Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PEMANFAATAN MESOPORI SILIKA UNTUK PEMISAHAN SELEKTIF SENYAWA PADA TEH HITAM (Camelia sinensis L.) Sri Gustini Husein; Melvia Sundalian
JURNAL FARMASI GALENIKA Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Farmasi Galenika Volume 4 No 1, 2017
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/jfg.v4i1.76

Abstract

Teh (Camellia sinensis [L.] O. Kuntze) merupakan bahan minuman kedua yang paling banyak diminati di dunia setelah air mineral. Pengembangan metode isolasi senyawa metabolit sekunder teh hitam perlu menjadi perhatian mengingat potensi dan manfaatnya. Salah satu metode yang dapat pilih yaitu dengan menggunakan material mesopori. Pada penelitian ini mesopori dibuat dari campuran CTAB (Cetyl Trimetil Amonium Bromide), etanol absolut, ammonium hidroksida, asam borat, dan TEOS (Tetraethyl Orthosilicate) yang karakterisasi menggunakan instrument Scanning Electron Microscopic, Transmition Electron Microscopic, dan Fourier Transform Infrared. Selain itu, mesopori silika juga dilakukan penjerapan terhadap ekstrak teh hitam yang bertujuan mengisolasi senyawa metabolit sekunder teh hitam, salah satunya kuersetin. Pemastian kadar kuersetin dilakukan dengan menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi. Hasil karakterisasi menunjukan bahwa mesopori silika yang dibuat memiliki partikel dengan diameter antara 10-20 nm dan bersifat amorf. Berdasarkan proses penjerapan mesopori terhadap ekstrak hitam menghasilkan fraksi yang memiliki kadar kuersetin sebesar 0,8753 ppm. Mesopori silika dapat dikatakan memiliki kemampuan untuk menjerap beberapa metabolit sekunder teh hitam, walaupun belum dapat diaplikasikan proses permurnian isolat.
PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI NATRIUM KURKUMIN Wiwin Winingsih; Sri Gustini Husein; Melvia Sundalian
JURNAL FARMASI GALENIKA Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Farmasi Galenika Volume 5 No. 1, 2018
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/jfg.v5i1.108

Abstract

Kunyit (Curcuma domestica L.) termasuk family Zingiberaceae yang banyak terdapat di daerah tropis dan subtropis termasuk Indonesia. Kunyit telah banyak digunakan sebagai pewarna makanan, penambah rasa, dan obat tradisional. Peningkatan kelarutan kurkumin telah terbukti dapat meningkatkan bioavaibilitas dan juga efek farmakologinya. Pembuatan garam kurkumin larut air dilakukan dengan cara reaksi penggaraman dengan menggunakan natrium metoksida sehingga menghasilkan natrium kurkumin yang diharapkan dapat meningkat kelarutannya. Selain itu pada penelitian ini juga dilakukan karakterisasi garam kurkumin dengan spektrofotometri UV-Vis, FTIR, LC-MS, HPLC, dan KLT. Garam natrium Kurkumin dengan perbandingan molnatrium : kurkumin ( 1:1 ) dapat meningkatkan kelarutan kurkumin dalam air sebesar 620 kali. Hasil karakteristik garam kurkumindengan spektrofotometri menunjukann adanya perubahan panjang gelombang maksimum (λ maks) dari 450 nm menjadi 350 nm. Garam natrium kurkumin menunjukkan adanya substitusi atom H oleh natrium yang mengakibatkan turunnya intensitas puncak pada daerah 3500-3000 cm-1. Hasil ujikarakteristik dengan KLT garam kurkumin dan kurkumin memiliki sedikit perbedaan nilai Rf. Garam natrium kurkumin dapat dibuat dengan mereaksikan natrium metoksida dan kurkumin.
STUDI KEMOMETRIK SPEKTRUM INFRAMERAH BUAH CABAI JAWA (Piper retrofractum Vahl.) DARI BERBAGAI DAERAH DI INDONESIA Melvia, Sundalian; Sri Gustini, Husein; Tatik, Rokayah
Pharmacoscript Vol. 8 No. 2 (2025): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v8i2.2256

Abstract

Cabai Jawa (Piper retrofractum Vahl.) merupakan tanaman herbal yang banyak dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional untuk membantu mengatasi berbagai kondisi, seperti asma, gangguan pencernaan, kelelahan, dan infeksi. Aktivitas farmakologisnya berkaitan erat dengan kandungan metabolit sekunder, yang komposisinya dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan, varietas, dan asal geografis. Perbedaan komposisi ini sulit diidentifikasi secara akurat menggunakan metode konvensional, sehingga diperlukan pendekatan kemometrik untuk memetakan variasi kimianya. Penelitian ini bertujuan menganalisis profil spektral buah Cabai Jawa dari berbagai daerah di Indonesia menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR), serta mengidentifikasi kesamaan dan perbedaan karakteristik kimia antar sampel melalui Principal Component Analysis (PCA) dan analisis klaster. Sampel buah kering yang diperoleh dari Bandar Lampung, Bengkulu, Jember, Madura, Malang, Pamekasan, Pati, Sleman, Sumenep, dan Tanggamus dianalisis menggunakan FTIR tanpa proses ekstraksi, pada rentang bilangan gelombang 4000–500 cm⁻¹. Data spektrum kemudian diolah dengan PCA dan analisis klaster. Hasil skrining fitokimia dan analisis FTIR menunjukkan keberadaan gugus fungsi yang terkait dengan metabolit sekunder, seperti alkaloid, flavonoid, fenol, saponin, steroid, dan tanin. PCA menghasilkan varians kumulatif sebesar 99%, dengan pengelompokan Malang–Jember, Madura–Sumenep–Pamekasan, serta Bandar Lampung–Tanggamus, sementara perbedaan paling menonjol ditemukan pada Pati dan Sleman. Analisis klaster mengonfirmasi terbentuknya kelompok alami sesuai kesamaan spektral. Pendekatan kemometrik terbukti efektif dalam membedakan dan mengelompokkan profil kimia Cabai Jawa, serta berpotensi mendukung autentikasi geografis dan pengendalian mutu bahan baku herbal di Indonesia.
Exploring Brazilin as a Potential Breast Cancer Therapy via Molecular Dynamics Simulation Targeting ERα, 17β-HSD1, and NUDT5 Receptors Baroroh, Umi; Dasilva, Jasmine Aulia; Sundalian, Melvia; Astriany, Dewi; Ansori, Arif Nur Muhammad; Yee, Jonie C.
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Kimia VALENSI, Volume 11, No. 2, November 2025
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology Syarif Hidayatullah Jakarta State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jkv.v11i2.46465

Abstract

Breast cancer remains one of the leading causes of cancer-related mortality worldwide, suggesting the need for novel therapeutic agents with greater efficacy and fewer side effects. Brazilin, a natural flavonoid compound isolated from Caesalpinia sappan L., has shown promising anticancer activity, particularly against breast cancer cells. This study explores the therapeutic potential of brazilin by evaluating its interactions with three key molecular targets: estrogen receptor alpha (ERα), 17β-hydroxysteroid dehydrogenase 1 (17β-HSD1), and Nudix hydrolase 5 (NUDT5). Using molecular dynamics (MD) simulations, the study assesses the stability and binding interactions of complex systems. The results indicate that brazilin forms a stable complex with ERα, demonstrated by a low RMSD (2.6 Å) and strong hydrogen bonding with Glu353, occupancies of 97.8%, and minimal flexibility at the binding site (average RMSF < 2.5 Å). The binding free energy (ΔG Total) for the ERα–brazilin complex was -54.28 kcal/mol, indicating a stronger affinity than the reference ligand 4-hydroxytamoxifen. Brazilin also showed favorable binding with 17β-HSD1 and NUDT5, with binding energies of -39.71 kcal/mol and -23.23 kcal/mol, respectively. These findings suggest that brazilin may modulate critical targets involved in breast cancer progression, particularly in hormone receptor-positive subtypes. Further experimental validation is necessary to confirm its efficacy and optimize its therapeutic potential.
Gambaran Kadar Glukosa Darah Sewaktu dan Tingkat Pengetahuan Penyakit Diabetes Melitus Masyarakat Desa Jingkang Kecamatan Tanjung Medar Kabupaten Sumedang Herawati, Irma Erika; Rusmana, Wempi Eka; Puspita, Falerina; Tristiyanti, Deby; Sari, Nia Kurnia; Fathurrahman, M. Hilmi; Fauzi, Novi Irwan; Ulfah, Maria; Pradana, Eky Septian; Legowo, Wahyu Priyo; Sundalian, Melvia
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20749

Abstract

Background: Diabetes melitus merupakan penyakit yang disebut sebagai mother of illness, karena dapat menyebabkan komplikasi dalam tubuh. Pemeriksaan kadar glukosa darah merupakan langkah awal untuk mendeteksi diabetes. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengetahui gambaran kadar glukosa darah sewaktu dan tingkat pengetahuan penyakit diabetes melitus pada masyarakat Desa Jingkang Kecamatan Tanjung Medar Kabupaten Sumedang. Metode: Metode pengabdian meliputi pemberian materi penyuluhan, pemeriksaan tekanan darah, kadar glukosa sewaktu, dan pengisian kuesioner tingkat pengetahuan mengenai  diabetes melitus. Hasil: Dari kegiatan pengabdian ini didapatkan hasil bahwa penderita diabetes yang terdeteksi cukup rendah yaitu sebesar 6,52% atau sebanyak 3 orang dari 46 orang peserta yang mengikuti kegiatan. Tingkat pengetahuan masyarakat Desa Jingkang mengenai diabetes melitus juga baik, sejalan dengan rendahnya penderita diabetes yang terdeteksi. Kesimpulan: Masyarakat Desa Jingkang memiliki tingkat pengetahuan yang baik terhadap penyakit diabetes melitus, hal ini sejalan dengan rendahnya tingkat penderita pasien diabetes yang terdeteksi pada kegiatan pengabdian ini. Adanya aktivitas fisik yang tinggi dan pemenuhan gizi yang seimbang dapat mengurangi kadar glukosa darah dan mengurangi resiko terjadinya penyakit diabetes melitus
Uji Validitas dan Reliabilitas Kuesioner Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pasien Kronis Mengenai “Tanya Lima O” Sari , Nia Kurnia; Tristiyanti , Deby; Fauzi , Novi Irwan; Ulfah, Maria; Faturrahman, M. Hilmi; Risfayanti, Iffa; Rusmana, Wempi Eka; Sundalian, Melvia; Legowo, Wahyu Priyo; Pradana, Eky Septian; Herawati, Irma Erika
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.599

Abstract

Tanya lima O adalah salah satu materi edukasi Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema CerMat) yang terdiri dari lima pertanyaan yang harus ditanyakan atau dicari informasinya sebelum masyarakat menggunakan obat. Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa apoteker Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia adalah mengunjungi pasien-pasien kronis menggunakan metode home pharmacy care. Selain diberikan pelayanan home pharmacy care, pasien juga diberikan kuesioner mengenai Tanya lima O. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui validitas dan reliabilitas dari kuesioner tingkat pengetahuan dan sikap pasien kronis mengenai “Tanya Lima O” pada pasien kronis di empat kelurahan di Kota Bandung: Kelurahan Batununggal, Kelurahan Bojongloa Kulon, Kelurahan Maleer, dan Kelurahan Mengger.  Analisis validitas menggunakan teknik Product Moment Pearson sementara uji reliabilitas menggunakan teknik Alpha Chronbach.  Hasil analisis menunjukkan validitas instrumen terhadap 10 item pertanyaan menunjukkan bahwa semua item pertanyaan valid dengan nilai korelasi lebih besar dari 0,361.  Sedangkan uji reliabilitas kuesioner meunjukkan nilai Alpha’s Cronbach >0,60 yaitu 0,774 untuk kuesioner bagian pengetahuan dan 0,776 untuk kuesioner bagian sikap sehingga instrumen dapat dinyatakan reliabel atau konsisten.
Edukasi Label Pangan dan Informasi Nilai Gizi untuk UMKM: Studi Kasus, Seminar, dan Pelatihan di Kecamatan Pondoksalam Purwakarta Hamdani, Syarif; Sundalian, Melvia; Husein, Sri Gustini; Melianasari, Yunita
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1173

Abstract

Kegiatan ini merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepatuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap regulasi pelabelan pangan sesuai Peraturan BPOM No. 16 Tahun 2020 dan Undang-Undang No. 18 Tahun 2012 tentang pangan. Fokus kegiatan adalah UMKM di Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, yang sebagian besar belum memiliki label sesuai regulasi, izin edar seperti PIRT, maupun sertifikasi halal. Kegiatan ini dilaksanakan melalui empat tahapan: survei awal, seminar, pelatihan teknis, dan evaluasi. Survei awal dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi UMKM terkait pemenuhan regulasi. Seminar memberikan pemahaman dasar mengenai informasi wajib pada label pangan, seperti nilai gizi, komposisi, dan sertifikasi halal. Pelatihan teknis mencakup simulasi pencantuman nilai gizi dan pembuatan label sesuai standar BPOM. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan post-test, yang menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 0% menjadi 100% terkait regulasi pelabelan pangan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis kebutuhan dan pendekatan praktis efektif dalam meningkatkan kapasitas UMKM untuk memenuhi standar legalitas. Program ini menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung daya saing UMKM melalui edukasi dan pendampingan berkelanjutan.