Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Investigating Secondary Students’ Attitude In Reading Towards The Utility Of Audiobooks In The Classroom Rizki, Rafie Andika; Dewi, Indah Purnama; Sumarta, Sumarta
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 7 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11196808

Abstract

Konsep sikap sendiri dibagi menjadi tiga komponen berbeda (afektif, kognitif, dan perilaku). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh buku audio sebagai media pembelajaran untuk melihat hasil negatif dan positif sikap siswa sekolah menengah terhadap penggunaan buku audio di kelas membaca. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan studi kasus untuk melakukan penelitian ini. Peneliti akan melakukan penelitian pada siswa sekolah menengah di Karawang. Purposive sampling dipilih dalam penelitian ini, partisipan yang dipilih adalah siswa yang aktif saat pembelajaran membaca menggunakan audiobook di kelas. Peneliti melakukan observasi dan wawancara mendalam dengan teknik semi terstruktur untuk mengumpulkan data. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis tematik. Penelitian ini menemukan bahwa siswa memiliki sikap positif pada ketiga komponen sikap siswa. Pada ranah afektif siswa merasakan penggunaan audiobook dalam pembelajaran terasa sangat menyenangkan, menarik, dan juga siswa menjadi lebih semangat untuk terus belajar. Selanjutnya dalam ranah perilaku. Telah diamati bahwa memasukkan buku audio ke dalam lingkungan pendidikan dapat meningkatkan motivasi siswa dan mendorong siswa untuk berpartisipasi aktif di kelas. Selain itu, dalam hal kognisi, siswa telah melaporkan bahwa pemanfaatan buku audio dapat meningkatkan pemahaman dan menawarkan pendekatan pembelajaran yang lebih efisien dan efektif.
The Pre-service EFL Teachers’ Voices on Designing and Implementing Lesson Plan for Online Learning Euis Rahmawati; Hilmansyah Saefullah; Sumarta Sumarta
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i2.1775

Abstract

Designing and implementing a lesson plan is a complex process, so that according to several studies, the pre-service EFL teachers still had difficulties during designing and implementing a lesson plan. As novice designers, pre-service EFL teachers still lack of knowledge and expertise. Therefore, this study aims to find out the voices of the pre-service EFL teachers about their own experiences in designing and implementing their lesson plans. Five pre-service EFL teachers who had experienced to design and implement a lesson plan in the teaching practicum program during the Covid-19 pandemic outbreak at Senior High Schools in Karawang were recruited as the research participants. This study uses a qualitative approach and uses collective case studies research design. Online written interviews and virtual observation were conducted to collect data as information to answer the research question, and the interview data were then analyzed using thematic analysis. This research found out that designing and implementing lesson plans practiced by the pre-service EFL teachers during the teaching programs were perceived as decision-making process, non-negotiable process, and challenging process.
Penerapan Task-Based Language Teaching (TBLT) Dalam Pembelajaran Grammar (Tata Bahasa) Bagi Guru-Guru Di Wilayah Desa Kedung Jeruk Iwan Ridwan; Sumarta Sumarta; Abdul Kodir Al Baekani; Dani Firmansyah
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 4 (2023): Desember : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v3i4.2384

Abstract

Grammar is one of components to support the abilities of listening, speaking, reading and even writing. Either learning or teaching the grammar is a rather difficult activity. Some methods were developed by experts, such as Grammar Translation method, students were drilled to comprehend the pattern or formula of  a sentence, yet they were stuck when they used it in a verbal communication. Then, coming CLT or Communicative Language Teaching which was said much more better, yet in the reality, the students, of course, much better use their english verbally, nevertheles, they were still confused what pattern they used. Therefore, Task Based Language Teaching or TBLT is one of alternative solutions for both. The students are not merely provided the pattern of sentence but also they can use it verbally in any situational conversation. Besides, in attracting students’ interest in learning grammar, it is integrated to technology called padlet.com as an online application supporting students’ enthuasiasm in learning grammar. After joining this workshop, the teachers can practice the TBLT approach in teaching grammar to  their students which is integrated to technology. Thus, it can be concluded that the use of TBLT helps teachers integrate technology, pedagogy, and content knowledge in learning grammar.
Analisis Akad Jual Beli Online di Scoot Store melalui Media Sosial dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah Hadiansyah, Fihri; Sumarta, Sumarta; Kusyana, Kusyana; Rosidin, Rosidin
Tasyri' : Jurnal Muamalah dan Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 1 (2026): Tasyri: Jurnal Muamalah dan Ekonomi Syariah
Publisher : Fakultas Hukum dan Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Pangeran Dharma Kusuma Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55656/tjmes.v8i1.521

Abstract

Maraknya transaksi jual beli daring melalui media sosial seiring pesatnya perkembangan teknologi dan penggunaan gawai telah memudahkan masyarakat dalam melakukan aktivitas ekonomi. Namun, kemudahan tersebut juga menimbulkan tantangan baru, terutama terkait kepastian hukum dan kesesuaian dengan prinsip Hukum Ekonomi Syariah. Rendahnya kesadaran pelaku usaha serta konsumen terhadap nilai dan aturan syariah menyebabkan masih sering terjadi ketidakjelasan informasi produk dan pengabaian terhadap rukun serta syarat sah akad. Salah satu kasus yang dikaji adalah Scoot Store di Desa Sudikampiran, sebuah toko online yang aktif menjual barang melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akad jual beli daring di Scoot Store agar sesuai dengan prinsip syariah. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilik dan konsumen, observasi proses transaksi, serta dokumentasi digital. Hasil penelitian menunjukkan masih terdapat beberapa ketidaksesuaian, seperti kurang rinci dalam deskripsi produk dan lemahnya dokumentasi akad. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi konkret guna memperbaiki praktik jual beli daring sesuai syariah, sekaligus meningkatkan kesadaran hukum ekonomi syariah di kalangan pelaku usaha dan konsumen.
Integrating Debate in Speaking Learning Through Project Based Learning: Case Study at a Senior High School in Bekasi Aulia Humairo Buhaeri; Sumarta Sumarta; Iwan Ridwan
Journal of Educational Sciences Vol. 10 No. 1 (2026): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.10.1.p.1708-1718

Abstract

Speaking activities in English classrooms often remain teacher-centered and lack opportunities for students to develop critical thinking. This study aims to analyze how debate activities facilitate teachers in implementing Project-Based Learning (PBL) in speaking instruction and to identify the challenges encountered during its application. Using a qualitative method with a case study design, the research was conducted at a senior high school in Bekasi. Data were collected through classroom observations and interviews with an English teacher and analyzed using thematic analysis. The results revealed that integrating debate into PBL effectively enhanced students’ speaking skills, particularly in fluency, pronunciation, vocabulary, and confidence. The teacher’s role shifted from instructor to facilitator, creating a more active and student-centered learning environment. Despite challenges such as limited time, varying student abilities, and inadequate school facilities, the debate-based PBL approach proved to promote communication, collaboration, critical thinking, and creativity. In conclusion, debate integration within PBL serves as an effective model to improve both linguistic competence and 21st-century learning skills.