisata. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi lapangan, analisis spasial dengan Sistem Informasi Geografis (SIG), wawancara dengan masyarakat dan perangkat desa, serta studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa area di Desa Mantar memiliki kerentanan tinggi terhadap tanah longsor dan gempabumi. Jalur evakuasi yang dirancang mengarah ke titik kumpul aman. Penelitian ini merekomendasikan penguatan infrastruktur evakuasi, pengembangan sistem peringatan dini berbasis masyarakat, serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam penanggulangan bencana.Abstract: This research aims to analyze the level of disaster risk in Mantar Village and design effective evacuation routes as a disaster mitigation effort to support tourism sustainability. The research methods used include field observations, spatial analysis using Geographic Information Systems (GIS), interviews with the community and village officials, as well as literature studies. The results of this research show that several areas in Mantar Village have a high vulnerability to landslides and earthquakes. The designed evacuation route leads to a safe gathering point. This research recommends strengthening evacuation infrastructure, developing a community-based early warning system, and increasing community capacity in disaster management.
Analisis Timbulan Dan Komposisi Sampah Terhadap Estetika Lingkungan Ari Gunawan; Uzlifatul Azmiyati; Taufikul Hadi; Jannah, Wardatul; Aria Dirawan
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol. 6 No. 1 (2025): Edisi September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/ije.v6i1.1535

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah, termasuk tingginya produksi sampah plastik yang mencapai 3,2 juta metrik ton per tahun dan timbulan sampah nasional sebesar 189 ribu ton per hari. Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tercatat menghasilkan 400.722,99  ton sampah per tahun, dengan Kabupaten Lombok Barat menyumbang 110.031,59 ton/tahun yang sebagian besar berasal dari rumah tangga. Desa Kebon Ayu, salah satu desa wisata di Kecamatan Gerung, menghadapi tekanan lingkungan akibat meningkatnya timbulan sampah seiring pertumbuhan pariwisata berbasis masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis timbulan dan komposisi sampah serta dampaknya terhadap estetika lingkungan desa. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan pengukuran langsung dan analisis korelasi Spearman’s Rank terhadap pengetahuan, sikap, dan praktik masyarakat. Hasil menunjukkan timbulan sampah rata-rata sebesar 0,166 kg/jiwa/hari dengan dominasi sampah organik (44%) dan plastik (48%). Ketimpangan antar dusun dipengaruhi oleh karakter sosial ekonomi dan pola konsumsi. Korelasi yang sangat kuat antara pengetahuan (r = 0,780), sikap (r = 0,714), dan praktik (r = 0,804) menunjukkan pentingnya edukasi lingkungan. Minimnya infrastruktur pengelolaan sampah dan fasilitas TPA turut memperparah kondisi estetika lingkungan desa. Oleh karena itu, strategi pengurangan timbulan sampah dan edukasi masyarakat menjadi hal krusial dalam menjaga kebersihan, keindahan lingkungan, dan mendukung pembangunan berkelanjutan di kawasan wisata desa.
Analisis Kelayakan Saluran Drainase Pada Area Perkotaan di Kota Mataram Hatifah, Fitri Syilvia; Azmiyati, Uzlifatul; Jannah, Wardatul
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol. 6 No. 1 (2025): Edisi September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/ije.v6i1.1538

Abstract

Permasalahan genangan dan banjir pada kawasan perkotaan seringkali diakibatkan oleh kapasitas saluran drainase yang tidak memadai, perencanaan yang kurang optimal, serta perubahan tata guna lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan saluran drainase di Kelurahan Monjok Barat, Kota Mataram, guna mengidentifikasi permasalahan. Metodologi penelitian meliputi pengumpulan data primer melalui survei lapangan, pengukuran dimensi saluran, dan data sekunder berupa curah hujan historis. Analisis dilakukan dengan membandingkan kapasitas saluran eksisting terhadap debit rencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar saluran drainase di Kelurahan Monjok Barat memiliki kapasitas yang tidak memadai untuk menampung debit air hujan dengan periode ulang tertentu, terutama pada titik-titik kritis yang rawan genangan. Rekomendasi yang diberikan mencakup perbaikan dimensi saluran, peningkatan sistem pemeliharaan, dan integrasi sistem drainase.