Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT MELALUI HASIL KEBUN SEBAGAI KEUNGGULAN LOKAL (STUDI KASUS KEBUN SINGKONG DUSUN TARAHOSO DESA HILIMBARUZO KECAMATAN MAZO TAHUN 2019) Martiman S. Sarumaha
Jurnal Education and Development Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.956 KB)

Abstract

Pemberdayaan merupakan suatu usaha yang dilakukan dalam memampukan masyarakat yang tidak berdaya atau kurang mampu, memanfaatkan keunggulan local sebagai sumber dalam peningkatan pendapatan. Masyarakat memiliki potensi yang baik .kebun mereka dipenuhi oleh singkong. Sayangnya potensi tersebut hanya dimanfaatkan dan digunakan sebagai makanan ternak.Mereka tidak memanfaatkan potensi tersebut sebagai komoditas. Studi ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat agar mampu mengubah cara berpikir masyarakat ke arah yang lebih baik, dan akhirnya diharapkan memiliki kesejahteraan yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan di Dusun Tarahoso Desa Hilimbaruzo Kecamatan Mazo dengan jumlah 24 kepala keluarga. Hasil dalam penelitian ini ialah desa perlu memiliki fasilitator yang memiliki cara berpikir terbuka oleh karena itu diharapkan berasal dari generasi muda. (2) Kegiatan yang dilakukan di desa adalah melakukan dilakukan berupa pengenalan akan sumberdaya lokal dari hasil kebun, pengenalan akan pentingnya lahan terbuka hijau dan pentingnya pemanfaatan limbah keluarga sebagai sumber pupuk serta pengolahan singkong sebagai bahan komoditas lainnya.Kegiatan lain yaitu,fasilitator melakukan studi banding di DesaSilimaLombu, Samosir, Sumatera Utara. Maka disimpulkan bahwa pelaksanaan pemberdayaan masyarakat sudah terlaksana melalui kemampuan fasilitator di desa sebagai pendamping desa sehingga desa berdaya melalui komunikasi yang terbangun antara aparat desa, tokohdesa, pemuda dan fasilitator serta komunitas.
MUTU DAN AKUNTABILITAS MANAJEMEN PENDIDIKAN TINGGI DI INDONESIA (ASPEK PENINGKATAN KELEMBAGAAN BERKELANJUTAN UNIVERSITAS NIAS RAYA) Martiman S. Sarumaha
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6549

Abstract

Pendidikan Tinggi di Indonesia tersebar di hampir semua wilayah, baik perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta. Sayangnya perguruan tinggi yang muncul di Indonesia bukan hanya perguruan tinggi yang berkualitas ada juga yang kualitasnya “kurang”. Ditambah lagi dengan masalah mahasiswa yang masuk perguruan tinggi ada yang memang tidak sesuai keinginan, bakat, minat, keahlian dan kemampuan yang dimilikinya atau diantaranya hanya sebagai “pelarian” cukup dengan menyandang status mahasiswa. Demikian pula terdapat perguruan tinggi yang memiliki legalitas dan banyak juga perguruan tinggi yang tidak memiliki tempat perkuliahan yang tetap atau menggunakan rumah toko yang senantiasa berpindah-pindah. Perhatian Pemerintah terhadap dunia pendidikan kurang memadai berupa peruntukan 20% alokasi anggaran pendidikanpun tidak tepat sasaran. Ini mencerminkan bahwa pemerintah kurang memiliki komitmen yang kuat untuk memperbaiki kualitas manusia Indonesia. Saran yang ditawarkan 1) Hendaknya mutu dan akuntabilitas manajemen pendidikan menjadi sebagai modal kapital (human invesment) apabila mampu dilaksanakan oleh pemerintah, stakeholder dan masyarakat. 2) Mutu dan akuntabilitas lembaga pendidikan tinggi beserta seluruh perangkat-perangkatnya mampu menjamin produk yang bermutu dengan memiliki akreditasi yang baik.