Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peningkatan Kesadaran Masyarakat melalui Penyuluhan dan Pemeriksaan untuk Pencegahan Asam Urat di Desa Bahagia Bayu Eka Kurniawan; Siti Zahra M. Nyombali; Yunita Ratnawati; Nia Rahmadani; Michelle Petuna; Derawati M Tiban; Mey Mutmainnah; Aulia Nurrahmadani; Sri Rahayu; Siti Marwah; Nirwa T
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 4 (2026): Volume 9 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i4.17739

Abstract

ABSTRAK Desa Bahagia terletak di kecamatan Palolo, kabupaten Sigi, provinsi Sulawesi Tengah. Masyarakat mayoritas bekerja sebagai petani. Berdasarkan hasil pengkajian asam urat merupakan penyakit terbanyak diakibatkan oleh kebiasaan mengonsumsi alkohol dan pola makan serta kurangnya pengetahuan terkait penyakit asam urat dan penanganannya. Pisang adalah salah satu pangan lokal di desa bahagia yang memiliki kandungan gizi yaitu karbohidrat, protein dan serat yang bermanfaat untuk mengobati penyakit asam urat, hal ini menjadi rujuk utama sebagai bentuk alternatif pengobatan penyakit asam urat. Untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran terkait penyakit asam urat dan pemanfaatan buah-bauhan. Menggunakan metode penyuluhan dan diskusi, evaluasi untuk menilai pengetahuan masyarakat melalui kuesioner pre-test dan post-test. Materi yang digunakan melalui media power point yang berisikan tentang penyakit asam urat. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang diberikan, terdapat perbedaan nilai dari sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan sebanyak 90%. Dari perbandingan hasil tersebut terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman Masyarakat mengenai materi yang diberikan. Selain itu dilakukan pembagian buah-buahan pisang. Hasil wawancara Masyarakat mengalami peningkatan pengetahuan untuk memanfaatkan pisang sebagai alternatif pengobatan dan mulai memanfaatkan pisang untuk mengurangi asam urat. Adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penyakit asam urat dan pemanfaatan pisang sebagai salah satu Upaya pencegahan asam urat. Kata Kunci: Asam Urat, Pengetahuan, Penyuluhan.  ABSTRACT Bahagia Village is located in Palolo sub-district, Sigi district, Central Sulawesi province. The majority of the community works as farmers. Based on the results of the study, gout is the most common disease caused by the habit of consuming alcohol and diet, as well as a lack of knowledge regarding gout and its treatment. Bananas are one of the local foods in the happy village that contain nutrients, namely carbohydrates, protein, and fiber, which are useful for treating gout. This is the main reference as an alternative form of gout treatment. To increase knowledge and awareness regarding gout and the use of fruits. Using counseling and discussion methods, an evaluation to assess community knowledge through pre-test and post-test questionnaires. The material used is through PowerPoint media containing gout. Based on the results of the pre-test and post-test given, there is a difference in value from before and after the counseling given as much as 90%. From the comparison of these results, there is an increase in community knowledge and understanding of the material given. In addition, bananas were distributed. The results of interviews with the community have increased knowledge of using bananas as an alternative treatment, and have begun to use bananas to reduce gout. There is an increase in public knowledge about gout and the use of bananas as an effort to prevent gout. Keywords: Counseling, Gout, Knowledge.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP REMAJA TENTANG KESEHATAN MATA AKIBAT PENGGUNAAN GADGET YANG BERLEBIHAN Marsya S; Basri Basri; Bayu Eka Kurniawan
Nursing Arts Vol. 20 No. 1 (2026): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v20i1.238

Abstract

Penggunaan gadget yang berlebihan pada remaja dapat menyebabkan gangguan kesehatan mata, seperti mata lelah, mata kering, dan penurunan ketajaman penglihatan. Pengetahuan yang baik mengenai dampak tersebut diharapkan membentuk sikap positif dalam menjaga kesehatan mata. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan dengan sikap remaja tentang kesehatan mata akibat penggunaan gadget berlebihan di SMAN 5 Palu. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional melibatkan 86 siswa kelas X dan XI yang dipilih melalui cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Fisher’s Exact Test. Hasil menunjukkan 53,5% responden memiliki pengetahuan baik dan 83,7% memiliki sikap baik. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan sikap (p<0,05). Semakin baik pengetahuan remaja, semakin baik pula sikap mereka dalam menjaga kesehatan mata. Sekolah perlu meningkatkan edukasi kesehatan mata melalui kegiatan penyuluhan.
Penyuluhan Pendidikan Pengetahuan Gaya Hidup Merdeka dari Hipertensi (P3LSM) di Desa Beka, Kab. Sigi Sulawesi Tengah Bayu Eka Kurniawan; Ismunandar Wahyu Kindang; Basri; Sringati
ABDI WIDYA NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Juni
Publisher : LPPM Universitas Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension is a condition in which a person's blood pressure is ≥140 mmHg (systolic) and/or ≥ 90 mmHg (diastolic). Hypertension is called the silent killer because treatment is often too late. Management of hypertension includes non-pharmacological therapy and pharmacological therapy. Non-pharmacological therapy in the form of lifestyle modification includes dietary patterns, physical activity, smoking bans and alcohol consumption restrictions. This study uses a type of quantitative research using a one-group pre-test post-test design to design a pre-exprimental research. The results of the study showed that before the provision of education, the majority of respondents were in the category of lack of knowledge level, while after the provision of education, the majority of respondents were in the category of good knowledge level.
Asuhan Keperawatan Komunitas pada Masyarakat dengan Hipertensi di Kelurahan Boneoge Bayu Eka Kurniawan; Agung Viliano
ABDI WIDYA NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65175/witara.v1i2.51

Abstract

The community is a social unit that shares common values, norms, habits, and identities, and may be formed based on geographical areas such as villages, cities, or specific neighborhoods. This activity aims to describe the implementation of community nursing care in RT 01 RW 01, Boneoge Village, Banawa District, Donggala Regency. The implementation of health education showed an increase in community knowledge about hypertension, indicating high enthusiasm toward the educational activities conducted by the students. Hypertension education improved community understanding of the signs, symptoms, and preventive measures through balanced diet management and healthy lifestyle practices.