Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Factors Influencing Stunting Incidence in Toddlers in Kendari City, Indonesia: A Spatial Regression Analysis in 2024 Tria Saras Pertiwi; Mieke Nurmalasari; Witri Zuama Qomarania; Kurnia Dwi Juliani; Adi Supryatno
Jurnal Kesehatan Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jk.v17i1.5571

Abstract

Stunting is a serious global health issue, including in Indonesia. This study aimed to analyze factors influencing stunting incidence among toddlers in Kendari City, Indonesia, using a spatial regression approach. This study employed a descriptive ecological design using secondary data from the Kendari City Health Office in 2024 across 11 sub-districts. Spatial analysis was conducted using a Queen contiguity weighting matrix. The results showed that Moran's I value was not statistically significant (p>0.05), indicating weak global spatial autocorrelation. However, Lagrange Multiplier tests revealed that the LM-Lag and Robust LM-Lag were significant (p<0.05), suggesting the presence of spatial dependence. Therefore, the Spatial Autoregressive (SAR) model was selected. The SAR model demonstrated better performance compared to the OLS model (AIC=83.20; R²=97.91%). Significant factors influencing stunting incidence included the number of toddlers, low birth weight (LBW), unmonitored child growth, lack of complementary feeding (MP-ASI), incomplete basic immunization, and lack of additional nutritional intake. These findings highlight the importance of spatial-based interventions in addressing stunting at the sub-district level.
PENGARUH MUTU PELAYANAN TERHADAP MINAT KUNJUNGAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS TUNJUNG TEJA KABUPATEN SERANG Putri Anjani; Nia Kurniatillah; Adi Supryatno; Fauzul Hayat
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol. 6 No. 02 (2026): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v6i02.4924

Abstract

Penurunan jumlah kunjungan pasien rawat jalan di Puskesmas Tunjung Teja terjadi secara signifikan dari 62.220 jiwa pada tahun 2024, menjadi 28.293 jiwa pada tahun 2025. Sehingga menimbulkan kebutuhan untuk menganalisis faktor penyebabnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh mutu pelayanan terhadap minat kunjungan pasien rawat jalan di Puskesmas Tunjung Teja berdasarkan lima dimensi SERVQUAL, yaitu bukti fisik, kehandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien rawat jalan yang berkunjung ke Puskesmas Tunjung Teja selama tahun 2025. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang diambil menggunakan teknik non-probability sampling jenis consecutive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square, dan multivariat menggunakan uji regresi logistik ganda metode Backward Likelihood Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi bukti fisik (p=0,005), kehandalan (p=0,005), daya tanggap (p=0,002), dan empati (p=0,038) memiliki hubungan signifikan dengan minat kunjungan pasien rawat jalan, sedangkan dimensi jaminan (p=0,071) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa bukti fisik (OR=3,568) merupakan faktor paling dominan, diikuti oleh kehandalan (OR=3,485), yang memengaruhi minat kunjungan pasien rawat jalan. Puskesmas Tunjung Teja disarankan memprioritaskan perbaikan sarana prasarana dan konsistensi pelayanan guna meningkatkan minat kunjungan ulang pasien rawat jalan secara berkelanjutan dan optimal. .