Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Brand Communication through Logos in the F&B Industry: A Case Study of Lakeside Fit+ Using Peirce’s Triadic Model Panji Wirayudha, Rahmat; Belasunda, Riksa; Wirasari, Ira
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i1.1666

Abstract

This study explores the strategic deployment of visual elements in the Lakeside Fit+ logo using Peirce's Triadic Model within the competitive food and beverage (F&B) industry. By analyzing how symbols, icons, and indexes such as leaf and fruit illustrations, the cup and straw, hand holding and emphatically pointing, black color, and the typographies, communicate health, freshness, and accessibility, the research elucidates the logo's effectiveness in connecting with health-conscious consumers. The methodology leveraged qualitative visual content analysis to decode these elements, offering insights into how they align with the brand's identity and consumer perceptions. The findings reveal that each component of the logo synergistically reinforces Lakeside Fit+'s commitment to quality and wellness, resonating well with the target audience. Future research is recommended to expand this analysis by comparing the visual branding strategies of other competitors. This research not only contributes to semiotic studies in marketing but also provides actionable insights for enhancing corporate brand communication in the F&B sector.
STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS PLATFORM ONLINE PADA MONDAI PRELOVE – THRIFT SHOP Saputri, Rezki; Wirasari, Ira
Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain dan Periklanan (Demandia) Vol 8 No 2 (2023): demandia - Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain dan Periklanan
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/demandia.v8i2.4961

Abstract

The pandemic era specifically changed the way people live from offline to online. This also happens in buying and selling products or services that also occur in thrift clothing business shops. Mondai Prelove – Thrift Shop is one of the online shop businesses engaged in the fashion industry that sells women's clothing in various styles. During marketing activities, there are problems regarding unknown market segmentation, so it is difficult to carry out these activities. This has an impact on the lack of income in this business. This study aims to analyze market conditions suitable for the sale of Mondai Prelove – Thrift Shop and make business strategies with SWOT and STP analysis. This type of research uses descriptive qualitative methods. The results of this study show that the business strategy needed is related to adding human resources, and sales consistency on various online shop platforms by paying attention to market segmentation and strengthening the company's brand identity. It can be concluded that there is a need for variety in carrying out marketing techniques by ongoing trends so that product purchases on various e-commerce platforms and social media run smoothly. Keywords: business strategy, SWOT analysis, thrift shop
Strategi Pemasaran Ideologi Kopi di Bandung Niznaen, Dewi Ainun; Wirasari, Ira; Aripraha, Gema
KalaTanda Vol 5 No 1 (2023): Kalatanda
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/kalatanda.v5i1.6631

Abstract

Penulis melakukan penelitian ini pada UMKM Ideologi kopi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang serta ancaman dalam strategi promosi yang dilakukan perusahaan dan juga untuk mengetahui strategi promosi dalam peningkatan penjualan pada perusahaan. Adapun metode penelitian ini yang berfokus pada pendeskripsian strategi promosi dalam peningkatan penjualan UMKM Ideologi kopi yang menggunakan metode penelitian kualitatif. data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data skunder merupakan data yang didapat langsung dari perusahaan yang memberikan keterangan. Setelah melakukan penelitian strategi di Ideologi Kopi ibagi menjadi dua waktu yaitu jangka panjang dan jangka pendek. Dalam pengimplementasian strategi promosi, Ideologi Kopi menggunakan kolaborasi antara perushaan lain, melakukan promosi promo (paket hemat) dan secara promosi secara online,pengelolahan manajemen dilakukan oleh pemilik sendiri. Sedangkan dalam implementasi strategi pemasarannya,Ideologi kopi menggunakan ukuran segmentasi pasar, penetapan pasar yaitu remaja sampai orang dewasa, untuk posisi pasar Ideologi Kopi memiliki keunggulan dalam produk yang bervariasi dan beragam, jika dilihat dari bauran pemasaran, implementasi strategi pemasaran Ideologi Kopi dilihat dari segi produk berkualitas, harga yang terjangkau, promosi yang efektif dan lokasi usaha yang strategis. Dan evaluasi terhadap segmentasi pasar,Ideologi Kopi menyesuaikan dengan karakteristik konsumen, promosi yang perencanaan efektif, harga yang terjangkau, proses produksi dan posisi pasar yang stabil.
Panduan Dasar Konsep Perancangan Identitas Visual Kawasan Kampung Wisata Arab Panjunan Cirebon Sodik, Jafar; Ciptandi, Fajar; Wirasari, Ira
Jurnal Desain Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v11i1.15967

Abstract

Kampung Arab Panjunan merupakan kawasan di Kota Cirebon dengan mayoritas penduduk etnis Arab yang berasal dari Baghdad, Irak. Kawasan ini memiliki beberapa ciri khas salah satunya tradisi kerajinan gerabah dan pernah menjadi sentra gerabah terbesar di Cirebon. Namun, saat ini tradisi tersebut sudah tidak dapat ditemukan. Ciri khas lainnya yaitu, Masjid Merah Panjunan, makanan dan musik khas Timur Tengah. Namun, tradisi tersebut telah mengalami akulturasi. Pemerintah Daerah Kota Cirebon bersama Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memiliki rencana strategis mengembangkan Kampung Wisata Arab Panjunan, salah satunya merancang identitas visual dengan mengangkat ciri khas kawasan. Ciri khas tradisi kawasan yang hilang dan akulturasi yang terjadi menjadi permasalahan dalam merancang identitas visual. Destination branding merupakan strategi yang dapat digunakan untuk mengembangkan kawasan berdasarkan potensi yang dimilikinya. Tujuan penelitian ini yaitu menentukan konsep perancangan identitas visual kawasan dengan mengangkat ciri khas kawasan menggunakan destination branding dengan batasan pada tahap Market Investigation, Analysis and Strategic Recommendations. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan metode Limas Pemandu Inovasi, Matriks Perbandingan Perwujudan Budaya, Analisis PEST dan SWOT. Hasil dari penelitian ini yaitu rekomendasi bagi pemerintah berupa panduan dasar konsep perancangan identitas visual Kampung Wisata Arab Panjunan dengan mengangkat tradisi kerajinan gerabah, Masjid Merah Panjunan, makanan dan musik khas Timur Tengah ke dalam bentuk values, strategi pengembangan dan jenis identitas visual kawasan yang layak untuk diimplementasikan.
Analisis Model AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Dan Share) Pada Branding Bisnis Fashion Muslim (Studi Kasus: Dian Pelangi) Chantika Qintara Fatharani; Ira Wirasari
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 4 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i4.10368

Abstract

Perkembangan bisnis fashion muslim di Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, para pelaku bisnis fashion muslim perlu mengembangkan strategi branding yang efektif untuk menarik perhatian konsumen potensial. Oleh karena itu, penting untuk memahami metode yang efektif dalam mempromosikan merek dan produk dalam industri ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode model AISAS (Attention, Interest, Search, Action, dan Share) dalam konteks bisnis fashion muslim Dian Pelangi, analisis dengan model AISAS diharapkan dapat meningkatkan brand awareness, memperluas basis konsumen, dan meningkatkan penjualan. Dengan menerapkan model AISAS dalam branding bisnis fashion muslim Dian Pelangi dapat memperoleh manfaat signifikan dalam meningkatkan visibilitas merek, menarik minat pelanggan, dan membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen. Hasil dari penelitian ini dapat memberikan wawasan berharga bagi para pemilik bisnis fashion muslim dan praktisi pemasaran dalam mengembangkan strategi branding yang efektif untuk industri fashion muslim.
ANALISIS AISAS TERHADAP PENGARUH BRAND IDENTITY LUCILLE BAGI KONSUMEN Rahmat, Apriandi; Wirasari, Ira
ACITYA: Jurnal Vokasi Bisnis Digital, Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah dan Usaha Perjalanan Wisata Vol 3 No 1 (2024): ACITYA: Jurnal Vokasi Bisnis Digital, Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah dan Usah
Publisher : FAKULTAS VOKASI UNIVERSITAS MAYASARI BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70871/acitya.v3i1.32

Abstract

Analisis AISAS terhadap Pengaruh Brand Identity Lucille bagi Konsumen. Pengelolaan produk makanan yang terstruktur dan teratur sangat urgen di era digitalisasi sekarang. Pemahaman tentang identitas produk yang merupakan bagian dari pengelolaan produk, saat ini sangatlah harus diperhatikan dan diutamakan dalam produksi di industri kreatif. Metode AISAS digunakan untuk mengetahui pemenuhan insight brand identity produk, apakah produk semakin berkualitas di industri makanan khususnya. Brand Lucille adalah sebuah brand makanan ringan industri rumahan yang sudah lama di produksi And Food. Dengan mendesain brand identity yang baik, maka pemahaman konsumen terhadap produk semakin tinggi dan mampu menanamkan identitas produk lebih baik terhadap konsumen.
Promotion Strategy for the Film Gatotkaca by Hanung Bramantyo Using the AISAS Approach Wirasari, Ira; Wicaksono Nugroho, Kevin Wisnu
PANGGUNG Vol 35 No 1 (2025): Wacana Seni dalam Identitas, Simbol, Pendidikan Karakter, Moral Spiritual dan Pr
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v35i1.3754

Abstract

Superhero-themed films are currently prevalent in the international film market. Satria Dewa Studio released Gatotkaca as the opening film for its franchise universe. This type of research is descriptive qualitative, with observations to analyze the promotional strategy for the Gatotkaca film using the attention, interest, search, action, and share (AISAS) marketing model. The results of this research are that promotional strategies carried out using the AISAS approach model can increase public awareness of Gatotkaca figures. The film Gatotkaca was promoted in conjunction with the branding process to complement each other and increase ticket sales for the film Gatotkaca. The branding process was carried out using the identity of the Gatotkaca character, namely the star symbol and gold color applied to the film title logo and also the costume design of the Gatotkaca character; it could increase public awareness, ticket sales and Gatotkaca film merchandise.
STRATEGI KOMUNIKASI MEREK PRODUK MAKANAN KUCING DI INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN MEREK MELALUI KONTEN INSTAGRAM Fadhil, Indra; Wirasari, Ira; Yantami, Rizky
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini mengkaji penerapan model AISAS (Attention, Interest, Search,Action, Share) untuk memperkuat strategi promosi MAXlife, merek makanan kucing barudi Indonesia yang bersaing ketat dengan merek besar seperti Whiskas dan Me-O.Menggunakan metode kualitatif, termasuk analisis data audiens (STP), engagement rate,dan analisis SWOT, penelitian ini mengidentifikasi tantangan dalam meningkatkankesadaran merek dan penjualan. Strategi memanfaatkan media sosial, terutamaInstagram, untuk menonjolkan keunggulan MAXlife, seperti manfaat anti-hairball danpencegahan FLUTD. Melalui konten yang menarik, kolaborasi influencer, dan storytelling,MAXlife dapat membangun asosiasi positif dan kepercayaan konsumen. Rekomendasiyang dihasilkan bertujuan untuk membantu MAXlife menonjol di pasar yang kompetitif,sekaligus membangun loyalitas konsumen dalam jangka panjang di industri makananhewan peliharaan. Kata kunci: Model AISAS, Kesadaran Merek, Pakan Kucing, MAXlife
STRATEGI PROMOSI MENGGUNAKAN AISAS DALAM FILM PETUALANGAN SHERINA 2 DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DAN YOUTUBE Kurnia, Garrick Gisala; Wirasari, Ira
Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain dan Periklanan (Demandia) Vol 10 No 1 (2025): demandia - Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain dan Periklanan
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/demandia.v10i1.7347

Abstract

Promosi yang dilakukan di media sosial, seperti Instagram dan Youtube berpeluang besar untuk dilihat masyarakat, karena kedua jenis media sosial ini begitu digemari masyarakat Indonesia. Film Petualangan Sherina 2 melakukan promosi di kedua jenis media sosial tersebut dan terbukti sukses meraih banyak penghargaan, salah satunya penghargaan dari ‘Indonesia Trending Award (ITA) 2023’ dalam kategori Trending Movie of the Year. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis promosi film Petualangan Sherina 2 yang dilakukan di Instagram dan Youtube dengan menggunakan model AISAS. Metode penelitian ini dilakukan dengan cara observasi dan studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan yang diraih film Petualangan Sherina 2 ini dikarenakan strategi promosi yang melibatkan kepopuleran para aktor, pemberian give away, aspek nostalgia, copywriting yang menarik, serta konten promosi yang mengikuti trend yang ada. Penelitian ini bermanfaat sebagai referensi ketika merancang promosi di media sosial dengan memahami target audiens, pola perilakukonsumen serta penerapan model AISAS. Kata kunci: AISAS, media sosial, perilaku konsumen, promosi film.
ANALISIS METODE AISAS DALAM PROMOSI FILM HOROR INDONESIA YANG TAYANG PADA HARI LIBUR NASIONAL (STUDI KASUS: FILM SIKSA KUBUR KARYA JOKO ANWAR) Nugroho, Kevin Wisnu; Wirasari, Ira
Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain dan Periklanan (Demandia) Vol 10 No 1 (2025): demandia - Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain dan Periklanan
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/demandia.v10i1.7578

Abstract

Film bertema horor pada saat ini sedang marak pada pasar film nasional. Film horror kerap mendapatkan posisi terbanyak pada 10 film terlaris pada setiap tahunnya, pada tahun 2022 film terlaris sepanjang masa di Indonesia diraih oleh film horror “KKN di Desa Penari” yang memperoleh 10 juta penonton, kemudian peringkat kedua ditempati oleh film “Pengabdi Setan 2: Communion” karya sutradara Joko Anwar, yang memperoleh 6 juta penonton. Momentum keduanya bertemu kembali terjadi pada tahun 2024, Dimana Joko Anwar merilis film ‘Siksa Kubur’ pada tanggal 11 April 2024, dan ‘KKN di Desa Penari’ merilis film prekuelnya yang berjudul ‘Badarawuhi di Desa Penari’ pada tanggal yang sama dengan film Siksa Kubur. Hal tersebut berkaitan dengan strategi perilisan film pada momentum libur hari raya. Penelitian ini memiliki fokus utama pada strategi promosi film Siksa Kubur yang liris sebagai sebagai film tunggal original, dan melakukan strategi agar film tersebut mampu bertahan sebagai film yang baru dan nonsekuel/prekuel. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan cara pelaksanaan observasi mengenai promosi yang dilakukan oleh tim film Siksa Kubur. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa berdasarkan analisis AISAS menjadi salah satu upaya untuk menarik atensi masyarakat dan pendekatan terhadap masyarakat. Namun pada bagian Share pada AISAS, ini menyimpulkan bahwa faktor film yang baik yang dapat membuat penonton memberikan rekomendasi ke orang lain. kata kunci: aisas, strategi promosi film, film horor.