Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Skrining Risiko dan Edukasi Perilaku Pencegahan Penyakit Jantung di Lingkungan Gedang Asri Kelurahan Gedang Anak Widodo, Gipta Galih; Sukarno; Yudanari, Yunita Galih; Atuzahra, Arvanilla Fitri; Sari , Nala Sasmita; Kusumaningrum, Aprilia Dwi Wahyu; Rafitri, Desvia Cinta
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 7 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei 2025
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijce.v7i1.3619

Abstract

Heart disease is still the main cause of morbidity and mortality in Indonesia. Community-based prevention efforts are very important to reduce the incidence of this disease. This community service program aims to increase community awareness and ability to recognize risk factors and implement preventive behavior for heart disease. The activity was carried out in the Gedang Asri  RT 06 RW 08 Gedang Anak District of Semarang involving 16 participants. The program consists of heart disease risk screening, such as measuring blood pressure and body mass index. Followed by education on heart disease prevention behavior using the SEMAR smartphone application (Screening, education and monitoring of atherothrombosis). Education carried out interactively through lectures and discussions increases participants' knowledge. The results of the activity showed differences in knowledge about heart disease and its prevention with a p value of 0.001. Participants also showed increased motivation to adopt healthy lifestyle behaviors. The screening results show that the average blood pressure of people in the Gedang Asri neighborhood is 140.25 mmHg or in the pre-hypertension category and the average BMI is 25.55 kg/m2, which means that people in the Gedang Asri neighborhood are included in the overweight category. In conclusion, this program is effective in increasing public awareness of the risk of heart disease and encouraging preventive behavior changes.   ABSTRAK Penyakit jantung masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Upaya pencegahan berbasis masyarakat sangat penting untuk menekan angka kejadian penyakit ini. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mengenali faktor risiko serta menerapkan perilaku pencegahan penyakit jantung. Kegiatan dilaksanakan di Lingkungan Gedang Asri RT 06 RW 08 Kelurahan Gedang Anak Kabupaten Semarang  dengan melibatkan 16 peserta. Program terdiri dari skrining risiko penyakit jantung, seperti pengukuran tekanan darah dan indeks massa tubuh. Dilanjutkan dengan edukasi perilaku pencegahan penyakit jantung dengan menggunakan aplikasi smarthphone SEMAR (Skrining, edukasi dan monitoring atherotrombosis). Edukasi yang dilakukan secara interaktif melalui ceramah dan diskusi meningkatkan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan perbedaan pengetahuan tentang penyakit jantung dan pencegahannya dengan nilai p : 0,001. Peserta juga menunjukkan peningkatan motivasi dalam mengadopsi perilaku hidup sehat. Hasil skrining menunjukkan bahwa rata – rata tekanan darah masyarakat di Lingkungan Gedang Asri adalah 140,25 mmHg atau dalam katagori pre hipertensi dan rata – rata IMT 25,55 kg/m2 yang artinya masyarakat di Lingkungan Gedang Asri termasuk dalam katagori berat badan berlebih. Kesimpulannya, program ini efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko penyakit jantung dan mendorong perubahan perilaku preventif.
Pendidikan Kesehatan dengan Media Infografis Interaktif Meningkatkan Pengetahuan Remaja Mengenai Diabetes Mellitus : Health Education with Interactive Infographics Increases Teenagers' Knowledge of Diabetes Mellitus Deshinta Adelia Arisna Putri; Yudanari, Yunita Galih
Journal of Holistics and Health Sciences Vol. 7 No. 1 (2025): Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v7i1.589

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a metabolic disorder that causes abnormal increases in blood sugar levels. According to the health sector's Minimum Service Standards (SPM) data for Semarang Regency, as of April 30, 2024, there were 9,493 recorded cases of diabetes mellitus. This indicates that risk factors among adolescents may also be increasing. Health education through interactive infographics is expected to enhance adolescents' knowledge of diabetes mellitus. The research wad determine the effect of health education using interactive infographics on students' knowledge of diabetes mellitus at SMP Negeri 1 Banyubiru. This study employed a one-group pre-test and post-test design. The study population consisted of eighth-grade students at SMP Negeri 1 Banyubiru, with a total sample of 67 respondents. The instrument used was the Indonesian version of the Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ-24).The research data were analyzed using the Wilcoxon Signed Ranks Test, yielding a p-value of 0.000 (< alpha: 0.05). There was an increase in students' knowledge of diabetes mellitus before and after receiving health education using interactive infographics. It is recommended that health education on Diabetes Mellitus using interactive infographic media be continuously implemented at SMP Negeri 1 Banyubiru as a prevention and management effort for Diabetes Mellitus.   ABSTRAK Diabetes Mellitus (DM) merupakan gangguan metabolik yang menyebabkan peningkatan gula darah yang tidak normal. Menurut data capaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten semarang, penderita diabetes mellitus di kabupaten Semarang tercatat sebanyak 9.493 orang pada 30 April 2024 hal ini dapat menjadi indikasi bahwa faktor resiko pada remaja juga ikut meningkat. Pendidikan kesehatan melalui media infografis interaktif diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang diabetes mellitus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan  menggunakan media infografis interaktif terhadap tingkat pengetahuan diabetes mellitus siswa SMP Negeri 1 Banyubiru. Penelitian ini menggunakan pendekatan one group pre test – post test design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Banyubiru dengan jumlah sampel sebanyak 67 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan diabetes DKQ-24 versi Indonesia. Hasil penelitian di uji dengan uji statistik Wilcoxon Signed Ranks Test, didapatkan nilai P = 0,000 (< alpha: 0,05). Hasil analisis menyimpulkan terdapat peningkatan pengetahuan Diabetes Mellitus siswa SMP Negeri 1 Banyubiru sebelum dan setelah diberi pendidikan kesehatan menggunakan media infografis interaktif, sehingga peneliti menyarankan penggunaan media infografis interaktif sebagai media dalam pendidikan kesehatan.
A New Technique of Oncology Massage Combines Effluerage and Acupressure Methods to Improve the Physical Well-Being of Cancer Patients Priyanto, Priyanto; Aini, Faridah; Yudanari, Yunita Galih; Divanayasyashabila, Adzani; Prayoga, Putri Remita
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 1 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i1.5222

Abstract

Physical complaints of cancer patients can cause a decrease in physical well-being. Therefore, it is necessary to develop independent nursing therapy to overcome these problems, including oncology massage. The purpose of this study was to test the effectiveness of a new technique of oncology massage, a combination of effluerage and acupressure methods to improve physical well-being. This research method used randomized control trial, pre and post study method, single blind. The population was cancer patients treated at Dr. Adhyatma Hospital, with a sample of 44 respondents. This study was conducted for 6 months starting from June to November 2024. Data collection tools used BPI, PMS, BFI and PSQI. Data analysis used the t-test. The results showed a significant difference in physical well-being (p<0.05) on day-1 compared to day-5 in the intervention and control groups. There was a significant difference in physical well-being (p=0.041), including indicators: pain (p=0.014), physical fatigue (p=0.033), and quality of sleep (p=0.024), on day 5 after being given a new technique of oncology massage in the intervention group compared to the control, but there was no difference in physical mobility (p=0.325). The conclusion is new technique of oncology massage is effective in improving the physical well-being of cancer patients, especially reducing pain and physical fatigue and improving the quality of sleep. Suggestions are recommended that this new technique can be used as a nursing modality therapy in cancer patient care in hospitals.
Hubungan Antara Aktifitas Fisik Dengan Kejadian Hipertensi Pada Usia Dewasa Di Puskesmas Kedu Kabupaten Temanggung Lestari, Puji; Yudanari, Yunita Galih; Saparwati, Mona
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 5 No 2 (2020): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/jkp.v5i2.440

Abstract

Introduction: Hypertension is still a contributor to the highest cause of death due to non communicable disease. Many factors cause hypertension to be recognized and controlled. The purpose of this research is to know the relationship between physical activity and incidence of hypertension. Method: This research is a correlational descriptive study with a cross sectional approach. The population in this study is an adult age patient who visits Puskesmas Kedu in Kabupaten Temanggung. Samples amounting to 80 respondents were taken with sampling techniques accidental sampling. To determine the incidence of hypertension used data medical record of medical diagnosis while to measure the physical activity used International Physical Activity Questionnaire (IPAQ). Data analysis is conducted using Chi Square test (α 0.05). Result: Results showed that there is a relationship between physical activity with the incidence of hypertension in the Puskesmas Kedu Kabupaten Temanggung (p value = 0.001). Conclusion: The conclusion on this study is at the age of adulthood with a small physical activity is more at risk of experiencing hypertension than those with heavy physical activity. Pendahuluan: Hipertensi masih merupakan penyumbang penyebab tertinggi kematian akibat penyakit tidak menular. Banyak sekali faktor penyebab hipertensi yang harus dikenali dan dikendalikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara aktifitas fisik dengan kejadian hipertensi. Metode: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien usia dewasa yang berkunjung di Puskesmas Kedu Kabupaten Temanggung. Sampel berjumlah 80 responden diambil dengan teknik sampling accidental sampling. Untuk menentukan kejadian hipertensi digunakan data medical record dari diagnosa medis sedangkan untuk mengukur aktifitas fisik digunakan International Physical Activity Questionnaire (IPAQ). Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji Chi Square (α 0,05). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Kedu Kabupaten Temanggung (p value =0,001). Kesimpulan: Kesimpulan pada penelitian ini adalah pada usia dewasa dengan aktifitas fisik yang ringan lebih beresiko mengalami hipertensi dibandingkan dengan yang mempunyai aktifitas fisik yang berat.