Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

EVALUASI BEHAVIOR BASED SAFETY DI PT. WIDYA SAPTA CONTRACTOR SITE ALAMTRI MINERALS INDONESIA Marcelino, Rici; Yuliana, Lina; Fuadi, Yan
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan behavior based safety (BBS) di PT. Widya Sapta Contractor Site AlamTri Minerals Indonesia, yang beroperasi di sektor konstruksi jalan tambang dengan risiko tinggi. Metode yang digunakan adalah DO IT (Define, Observe, Intervene, Test), yang memungkinkan identifikasi dan penanganan perilaku tidak aman di tempat kerja. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melibatkan wawancara dengan tiga informan kunci dan observasi terhadap dua puluh pekerja operasional. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dua perilaku utama yang menjadi fokus adalah penggunaan alat pelindung diri (APD) dan perilaku overspeed pada kendaraan operasional. Dari observasi, ditemukan bahwa 20% helper tidak menggunakan alat pelindung diri dengan benar, sedangkan tidak ada perilaku overspeed yang terdeteksi pada operator. Intervensi yang dilakukan, seperti pemasangan safety sign, sosialisasi, monitoring indashcam, dan inspeksi mendadak area kritikal berhasil meningkatkan kepatuhan pekerja. Hasil analisis safe behavior index menunjukkan bahwa 80% perilaku helper tergolong aman, sedangkan operator mencapai 100% perilaku aman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan behavior based safety melalui metode DO IT efektif dalam meningkatkan keselamatan kerja. Disarankan agar perusahaan terus melanjutkan intervensi dan pengawasan untuk mempertahankan budaya keselamatan yang kuat di lingkungan kerja.
HUBUNGAN PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP SAFE BEHAVIOR PADA PEKERJA FABRIKASI DI PT. REKAYASA INDUSTRI Fuadi, Yan; Yuliana, Lina; Nugroho, Marcelino
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.753

Abstract

Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja sangat krusial dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, terutama pada industri berisiko tinggi seperti pekerjaan fabrikasi.Tingginya angka kecelakaan akibat (Unsafe Behavior) menunjukkan bahwa penerapan sistem K3 harus mencakup pendekatan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara elemen-elemen Penerapan K3 yakni Kebijakan, Pelatihan, Pengawasan, Penggunaan Alat Pelindung Diri, dan Budaya K3 terhadap (Safe Behavior) di PT. Rekayasa Industri penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan (Cross sectional). Data dikumpulkan dari 37 responden menggunakan kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha ≥ 0,6). Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Spearman rho dengan tingkat signifikansi 0,05 dan interval kepercayaan 95%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara masing-masing variabel Penerapan K3 dengan Perilaku Aman pekerja. Nilai koefisien korelasi Spearman adalah: Kebijakan K3 r =( 0,728), p-value = (0,01), Pelatihan K3 r = (0,724), p -value=(0,01), Pengawasan r = (0,776), p -value =( 0,01), Penggunaan APD r = (0,675) p-value= (0,01), dan Budaya K3 r = (0,718) p-value=( 0,01). Secara keseluruhan, Penerapan K3 memiliki korelasi positif kuat dengan Safe Behavior (r = (0,800) p-value= (0,04), menunjukkan bahwa semakin baik penerapan K3, semakin tinggi tingkat perilaku aman yang ditunjukkan oleh pekerja.
ANALISIS POSTUR KERJA DAN RISIKO KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PEKERJA PENGANGKAT TANDAN BUAH SEGAR (TBS) KELAPA SAWIT KE TRUK DI PT PRASRAYA PRASHANTY SUPPLIER KALIORANG Hasan, Wahyu Nur; Mappangile, Andi Surayya; Fuadi, Yan
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.783

Abstract

Berdasarkan observasi secara langsung yang dilakukan di PT Prasraya Prashanty Supplier mengangkat beban yang berat dan mengalami gerakan yang berulang ulang maka diperlukan penulisan ini untuk membantu edukasi bahaya Musculoskeletal Disorders (MSDs) sebagai Program Keselamatan Kerja dalam bentuk pengandalian .Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat risiko keluhan Musculoskeletal pada aktivitas pengankatan secara manual dengan menggunakan metode Nordic Body Map (NBM) dan mengetahui tingkat risiko postur kerja pada keluhan Musculoskeletal terhadap pekerja dengan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA). Penulis menggunakan kuisioner NBM untuk kasus keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) terhadap pekerja dan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk menilai postur tubuh saat bekerja. Pada tingkat risko keluhan MSDs 1 orang risiko rendah dan 4 orang risiko sedang sedangkan tingkat risiko postur kerja 1 orang risiko sangat tinggi, 3 orang risiko tinggi dan 1 orang risiko sedang maka di perlukan tindakan segera.
HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KOMPUTER TERHADAP KELUHAN KELELAHAN MATA PADA PEKERJA DI PT. ITCI HUTANI MANUNGGAL Nur, Muhamad; Fuadi, Yan; Balalembang, Reinaldi Cristian
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.791

Abstract

Kelelahan mata adalah perasaan tegang pada mata yang disebabkan oleh penggunaan indera penglihatan dalam bekerja yang memerlukan kemampuan untuk melihat dalam jangka waktu yang lama yang biasanya disertai dengan kondisi pandangan yang tidak nyaman. Keluhan kelelahan mata yang dirasakan seperti penglihatan yang kabur, merasakan berat dimata, penglihatan berbayang, kesulitan dalam memfokuskan penglihatan, dan mata perih. Penelitian ini dilakukan di PT. Itci Hutani Manunggal yaitu sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Hutan Tananaman Industri (HTI). Dalam tugas dan tanggung jawab setiap harinya pekerja di main office PT. Itci Hutani Manunggal selalu menggunakan perangkat kerja berupa komputer untuk memudahkan pekerjaannya dimana pekerja akan berada di depan komputer selama berjam-jam. dimana hal tersebut berpotensi sebagai penyebab terjadinya kelelahan mata. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pengaruh lama penggunaan komputer dengan keluhan kelelahan mata pada pekerja di PT. Itci Hutani Manunggal. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan responden dilakukan dengan teknik Total Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang responden. Hasil penelitian didapatkan bahwa kejadian keluhan kelelahan mata lebih banyak dialami oleh responden yang penggunaan komputer selama ≥ 4 jam dengan nilai p = 0,048 (p < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lama penggunaan komputer dengan keluhan kelelahan mata pada pekerja pengguna komputer di main office PT. Itci Hutani Manunggal.
HUBUNGAN PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP SAFE BEHAVIOR PADA PEKERJA FABRIKASI DI PT. REKAYASA INDUSTRI Fuadi, Yan; Yuliana, Lina; Nugroho, Marcelino
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.794

Abstract

Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja sangat krusial dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, terutama pada industri berisiko tinggi seperti pekerjaan fabrikasi.Tingginya angka kecelakaan akibat (Unsafe Behavior) menunjukkan bahwa penerapan sistem K3 harus mencakup pendekatan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara elemen-elemen Penerapan K3 yakni Kebijakan, Pelatihan, Pengawasan, Penggunaan Alat Pelindung Diri, dan Budaya K3 terhadap (Safe Behavior) di PT. Rekayasa Industri penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan (Cross sectional). Data dikumpulkan dari 37 responden menggunakan kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha ≥ 0,6). Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Spearman rho dengan tingkat signifikansi 0,05 dan interval kepercayaan 95%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara masing-masing variabel Penerapan K3 dengan Perilaku Aman pekerja. Nilai koefisien korelasi Spearman adalah: Kebijakan K3 r = (0,728), p-value = (0,01), Pelatihan K3 r = (0,724), p -value= (0,01), Pengawasan r = (0,776), p -value = (0,01), Penggunaan APD r = (0,675) p-value= (0,01), dan Budaya K3 r = (0,718) p-value= (0,01). Secara keseluruhan, Penerapan K3 memiliki korelasi positif kuat dengan Safe Behavior (r = (0,800) p-value= (0,04), menunjukkan bahwa semakin baik penerapan K3, semakin tinggi tingkat perilaku aman yang ditunjukkan oleh pekerja.
ANALISIS SISTEM PENGELOLAAN LIMBAH DI SAKIT UMUM DAERAH RATU AJI PUTRI BOTUNG PENAJAM PASER UTARA Fuadi, Yan; Al Mutawaqil, Muhammad Irsyad; Mulya, Widya
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.832

Abstract

Penelitian ini menganalisis kecukupan penyimpanan dan pengangkutan limbah medis di RSUD AjiPutri Botung Penajam Paser Utara, sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup danKehutanan Nomor 56 Tahun 2015 dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor06 Tahun 2021. Limbah medis padat (B3) memerlukan pengelolaan yang ketat. Metode kualitatifdeskriptif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui observasi (daftar periksa) dan wawancaramendalam. Hasil observasi menunjukkan tingkat kepatuhan sebesar 66,67% dalam penyimpananlimbah. Masalah ketidakpatuhan meliputi: (1) penyimpanan limbah infeksius melebihi batas dua hari(pengangkutan terjadi setiap tiga hari), (2) tidak adanya sistem drainase/bak kontrol, dan (3)pencahayaan yang tidak memadai. Dalam hal pengangkutan, kepatuhan berada pada angka 91,67%,dengan masalah seperti tidak adanya spill kit dan tidak adanya prosedur. Disimpulkan bahwapenyimpanan limbah medis padat di rumah sakit tidak sepenuhnya memenuhi standar teknis danperaturan kesehatan dan keselamatan kerja. Rekomendasi yang diberikan meliputi peningkataninfrastruktur, kepatuhan terhadap batas waktu penyimpanan, serta penyediaan dan pemeliharaanperalatan kesehatan dan keselamatan kerja yang penting untuk memastikan lingkungan kerja yangaman dan pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.
HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KOMPUTER TERHADAP KELUHAN KELELA MATA PADA PEHANKERJA DI PT. ITCI HUTANI MANUNGGAL Nur, Muhamad; Balalembang, Reinaldi Cristian; Fuadi, Yan
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.852

Abstract

Kelelahan mata adalah perasaan tegang pada mata yang disebabkan oleh penggunaan indera penglihatan dalam bekerja yang memerlukan kemampuan untuk melihat dalam jangka waktu yang lama yang biasanya disertai dengan kondisi pandangan yang tidak nyaman. Keluhan kelelahan mata yang dirasakan seperti penglihatan yang kabur, merasakan berat dimata, penglihatan berbayang, kesulitan dalam memfokuskan penglihatan, dan mata perih. Penelitian ini dilakukan di PT. Itci Hutani Manunggal yaitu sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Hutan Tananaman Industri (HTI). Dalam tugas dan tanggung jawab setiap harinya pekerja di main office PT. Itci Hutani Manunggal selalu menggunakan perangkat kerja berupa komputer untuk memudahkan pekerjaannya dimana pekerja akan berada di depan komputer selama berjam-jam. dimana hal tersebut berpotensi sebagai penyebab terjadinya kelelahan mata. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pengaruh lama penggunaan komputer dengan keluhan kelelahan mata pada pekerja di PT. Itci Hutani Manunggal. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan responden dilakukan dengan teknik Total Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang responden. Hasil penelitian didapatkan bahwa kejadian keluhan kelelahan mata lebih banyak dialami oleh responden yang penggunaan komputer selama ≥ 4 jam dengan nilai p = 0,048 (p < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lama penggunaan komputer dengan keluhan kelelahan mata pada pekerja pengguna komputer di main office PT. Itci Hutani Manunggal.
Pemeliharaan Water Sprinkler System pada Tangki Minyak D-20 13-A di Area Oil Movement Utara PT XYZ Balikpapan Nahdlatul Tri Sinto Arifin; Komeyni Rusba; Yan Fuadi
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.1003

Abstract

Pemeliharaan sistem water sprinkler merupakan komponen penting dalam menjaga keandalan proteksi kebakaran pada fasilitas tangki penyimpanan minyak, terutama di lingkungan kilang yang memiliki tingkat risiko tinggi. Pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pemeliharaan Water Sprinkler System pada Tangki D-20 13-A di Area Oil Movement Utara PT XYZ. Pengumpulan data dilakukan melalui inspeksi lapangan, wawancara dengan personel Emergency and Insurance, analisis checklist, serta partisipasi langsung selama kegiatan Praktik Kerja Industri. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pemeliharaan telah dilaksanakan sesuai prosedur, mencakup inspeksi visual, pengujian fungsi, pemeriksaan valve, pengecekan kondisi pipa, dan verifikasi terhadap standar NFPA 15 dan NFPA 25. Namun, ditemukan beberapa permasalahan seperti korosi pada bagian pipa, penurunan performa sprinkler di area tertentu, serta kurang optimalnya dokumentasi inspeksi. Secara keseluruhan, kegiatan pemeliharaan yang dilakukan berkontribusi pada peningkatan kesiapan sistem proteksi aktif dan mendukung manajemen keselamatan kebakaran di area tangki. Pengabdian ini menegaskan pentingnya pemeliharaan preventif, korektif, serta inspeksi rutin untuk meminimalkan potensi bahaya kebakaran di fasilitas kilang minyak.
Potensi Bahaya Dan Pengendalian Risiko Sistem Conveyor Terhadap Keselamatan Kerja Di PT Kaltim Prima Coal Alifah Fitriana; Iwan Zulfikar; Sudarsono Lingga; Yan Fuadi
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.1011

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah aspek krusial dalam industri pertambangan batu bara, yang memiliki risiko bahaya tinggi terhadap pekerja. Pengabdian ini dilakukan untuk mengidentifikasi, menilai, dan menentukan kontrol risiko bahaya pada sistem Overland Double Conveyor (OLC) di PT Kaltim Prima Coal (KPC), yang merupakan fasilitas vital untuk pengangkutan batu bara. Metode pengabdian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui penerapan metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control). Data dikumpulkan dari bulan September hingga November 2025 melalui observasi langsung di lapangan dan wawancara dengan personel K3 dan operator OLC. Hasil identifikasi bahaya menunjukkan adanya potensi bahaya mekanis (terjepit roller dan pulley, lilitan belt), elektris (sistem grounding, instalasi kabel), dan lingkungan (tumpahan batu bara, debu). Penilaian risiko menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas berada pada kategori risiko Rendah hingga Sedang (Low to Medium Risk). Hal ini dikarenakan perusahaan telah efektif menerapkan pengendalian risiko, terutama melalui rekayasa teknik (engineering control) seperti pemasangan guarding dan perangkat keselamatan (pull cord switch, emergency stop button), serta kontrol administratif (SOP, LOTO, inspeksi rutin). Studi ini menyimpulkan bahwa implementasi HIRADC secara berkelanjutan di PT KPC telah berhasil meminimalkan risiko kecelakaan kerja pada operasi sistem conveyor.
Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Pengoperasian Shiploader Di Jetty Ekspor PT Dermaga Perkasapratama Ahmad Zulfikar; Iwan Zulfikar; Rakhmadtullah Rakhmadtullah; Yan Fuadi
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.1017

Abstract

Pengabdian ini telah menganalisis penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada pengoperasian shiploader di Jetty Ekspor PT. Dermaga Perkasapratama sebagai upaya untuk mengendalikan risiko kecelakaan kerja di area pelabuhan batubara. Tujuan utama pengabdian ini adalah untuk menilai efektivitas pelaksanaan sistem manajemen K3, tingkat kepatuhan operator terhadap prosedur kerja, serta kinerja perangkat keselamatan dalam mendukung operasi shiploader. Pengabdian dilakukan secara deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara dengan petugas HSE, dan dokumentasi kegiatan praktik kerja lapangan (PKL). Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penerapan K3 telah dijalankan sesuai dengan standar ISO 45001:2018 dan peraturan pemerintah yang berlaku. Inspeksi rutin, pelaksanaan toolbox meeting, serta penerapan Standard Operating Procedure (SOP) terbukti mampu menurunkan potensi bahaya dan meningkatkan kesadaran keselamatan kerja operator. Penggunaan safety device seperti emergency stop, limit switch, dan sistem alarm berfungsi secara optimal dalam mencegah kegagalan operasi. Secara keseluruhan, sistem manajemen K3 di PT. Dermaga Perkasapratama telah berjalan efektif dan mendukung pencapaian kondisi kerja aman menuju target zero accident.